Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kadar Konsentrasi Saccharomyces cereviciae Terhadap Sifat Organoleptik Dan Sifat Kimia (Alkohol Dan Gula) Pada Brem Cair Ipomea batatas L Udin, Johan; Nurlaelah, Ilah; Priyanto, Agus
Edubiologica Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Sekolah Pascasarjana Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.411 KB) | DOI: 10.25134/edubiologica.v8i1.2982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar konsentrasi Saccharomyces cerevisiae terhadap sifat organoleptik dan sifat kimia (alkohol dan gula) brem cair ubi ungu (Ipomea batatas L). Dalam penelitian ini terdapat 5 perlakuan eksperimen dan 1 kontrol, perlakuan A (0,1%), B (0,25%), C (0,50%), D (0,75%) dan E (1%). Data kadar alkohol dan gula Brem cair ubi ungu dianalisis dengan menggunakan uji analisis sidik ragam RAL yaitu F hitung lebih besar dari pada F tabel yaitu 7,30 > 2,77; dan 13,84 > 2,77 sedangkan data nilai organoleptik brem cair ubi ungu dianalisis menggunakan uji Friedman. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh perbedaan konsentrasi Saccharomyces cerevisiae terhadap kadar alkohol, kadargula dan nilai organoleptik brem cair ubi ungu. Kadar alkohol terbaik yaitu pada perlakuan A(0,1%), kadar gula yang terbaik pada perlakuan A(0,1%), dan tingkat kesukaan panelis menyukai kontrol untuk aroma, tingkat kesukaan panelis menyukai perlakuan A(0,1%) untuk rasa dengan nilai rerata 3,42. 
Pengembangan Autentic Assessment Berbasis Proyek Dengan Pendekatan Saintifik Pada Praktikum Biologi Lismaya, Lilis; Nurlaelah, Ilah; Handayani; Widiantie, Rahma; Setiawati, Ina
Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi Vol 15 No 2 (2025): Bioeduin: Agustus
Publisher : Department of Biology Education UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/bioeduin.v15i2.47465

Abstract

This study aims to develop an authentic assessment and analyze the implementation of a project-based authentic assessment with a scientific approach in biology practicum. The research method employed was Research and Development (R&D) using the ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation) design model. The results showed that, based on expert validation, the content expert evaluation yielded a score of 85.27% and the media expert evaluation yielded 80.35%, indicating that the developed authentic assessment is valid and suitable for use. The practicality test revealed that the use of project-based authentic assessment obtained a percentage score of 83.34%, categorized as practical. The practicality indicators measured included ease of use, clarity of instructions, adequacy of allocated time, and the suitability of the assessment format to user needs. The effectiveness test indicated that the use of project-based authentic assessment obtained a percentage score of 83.35%, categorized as highly effective. The effectiveness indicators measured included the assessment’s ability to optimally measure learning outcomes, the alignment of project tasks with learning objectives, the improvement of students’ skills, and the achievement of learning outcomes as targeted. The findings of this study recommend the use of project-based authentic assessment for learning activities in all practicum courses within the Biology Education study program.
Increasing Farmers' Knowledge and Skills through Socialization of EM4 (Effective Microorganism) Making in Kananga Village, Kuningan Regency: Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Petani Melalui Sosialisasi Pembuatan EM4 (Effective Microorganism) di Desa Kananga Kabupaten Kuningan Setiawati, Ina; Nurlaelah, Ilah; Hindriana, Anna Fitri; Handayani, Handayani; Septiawati, Adevia; Nurdayanti, Rolanda Rasendriya
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1594

Abstract

Farmers in Kananga Village still use chemical fertilizers, this has led to farmers' dependence on chemical fertilizers. Farmers can make their own organic fertilizer, but farmers introduce time for the composting process to the materials that will be used as organic fertilizer. Farmers need technology that can accelerate the process of composting organic matter, and farmers also need to know the effect of chemical fertilizers on reducing soil fertility. Therefore, there is a need for community service activities that train and assist farmers to use organic fertilizer switching, and introduce Effective Microorganism 4 (EM4) technology in making fertilizer or EM4 in agriculture. EM4 is a technology for cultivating a mixture of microorganisms suitable for plant growth in agriculture. These microorganisms are bacteria that can be grown independently by the community, especially farmers in Kananga Village. This PkM activity is designed as an effort to reduce farmers' dependence on chemical fertilizers and invites farmers to use EM4 technology in making fertilizers. The results of this PkM also hope to make the community in Kananga Village more independent by being able to produce their own agricultural products in order to increase the competitiveness of the village. In addition, the PkM training and mentoring program is the commitment of the University of Kuningan in improving community empowerment. Abstrak Petani di Desa Kananga masih menggunkan pupuk kimia, hal ini menimbulkan kergantungan petani terhadap pupuk kimia. Petani dapat membuat pupuk organic sendiri, namun petani mengeluhkan lamanya waktu untuk proses pengomposan pada bahan bahan yang akan dijadikan pupuk organic. Petani perlu teknologi yang dapat mempercepat proses pengomposan bahan organic, dan petani juga perlu mengetahui dampak yang akan ditimbulkan dari pupuk kimia bisa merusak kesuburan tanah. Oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat yang melatih dan mendampingi petani agar beralih menggunakan pupuk organic, serta mengenalkan teknologi Effective Microorganism 4 (EM4) dalam membuat pupuk ataupun EM4 dalam pertanian. EM4 ini merupakan teknologi dalam mengkultur campuran dari mikroorganisme yang menguntungkan untuk pertumbuhan tanaman dalam usaha pertanian. Mikkroorganisme tersebut merupakan bakteri-bakteri yang dapat dibibit secara mandiri oleh masyarakat khusunya para petani di Desa Kananga. Kegiatan PkM ini merupakan upaya menghilangkan ketergantungan petani terhadap pupuk kimia serta mengajak petani untuk menggunakan teknologi EM4 dalam membuat pupuknya. Hasil PkM ini juga berharap dapat menjadikan masyarakat di Desa Kananga menjadi semakin mandiri dengan mampu menghasilkan produk pertanian sendiri guna meningkatkan daya saing Desa. Program PkM ini melatih dan mendampingi masyarakat merupakan Visi Universitas Kuningan kearah pemberdayaan masyarakat.