Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

SURVEI TINGKAT PEMAHAMAN SISWA TERHADAP USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DI SMK SE-KOTA MERAUKE Lahinda, Jori; Feronika S. Jamlaay; Adi Sumarsono; Martha Betaubun
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 3 (2022): November 2022 : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i3.707

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan satu variabel tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dengan instrumen berupa angket. Hasil dari angket tersebut akan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan dituangkan dalam bentuk presentase. Hasil dari penelitian ini menunjukan tingkat pemahaman siswa terhadap Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SMK Se Kota Merauke dengan nilai rata-rata tingkat pemahaman siswa terhadap Usaha Kesehatan Sekolah yaitu 91,05%. Tingkat pemahaman siswa terhadap Usaha Kesehatan Sekolah dengan kategori sangat tinggi sebesar 4,4%, tinggi sebesar 27,8%, sedang 38,5%, rendah 23,4% , dan sangat rendah 5,9%. Kesimpulan yang didapat bahwa tingkat pemahaman siswa terhadap UKS berdasarkan faktor pendidikan kesehatan, pelayanan, kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat berada pada kategori sedang. Kata Kunci: Pemahaman Siswa, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
PERBANDINGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 6-8 TAHUN ANTARA OLAHRAGA TIM DAN INDIVIDU Riyanto, Pulung; Daluk, Efretus; Lahinda, Jori; Muslihin, Heri Yusuf
JURNAL PRESTASI Vol. 7 No. 2 (2023): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jp.v7i2.52995

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Perbedaan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 6-8 Berdasarkan Olahraga Tim Dan Individu. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Adapun penelitian ini di lakukan di Sekolah Dasar Mopah Lama Merauke. Populasi penelitian ini adalah semua Siswa Kelas 1-3 Sekolah Dasar. Instrument untuk mengukur keterampilan gerak dasar berdasarkan dimensi kemampuan siswa dalam menjalakan serangkai gerak yang diujikan, yaitu berupa locomotor dan manipulative. Karena di dalam Test of Gross Motor Development“2(TGMD-2). Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan motorik untuk kelas atas siswa sekolah dasar. Instrumen yang digunakan adalah instrumen Test of Gross Motor Skill“(TGMD) untuk Sekolah Dasar. Penelitian ini dapat menjadi acuan dan manfaat bagi cabang olahraga lainnya dalam memastikan atletnya atau anak dapat mencapai perkembangan motorik kasar yang maksimal. Penting juga untuk memastikan bahwa usia anak pada tahap awal ini sejalan dengan periode perkembangan motorik kasar mereka dan dapat berkontribusi pada keterlibatan mereka dalam olahraga dan kehidupan mereka. Tes perkembangan motorik kasar dilakukan pada anak pada tahap awal sekolah dalam penelitian ini menghasilkan tingkat rata-rata dan di bawah rata-rata. Beberapa faktor dapat mempengaruhi temuan penelitian ini, seperti terlalu banyak prosedur untuk mereka ingat dan lakukan dalam tes TGMD-2. Siswa juga mungkin tidak terbiasa dengan beberapa kesulitan dalam tes tertentu. Siswa mungkin tidak pernah melakukannya dalam pelatihan atau kehidupan sehari-hari, seperti berpacu, memantul, memukul bola yang diam, dan menggelindingkan bola.
SENAM LANSIA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI LANSIA Riyanto, Pulung; Koten, Yoseph Cannisius; Lahinda, Jori
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 3 (2022): November 2022 : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i3.671

Abstract

This study aims to determine the level of change in elderly exercise in an effort to improve the physical fitness of the elderly at the Rimba Jaya Health Center.This research is a type of quasi-experimental research (quasi-experimental design), with a sampling technique using purposive sampling as many as 25 elderly consisting of 2 posyandu namely wasur 1 and wasur 2. The instrument in this study used a physical fitness test in the form of a walking test. 6 minutes. Data collection techniques using physical fitness tests. The data analysis technique used SPSS 22 software with prerequisite tests and hypothesis testing (t test).The results showed that there were significant changes in elderly exercise in an effort to improve the physical fitness of the elderly at the Rimba Jaya Health Center. This is shown from the sig value of the data calculated between the posttest results and the pretest results is 0.000 which means it is smaller than 0.05 (0.000 <0.05). So, it can be concluded that efforts to increase the physical fitness of the elderly through elderly gymnastics have an effect on improving the physical fitness of the elderly at the Rimba Jaya Health Center. The posttest mean value is greater than the posttest mean value or (29.3220>26.6924).
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PASSING ATAS BOLA VOLI PADA PESERTA DIDIK SMP: Pengembangan Model Passing Atas, Bola Voli, Peserta Didik SMP Lahinda, Jori; Markus Fenanlampir; Pulung Riyanto
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 3 (2022): November 2022 : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i3.695

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk Pembelajaran Model Pembelajaran Passing Atas Bola Voli Pada Peserta Didik SMP. Model pembelajaran tersebut diharapkan dapat membantu guru pada saat proses pembelajaran pendidikan jasmani, khususnya pada materi bola voli. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE. Hasil penelitian menghasilkan produk yang berupa model Pembelajaran Model Pembelajaran Passing Atas Peserta Didik SMP telah divalidasi dan direvisi oleh ahli sebanyak 19 model. Data dikumpulkan melalui kegiatan dokumentasi, wawancara, dan observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini berupa buku Model Pembelajaran Passing Atas Pada Pesrta Didik SMP. tahap validasi pada Dosen bola voli memberikan tanggapan 1 model tidak layak dan 19 model dikatakan layak hasil presentase 95% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak, pada wasit Bola Voli memberikan tanggapan 1 model tidak layak dan 19 model dikatakan layak hasil presentase 95% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak, pada pelatih Bola Voli memberikan tanggapan 2 model tidak layak dan 18 model dikatakan layak hasil presentase 90% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak dan guru penjasorkes memberikan tanggapan 1 model tidak layak dan 19 model dikatakan layak hasil presentase 95% sehingga mempunyai tanggapan sangat layak. Uji skala kecil mendapatkan hasil 14,997 dan skala besar dengan hasil 16,598. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan Model Pembelajaran Passing Atas Pada Peserta Didik SMP dapat dikembangkan dan diterapkan dalam pembelajaran bola voli di Sekolah Menengah Pertama. Model Pembelajaran Passing Atas Pada Peserta Didik SMP efektif dapat meningkatkan kemampuan passing atas bola voli pada peserta didik Sekolah Menegah Pertama. Model Pembelajaran Passing Atas Pada Peserta Didik SMP dapat memberikan kontribusi yang positif didalam menunjang pencapaian tujuan dalam pembelajaran PJOK di Sekolah Menengah Pertama, karena selain dapat meningkatkan kemampuan passing atas bola voli, peserta didik dapat termotivasi untuk melakukan suatu pembelajaran dengan bervariasi. Kata Kunci: Pengembangan Model Passing Atas, Bola Voli, Peserta Didik SMP
SURVEI TINGKAT PEMAHAMAN SISWA TERHADAP USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DI SMK SE-KOTA MERAUKE Lahinda, Jori; Feronika S. Jamlaay; Adi Sumarsono; Martha Betaubun
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 2 No. 3 (2022): November 2022 : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v2i3.707

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan satu variabel tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dengan instrumen berupa angket. Hasil dari angket tersebut akan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan dituangkan dalam bentuk presentase. Hasil dari penelitian ini menunjukan tingkat pemahaman siswa terhadap Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SMK Se Kota Merauke dengan nilai rata-rata tingkat pemahaman siswa terhadap Usaha Kesehatan Sekolah yaitu 91,05%. Tingkat pemahaman siswa terhadap Usaha Kesehatan Sekolah dengan kategori sangat tinggi sebesar 4,4%, tinggi sebesar 27,8%, sedang 38,5%, rendah 23,4% , dan sangat rendah 5,9%. Kesimpulan yang didapat bahwa tingkat pemahaman siswa terhadap UKS berdasarkan faktor pendidikan kesehatan, pelayanan, kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat berada pada kategori sedang. Kata Kunci: Pemahaman Siswa, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
TINGKAT KECEMASAN DAN MINAT DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN PJOK MATERI SENAM LANTAI DI SDN SATAP MANTAR Putra, Roni; Subakti, Subakti; Lahinda, Jori
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.11758

Abstract

Proses pembelajaran merupakan serangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai komponen yang satu sama lain saling berinteraksi, dimana guru harus memanfaatkan komponen tersebut dalam proses kegiatan untuk mencapai tujuan yang ingin direncanakan. Pembelajaran dalam materi senam lantai dapat dipengaruhi oleh tingkat kecemasan dan minat peserta didik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat kecemasan dan minat peserta didik dalam mengikuti pembelajaran PJOK materi senam lantai di SDN satap Mantar Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Subjek dalam penelitian ini IV dan V berjumlah 30 siswa. Teknik pemgambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan random sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket atau kuesioner. Data dianalisi menggunakan statistik deskriptif dengan hasil data persentase. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah tingkat kecemasan dalam kategori sangat tinggi 0 siswa (0%), kategori tinggi 8 siswa (27%), sedang 15 siswa (50%), rendah 6 siswa (20%), dan sangat rendah 1 siswa (3%). Minat siswa yang berkategori sangat tinggi sebanyak 1 siswa (3%), tinggi 5 siswa (17%), sedang 14 siswa (47%), rendah 9 siswa (30%), dan sangat rendah 1 siswa (3%). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat kecemasan siswa termasuk dalam kategori sedang
Development of guidelines for fitness training based on local wisdom of the Malind Tribe to victims of drug abuse Nugroho, Arifin Ika; Hiskya, Hendra Jondry; Wasa, Carolus; Lahinda, Jori
Journal Sport Area Vol 6 No 2 (2021): August
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2021.vol6(2).5817

Abstract

Drug abuse is a social problem with a very wide negative impact and in its recovery it needs several solutions. The emphasis of the discussion in this study is the fact in the field that it shows the pattern of implementation of physical and health guidance so far it has only been an unstructured, measurable, and comprehensive implementation. The research is aimed at developing fitness training guidelines and healthy lifestyles based on local wisdom for victims of drug use that are feasible and effective, which will be provided to victims of drug use in the border communities of Indonesia-Papua New Guinea, Merauke Papua. The method used in this research is the Research and Development method, it is chosen as a method for producing certain products and testing the effectiveness of the products to be developed, namely guidelines for fitness training and healthy lifestyles based on local wisdom for drug use victims. The steps of data collection techniques in this research are preliminary study, planning, initial draft, draft trial, small and large scale data, final product, and effectiveness test (Cooper test-12 minutes). The population in this study amounts to 20 people consisting of officers/practitioners in indigenous communities/villages and victims of drug abuse in the Indonesian-Papua New Guinea Border Community, Merauke Papua. The sampling technique in this study uses purposive sampling. The data analysis technique used in this research is quantitative descriptive analysis and descriptive analysis. The results of the study show the feasibility and effectiveness of developing guidelines for fitness training and healthy living patterns based on local wisdom that can be used for drug use victims in the border communities of RI-PNG Merauke Papua.
Relationship between Leg Muscle Strength, Eye Foot Coordination and Sepak Sila Sepak Takraw among Students Hasanuddin, M Imran; Kuswoyo, Dilli Dwi; Lahinda, Jori
Sportify Journal Vol. 2 No. 2 (2022): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v2i2.5232

Abstract

Sepak sila ability is a fundamental skill in sepaktakraw because it supports ball control, receiving, rally maintenance, and continuity of play. This study aimed to analyze the relationship between leg muscle strength and eye-foot coordination with sepak sila ability among students of SMP Negeri 1 Kassi, Pangkep Regency. A quantitative approach with a descriptive-correlational design was employed. The sample consisted of 60 male students from Grades I and II selected through simple random sampling by lottery. Leg muscle strength was measured using the half squat jump test, eye-foot coordination was measured through a ball-dribbling coordination test on a predetermined course, and sepak sila ability was measured based on the number of valid sepak sila touches performed within one minute. The data were analyzed using descriptive statistics, the Kolmogorov-Smirnov normality test, Pearson correlation, and multiple regression with SPSS. The findings showed that leg muscle strength had a positive and significant relationship with sepak sila ability (r = 0.314; p = 0.015), while eye-foot coordination also had a positive and significant relationship with sepak sila ability (r = 0.440; p < 0.001). Simultaneously, both predictors explained 23.2% of the variance in sepak sila ability (R = 0.481; R Square = 0.232; p = 0.001). These findings indicate that sepak sila performance is more strongly supported by the integration of physical and coordinative capacities, particularly eye-foot coordination, than by leg muscle strength as an isolated factor.