Claim Missing Document
Check
Articles

Tes Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran IPA di SMP Berbasis Model Rasch Fauzi, Aziz Akhmad; Susongko, Purwo; Hayati, Muriani Nur
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v7i1.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Validitas isi (2) validitas psikometrik dan (3) validitas konstrak asesmen kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPA di SMP dengan pemodelan Rasch, serta (4) Mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA di SMP. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 9 September 2021 di MTs NU 01 Kramat. Populasi yang digunakan adalah seluruh lembar jawab siswa MTs NU pada mata pelajaran IPA tahun ajaran 2021/2022. Butir-butir Instrumen asesmen kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran IPA di SMP telah memenuhi (1) validitas isi (2) validitas psikometri dan (3) validitas konstrak menjelaskan: (a) item fit instrumen dinyatakan fit dengan tingkat kesukaran butir berada di interval antara (-3.00) - 3.00, (b) sebanyak 11.95 % respon tidak person fit, (c) dengan scree plot menunjukkan instrumen tes bersifat unidimensi. (4) Prosentase nilai kemampuan berpikir kritis rata-rata peserta tes sebesar 52.6 %. This study aims to determine: (1) content validity (2) psychometric validity and (3) construct validity of critical thinking skills assessment in science learning in junior high school using Rasch modeling, and (4) to describe students' critical thinking skills in science learning in junior high school. This type of research is descriptive exploratory using a quantitative approach. The research was carried out on 9 September 2021 at MTs NU 01 Kramat. The population used is all NU MTs student answer sheets in science subjects for the 2021/2022 academic year. Items The instrument for assessing critical thinking skills in science learning in junior high school has met (1) content validity (2) psychometric validity and (3) construct validity explaining: (a) the item fit of the instrument is declared fit with the item difficulty level being in the interval between ( -3.00) - 3.00, (b) 11.95 % of the responses are not person fit, (c) the scree plot shows that the test instrument is unidimensional. (4) The percentage of the average critical thinking ability of the test takers is 52.6%.
Pengembangan Modul Pengelolaan Laboratorium IPA Bab Keselamatan dan Keamanan Kerja untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Calon Guru IPA Widiyanto, Bayu; Hayati, Muriani Nur
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v7i2.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Menentukan kevalidan Modul Pengelolaan Laboratorium IPA Bab Keselamatan Dan Keamanan Kerja yang dikembangkan; 2). Menentukan tingkat keterbacaan Modul Pengelolaan Laboratorium IPA yang dikembangkan; 3) Mengetahui keefektifan modul Pengelolaan Laboratorium Ipa Bab Keselamatan Dan Keamanan Kerja Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Calon Guru IPA. Penelitian dilakukan di Universitas Pancasakti Tegal dengan subjek penelitian mahamahasiswa Program Studi Pendidikan IPA Universitas Pancasakti Tegal yang mengambil Mata Kuliah Pengelolaan Lab IPA. Subjek penelitian berjumlah 32 mahamahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian R&D (Research & Development) model pengembangan Borg & Gall yang dikembangkan oleh Tim Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi (Puslitjaknov). Langkah-langkah pengembangan modul PLH dimulai dengan menganalisis kebutuhan, pengembangan instrumen, pembuatan modul PLH, tahapan validasi oleh validator baik dari segi validitas isi maupun konstruk, evaluasi dan penyempurnaan, ujicoba produk, ujicoba skala terbatas digunakan untuk menguji tingkat keterbacaan dan ujicoba skala luas menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Hasil akhir berupa modul, yang sudah teruji kevalidan, tingkat keterbacaannya dan keefektifannya. Metode analisis data menggunakan deskriptif, persentase skor untuk keterampilan proses sains kemudian dianalisis secara parametrik dengan menggunakan uji t. Diharapkan dengan adanya modul, yang teruji kevalidan dan efektivitasnya .
Pembelajaran Online berbasis Community of Inquiry (CoI) di masa Pandemi Covid-19 : Studi Analisis Faktor Eksploratori Kusuma, Mobinta; Arfiani, Yuni; Hayati, Muriani Nur
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v5i2.178

Abstract

Pandemi Covid 19 telah memberikan dampak yang signifikan terhadap revolusi dunia pendidikan. Perubahan yang massif terjadi pada dunia pendidikan dengan peralihan pembelajaran tatap muka ke dalam pembelajaran online sebagai upaya pencegahan penyebaran infeksi Covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang terbentuk pada instrumen evaluasi pembelajaran online berbasis Community of Inquiry (CoI) selama masa Pandemi Covid 19. Penelitian ini merupakan penelitian expost facto dengan jenis deskriptif eksploratif kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data yang diperoleh secara riil dengan kategori data sekunder. Data diunduh melalui laman http://data.mendeley.com yang telah diunggah oleh kontributor Simon Wong dari Divisi Ilmu Pengetahuan, Teknik dan Studi Kesehatan, Sekolah Tinggi Profesi dan Berkelanjutan Pendidikan, Universitas Politeknik Hong Kong, Hong Kong, Cina. Responden yang berpartisipasi dalam penelitian merupakan mahasiswa D3 Ilmu Teknik dan Bisnis sebanyak 212 orang. Data dianalisis menggunakan Program R notebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis faktor eksploratori terdapat 3 faktor yang mendasari penyusunan validitas kontruk instrument yaitu partisipasi kognitif, partisipasi social, dan partisipasi pengajar.
Media Implementation SPIN GAME SCIENCE SMART (SGSS) on the Material of Vibration On the Level of Student Motivation and Learning Outcomes In the Pandemic Era Hayati, Muriani Nur; Nur, Aprilia; Fatkhurrohman, M. Aji
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v8i2.203

Abstract

The history of the world of education began to occur in 2020 when learning activities were carried out online. This situation has a major impact on the implementation of learning, especially in the use of learning media. The purpose of this study was to determine the level of student learning motivation when learning online using SGSS media and without SGSS media in the pandemic era and to find out the differences in student learning outcomes using SGSS media and without SGSS media in online learning. Data collection techniques using test techniques, interviews, documentation and questionnaires. Data were analyzed by descriptive analysis and independent sample t test. The results average value motivation experimental class was 83.64 in the very good category while the control class was 79.53 in the good category and the results of the independent sample t test showed a sig (2-tailed) value of 0.457 or greater from 0.05 so that it can be concluded that student learning outcomes between using SGGS media and without SGSS media don’t provide a significant difference. The use of SGSS media needs to be followed up both online and offline.
IMPLEMENTASI FLIPPED CLASSROOM BERBASIS VIDEO: STRATEGI PENINGKATAN HASIL BELAJAR DI MASA PANDEMI Pratiwi, Dewanti; Kusuma, Mobinta; Hayati, Muriani Nur
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 13 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v13i2.179

Abstract

Implementasi Flipped Classroom Berbasis Video: Strategi Peningkatan Hasil Belajar di Masa Pandemi. Video pembelajaran merupakan alat komunikasi pendidik untuk bahan ajar siswa, dengan dikombinasikan menggunakan metode flipped classroom pada pembelajaran IPA dapat menginisiasi keaktifan serta hasil belajar di masa pandemi. Tujuannya (1) menguji keefektifan video pembelajaran getaran dan gelombang melalui metode flipped classroom terhadap keaktifan dan hasil belajar (2) memotret keaktifan dan hasil belajar antara metode flipped classroom menggunakan video pembelajaran dengan metode flipped classroom tanpa video pembelajaran. Jenis penelitiannya quasi eksperimen, design pretest & posttest kontrol group. Populasi siswa kelas VII SMP N 2 Ampelgading. Sampelnya purposive sampling dengan 19 siswa kelas eksperimen dan 18 siswa kelas kontrol. Pengambilan data menggunakan instrumen non-tes berupa studi Dokumentasi, wawancara dan angket sedangkan instrumen tes digunakan untuk mengukur hasil belajar. Hasil penelitian disimpulkan (1) Pembelajaran metode flipped classroom dengan video pembelajaran cukup efektif dari pada pembelajaran metode flipped classroom tanpa video pembelajaran terhadap keaktifan siswa dengan uji N-Gain sebesar 57,72 (2) Perbedaan pengaruh keaktifan dan hasil belajar siswa dibuktikan uji independent sampel t-test sebesar 0,02 dimana p-value<0,05.
Implementasi Model Pembelajaran Group Investigation berbantuan Media “Exploding Box” untuk Meningkatkan Critical Thinking Peserta Didik Mega Aghnes Rizkya; M Aji Fatkhurrohman; Muriani Nur Hayati
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v6i2.26

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kondisi awal critical thingking peserta didik, (2) perbedaan peningkatan critical thingking peserta didik. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain pretest and posttest group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik SMP N 3 Adiwerna pada tahun pelajaran 2019/2020. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Adapun data diambil dengan teknik dokumentasi, tes dan wawancara. Data dianalisis dengan uji N-Gain dan independent sample t-test. Sebelumnya data dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kemampuan awal peserta didik ditunjukkan dari hasil pre-test dari kelas eksperimen dan kelas kontrol bahwa nilai yang diperoleh masih dibawah KKM. (2) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran group investigationberbantuan media exploding box dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran group investigation. (3) Model pembelajaran group investigation berbantuan media exploding box lebih efektif daripada model pembelajaran group investigation. (4) Respon peserta didik terhadap model pembelajaran group investigation berbantuan media exploding box lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran group investigation
Media Animasi PowerPoint Interaktif Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Medan Magnet Kelas IX SMP Wuryanto Bambang Rujito Siti Nurani; muriani nur hayati
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v7i2.33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) mengetahui tingkat efektivitas penggunaan media animasi powerpoint interaktif medan magnet di sekitar solenoida terhadap hasil belajar peserta didik, (2) mengetahui respon peserta didik terhadap penggunaan media pembelajaran powerpoint interaktif medan magnet di sekitar solenoida. Jenis penelitian eksperimen dengan quasi experimental design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IX di SMPN 1 Losari Brebes tahun ajaran 2022/2023. Adapun sampel penelitiannya yakni kelas IX I sebagai kelas eksperimen dan kelas IX J sebagai kelas kontrol yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu tes (soal pretest dan posttest) dan non tes (angket motivasi). Pengujiannya menggunakan microsoft excel dan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran animasi powerpoint pada materi kemagnetan kelas IX SMP cukup efektif terhadap hasil belajar peserta didik. Diperoleh nilai persentase N-Gain 74,55% dan ketuntasan klasikal sebesar 93,75%. Respon siswa terhadap pembelajaran pada kelas yang menggunakan media animasi powerpoint interaktif lebih tinggi yaitu sebesar 81% dengan kategori sangat positif daripada kelas yang tanpa menggunakan media animasi powerpoint interaktif sebesar 73 % dengan kategori positif.
Model Pbl Berbantuan Modul Socio-Scientific Issues Dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP Dwi Anisa Putri; Muriani Nur Hayati; Yuni Arfiani
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v6i2.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model problem based learning berbantuan modul socio-scientific issues terhadap peningkatan literasi sains siswa dan perbedaan peningkatan literasi sains siswa antara menggunakan model problem based learning berbantuan modul socio-scientific issues dengan model problem based learning tanpa berbantuan modul socio-scientific issues. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen quasi, dengan design pretest-postest control group. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMP Pondok Al-qur’an Zaenudin tahun ajaran 2020/2021. Sampel penelitian ini adalah peserta didik Kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Analisis data menggunakan uji N-Gain dan ujit t. Hasil uji N-Gain menunjukkan penggunaan model problem based learning berbantuan modul socio-scientific issues cukup efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa pada materi pemanasan global dengan nilai persentase rata-rata sebesar 58,79%. Dan terdapat perbedaan peningkatan literasi sains siswa yaitu nilai uji t sebesar 0,011 atau lebih kecil dari 0,05.
Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Mata Pelajaran IPA di Sekolah Penggerak Kota Tegal Farah Ghina Shafa Athaya; Purwo Susongko; Muriani Nur Hayati
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v7i1.37

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: (1) problematika perencanaan proses pembelajaran kurikulum merdeka di Sekolah Penggerak Kota Tegal pada mata pelajaran IPA, (2) problematika implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila di Sekolah Penggerak Kota Tegal pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tegal dan SMP THHK Tegal. Penelitian ini mengambil 4 responden yang terdiri dari waka kurikulum dan guru pendidikan IPA. Dalam pengambilan data digunakan teknik wawancara, observasi di lapangan serta dokumentasi. Hasil penelitian meliputi: (1) Guru menghadapi tantangan perubahan Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka: mengubah mindset, adaptasi perangkat ajar, waktu terbatas, belajar TIK, dan membuat assessment diagnostik. Diperlukan peningkatan keterampilan dan fleksibilitas untuk pembelajaran efektif bagi siswa. (2) Siswa malas mengerjakan soal-soal IPA, guru kesulitan berkomunikasi di media sosial, tetapi berusaha menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik siswa dan menciptakan lingkungan inklusif untuk hasil belajar IPA yang lebih baik.
Implementasi Model Pembelajaran Group Investigation Berbasis Lesson Study Terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Peserta Didik Suci Wahyuningsih; M. Aji Fatkurrohman; Muriani Nur Hayati
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v6i2.38

Abstract

Tujuan riset ini untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar dengan model pembelajaran group investigation berbasis lesson study dengan pembelajaran ekspositori dan (2) motivasi belajar peserta didik dengan model pembelajaran group investigation berbasis lesson study. Jenis dari penelitian adalah penelitian quasi eksperimen dengan design pretest-posttest control group. Sampel diambil dengan purposive sampling Menggunakan instrumen berupa soal dan angket motivasi peserta didik. Analisis data yang dilakukan yaitu uji independent t-test dan uji N-Gain. Penelitian ini menujukan hasil bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar dibuktikan dengan perolehan nilai uji-t sebesar 0,000 dan tingkat efektivitas model pembelajaran group investigation berbasis lesson study cukup efektif dengan perolehan N-Gain sebesar 64,55 dan (2) motivasi belajar peserta didik pada kelas eksperimen ditunjukkan nilai rata-rata 82,75 termasuk dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diketahui jika model pembelajaran investigation berbasis lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik.