Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

IPHONE DAN KONSTRUKSI IDENTITAS (Studi Kasus Pelajar di SMAS Yappenda Jakarta Utara) Kristiawan, Kristiawan; Briandana, Rizki
MediaKom : Jurnal Ilmiah Komunikasi Vol 14, No 1 (2024): Mediakom Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/mediakom.v14i1.23120

Abstract

Fenomena pelajar di SMAS Yappenda ini menurut observasi awal penulis terdapat beberapa pengguna iPhone memiliki identitas yang unik dan bagaimana pengguna android memandangnya. telah dikontruksi sebagai sebuah realitas sosial yang memiliki identitas tertentu sehingga memiliki ciri baik fisik maupun non fisik sehingga berdasarkan observasi awal tersebut peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam fenomena apa yang bisa menggambarkan konstruksi identitas pengguna iPhone ini dalam berinteraksi di lingkungan sekolahnya.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus Paradigma yang digunakan di dalam penelitian ini adalah paradigma konstruktivisme. Paradigma konstruktivis adalah paradigma yang hampir merupakan antitesis dari paham yang meletakkan pengamatan dan objektivitas dalam menemukan suatu realitas atau ilmu pengetahuan. Teori konstruksi realitas sosial dari Peter L Berger dan Luckmann digunakan sebagai pisau analisis lewat tiga proses pembentukan realitas sosial sebagai hasil konstruksi sosialnya. Ada tiga tahapan yakni ekternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Dari keseluruhan informasi yang diberikan oleh informan bahwa dapat disimpulkan bahwa kecenderungan iPhone sudah tidak lagi dipandang sebagai barang mewah oleh karena harga yang semakin beranjak terjangkau dan moda pembelian bisa dengan menabung, Namun disisi yang lain masih ada anggapan dari pelajar yang tidak menggunakan iPhone terhadap pengguna iPhone bahwa pengguna iPhone masih dipandang datang dari mereka yang memiliki pergaulan yang ekslusif, mewah, dan satu orang menyatakan bahwa mereka masih memilih teman berdasarkan kepemilikan iPhone
Forecasting Model of Indonesia's Oil & Gas and Non-Oil & Gas Export Value using Var and LSTM Methods Rijal, Khaidar Ahsanur; Vitianingsih, Anik Vega; Kristyawan, Yudi; Maukar, Anastasia Lidya; Wati, Seftin Fitri Ana
Jurnal Teknologi dan Manajemen Informatika Vol. 10 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmi.v10i1.13127

Abstract

As a country with abundant natural resources in the form of mineral and non-mineral products, Indonesia is characterized by its ability to fulfill domestic and foreign needs through export activities categorized into two commodities: oil and gas and non-oil and gas. Export activities are an indicator of the country's economic growth that often fluctuates in value, and these conditions are fundamentally caused by a decrease in production quantity and the instability of the global economic climate. The strategy to overcome these problems is to create a forecasting model. This research aims to develop a forecasting model using time series analysis methods, including vector autoregressive (VAR) and long short-term memory (LSTM) methods based on oil and non-oil and gas value parameters. The results of the Granger causality test stated that the values of oil and gas and non-oil and gas affect each other. The VAR model with the optimum lag produced by the Akaike Information Criterion (AIC) test obtained an accuracy value of MAPE oil & gas and non-oil and gas of 18.4% and 32.1%, respectively. LSTM generates the best model with a MAPE value of 6,23% for oil & gas and 8,18% for non-oil and gas.
Dinamika Fungsi dan Makna Batu Hobon Pusuk Buhit di Samosir Sumatera Utara Timothy Lotthary Maringan Purba; Rochtri Agung Bawono; Kristiawan Kristiawan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2: Januari 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i2.1321

Abstract

Tinggalan megalitik merupakan tinggalan arkeologi yang banyak tersebar di Sumatera Utara. Kabupaten Samosir yang sering dikaitkan dengan asal-usul orang Batak. Salah satu dari tinggalan megalitik tersebut yaitu Batu Hobon Pusuk Buhit. Penelitian ini mengkaji tentang fungsi dan makna Batu Hobon Pusuk Buhit di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Data yang digunakan adalah tinggalan megalitik yaitu Situs Batu Hobon Pusuk Buhit, Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data, pengolahan data dan analisis data yang digunakan adalah analisis kontekstual dan analisis etnoarkeologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi dinamika fungsi dan makna yang terkandung dalam Batu Hobon Pusuk Buhit bagi masyarakat sekitar maupun masyarakat luas dari Suku Batak, diawali dengan masuknya ajaran agama. Dinamika fungsi yang terjadi pada Situs Batu Hobon Pusuk Buhit adalah penggunaan Batu Hobon Pusuk Buhit yang dahulunya dipercaya oleh masyarakat sebagai tempat menyimpan harta pusaka suku Batak dan merupakan tempat yang suci, saat ini Batu Hobon Pusuk Buhit sudah digunakan sebagai destinasi wisata yang dibuka untuk masyarakat umum. Dinamika makna yang terjadi pada Situs Batu Hobon Pusuk Buhit adalah pemaknaan masyarakat yang dahulunya menganggap Batu Hobon Pusuk Buhit merupakan tempat untuk berdoa kepada para roh leluhur, maka Batu Hobon Pusuk Buhit memiliki makna sebagai pemersatu suku Batak.
Estimasi Cadangan Karbon Tanaman Tahunan di Lingkungan Kampus Universitas Sunan Bonang dalam Mengurangi Dampak Pemanasan Global di Kota Tuban Suprayitno, Suprayitno; Mustikaningrum, Dhina; Firlandiana, Maulidi; Prasetyo, Herry; Kristiawan, Kristiawan
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak perubahan iklim terhadap berbagai aspek kehidupan telah dirasakan oleh masyarakat global, termasuk Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Dalam hal ini, kontribusi sektor pertanian terhadap emisi gas rumah kaca sebagai penyumbang perubahan iklim di Kabupaten Tuban cukup besar. Jika tidak diimbangi dengan upaya mitigasi, maka emisi gas rumah kaca akan semakin meningkat setiap tahunnya. Memperbanyak vegetasi, terutama pohon yang berfungsi sebagai penyerap karbon di atmosfer, merupakan salah satu upaya mitigasi yang dapat dilakukan. Namun, Kabupaten Tuban justru kehilangan beberapa lahan hutan. Universitas Sunan Bonang Tuban terletak di daerah perkotaan, namun spesies pohon di area kampus masih tetap dipertahankan. Hal ini merupakan salah satu upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh pihak kampus. Sebagai bentuk partisipasi kampus dalam mengurangi pemanasan global, maka perlu dilakukan identifikasi jenis pohon yang ada di dalam kampus, stok karbon, maupun jumlah karbon yang diserap dari atmosfer. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei hingga Juli 2022 di area kampus Universitas Sunan Bonang Tuban. Semua jenis spesies pohon akan dievaluasi berdasarkan biomassa per diameter pohon dan estimasi jumlah karbon yang diserap oleh tegakan. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat sebanyak 66 pohon jati di kampus Universitas Sunan Bonang. Pohon mimba menyumbangkan cadangan karbon paling banyak, yaitu 239,34 kg atau 41 persen dari total cadangan karbon di Universitas Sunan Bonang, yaitu 581,27 kg atau 2,1 ton CO2 yang diserap dari atmosfer.
Potensi Bakteri Pelarut Fosfat pada Lahan Tegakan Hutan dan Perkebunan Singkong di Kawasan Kampus IPB Dramaga Bogor Firlandiana, Maulidi; Khairiyah, Yaumil; Perala, Iwan; Mustikaningrum, Dhina; Kristiawan, Kristiawan; Maimunah, Maimunah; Suprayitno, Suprayitno; Prasetya, Herry; Dewi Setyana, Abdi; Subiyanto, Subiyanto
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 7 (2024): Juli
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.07.04

Abstract

Tanaman memerlukan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan, salah satunya yaitu fosfor (P). Namun tanaman hanya dapat menyerap P dari tanah dalam bentuk ion fosfat (H2PO4- dan HPO42-). Tantangan besar yang dilakukan untuk menyediakan P terlarut atau tersedia, terjawab oleh penemuan Bakteri Pelarut Fosfat (BPF). Mikrob ini menghasilkan asam-asam organik yang dapat melarutkan senyawa fosfat kompleks dan atau mengikat kation dari ion (PO43-) untuk melepaskan P tersedia dalam tanah. Areal rhizosfer tanah memiliki potensi keragaman mikrob yang tinggi karena menyediakan sumber makanan (eksudat) yang dikeluarkan dari akar tanaman. Penelitian ini bertujuan menentukan kualitas isolat BPF dari ekosistem perkebunan singkong dan hutan Kampus IPB Dramaga dengan Indeks Pelarut Fosfat (IPF) tertinggi pada berbagai sumber P dan variasi pH serta menentukan isolat BPF yang bersifat non-patogenik terhadap manusia, hewan, dan tanaman. Penelitian ini diawali dengan mengisolasi BPF dari areal rhizosfer, menumbuhkannya pada media selektif Pikovskaya, identifikasi morfologi koloni secara makroskopis, seleksi koloni BPF yang menghasilkan halozone (zona bening), mengukur IPF, dan mengujinya pada media Pikovskaya dengan berbagai sumber P dan tingkatan pH. Hasil isolasi menunjukkan adanya 9 isolat 2 diantaranya dari tegakan hutan dan 7 dari perkebunan singkong yang menghasilkan halozone. Isolat 6P dan 7P dari tegakan hutan memiliki IPF tertinggi berturut-turut sebesar 3,10 dan 3,33. Adapun isolat BPF hanya dapat mengasilkan halozone pada media sumber P dari kompleks Ca-P dengan kondisi pH basa dan pH tanah. Dari 9 isolat terpilih, 6 diantaranya yaitu isolat 1P, 3P, 4P, 6P, 7P, dan 9P teruji bersifat non-patogen terhadap sel manusia, hewan, maupun tanaman.
ANALISIS BALANCED SCORECARD AGRIBISNIS JAMBU BIJI MERAH Maimunah, Maimunah; Kristiawan, Kristiawan
Viabel : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14 No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/viabel.v14i1.1002

Abstract

This study aims to see the extent to which red guava agribusiness performance in supporting business objectives, namely increasing income. The study was conducted on red guava farming in the District of Palang, Tuban Regency using the survey method. Sampling is done purposively, using balanced scorecard analysis to assess its performance. Data retrieval used to support analysis is data about income and sales (financial perspective), production costs and the number of products produced (customer perspective), how many sales innovations are carried out (internal business process perspective) and data on how many financial institutions are related in business development (learning perspective). The results of the study show that financial and customer perspectives have reached the achievement target, while the internal business process and learning perspective needs to be improved.
KAJIAN KARBON PADA PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN BUAH-BUAHAN RAMAH LINGKUNGAN DI KABUPATEN TUBAN JAWA TIMUR Kristiawan, Kristiawan; Maimunah, Maimunah
Viabel : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14 No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/viabel.v14i1.1006

Abstract

The determination of national and regional leading commodities is the first step towards agricultural development that is based on the concept of efficiency to achieve comparative and competitive advantage in the face of trade globalization. Commodity development that has a comparative advantage in terms of supply is characterized by its superiority in its growth in the biophysical, technological, and socio-economic conditions of farmers in a region. This is important because changes in the external environment through the process of globalization require local governments (provincial / district / city) to increase their competitiveness, so they are able to compete globally. The agricultural commodities in the GRDP structure contribute significantly to the economy in Tuban Regency. The purpose of this study is to describe the typolology of the leading producer of environmentally friendly fruit commodities based on land suitability, determine environmentally friendly superior commodities for fruits in Tuban Regency, analyzing the optimization of the farm management of the development of superior commodities of environmentally friendly fruits in Tuban. Quantitative analysis used in this study is the analysis of regional economic structures using the Location Quotient (LQ) approach, which is the approach used to determine the commodity in an area includes a base or non basis based on harvested area or quantity of production each year. While environmental aspects are approached through the calculation of biomass and carbon content and CO2 uptake of friendly superior fruit crops environment. The results of the study based on the Location Quotient (LQ) method show that the potential of star fruit, red guava and mango commodities in Tuban is classified as base, while citrus fruit is classified as non-base. Socially viable farming based on employment is star fruit farming and economically viable based on income is mango fruit farming and environmentally viable based on carbon biomass is mango fruit farming. Whereas socially, economically and environmentally viable farming is mango fruit. Based on the calculation of carbon biomass, the largest carbon biomass is obtained from mango fruit plants in the amount of 61,823.20 kg / ha. This is because the mango fruit plant has a larger stem than other commodity crops such as star fruit, red guava or orange. In addition, mango commodity plants have a relatively long age so that it has a relatively large carbon biomass. Besides being influenced by plants themselves, carbon biomass that is formed can also be influenced by quality in land management.
Inovasi Manisan Tomat (Solanum lycopersicum) sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Petani di Kecamatan Widang, Tuban Suprayitno, Suprayitno; Prasetyo, Hery; Mustikaningrum, Dhina; Kristiawan, Kristiawan; Maimunah, Maimunah; Setyana, Abdi Dewi; Subiyanto, Subiyanto; Firlandiana, Maulidi
Abdibaraya Vol 2 No 02 (2023): Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/abdibaraya.v2i02.992

Abstract

Tomatoes are one of the most widely cultivated horticultural crops in the region Tuban Regency. One of the women farmer groups that often cultivate tomatoes is the Farmers Women’s Group in is the Farmers Women’s Group in Widang Subdistrict. The Farmers Women’s Group has tomato plants with high yields. But sometimes the price of tomatoes is very low causing the Farmers Women’s Group to experience significant losses. The author sees this condition as an opportunity to increase the use value of tomatoes so that they have a higher price. One of the efforts that can be done is by using tomatoes as raw material for making candied dried tomatoes. Candied dried tomatoes are a very popular food and have wide market opportunities. This has been proven by the high sales of candied dried tomatoes in several regions in Indonesia. The author sincerely hopes that this community service activity will be able to increase the income of the Farmers Women’s Group in Widang District. The Farmer Women's Group is able to make candied dried tomatoes into one of the foods and souvenirs that are in demand by tourists visiting the Tuban Regency area. Community service activities were carried out at the Agricultural Extension Center of Widang District, Tuban Regency, which was attended by around 15 farm women. This activity contains counseling related to the innovation of candied tomatoes, followed by planning and implementing activities to make sweets made from tomato fruit. Armed with knowledge and practice, participants from the Widang District Women Farmers Group were interested and planned to apply the idea and innovation of candied dried tomatoes during the next harvest season. Keywords: farmer women's group ,sweets, tomatoes
Penerapan Teknologi Augmented Reality Dalam Pengembangan Aplikasi Tata Letak dan Informasi Bangunan Cagar Budaya (Studi Kasus: Kota Bandar Grissee) Syarif, Alan Maulana; Laksmi, Ni Ketut Puji Astiti; Kristiawan, Kristiawan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 8 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11095683

Abstract

Kota Bandar Grissee adalah sebuah kawasan wisata kota tua di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Indonesia. Kawasan ini memiliki keunikan dan keragaman bangunan yang mencerminkan sejarah dan budaya yang beragam, terdapat berbagai macam bangunan dengan gaya arsitektur yang berbeda mulai dari kolonial, cina, dan arab. Penelitian ini membahas penerapan teknologi Augmented Reality dalam pengembangan aplikasi tata letak dan informasi bangunan cagar budaya di Kota Bandar Grissee. Aplikasi ini dirancang untuk platform android menggunakan perangkat lunak Blender dan Unity dengan memanfaatkan library EasyAR dan Mapbox sehingga dapat memberikan pengalaman interaktif kepada pengguna dalam mengeksplorasi dan mempelajari bangunan cagar budaya di kawasan tersebut. Dengan menggunakan teknologi Augmented Reality, aplikasi ini mampu menampilkan tata letak dan informasi bangunan secara real-time dan interaktif langsung pada layar perangkat pengguna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi ini efektif dalam memberikan informasi dan navigasi bangunan cagar budaya, serta memiliki potensi untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya di Kota Bandar Grissee.
Rancangan Sistem Informasi Geografis Wisata Pantai Berbasis Web Kristiawan, Kristiawan; Karnadi, Karnadi; Ihsan, Muhammad
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Februari IN PROGRESS
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai merupakan salah satu destinasi wisata unggulan yang memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata dan perekonomian daerah. Namun, keterbatasan informasi yang akurat, terintegrasi, dan mudah diakses sering menjadi kendala bagi wisatawan dalam menentukan tujuan wisata pantai. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Geografis (SIG) Wisata Pantai berbasis web yang mampu menyajikan informasi lokasi pantai secara interaktif dan informatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data studi pustaka. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Waterfall yang meliputi tahap analisis, perancangan, implementasi, pengujian, serta deployment dan maintenance. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, serta menampilkan peta digital untuk menunjukkan lokasi wisata pantai. Hasil pengujian menggunakan metode Black Box menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan dengan baik sesuai kebutuhan, baik pada sisi user maupun admin. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat mempermudah wisatawan dalam memperoleh informasi wisata pantai serta membantu pengelola dalam pengelolaan data wisata secara efektif dan efisien.