Articles
IMPLEMENTASI PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Candra Chisara;
Dori Lukman Hakim;
Hendra Kartika
Prosiding Sesiomadika Vol 1 No 1b (2019)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendekatan Realistic Mathematics Education dalam pembelajaran matematika. Tujuan dari kajian ini untuk mengetahui implementasi pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education dalam pembelajaran matematika. Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) merup akan suatu pendekatan pembelajaran matematika yang melibatkan realitas dan pengalaman siswa. Dalam pembelajaran matematika siswa dituntut agar lebih aktif dalam mencari dan menemukan suatu permasalahan, sehingga pembelajarannya menjadi berpusat pada siswa (student centered). Melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) siswa dapat mengetahui keterkaitan antara matematika dengan kehidupan sehari-hari (kehidupan dunia nyata) dan mengetahui kegunaan matematika pada umumnya bagi manusia, melalui langkah-langkah dengan memberikan masalah kontekstual, menyelesaikan masalah dengan caranya sendiri, memunculkan interaksi, membandingkan dan mendiskusikan jawaban, serta menyimpulkan hasil diskusi. Pendekatan Realistic Mathematics Education sesuai dengan proses pembelajaran matematika, dimana siswa harus aktif dan berani mengeluarkan pendapatnya. Hasil berbagai kajian terkait pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) ini memperlihatkan bahwa, pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) sangat penting di implementasikan pada siswa dalam proses pembelajaran matematika.Kata kunci : PendekatanRealistic Mathematics Education (RME)
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Nurilah nurilah;
Dori Lukman Hakim;
Hendra Kartika
Prosiding Sesiomadika Vol 1 No 1b (2019)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya model problem based learning dalam pembelajaran matematika. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui implementasi pembelajaran dengan menggunakan model problem based learning dalam pembelajaran matematika. Model problem based learning merupakan model pembelajaran yang menyuguhkan berbagai situasi bermasalah yang autentik dan bermakna kepada siswa yang berfungsi sebagai batu loncatan untuk investigasi dan penyelidikan. Melalui model problem based learning siswa dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis dan juga dapat membantu siswa dalam mengaplikasikan pengetahuan yang mereka miliki untuk memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari, melalui langkah-langkah dengan melakukan orientasi siswa pada masalah, mengorganisasi siswa untuk belajar, membimbing penyelidikan individual maupun kelompok, mengembangkan dan menyajikan hasil karya, menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Model problem based learning sesuai proses pembelajaran matematika, dimana siswa harus diarahkan pada permasalahan kehidupan sehari-hari. Hasil berbagai kajian terkait model problem based learning memperlihatkan bahwa model problem based learning sangat penting di implementasikan pada siswa dalam proses pembelajaran matematika Kata Kunci: model problem based learning
Berpikir Kritis Siswa Dalam Materi Segiempat
Rini Kurniasih;
Dori Lukman Hakim
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemampuan berpikir kritis adalah proses berpikir secara rasional dan reflektif untuk menentukan sebuah pilihan yang tepat untuk dilakukan. Pentingnya kemampuan berpikir kritis untuk membantu siswa dalam menginterpretasi, menganalisis, mengevaluasi, dan menginferensi. Artikel ini menjelaskan bagaimana kemampuan berpikir kritis siswa dalam materi segiempat. Segiempat merupakan materi yang terdapat pada kelas VII semester dua yang menjelaskan tentang jenis dan sifat segiempat serta memahami keliling dan luas segi empat. Sehingga dalam artikel ini memberikan gambaran siswa dalam kemampuan berpikir kritis pada materi segiempat.
Motivasi Belajar Siswa Dalam Proses Pembelajaran Matematika
Putri Tiara Pancaning Ayu;
Dori Lukman Hakim
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini memperlihatkan tentang gambaran motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran matematika. Hal lain dipaparkan gambaran motivasi dalam proses pembelajaran matematika diperlihatkan adanya ketekunan dalam menghadapi tugas, serta adanya dukungan dalam menghadapi kesulitan dengan rasa tidak cepat putus asa, bahkan tidak memerlukan dorongan dari luar untuk berprestasi sebaik mungkin, sehingga lebih senang kerja mandiri bahkan cepat bosan pada tugas-tugas yang rutin, agar dapat mempertahankan pendapatnya dan tidak mudah melepaskan hal yang sudah diyakininya. Gambaran ini merupakan upaya yang dapat dilakukan dalam menanggulangi motivasi belajar siswa yang saat ini mungkin terjadi penurunan motivasi khususnya ketika belajar matematika, sehingga dalam artikel ini membahas tentang bagaimana motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran matematika.Kata kunci: Motivasi Belajar, Pembelajaran Matematika
Koneksi Matematis Siswa Pada Materi Kubus dan Balok
Dwi Resti Suciati;
Dori Lukman Hakim
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan koneksi matematis siswa SMP pada materi kubus dan balok. Materi kubus dan balok merupakan sub materi yang dipelajari oleh siswa SMP kelas VIII semester 2 pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar. Kubus adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh enam bidang bujur sangkar yang sisi-sisinya kongruen. Sedangkan, Balok adalah bangun ruang tiga dimensi yang terbentuk dari tiga pasang persegi atau persegi panjang. Artikel ini memberikan gambaran bagaimana mengaitkan konsep kubus dan balok dengan konsep matematika yang lain, mengaitkan konsep kubus dan balok dengan disiplin ilmu lain, dan mengaitkan konsep kubus dan balok dengan kehidupan nyata. Sehingga dalam artikel ini dipaparkan bagaimana gambaran kemampuan koneksi matematis pada materi kubus dan balok.
Kecerdasan Logis Matematis Siswa SMP pada Scaffolding
erlina erlina;
Dori Lukman Hakim
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini untuk mengkaji kemampuan logis matematis siswa dalam scaffolding. Scaffolding merupakan suatu proses pembelajaran yang dibantu guru dan teman sebaya dalam menyelesaikan masalah untuk mencapai tujuan pembelajaran. Hal ini diupayakan untuk memperlihatkan gambaran bantuan yang harus diberikan dalam memahami dan menganalisis permasalahan, menghitung dan mengukur pola-pola angka secara logis, memperhatikan operasi matematika, memecahkan masalah dengan berpikir secara deduktif dan induktif. Sehingga, dalam artikel ini dipaparkan bagaimana gambaran kemampuan logis matematis siswa dalam scaffolding.
Number Sense Siswa pada Materi Bilangan
Umi Nurjanah;
Dori Lukman Hakim
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kepekaan siswa terhadap bilangan pada operasi matematis berserta hubungan dengan bilangan yang lainya (number sense), menjadi dasar penting dalam menyelesaikan masalah matematis. Kemampuan number sense dapat dilatih sejak siswa mengenal bilangan. Namun pembelajaran di sekolah guru terbiasa mengajarkan siswa menyelesaikan masalah secara algoritma ,yaitu : logis, sistematis, dan terperinci. Artikel ini menggambarkan bagaimana komponen-komponen number sense dalam sebuah bilangan itu diterapkan pada materi yang diajarkan. Komponen-komponen dari number sense ini menilai besaran bilangan, komputasi mental, estimasi, dan menilai kerasionalitasan. Sehingga dalam artikel ini dapat memaparkan bagaimana kemampuan number sense siswa pada materi bilangan.
KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM MATERI MATEMATIKA SEKOLAHAN
Habibah Turrosifah;
Dori Lukman Hakim
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi-materi matematika di sekolahan. Hal ini diupayakan agar mendapat gambaran yang jelas terkait komunikasi matematis siswa dalam menyatakan permasalahan matematika yang muncul dalam peristiwa sehari-hari ke dalam bahasa matematis, ke dalam simbol matematis, dan juga pemodelan matematis suatu permasalahan matematika, serta gambaran ide atau gagasan matematis siswa pada materi-materi matematika yang ada di sekolah
Representasi Siswa SMP pada Konsep Persamaan Garis Lurus
Videlia Widya Putri;
dori lukman hakim
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penulisan aritkel ini untuk mengkaji kemampuan representasi matematis siswa pada materi persamaaan garis lurus, hal ini diupayakan untuk menggambarkan bagaimana permasalahan matematis dengan melibatkan ekspresi matematis, penyajian informasi atau data kedalam bentuk representasi tabel, membuaut gambaran untuk memperjelas masalah dan membuat penyelesaiannya, serta membuat situasi masalah berdasarkan informasi atau data representasi yang diberikan. Sehingga dalam artikel ini dipaparkan bagaimana gambaran representasi siswa dalam kemampuan representasi matematisnya pada materi persamaan garis lurus.Kata kunci: Representasi Matematis, Persamaan Garis Lurus
Kemandirian Belajar Siswa Dalam Proses Pembelajaran Matematika
siti nurfadilah;
dori lukman hakim
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penulisan ini untuk mengkaji kemandirian belajar siswa dalam proses pembelajaran matematika. Hal ini diupayakan untuk memahami dan menganalisis masalah matematis secara mandiri. Kemandirian belajar siswa sebagai suatu kegiatan yang berasal dari kemampuan diri sendiri, belajar yang mandiri dan tidak tergantung terhadap orang lain serta bertanggungjawab agar tercapainya tujuan yang diinginkan, upaya untuk meningkatkan kemandirian belajar matematika dalam pengajaran dikelas. Dalam artikel ini membahas tentang gambaran kemandirian belajar matematika siswa akan keinginan untuk belajar matematika untuk mengambil keputusan inisiatif dalam menyelesaikan persoalan matematis secara tanggung jawab mengerjakan permasalahan matematika, dan rasa percaya diri untuk mempresentasikan hasil pembelajaran dalam mengikuti pembelajaran matematika sehingga tercapai tujuannya pembelajaran matematika.Kata kunci: Kemandirian Belajar, Pembelajaran Matematika