Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Di UPT TK Negeri Satu Atap 01 Lubuk Pakam Sabina Haliza Putri; Anada Leo Virganta
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3712

Abstract

The study purpose was to analyze the creativity of children aged 5–6 years in collage activities at UPT TK Negeri Satu Atap 01 Lubuk Pakam. Materials and methods. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation involving 15 children and one classroom teacher. The aspects of creativity examined include fluency, flexibility, originality, elaboration, and evaluation. Results. The findings reveal that children demonstrate good creativity, particularly in fluency and flexibility, as seen in their ability to generate ideas, adapt to different situations, and choose diverse materials. However, originality, elaboration, and evaluation skills still require reinforcement through more varied materials and greater freedom to experiment. Supporting factors for creativity development include flexible time allocation, teacher encouragement, and a conducive classroom environment. In contrast, limiting factors involve restricted collage materials and overly specific teacher examples. Conclusions. The study concludes that collage activities can effectively foster creativity in early childhood when children are given both freedom and material variety.
Perbedaan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Finger Painting Di TK Aminah Kecamatan Perbaungan T.A 2025/2026 Rahma Ardita; Anada Leo Virganta
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada anak usia dini, kreativitas menjadi satu di antara beberapa aspek yang memiliki urgensi untuk dikembangkan karena berperan dalam kemampuan anak mengekspresikan ide, imajinasi, dan menghasilkan karya. Namun, pada kenyataannya kreativitas anak usia 5–6 tahun di TK Aminah diketahui belum memperlihatkan perkembangan yang ideal. Finger painting dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kreativitas anak. upaya mengetahui perbedaan kreativitas anak usia 5–6 tahun sebelum dan sesudah mengikuti aktivitas finger painting di TK Aminah menjadi tujuan dalam penelitian ini. Penelitian ini mengimplementasikan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, khususnya desain pra-eksperimental (pre-experimental design) berupa one group pretest–posttest design. Dalam desain ini, guna mengetahui kemampuan awal siswa dan kondisinya kelompok penelitian ini diberikan tes awal atau pretest. Selanjutnya, kelompok tersebut diberi perlakuan (treatment) sesuai dengan tujuan penelitian, kemudian diakhiri dengan pemberian tes akhir (posttest) untuk mengukur perubahan atau peningkatan yang terjadi setelah perlakuan diberikan. Desain ini memberikan peluang bagi peneliti untuk menari perbedaan hasil sebelum dan sesudah perlakuan guna melihat pengaruh perlakuan terhadap variabel yang diteliti. Subjek penelitian berjumlah 27 anak kelompok B kelas Ceria di TK Aminah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi terstruktur dengan instrumen lembar observasi kreativitas anak. Analisis data dilakukan, diantaranya uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rata-rata skor kreativitas anak pada pretest sebesar 4,74 dan meningkat pada posttest menjadi 5,96. Hasil uji Paired Sample T-Test memperlihatkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 ini memaknai bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kreativitas anak sebelum dan sesudah mengikuti aktivitas finger painting. Selaras dengan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa aktivitas finger painting berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kreativitas anak usia 5–6 tahun di TK Aminah.
Pendidikan Karakter Melalui Program Tujuh Kebiasaan Anak-Anak Hebat Indonesia untuk Anak Usia Dini Anada Leo Virganta; May Sari Lubis; Nur Qomariah Panjaitan
Jurnal Tematik Vol. 15 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jt.v15i2.71825

Abstract

The implementation of the digital media-based song "Tujuh Sifat Anak-Anak Hebat Indonesia" in Medan certainly faces challenges and obstacles, both in terms of the availability of technological facilities and teachers' readiness to use the song in early childhood learning. Based on field observations, not all early childhood education institutions in Medan have adequate access to technological devices and the internet. Furthermore, many early childhood education teachers still have difficulty accessing information using the internet and other digital technologies. These limitations hinder the optimal use of digital media in learning. Some early childhood education institutions in Medan pay little attention to arts learning activities, including music. This results in a lack of creativity in children and limited use of digital media in music teaching. The purpose of this study was to determine the implementation strategy for the digital media-based song "Tujuh Sifat Anak-Anak Hebat Indonesia" and its implications for positive character development in early childhood. The research method used was descriptive qualitative, using observation, interviews, and document study techniques.
Perbedaan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Mencetak Dari Pelepah Pisang di TK Seminari ST Yoseph Parsoburan Kecamatan Habinsaran Palija Lubis; Anada Leo Virganta
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.442

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami perbedaan dalam proses mencetak yang menggunakan pelepah pisang. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain pre-ekspemental, yaitu one group pretest posttest. Populasi penelitian ini mencakup semua anak Kelompok B, yaitu terdiri dari 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Variabel penelitian ini adalah kegiatan mencetak dengan menggunakan pelepah pisang sebagai variabel bebas dan Motorik Halus sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilaksanakan di Taman Kanak-kanak Seminari St Yoseph Parsoburan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Dari hasil tes akhir yang dilakukan, diperoleh nilai rata-rata pada pretest sebesar 7, sedangkan rata-rata pada posttest mencapai 12. Maka ada perbedaan dalam mencetak dengan pelepah pisang yang mempengaruhi perkembangan motorik halus pada anak usia 5 sampai 6 tahun di Tk Seminari St Yoseph Parsoburan.
Perbedaan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Mencetak Dari Pelepah Pisang di TK Seminari ST Yoseph Parsoburan Kecamatan Habinsaran Palija Lubis; Anada Leo Virganta
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.442

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami perbedaan dalam proses mencetak yang menggunakan pelepah pisang. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain pre-ekspemental, yaitu one group pretest posttest. Populasi penelitian ini mencakup semua anak Kelompok B, yaitu terdiri dari 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Variabel penelitian ini adalah kegiatan mencetak dengan menggunakan pelepah pisang sebagai variabel bebas dan Motorik Halus sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilaksanakan di Taman Kanak-kanak Seminari St Yoseph Parsoburan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Dari hasil tes akhir yang dilakukan, diperoleh nilai rata-rata pada pretest sebesar 7, sedangkan rata-rata pada posttest mencapai 12. Maka ada perbedaan dalam mencetak dengan pelepah pisang yang mempengaruhi perkembangan motorik halus pada anak usia 5 sampai 6 tahun di Tk Seminari St Yoseph Parsoburan.
Perbedaan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Mencetak Dari Pelepah Pisang di Tk Seminari St Yoseph Parsoburan Kecamatan Habinsaran Palija Lubis; Anada Leo Virganta
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.619

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami perbedaan dalam proses mencetak yang menggunakan pelepah pisang. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain pre-ekspemental, yaitu one group pretest posttest. Populasi penelitian ini mencakup semua anak Kelompok B, yaitu terdiri dari 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Variabel penelitian ini adalah kegiatan mencetak dengan menggunakan pelepah pisang sebagai variabel bebas dan Motorik Halus sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilaksanakan di Taman Kanak-kanak Seminari St Yoseph Parsoburan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Dari hasil tes akhir yang dilakukan, diperoleh nilai rata-rata pada pretest sebesar 7, sedangkan rata-rata pada posttest mencapai 12. Maka ada perbedaan dalam mencetak dengan pelepah pisang yang mempengaruhi perkembangan motorik halus pada anak usia 5 sampai 6 tahun di Tk Seminari St Yoseph Parsoburan.
Analisis Penerapan Metode STIFIN Pada Pembelajaran Seni Musik: Implikasi Terhadap Kecerdasan Interpersonal dan Intrapersonal Mahasiswa di Lingkungan PGSD FIP UNIMED Putra Afriadi; Anada Leo Virganta; Merdy Roy Sunarya Togatorop; Natalia Silalahi; Eva Betty Simanjuntak
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10i1.72129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode STIFIn dalam pembelajaran seni musik serta implikasinya terhadap kecerdasan interpersonal dan intrapersonal mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai proses dan makna pembelajaran yang berlangsung. Penelitian dilaksanakan di lingkungan PGSD FIP UNIMED dengan subjek penelitian satu dosen pengampu mata kuliah seni musik dan delapan mahasiswa PGSD yang mewakili berbagai tipe mesin kecerdasan STIFIn. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, yang didukung triangulasi dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode STIFIn mampu mengakomodasi perbedaan karakter belajar mahasiswa dan berkontribusi positif terhadap pengembangan kecerdasan interpersonal dan intrapersonal. Disimpulkan bahwa metode STIFIn relevan diterapkan dalam pembelajaran seni musik, dengan rekomendasi agar dosen mengintegrasikannya secara konsisten dan penelitian selanjutnya mengkaji dampaknya lebih luas.
Perbedaan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Mencetak Dari Pelepah Pisang di Tk Seminari St Yoseph Parsoburan Kecamatan Habinsaran Palija Lubis; Anada Leo Virganta
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.619

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami perbedaan dalam proses mencetak yang menggunakan pelepah pisang. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain pre-ekspemental, yaitu one group pretest posttest. Populasi penelitian ini mencakup semua anak Kelompok B, yaitu terdiri dari 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Variabel penelitian ini adalah kegiatan mencetak dengan menggunakan pelepah pisang sebagai variabel bebas dan Motorik Halus sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilaksanakan di Taman Kanak-kanak Seminari St Yoseph Parsoburan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Dari hasil tes akhir yang dilakukan, diperoleh nilai rata-rata pada pretest sebesar 7, sedangkan rata-rata pada posttest mencapai 12. Maka ada perbedaan dalam mencetak dengan pelepah pisang yang mempengaruhi perkembangan motorik halus pada anak usia 5 sampai 6 tahun di Tk Seminari St Yoseph Parsoburan.