Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Media Pembelajaran di Pendidikan Agama Kristen untuk Peningkatan Kerohanian Peserta Didik Iswahyudi; Manik, Novida Dwici Yuanri; Santoso, Juli
EKKLESIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 1 No. 1 (2022): November 2022
Publisher : STT Ekklesia Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.873 KB) | DOI: 10.63576/ekklesia.v1i1.12

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine objectively about the effectiveness of the performance of the administrative staff were seen monitoring and performance measurement. This study uses a qualitative approach to case study type. The data sources are: Chairman of the school of theology as a key informant who supported other sources. While collecting the data collection techniques, through interviews, observation, and documentation. The technique of data analysis through the model of Miles and Huberman. Based on research, it can be concluded that: (1) The increase in administrative staff performance through the implementation of monitoring and measurement of performance. (2) While the measurement of performance through measurement to communicate aspects of work, and taking the measurements to communicate aspects of the work, and aspects of measurement to define priorities for action; (3) Beside all that aspects, to increase the administrative staff performance through work standard, actual performance, based on policy, usefull of performance, problem and solution of performance, and the effort to increase administrative staff performance.Abstrak: Media Pembelajaran adalah salah satu alat bantu dalam mengajar bagi guru untuk meningkatkan kreativitas dan perhatian siswa dalam proses pembelajaran. Dengan media pembelajaran siswa akan lebih termotivasi, imajinasi siswa dirangsang, perasaannya disentuh, dan kesan mendalam diperoleh siswa dan selanjutnya meningkatkan minat belajar siswa. Penggunaan media pembelajaran dapat meningkatkan perhatian siswa terhadap materi pelajaran, sehingga mempengaruhi hasil belajar siswa menjadi lebih baik. Itulah sebabnya, dalam pengajaran Pendidikan Agama Kristen dengan menerapkan media pembelajaran pada siswa sekolah Dasar menjadi topik yang sangat penting untuk dibahas. Dalam pengajaran Pendidikan Agama Kristen, pemanfaatan media pembelajaran sebenarnya bukan hal yang baru, jika dilihat pada masa Perjanjian Lama, sudah memakai media sekalipun masih sangat terbatas. Dalam Perjanjian Baru, sebagai guru Tuhan Yesus selalu mencari dan menemukan berbagai cara dalam menghadapi situasi pendengar-Nya baik dengan menggunakan istilah, perumpamaan dan media alat peraga sekalipun untuk menyampaikan maksud pengajaran-Nya, sehingga lebih menarik dan lebih mudah untuk dipahami dengan baik oleh para pendengarnya. Pada umumnya, keberadaan media muncul karena keterbatasan kata-kata, waktu, ruang, dan tenaga. Dalam pemanfaatan mendia pembelajaran secara umum memiliki kegunaan yaitu memperjelas pesan, menguasai keterbatasan ruang, waktu, pancaindra serta menimbulkan gairah/minat belajar dan berdampak pada hasil belajar siswa.
Teknologi Budidaya Jamur Tiram dan Ikan Air Tawar Secara Terpadu di RW 03 Desa Kaliombo, Kec. Kota Tengah, Kediri Santoso, Juli; Soedjarwo, Djarwatiningsih Pongki; Sulistyono, Agus; Suhardjono, Hadi
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 1 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v1i1.2

Abstract

Teknologi budidaya Jamur Tiram dan Ikan Lele secara terpadu merupakan peluang usaha alternatif lainnya yang dapat memberikan tambahan penghasilan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Melalui kelompok-kelompok PKK RW 03 yang memiliki potensi sumberdaya dalam meningkatkan kemandirian dan memperoleh pendapatan tambahan. Metode yang diterapkan adalah percontohan, percobaan dan pendampingan, yaitu dengan cara memberikan contoh yang riil tentang prospek dan manfaat dalam budidaya jamur tiram dan ikan lele dengan menggunakan metode integrated farming yang berkelanjutan dengan memanfaatkan segala potensi lokal. Pendampingan Budidaya Terpadu Jamur Tiram Putih dan Ikan Lele, meliputi: pemeliharaan log jamur dan ikan lele, panen dan pasca panen, analisa usaha tani, membuat olahan jamur dan ikan lele menjadi produk home industry, serta pendampingan pemasaran dalam bentuk mentah dan olahan. Luaran program pendampingan berupa produk jamur tiram putih baik dalam bentuk segar maupun olahan, serta hasil sampingan berupa ikan lele.
Edukasi dan Implementasi Pemanfaatan Urine Sapi Terfermentasi untuk Produksi Pupuk Cair Mandiri di Tingkat Peternak Desa Pelem – Kertosono Santoso, Juli; Suhardjono, Hadi; Koentjoro , Yonny; Sutini
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v2i1.16

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan mengimplementasikan pemanfaatan urine sapi terfermentasi sebagai pupuk cair mandiri di tingkat peternak, khususnya di Desa Pelem, Kertosono. Selama ini, urine sapi seringkali menjadi limbah yang kurang termanfaatkan dan berpotensi mencemari lingkungan.  Padahal, urine sapi memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, yang sangat baik untuk pertumbuhan tanaman.  Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada peternak mengenai teknik fermentasi urine sapi menggunakan bahan-bahan lokal yang mudah didapatkan.  Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peternak dalam mengolah urine sapi menjadi pupuk cair organik berkualitas.  Dengan kemampuan memproduksi pupuk cair secara mandiri, peternak dan petani di Desa Pelem diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang mahal, meningkatkan kesuburan tanah, serta mencapai pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Produksi Benih Jagung Hibrida Pioner 8050 (Corteva) dengan Rasio Tanam 5:1 di Desa Kanigoro Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar Juli Santoso; Nirmala Aulia Sari; Moh Yasin; Vergiliano Haumen Colo; Novita Dyah Safitri; Ahmad Faris Al Mubarok
KAMBIUM Jurnal Pertanian Vol. 1 No. 2 (2025): Kambium
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/kambium.v1i2.1201

Abstract

Hybrid maize seed production requires specific cultivation and management techniques that differ from commercial maize production, particularly in regulating the ratio of male and female plants to ensure effective cross-pollination and genetic purity. This study aimed to describe the implementation of hybrid maize seed production of Pioner 8050 (Corteva) using a 5:1 female-to-male planting ratio in Kanigoro Village, Kanigoro District, Blitar Regency, Indonesia. The research employed a descriptive field-study approach conducted on approximately 100–120 ha of seed production land managed by farmer groups under a partnership scheme with a seed company. Data were collected through direct field observations and structured interviews focusing on planting ratio arrangement, detasseling practices, fertilization, pest and disease management, irrigation systems, and partnership mechanisms. The results showed that the application of a 5:1 planting ratio effectively optimized land use while ensuring adequate pollen availability for cross-pollination. Zero tillage practices, balanced fertilization using urea and NPK, integrated pest and disease management, and controlled detasseling contributed to maintaining genetic purity and seed quality. The partnership system facilitated farmers’ access to production inputs, technical guidance, and assured market absorption. Productivity reached 6–7 tons ha⁻¹ of fresh ears, with harvested kernels exhibiting appropriate physiological maturity, moisture content, and high viability. Overall, the hybrid maize seed production system implemented in Kanigoro Village demonstrates a technically effective and institutionally supported model that can be replicated in other regions to enhance sustainable hybrid maize seed development and strengthen national seed supply systems.
Respon Pertumbuhan Tanaman Kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap Jenis Media Tanam dan Pemberian Pupuk Gandasil-D Akbar, Achmad K Faisal; Santoso, Juli; Dewanti, Felicitas Deru
RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 4 No 2 (2025): RADIKULA - Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/radikula.v4i2.7739

Abstract

Kemangi (Ocimum sanctum L.) merupakan jenis tanaman aromatik yang banyak dimanfaatkan masyarakat dan mengandung minyak atsiri yang bersifat antibakteri. Penelitian ini menginvestigasi pengaruh media tanam dan pupuk Gandasil-D pada pertumbuhan kemangi. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor: jenis media tanam (tanah; tanah:kompos:arang sekam; tanah:kompos:cocopeat) dan dosis pupuk Gandasil-D (0, 4, 6, 8 g/L air), diulang tiga kali. Hasil menunjukkan interaksi signifikan antara media tanam dan pupuk terhadap jumlah daun, jumlah cabang primer, bobot segar total, dan bobot daun. Perlakuan M1 (tanah:kompos:arang sekam) dan M2 (tanah:kompos:cocopeat) lebih baik dibanding perlakuan M0 (tanah). Dosis Gandasil-D 6 g/L air menghasilkan pertumbuhan terbaik pada sebagian besar parameter, namun tidak berpengaruh nyata pada indeks panen dan kadar klorofil. Kombinasi media tanam organik dan pupuk Gandasil-D 6 g/L air merupakan perlakuan optimal untuk meningkatkan pertumbuhan vegetatif kemangi.
Pengaruh Tekanan Aerasi terhadap Hasil Dua Varietas Basil (Ocimum basilicum) secara Hidroponik Sistem Rakit Apung Auliya, Shinta Nanda; Santoso, Juli; Widiwurjani
RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 4 No 2 (2025): RADIKULA - Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/radikula.v4i2.7744

Abstract

Daya hasil tanaman basil dipengaruhi oleh varietas dan tingkat adaptasi terhadap keadaan lingkungan, sehingga diperlukan pemilihan varietas tanaman basil yang baik agar menghasilkan hasil yang tinggi. Penggunaan alat aerator pada media tumbuh hidroponik sudah banyak diterapkan dalam upaya meningkatkan ketersediaan O2 pada larutan nutrisi hidroponik sistem rakit apung. Penelitian ini adalah eksperimen faktorial yang disusun menggunakan Rancangan Petak Terbagi dalam Rancangan Acak Lengkap dengan faktor perlakuan terdiri atas petak utama (Tanpa Tekanan; Tekanan 0,006 mPa; Tekanan 0,012 mPa dan Tekanan 0,015 mPa) dan anak petak (Varietas Genovese dan Varietas Italian Large Leaf). Aerasi yang diberikan berpengaruh nyata terhadap berat basah bagian atas tanaman, luas daun dan panjang akar. Tekanan aerasi 0,015 mPa meningkatkan berat basah bagian atas tanaman hingga 9,17 g, serta menghasilkan daun paling luas hingga 11,81 cm2. Varietas memiliki dampak yang signifikan terhadap luas daun. Varietas Italian Large Leaf menghasilkan daun terluas yaitu mencapai 11,81 cm2.
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Daun Gandasil D terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Firdaus, Muhammad Bagus; Dewanti, Felicitas Deru; Santoso, Juli
RADIKULA: Jurnal Ilmu Pertanian Vol 4 No 2 (2025): RADIKULA - Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/radikula.v4i2.7766

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan komoditas hortikultura yang banyak dikonsumsi dan dibudidayakan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kombinasi media tanam serta variasi konsentrasi Gandasil D terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman mentimun. Penelitian dilakukan di screenhouse Kawisanyar, Gresik, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3×3, dengan tiga taraf media tanam (tanah; tanah + arang sekam; tanah + arang sekam + pupuk kandang kambing) dan tiga konsentrasi Gandasil D (2, 3, dan 4 g/L). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, panjang akar, dan berat basah akar. Hasil menunjukkan adanya interaksi nyata terhadap beberapa parameter. Kombinasi perlakuan M2K2 (tanah + arang sekam + pupuk kandang kambing dan Gandasil D 3 g/L) menghasilkan pertumbuhan terbaik. Perlakuan M2 dan K2 juga berpengaruh signifikan secara individu.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) Imanda Setyawan; Juli Santoso; Saefurrohman
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 12 (2025): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i12.12966

Abstract

Chili pepper (Capsicum frutescens L.) is a high-value horticultural commodity, but its productivity is often hampered by the excessive use of chemical fertilizers. This study aims to evaluate the effect of planting medium composition and plant growth-promoting rhizobacteria (PGPR) concentration on the growth and yield of chili pepper. The study was conducted from May to August 2025 at the Kedungrejo Seed Garden, Madiun Regency, using a factorial Randomized Block Design (RAK) with two factors: planting medium (soil, soil + compost, soil + manure, and soil + compost + manure) and PGPR concentration (0, 8, 16, and 24 ml/L), each replicated three times. Significant interactions were found between planting medium and PGPR on plant height, number of leaves, and fruit weight. The combination of soil + manure with PGPR at doses of 8 and 16 ml/L produced the highest values ​​for fruit weight (up to 2.99 g) and number of leaves (44). Soil and manure alone also increased root weight and fruit number while accelerating flowering. PGPR at a dose of 16 ml/L significantly increased shoot dry weight and shortened the harvest period. This study demonstrates that combining organic media with PGPR can sustainably increase chili productivity.
Seed Nanopriming and Nanosilica Combined with Field Capacity Treatments: Impacts on Chlorophyll and Morphological Traits of Inpari 32 HDB Rika Rismayang; Ida Retno Moeljani; Rossyda Priyadarshini; Juli Santoso
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 11 (2025): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i11.13375

Abstract

Drought stress can cause reduced rice production. One effort that can be made is seed nanopriming. This study aims to examine the effect of nanosilica seed nanopriming and field capacity on the chlorophyll content and morphological growth of the Inpari 32 HDB rice variety. The study was designed using a completely randomized factorial design with two factors, namely nanosilica concentration (0, 600, 900, and 1,200 mg/L) and field capacity (3 cm, 100%, 75%, and 50% flooding). The results showed that the treatment combinations produced different responses in physiological and morphological parameters. Chlorophyll content increased with increasing nanosilica concentration, with the highest value found in the treatment with 1,200 mg/L of nanosilica and 3-cm flooding. Plant height and leaf width parameters did not show significant differences, but there was a tendency for better growth at higher nanosilica concentrations. For root length and root wet weight parameters, a very significant interaction was found, where the 1,200 mg/L of nanosilica treatment under flooding conditions produced the longest roots and the highest root biomass. Conversely, a 50% field capacity caused a significant decrease in all observed parameters. Overall, nanosilica seed nanopriming, especially at a concentration of 1,200 mg/L, can increase rice tolerance to drought stress by increasing chlorophyll content, root growth, and root biomass.
Anatomical compatibility of avocado grafting at different scion growth stages RAMDAN HIDAYAT; ANTONIA JESSICA SHERLYN DA COSTA; JULI SANTOSO PIKIR; MUHAMMAD RIZKY ROMADHON; OKKY TALITHA; TILMIIDZAH SALMA FATHIN
Asian Journal of Agriculture Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Smujo International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/asianjagric/g100131

Abstract

Abstract. Hidayat R, Da Costa AJS, Pikir JS, Romadhon MR, Talitha O, Fathin TS. 2026. Anatomical compatibility of avocado grafting at different scion growth stages. Asian J Agric 10 (1): g100131. https://doi.org/10.13057/asianjagric/g100131. This research aimed to evaluate the effectiveness of three grafting methods: cleft, wedge, and splice combined with three scion physiological stages: flushing (10 days after shoot emergence), endodormancy (30 days), and ecodormancy (50 days). The experiment assessed graft success in terms of survival rate, bud break duration, leaf production, flush interval, and vascular tissue compatibility. The splice grafting method using scions at the ecodormancy stage yielded the highest graft survival (72.50%), significantly outperforming other combinations. This treatment also achieved the earliest bud break (6.17 days), produced the most leaves (8.92 leaves per scion), and exhibited the shortest flush interval. Microscopic analysis at 45 and 60 days after grafting (DAG), using an Olympus CX21 binocular microscope equipped with an Optilab camera, revealed superior tissue compatibility in this treatment, characterized by minimal necrosis and successful union of xylem and phloem between the rootstock and scion. It is the first study to integrate physiological scion staging with histological validation of graft compatibility in avocado (Persea americana). These findings demonstrate that splice grafting with ecodormant scions significantly enhances morphological performance and vascular integration, providing a practical and scientifically supported protocol for improving avocado propagation in tropical highland conditions.
Co-Authors Agus Sulistiyono Agus Sulistyono Ahmad Faris Al Mubarok Aisyah Nurvipta Anggeliana Setiyanti Akbar, Achmad K Faisal Alfani Ahsanul Ilmi Andrian Tri Susanto ANTONIA JESSICA SHERLYN DA COSTA Ardianti Pramesti Istiqomah Arif Fathoni Aulianta, Ladikta Hubah Auliya, Shinta Nanda Ayu Silviana Bambang Prijanto Bob Khafie Da Costa, Antonia Jessica Sherlyn Dewanti, Felicitas Deru Dido Ari Widodo Djarwatiningsih Pongki Soedjarwo Ersa Putri Sanjaya Evyn Rusdy Prasetiyo Efendi Fahmi, Herril Firdaus, Muhammad Bagus Guniart Guniart Guniarti Guniarti Hadi Suhardjono Hartono, Aldira Safira Hidayat , Ramdan Hisam, Mohamad Hisam Fachrudin I Made Jana Mejaya Ida Retno Ida Retno Moeljani Ida Retno Moeljani Ida Retno Moeljani Imanda Setyawan Indriani Prasetyaningsih Ardie Irfan Satria Anpama Irfan Satria Anpama Iswahyudi Jourdan Alexander Niagara Kiki Dita Ayu Ninda Sari Kiki Dita Ayu Ninda Sari Makhziah Mejaya, I Made Jana Moch. Arifin Moh Yasin MUHAMMAD RIZKY ROMADHON Mukarromah, Wahdaniatul Mulianti, Salsabila Nirmala Aulia Sari Nora Augustien Kusumaningrum Nora Augustien Kusumaningrum Nora Augustien Kusumaningrum Nova Triani Novida Dwici Yuanri Manik Novita Dyah Safitri Nurhiza Purnama Wulandari OKKY TALITHA Pangesti Nugrahani Parsudi, Setyo Prismaya Andarema Priyadarshini, Rossyda Puspitasari, Adelia Eka Rahmawati, Irene Ramdan Hidayat RAMDAN HIDAYAT Renaldi Dicklies Purwanto Rika Rismayang S, Sukartiningrum Saefurrohman Shinta Hanif Nur Edditya Soedjarwo, Djarwatiningsih Pongki Sukartiningrum S Sukendah Sutini Sutrisno, Sutrisno Sylvia Hasna Salsabila Tan, Juan Ananta TILMIIDZAH SALMA FATHIN Vanessa Gabrielle Liemendy Velda Tania Velda Tania Vergiliano Haumen Colo Wahyu Aditiya Pratama Wahyu Mahendra Wattimury, Agricia Widiwurjani Widjaja Sugiri Yonny Koentjoro