Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Aplikasi Elektronik Arsip (E Arsip) Pembelajaran Jurusan Administrasi Perkantoran Kuswantoro, Agung; Ashari, Trisna Novi
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 4, No 1 (2018): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.072 KB) | DOI: 10.14710/lenpust.v4i1.20021

Abstract

Fokus penelitian ini adalah pengembangan aplikasi e arsip pembelajaran jurusan administrasi perkantoran.Pertanyaan subfokusnya adalah (1) Apa kendala dalam e arsip pembelajaran program Access? (2) Aplikasi apa yang tepat dalam pengembangan e arsip pembelajaran? (3) Apa kelebihan dari pengembangan aplikasi e arsip pembelajaran ? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan aplikasi e arsip pembejaran jurusan administrasi perkantoran, yang meliputi (1) kendala dalam e arsip pembelajaran berbasis Access; (2) aplikasi yang tepat dalam pengembangan e arsip pembelajaran;dan (3) kelebihan dari pengembangan aplikasi e arsip pembelajaran. Desain penelitian ini adalah penelitian pengembangan. E arsip programAccess yang selama ini digunakan sering mengalami kendala teknis seperti harus sering me-refress, terjadi kesalahan dalam pengoperasiannya, rentang terkena virus, dan ketergantungan dengan aplikasi Access tahun 2010. Simpulan dalam penelitian ini adalah (1) Kendala dalam E Arsip Pembelajaran dengan program Access dalam bentuk file tidak bisa diedit; (2) Sofware sebagai solusi atas apliasi e arsip pembelajaran dengan program Access; (3) Kelebihan aplikasi e arsip berbasis sofware adalah kesalahan sistem dapat diminimalisir dengan pemprograman. Saran dalam penelitian ini adalah (1) perlu adanya buku petunjuk dalam menginstal dan mengoperasikan aplikasi arsip pembelajaran berbasis sofware (2) perlu adanya latihan yang berkelanjutan untuk mempraktekkan aplikasi arsip pembelajaran berbasis sofware
Pengaruh Kompetensi dan Motivasi Arsiparis Terhadap Archival Organization Agility pada Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum Universitas Negeri Semarang Febrianto, Eko; Kuswantoro, Agung; H., Rina Lilla; S., Andika R.
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 17, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.93341

Abstract

All organizations face a competitive, rapidly changing and complex environment, and archival organizations are no different. The strategy that is often implemented by organizations or institutions is agile or nimble organizations or often called archival organization agility. In archival organization agility there are at least two influencing factors, namely competence and motivation. The aim of this research is to determine the influence of competence and motivation on archival organization agility. The scope of this research is the archival organization at Semarang State University with archivists as the research object. This research method uses a quantitative descriptive analysis method of causality with regression analysis. The results of the research concluded that: (1) The competence of archivists at the State University of Legal Entity, Semarang State University has a positive and significant influence on archival organization agility by 97%; (2) The motivation of archivists at the State University of Legal Entity, Semarang State University has a positive and significant influence on archival organization agility by 97%; (3) The competence and motivation of archivists at the State University of Legal Entity, Semarang State University positively and significantly influences archival organization agility by 98%.
PENGELOLAAN ARSIP KARTOGRAFI DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI JAWA TENGAH Agung Kuswantoro; Ira Anggraeni
EVOKASI: Jurnal Kajian Administrasi dan Sosial Terapan Vol. 1 No. 2 (2022): EVOKASI
Publisher : Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/evokasi.v1i2.502

Abstract

Bagi instansi arsip kartografi juga memiliki nilai kegunaan sejarah, berguna untuk menilik peristiwa masa lampau berkaitan dengan konsep bangunan, gambar peta sebuah instansi ataupun sejarah berdirinya sebuah wilayah tertentu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prosedur pengelolaan arsip kartografi di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan jenis dan desain penelitian kualitatif. Sumber penelitian ini terdapat 7 narsumber utama. Metode penelitian data ini melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pengolahan arsip kartografi terdiri dari beberapa tahapan yaitu identifikasi arsip, deskripsi arsip, daftar arsip, pelabelan, dan penempatan fisik arsip. Pengolahan arsip ditujukan untuk menggali informasi selengkap mungkin untuk selanjutnya dibuat dalam daftar arsip guna memudahkan dalam proses penemuan kembali arsip. Tahap pengolahan arsip membutuhkan SDM yang mumpuni dan teliti dalam membaca dan menghimpun informasi yang terkandung dalam arsip. Tetapi dalam hal ini sumber daya manusia yang paham mengolah arsip kartografi sangat minim sehingga menjadi kendala dalam pengolahan arsip kartografi. Pengelolaan arsip kartografi di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah yaitu pengolahan, akuisisi, preservasi, dan akses layanan arsip telah memenuhi standar dan peraturan yang ada. Prosedur yang tepat dan penggunaan alat yang sesuai standar telah diaplikasikan pada objek penelitian ini, sehingga dapat tersaji arsip kartografi yang telah dirawat bentuk fisiknya dan isi informasinya bagi pengguna yang membutuhkan baik secara langsung maupun digital.
Peran Model Pembelajaran Role Play Berbasis Digital untuk Mendukung Keterampilan Digital Abad 21 (Studi Kasus di Pendidikan Administrasi Perkantoran FEB UNNES) Purasani, Hana Netti; Wisudani Rahmaningtyas; Masfufati Azizah; Agung Kuswantoro; Nina Oktarina; Yahya Nur Ifriza
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i3.5015

Abstract

Praktik Kesekretarisan menunjukkan kurang integrasi penggunaan teknologi karena proses praktik yang dilaksanakan secara manual seperti pencatatan pada buku agenda surat keluar dan surat masuk. Proses pembelajaran seperti ini tidak lagi relevan dengan kondisi riil diperkantoran yang telah memanfaatkan ICT untuk pengelolaan dokumen dan persuratan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran bermain peran berbasis digital unutk keterampilan digital abad 21 pada mata kuliah kesekretarisan. Urgensi penelitian ini berasal dari penilaian kebutuhan yang dilakukan dalam konteks pendidikan tinggi. Analisis data mengikuti kerangka kerja tiga tahap yang mapan yang diusulkan oleh Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Para peneliti melakukan wawancara mendalam dengan 2 instruktur dan 8 siswa, dan juga mendistribusikan kuesioner untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut. Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa praktik perkantoran pada mata kuliah kesekretarisan masih dilaksanakan secara manual tidak relevan dengan perkembangan zaman, perlu ada penerapan model pembelajaran bermain peran berbasis digital untuk mendukung keterampilan digital abad ke-21. Model ini dapat diadopsi kurikulum berbasis digital, untuk menghasilkan lulusan dengan kapasitas digital yang diperlukan untuk masa depan.
Evaluasi Input dalam Tata Kelola Persuratan Digital di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang Alfina Nurul Falasifa; Kuswantoro, Agung
Business and Accounting Education Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Business and Accounting Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/baej.v6i1.11729

Abstract

Abstrak Era digitalisasi telah menciptakan kemajuan teknologi informasi yang memadai sebagai sarana efektif untuk berkomunikasi melalui media, salah satunya pengembangan sistem persuratan berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi input pada sumber daya manusia, sarana prasarana, dan pendanaan dalam tata kelola persuratan digital di Universitas Negeri Semarang yang berlokasi di FEB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitataif dengan model evaluasi CIPP. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu 1) Kasubdit. Umum, SDM, dan  Kerjasama FEB, 2) Staf TU dan Protokoler Universitas Negeri Semarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada evaluasi : 1) SDM yang ada telah dimanfaatkan secara optimal, namun pola rekruitmen dan mutasi kurang sesuai dengan latar belakang keilmuan yang relevan maka ditekankan perlunya strategi yang lebih efektif, 2) Sarana prasarana yang ada sudah cukup memadai namun masih kurang mesin pengganda, 3) Pendanaan digitalisasi persuratan dialokasikan untuk perawatan sarpras dan pelatihan, namun terdapat potensi stagnasi pengembangan fasilitas akibat kurangnya perubahan dalam alokasi dana dapat  menghambat kegiatan operasional persuratan digital di masa mendatang. Penelitian ini menyajikan informasi sebagai bentuk evaluasi bagi pihak pengembang pengelolaan persuratan digital di lembaga perguruan tinggi. Abstract The era digitalization has created adequate advances in information technology as an effective means of communication through media, one of which is the development of a digital-based correspondence system. The purpose of this research is to determine the evaluation of input on human resources, infrastructure and financing in digital correspondence management at Semarang State University located at FEB. This type of research uses qualitative approach with the CIPP evaluation model. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The informants this research were: 1) The Head of General Human Resources and Cooperation at  FEB 2) Administrative and Protocol Staf at Semarang State University. The results of this research show that in the evaluation: 1) existing human resources have been utilized optimally, but the pattern of recruitment and transfer is not in accordance with the relevant scientific background, so the need for a more effective strategy is emphasized, 2) existing infrastructure is quite adequate even though the procurement of machines There are no photocopiers yet, 3) Funding for digitalization of correspondence is allocated for maintaining infrastructure and training, but there is the potential for stagnation in facility development due to a lack of changes in funding allocation which could hamper digital correspondence operational activities in the future.This research presents information as a form of evaluation for developers of digital correspondence management in education institutions.
Records Management at the Archives and Library Service of Kebumen Regency: Its Maintenance, Utilization, and Challenges Kuswantoro, Agung; Tri Utami, Lilin Prasetyo
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 13 No 1 (2025): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/v13i1a9

Abstract

This study investigates the maintenance and utilization of records at the Archives and Library Service of Kebumen Regency. Employing a qualitative research design with a descriptive approach, data were collected from five informants using interviews, observation, and documentation techniques. The analysis followed the Miles and Huberman model, comprising data collection, reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings revealed two main aspects: records utilization and records maintenance. Records utilization encompasses procedures for borrowing, terms of loan, and the process of returning records. In contrast, records maintenance involves activities such as recordkeeping, arrangement, storage, and media transfer. However, the study highlighted several challenges, including the absence of formal written regulations regarding borrowing terms—both for internal and external users—and the lack of Standard Operating Procedures (SOPs) for filing and media transfer processes. Furthermore, the institution faced limitations in equipment and infrastructure necessary for the effective transfer of record media. These gaps indicated a need for policy development, procedural standardization, and investment in appropriate technologies to ensure proper records management. Strengthening these aspects is critical not only for improving administrative efficiency but also for supporting the preservation and accessibility of institutional memory within the public sector.
Learning Community Management Planning at SMP Negeri 54 Batam City Herizon; Agung Kuswantoro
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v13i2.17731

Abstract

This study aims to describe the management planning of the learning community in SMP Negeri 54 Batam City in order to improve teacher competence and learning quality. The research background is based on the importance of learning communities as a forum for collaboration, reflection, and professional development of educators in the era of Freedom of Learning. The research uses a qualitative approach with data collection techniques through interviews, documentation studies, and observations. The research informants included school principals, vice principals for curriculum, heads and members of the learning community, teachers, and student representatives. The results of the study show that the management planning of the learning community at SMP Negeri 54 Batam City includes four main stages: (1) coordination meetings to equalize perceptions, form vision-missions, and prepare work programs; (2) the formation of a learning community team with a clear division of tasks; (3) internal and external socialization to increase participation and support; and (4) the provision of supporting facilities and infrastructure such as meeting rooms, projectors, internet connections, and collaborative media. The obstacles faced include the limitations of modern facilities such as Smart TVs, exclusive special rooms, and documentation tools. The conclusion of the study shows that systematic and participatory learning community management planning is able to encourage a culture of continuous learning among teachers, although there is still a need to improve facilities and strengthen socialization strategies. The results of this research are expected to be a reference for other schools in developing an effective learning community and have a positive impact on the quality of learning. Keywords: Management, Planning, Learning Community, Teacher Competence. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan manajemen komunitas belajar di SMP Negeri 54 Kota Batam dalam rangka meningkatkan kompetensi guru dan mutu pembelajaran. Latar belakang penelitian didasari oleh pentingnya komunitas belajar sebagai wadah kolaborasi, refleksi, dan pengembangan profesional pendidik di era Merdeka Belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, studi dokumentasi, dan observasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, ketua dan anggota komunitas belajar, guru, serta perwakilan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen komunitas belajar di SMP Negeri 54 Kota Batam mencakup empat tahap utama: (1) rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi, membentuk visi-misi, dan menyusun program kerja; (2) pembentukan tim komunitas belajar dengan pembagian tugas yang jelas; (3) sosialisasi internal dan eksternal untuk meningkatkan partisipasi dan dukungan; serta (4) penyediaan sarana dan prasarana penunjang seperti ruang pertemuan, proyektor, koneksi internet, dan media kolaboratif. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas modern seperti Smart TV, ruang khusus yang eksklusif, dan alat dokumentasi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen komunitas belajar yang sistematis dan partisipatif mampu mendorong budaya belajar berkelanjutan di kalangan guru, meskipun masih diperlukan peningkatan fasilitas dan penguatan strategi sosialisasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah lain dalam mengembangkan komunitas belajar yang efektif dan berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran. Kata kunci: Manajemen, Perencanaan, Komunitas Belajar, Kompetensi Guru.
DEVELOPMENT OF KKNI-BASED TEACHING MODULES ON PETTY CASH MANAGEMENT MATERIAL NANIK SRI HARYATI; Nina Oktarina, Nina Oktarina; Agung Kuswantoro, Agung Kuswantoro
Journal of Economic Education Vol. 14 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jeec.v14i1.20893

Abstract

The purpose of this research to knowing the teaching modules that have been applied so far on the material, developing teaching modules, and producing the feasibility of teaching modules based on KKNI on the material of Petty Cash Management for class XI MPLB at SMK Asta Mitra Purwodadi. This study employs a quantitative approach and a research and development (R&D) method using the 4-D development model. The results of this study indicate that the previously used teaching module still contains several components that have not yet been integrated with KKNI and do not fully cover the competency aspects of students' skills. The material expert validation of the developed teaching module was deemed feasible with a score of 3.25. The media expert validation of the KKNI-based teaching module resulted in a score of 3.60. The Pearson correlation validity test yielded a score of 0.349, indicating validity. The reliability test of the questionnaire instrument for students' responses to the KKNI-based teaching module showed a Cronbach's alpha value of 0.950. The t-test result showed a significance value of 0.000, indicating a significant difference in skill competency improvement between the control and experimental classes, meaning that the developed KKNI-based teaching module is effective. The N-Gain score for improving students' skill competency in the experimental class was 0.76. Development of a KKNI-based teaching module to increase participant skill competency Because it teaches contextual materials so that participants get draft petty cash management and examples studies related cases​ direct to live in the industrial world.
Praktik Elektronik Arsip Pembelajaran Bagi Siswa Jurusan Administrasi Perkantoran SMK Pelita Nusantara 1 Semarang Kuswantoro, Agung; Purasani, Hana Netti; Permana, Dian Fithra
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era arsip elektronik menjadi tren sendiri saat ini, baik instansi pemerintah maupun swasta mulai beralih untuk melakukan pengelolaan arsip elektronik, melalui berbagai cara alih media dari arsip konvensional ke karsip elektronik. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman dan praktik e arsip bagi siswa jurusan administrasi perkantoran SMK Pelita Nusantara 1 Semarang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung upaya konservasi (paperless). Untuk mengatasi permasalahan yang ada pada siswa Administrasi Perkantoran SMK Pelita Nusantara 1 Semarang perlu pelatihan e arsip sebagai upaya peningkatan pembelajaran dan mendukung konservasi (paperless). Adapun pola yang di buat dalam kegiatan ini untuk dapat memecahkan permasalahan yaitu penyampaian materi, simulasi elektronik arsip, dan mengevaluasi presentasi. Tahapan pelatihan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Sasaran kegiatan ini adalah siswa SMK Pelita Nusantara 1 Semarang jurusan administrasi perkantoran dengan kompetensi mengelola dokumen/arsip. Metode yang digunakan adalah ceramah dan praktik. Ceramah untuk menyampaikan teori tentang sistem e-arsip sedangkan praktik untuk aplikasi materi yang telah diperolehnya. Setiap siswa jurusna administrasi perkantoran akan mempraktikkan e-arsip. Aspek yang dievaluasi dalam kegiatan ini adalah keterampilan, ketelitian, kerapian, dan kecerdasanEvaluasi dilakukan dengan penugasan berupa latihan soal e-arsip. Semua rancangan evaluasi ini dilakukan secara praktek elektranik kearsipan.  
Influence of Work Motivation, Work Environment, and Employee Competence on Employee Performance Through Organizational Commitment as Intervening Variable Kuswantoro, Agung; Zaidaan, Akmal
Economic Education Analysis Journal Vol 1 No 1 (2023): Economic Education Analysis Journal [Special Issue]
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eeaj.v1i1.75401

Abstract

Performance is an overview of the results of a program or policy to achieve organizational goals. Based on the initial observations related to the performance of the Gunungpati Sub-district Office employees, many issues were still found. They are to be evaluated and improved. This study examines the influence of work motivation, work environment, and employee competence on employee performance through organizational commitment as an intervening variable. The population and sample in this study were all employees of the Gunungpati Sub-district Office, namely 135 people. This study applied non-probability sampling with a saturated sampling technique. Data analysis methods were descriptive statistical and path analysis using the IBM SPSS Statistic 25. The results point out that four variables, namely work motivation, work environment, employee competence, and organizational commitment, partially have a positive and significant impact on employee performance. Path analysis test shows that three variables, namely work motivation, work environment, and employee competence, have a positive and significant effect on employee performance through organizational commitment as an intervening variable.