Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PESHUM

Implementasi Program Peningkatan Kualiatas Hidup Perempuan (PKHP) Di Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang Assyifa Nur Hanifah; Asih Kuswardinah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP) di Kecamatan Cipondoh serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program telah berjalan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi yang saling berkaitan dan cukup baik. Program ini mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri perempuan, khususnya dalam bidang pengolahan makanan dan kewirausahaan. Namun, pelaksanaan program belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala seperti kurangnya kejelasan informasi di awal kegiatan, keterbatasan modal usaha, serta belum maksimalnya monitoring dan evaluasi. Selain itu, tidak semua peserta mampu mengembangkan hasil pelatihan menjadi usaha yang berkelanjutan. Meskipun demikian, program PKHP tetap memberikan kontribusi positif dalam pemberdayaan perempuan dan peningkatan kualitas hidup keluarga, sehingga perlu adanya perbaikan agar program dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Peran Ibu Tunggal dalam Pembentukan Kemandirian Emosional Remaja dengan Fatherless Syndrome Sandrina Septiana Rizkia; Asih Kuswardinah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh peran ibu tunggal terhadap pembentukan kemandirian emosional remaja yang mengalami fatherless syndrome akibat keputusan perceraian sepihak dari ayah. Fenomena ini sangat krusial mengingat keputusan ayah yang meninggalkan keluarga secara tiba-tiba menciptakan dinamika psikososial yang kompleks bagi remaja, khususnya terkait dengan regulasi emosi, konsep diri, dan ketahanan dalam menghadapi tekanan sosial. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian ini mengukur peran ibu tunggal melalui instrumen skala psikologi Parental Authority Questionnaire - Revised (PAQ-R). Sementara itu, tingkat kemandirian emosional remaja diukur menggunakan adaptasi Emotional Autonomy Scale (EAS). Hasil penelitian ini diharapkan mampu menunjukkan korelasi yang signifikan antara tingkat kehangatan dan tuntutan (demandingness) ibu tunggal dengan kemandirian emosional remaja, yang meliputi aspek de-idealisasi, memandang orang tua sebagai individu, non-dependensi, dan individuasi. Penelitian ini menegaskan bahwa peran ibu tunggal tidak sekadar menggantikan fungsi ayah, melainkan secara terukur menciptakan lingkungan emosional baru yang memungkinkan remaja untuk tetap tumbuh mandiri meskipun berada di tengah kondisi keluarga yang tidak utuh.