Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : FORTE JOURNAL

IDENTIFIKASI SENYAWA BIOAKTIF EKSTRAK ETANOL KULIT MELINJO (Gnetum gnemon) DENGAN METODE GC-MS Armansyah Maulana Harahap; Indra Priawan
FORTE JOURNAL Vol 4 No 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v4i2.948

Abstract

Melinjo (Gnetum gnemon) merupakan tanaman yang banyak tumbuh di Asia Tenggara dan banyak digunakan sebagai makanan. Pemanfaatan lain dari melinjo ialah sebagai obat yang memiliki banyak khasiat dikarenakan melinjo kaya akan resveratrol, saponin, stilbenoid, isovitexin, dan gnetin. Kulit melinjo memiliki manfaat yang mirip dengan bagian tanaman melinjo lainnya yaitu sebagai antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba. Namun, pada pemanfaatannya kulit melinjo merupakan bagian yang jarang digunakan dan sering dibuang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif dari ekstrak etanol kulit melinjo dengan menggunakan metode GC-MS (Gas Chromatograph Mass Spectrometry). Kulit melinjo dikumpukan dari Desa Bunut, Kisaran Sumatera Utara, kemudian dilakukan ekstraksi dengan metode maserasi dan dianalisis untuk identifikasi senyawa boaktif dengan menggunakan metode GC-MS. Hasil identifikasi didapatkan GC-MS, ditemukan 11 senyawa bioaktif yang teridentifikasi dengan aktivitas biologis sebagai antiinflamasi, antioksidan, antifibrotic, laksatif osmotik pada konstipasi dan sebagai pengobatan pada PCOS. Adapun 1,2,3,4,5,6- Cyclohexaneherol (51.20%), Sorbitol (8.73%), dan Hexadecanoic Acid, Methyl Ester (7,48%) merupakan senyawa yang paling tinggi kandungannya pada ekstrak etnaol kulit melinjo.
POTENSI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN BANDOTAN (AGERATUM CONYZOIDES L) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS DAN ESCHERICIA COLI: POTENSI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN BANDOTAN (AGERATUM CONYZOIDES L) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS DAN ESCHERICIA COLI Nur Aini Khairunnisa; Amanda Rahayu, Nurul; Husein, Saddam; Maulana Harahap, Armansyah; Pangondian, Aswan; Athaillah
FORTE JOURNAL Vol 5 No 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v5i2.1878

Abstract

Bandotan (Ageratum conyzoides L.) is a herbaceous plants that belonging to Asteraceae family which contained a diverse range of secondary metabolites including alkaloids, flavonoids, tannins, glycosides, and saponins. The diversity of its bioactive compounds confers Bandotan as natural ingredient with considerable pharmacological potential, particularly as an antioxidant, antibacterial, and insecticidal agent. The present study aimed to evaluate the antibacterial potential of the Ethanolic Extract of Ageratum conyzoides (EEAC)  Leaves against Staphylococcus epidermidis and Escherichia coli. Diffusion methode using in this study with various concentration from 31.25 until 500 ppm. The results showed that the Minimum Inhibitory Concentration (MIC) for both bacteria was at 31.25 ppm and the inhibition zone was at 10.3 for E. coli and 12.4 for S. epidermidis with 500 ppm concentration. In Minimum Bactericidal Concentration (MBC) test, it is known that EEAC has the highest potential to eradicate E. coli and S. epidermidis. According to this, EEAC has the strong potential effect againts both bacterial strains.