Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Perencanaan Perawatan Mesin Conveyor Belt Menggunakan Metode FMEA dan RCM di PT. SBM Kurniawan, Fery; Wasiur Rizqi, Akhmad
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 9 No 2 (2025): G-Tech, Vol. 9 No. 2 April 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/gtech.v9i2.6707

Abstract

PT. SBM is a bulk material handling company that focuses on conveyor maintenance and surface protection. The conveyor belt machine operates 24 hours non-stop resulting in damage to each component which disrupts the production process. So that an analysis is carried out using the FMEA method with the results of the calculation of the RPN value showing that the belt component gets an RPN value of 180, gear of 150, idler roller of 80, and chain of 80. RCM method to determine an effective maintenance strategy with the results of a new activity schedule, namely belt components must be checked and maintained about 4.36 hours/day once and idler rollers about 7.08 hours/day once by performing scheduled on-condition task maintenance activities. Gear must be checked and maintained about 4.12 hours/day once and chain about 0.23 hours/day once by performing scheduled discard task maintenance activities. By applying the results of this research in the company, it can determine a more effective and data-based maintenance schedule with increased machine reliability, maintenance schedule optimization, cost and operational efficiency, and implementation in the manufacturing industry. It is recommended that companies implement IoT-based monitoring systems, conduct training, and establish maintenance standards with periodic evaluation.
Participatory Approaches to Land and Sea Use Patterns: A Case Study of Yavusa Navakavu, Fiji Bernard, Emeli; Kurniawan, Fery; Adrianto, Luky; Varo, Joeli
Coastal and Ocean Journal (COJ) Vol 9 No 1 (2025): COJ (Coastal and Ocean Journal)
Publisher : Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/coj.v9i1.63157

Abstract

Sustainable land and sea use planning aims to balance environmental conservation with socio-economic development. This balance is particularly critical in coastal communities where traditional knowledge is plays a key role in resource management. This study examines land and sea use pattern in Yavusa Navakavu, Fiji, through participatory mapping, geospatial analysis, and landscape metrics. The results indicate that agriculture and forest cover dominate the land cover (53.85%), while the marine area is primarily used for fishing (79.91%). The forested area is characterized by a high level of landscape cohesion (99.07%) and a low level of fragmentation (Edge Density: 72.44 m/ha), indicating strong ecological connectivity and minimal urbanization pressure. The Locally Managed Marine Area (LMMA) system effectively supports conservation within the local community-based governance. However, the effects of climate change and development pressure are still significant. However, the impacts of climate change and development pressures from Suva City remain significant. Therefore, future research should incorporate high-resolution temporal data, socio-economic factors, and ecological monitoring to improve resource management and adaptive coastal planning.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN SOCIOSCIENTIFIC ISSUES TERHADAP LITERASI SAINS SISWA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Ardina Siregar, Silvia; Kurniawan, Fery; Nasution, Wilda Rizkiyahnur; Sukarwati, Rumini
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 1 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i1.18-24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Leraning dengan pendekatan Socioscientific Issues terhadap literasi sains siswa pada materi pencemaran lingkungan. Model pembelajaran yang belum melibatkan keaktifan siswa dalam belajar menyebabkan literasi sains siswa kurang berkembang. Selain itu materi pembelajaran yang belum menghubungkan masalah sosial atau isu sosial menjadikan materi kurang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasy eksperiment. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal essay berisi 15 soal yang valid dan reliabel. Hasil penelitian uji normalitas menggunakan rumus Saphiro Wilk dengan berbantuan aplikasi SPSS dan uji homogenitas dengan menggunakan uji Lavene serta uji hipotesis menggunakan uji independent simple t-test. Dari hasil analisis uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung sebesar 3.670 dan ttabel sebesar 0.254 dengan taraf signifikan α = 0,05. Berdasarkan dasar pengambilan keputusan uji t pada variabel terikat tersebut tidak lebih besar dari nilai alpha yaitu 0,05 sehingga H0 dan Ha diterima. Maka hal ini dinyatakan bahwa hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan Socioscientific Issues berpengaruh terhadap literasi sains siswa pada materi pencemaran lingkungan pada siswa kelas X SMA Negeri 5 Padangsidimpuan.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING DENGAN BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN Hakim Hsb, Lukman; Amir, Almira; Kurniawan, Fery
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 1 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i1.163-174

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Problem Based Learning dengan Berbantuan Media Audio Visual pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Penelitian dan pengembangan atau dikenal dengan istilah Research and Development (RD). Model pengembangan yang digunakan adalah model 4D (Define, design, develop, and disseminate). Untuk memperoleh kelayakan bahan ajar LKPD terbatas digunakan tiga uji analisis yaitu uji validitas, uji praktikalitas dan uji efektivitas. Uji coba dilakukan di SMA Negeri 1 Hutabargot. Hasil Penelitian ini berupa lembar kerja peserta didik berbasis problem based learning dengan berbantuan media audio visual pada materi sistem pernapasan manusia yang layak berdasarkan hasil penilaian ahli desain dengan persentase 95%, ahli materi 94%, dan ahli bahasa 88% sehingga termasuk ketegori sangat valid. Kemudian hasil analisis dari lembar praktikalitas guru mendapatkan persentase 100% dengan kategori sangat praktis, dan hasil penelitian terhadap peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Hutabargot mendapatkan persentase 93,7% dengan kategori sangat praktis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengembangan LKPD berbasis PBL untuk SMA layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran. Tingkat kevalidan lembar kerja peserta didik berbasis problem based learning dari ketiga ahli validasi yaitu ahli desain, ahli materi, dan ahli bahasa dikategorikan sangat valid.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM SARAF MANUSIA Sigalingging, Devi Masittah; Kurniawan, Fery; Dongoran, Misahradarsi
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 1 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i1.25-31

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menyumbangkan pengetahuan baru, kontribusi penelitian ini diharapkan dapat menambah pemahaman kita tentang faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan belajar dalam konteks materi ilmiah tertentu, seperti sistem saraf manusia. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Instrument penelitian ini observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu banyak istilah ilmiah yang rumit, kurangnya media pembelajaran yang menarik. Siswa kesulitan memahami mekanisme penghantaran implus, siswa kesulitan dalam memahami konsep materi sistem saraf manusia, kesulitan menerapkan pengetahuan. Kesulitan belajar ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu rumitnya materi sistem saraf manusia, minat dan motivasi siswa rendah, intelegensi yang dimiliki siswa kurang, gaya belajar yang tidak sesuai, kurangnya media pendukung, kebiasaan belajar siswa, alokasi yang diberikan minim, tidak adanya tutor teman sebaya, kesibukan guru sebagai wakil kepala sekolah menyebabkan guru jarang masuk ke kelas, kepercayaan diri siswa rendah, kesehatan yang mempengaruhi hasil belajar siswa, kurangnya perhatian dari orangtua, faktor ekonomi yang rendah, latar belakang sekolah yang sebelumnya mempengaruhi aktivitas belajar siswa. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan siswa dalam mempelajari materi sistem saraf manusia adalah meningkatkan pemahaman konsep dasar dengan cara mnggunakan analogi dan contoh yang relevan, Meningkatkan motivasi belajar dengan cara membuat pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, Meningkatkan keterampilan belajar dengan cara mengajarkan siswa teknik belajar yang efektif, Meningkatkan kerjasama antara guru, orangtua, dan siswa.
PEMANFAATAN KREATIFITAS DALAM MENGEMBANGKAN INDUSTRI RUMAH TANGGA SEBAGAI WUJUD PENERAPAN GOOD CITIZENSHIP Utaminingsih, Sri; Kurniawan, Fery; Razak, Abdul
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v3i1.17043

Abstract

Sabun mandi merupakan barang yang mudah ditemukan saat ini. Produksi sabun mandi menghasilkan keuntungan bagi kelompok usaha terkait. Sabun mandi terdiri dari 2 jenis yaitu sabun mandi batang dan sabun mandi cair. Sabun mandi cair saat ini lebih diminati oleh masyarakat karena dianggap lebih higinies dan efisien, namun kondisi tersebut tidak menjadikan sabun batang kehilangan fungsinya. Pembuatan kerajinan tangan yang terbuat dari bunga sabun adalah peluang yang baik untuk iut serta mewarnai dunia seni ke hadapan masyarakat kita. Selain itu, agar menambah khasanah keilmuan seni kerajinan tangan di Indonesia. Khususnya bunga sabun merupakan hasil seni yang memiliki daya tarik yang luar biasa. Dari ragam motif,warna, bentuk dan aroma dari wanginya sabun menjadi nilai tersendiri untuk dijadikan penghias ruangan. Dari ragam motif,warna, bentuk dan aroma dari wanginya sabun menjadi nilai tersendiri untuk dijadikan penghias ruangan. Selain itu, bunga sabunpun sudah mulai dipercaya oleh masyarakat sebagai souvenir yang terlihat eksklusif. Biasanya disajikan pada saat moment-moment tertentu seperti pernikahan,peringatan hari besar dan sebagainya. Peluang usaha pembuatan bunga dari sabun mandi ini cukup besar, namun banyak masyarakat khususnya ibu rumah tangga sulit membuat usaha tersebut dikarenakan kurangnya pengetahuan dan pelatihan. Dalam rangka mengembangkan kreatifitas dan keterampilan maka pelatihan pembuatan sabun mandi menjadi bunga riasan ruangan diberikan kepada ibu-ibu anggota PKK. Diharapkan keterampilan ini bisa digunakan sebagai hoby baru ataupun dapat digunakan menjadi sumber penghasilan usaha industri rumah tangga.
Optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Sewa Perairan Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) melalui Tata Kelola, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Sistem Pengawasan: Systematic Literature Review (SLR) Kurniawan, Fery
Jurnal Cakrawala Bahari Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Cakrawala Bahari
Publisher : Politeknik Pelayaran Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70031/jkb.v8i1.157

Abstract

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan maritim Indonesia. Namun, realisasi penerimaan tersebut masih belum optimal akibat permasalahan tata kelola, kualitas sumber daya manusia (SDM), dan kelemahan sistem pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA untuk mengidentifikasi, menilai, dan mensintesis 87 referensi ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tata kelola pelabuhan yang tumpang tindih regulasi dan terfragmentasi menjadi hambatan utama dalam memastikan akuntabilitas pembayaran sewa perairan TUKS. Selain itu, kesenjangan kompetensi SDM, khususnya pada aspek literasi regulasi, keterampilan digital, dan integritas, menjadi faktor penghambat implementasi kebijakan yang efektif. Sistem pengawasan yang masih administratif juga terbukti tidak mampu menjamin transparansi dan mencegah maladministrasi, sehingga diperlukan transformasi menuju pengawasan digital berbasis blockchain, big data, serta pendekatan multi-level governance. Sintesis literatur menegaskan keterkaitan erat antara tata kelola, SDM, dan pengawasan dalam kerangka governance triangle, di mana SDM berperan sebagai mediator implementasi dan pengawasan berfungsi sebagai mekanisme kontrol. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual integratif yang menghubungkan ketiga aspek tersebut secara simultan. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur mengenai tata kelola sektor maritim, sedangkan secara praktis memberikan rekomendasi strategis berupa penyederhanaan regulasi, peningkatan kapasitas SDM, dan digitalisasi pengawasan guna meningkatkan kontribusi PNBP TUKS bagi pembangunan nasional. Kata kunci: PNBP, TUKS, tata kelola pelabuhan, sumber daya manusia, pengawasan.
Kompetensi Kepribadian Guru Berdasakan 2 Timotius 3: 10-17 Kurniawan, Fery; Ricard, Ricard; Napriadi, Napriadi; Widyawati, Ni Kadek Sri; Sagala, Lenda Debora J. F.
Jurnal Kala Nea Vol. 2 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Immanuel Sintang Kal-Bar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61295/kalanea.v2i2.114

Abstract

The personality of the teacher is an important factor, whether students get success or failure for the future of educating those who are still in elementary school and for those in the middle class when experiencing mental turmoil. The presentation in this study aims to find and explain the personality competencies that teachers need to have based on 2 Timothy 3:7-10. In this research study using literature study research on biblical texts in 2 Timothy 3: 10-17 which contains the principle of discipleship from Paul to Timothy in an approach using the method of description analysis on the text of 2 Timothy 3: 10-17. So that the characteristics of the personality of Christian Religious Education teachers are obtained. The results found are that the personality of Christian Religious Education teachers is the personality of teachers who are willing to sacrifice, obedient, and diligent so that these personalities can indirectly influence and foster students who are taught and educated by the teacher concerned.
Exploring the Resources Governance Connectivity of Cultural Ecosystem Services: Evidence in Tanjung Lesung SEZ Tourism, Banten Province, Indonesia Kusuma, Okky Rizal; Adrianto , Luky; Kurniawan, Fery; Zulfikar , Andi
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 16 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v16i1.45220

Abstract

Abstract The existence of the utilization of the Tanjung Lesung Special Economic Zone (SEZ) as connectivity, interaction relationships, and the balance of resource governance influence cultural ecosystem service. This research aimed to map out the social-ecological system components of coastal and marine cultural ecosystem services. The focus is on examining the connectivity network between resource governance (RG) components such as resource actors (RA), resource units (RU), and resource systems (RS). The data obtained were analyzed using the stages of social-ecological network analysis. The results show a significant influence and strong interaction between resource governance (RG) components and other components. The presence of institutional structures and typologies is a crucial component that serves as a guideline for SEZ management influenced by actor centrality through links. Several performance indicators are still lacking based on the interaction conditions, indicating the need for strategies to strengthen governance. However, a particular challenge that needs attention is the implementation of every governance strategy formulation. Cohesion among stakeholders in enhancing resource governance performance with the surrounding community is paramount. Improvement can be achieved through strong collaboration to ensure the sustainability of coastal and marine cultural ecosystem services. Highlight Research The components of the social-ecological system of cultural coastal and marine ecosystem services can be identified and analyzed in a case study of a special economic zone. The complexity of the social-ecological system was analyzed using a network perspective approach. Centrality analysis was used to determine the magnitude of influence of each component in the system. The performance condition of governance can be determined using analysis of the resource governance interactions.
PERSEPSI MANFAAT DAN PERILAKU NASABAH TERHADAP BANK SYARIAH Kurniawan, Fery; Fasa, M Iqbal; Suharto, Suharto
Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Syariah Vol. 3 No. 2 (2024): JIEMAS: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Syariah
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jiemas.v3i2.54

Abstract

Islam has regulated human behavior in meeting their needs, namely not deviating from Islamic teachings, including financial institutions. Islamic banks are now popular among the people of Indonesia so that Islamic banks have a big role in improving the banking world in Indonesia. With a population of Indonesia that is more Muslim, Islamic banks have great prospects with increased and knowledge about the awareness to use Islamic banking products and feel the benefits. However, different reactions will describe different behaviors, namely different consumers will give different reactions in terms of feelings towards information about the existence of Islamic banking, attitudes usually play a major role in shaping behavior. The purpose of this study was to determine the effect of knowledge and attitudes on people's behavior in Islamic banks.