Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pemahaman Konsep Peserta Didik SMP pada Materi Cahaya dan Alat Optik menggunakan Model Project Based Learning Berbantuan Peer Tutor Widiyarti, Mega Asyha; Arfiani, Yuni; Hayati, Muriani Nur
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v9i2.220

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah mengetahui perbedaan pemahaman konsep peserta didik yang menggunakan model pembelajaran project based learning berbantuan peer tutor dengan peserta didik yang menggunakan model pembelajaran project based learning tanpa bantuan peer tutor. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan quasi experimental design. Sampel pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII di kelas VIII A dan kelas VIII E di SMP N 19 Kota Tegal. Kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII E sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen tes (pretest-posttest) dan non tes. Pengujian dengan menggunakan SPSS 16.0 for Windows dan Microsoft Exel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep peserta didik antara kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran project based learning berbantuan peer tutor dengan persentase rata-rata sebesar 79% dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran project based learning tanpa bantuan peer tutor diperoleh persentase sebesar 74% dan dibuktikan dengan hasil analisi Uji T (Independent Sample T-Test) yaitu didapat nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,003 atau lebih kecil dari 0,05.
Pengembangan Tes Pengetahuan Hakikat Sains pada Pelajaran IPA di SMP dengan Tema Cahaya dan Alat Optik Lestari, Niken Ayu; Susongko, Purwo; Hayati, Muriani Nur
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v9i2.224

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: (1) validitas produk berupa tes pengetahuan hakikat sains, (2) karakteristik tes pengetahuan hakikat sains. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa SMP Negeri 3 Talang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII tahun ajaran 2022/2023 SMP Negeri 3 Talang. Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang dibatasi hanya sampai tahap Development. Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, tes, dan angket. Butir-butir tes pengetahuan hakikat sains telah memenuhi validitas ditinjau dari aspek isi, aspek psikometri, dan aspek konstrak. Validasi aspek konstrak memberikan hasil: (a) item fit tes pengetahuan hakikat sains dinyatakan fit atau dapat berfungsi dengan baik, (b) person fit menghasilkan sebanyak 100 respon peserta tes dikatakan fit atau sesuai dengan model, (c) tes pengetahuan hakikat sains bersifat unidimensi. Karakteristik butir soal dilihat dari tingkat kesukaran butir tes dengan hasil 30 % soal mudah, 60 % soal sedang, dan 10% soal sukar.
Korelasi Kemampuan Berpikir Kritis dengan Etika Lingkungan Hidup Peserta Didik pada Topik Pencemaran Lingkungan Sofianti, Emiliya Dwi; Hayati, Muriani Nur; Widiyanto, Bayu
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v9i2.225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pofil kemampuan berpikir kritis (2) profil etika lingkungan hidup, dan (3) hubungan kemampuan berpikir kritis dengan etika lingkungan hidup peserta didik SMPN 3 Talang pada pokok bahasan pencemaran lingkungan kelas VII. Jenis penelitian yaitu korelasional menggunakan pendekatan kuantitatif. Dilaksanakan di SMPN 3 Talang tahun ajaran 2022/2023 dengan sampel kelas VII dipilih melalui teknik cluster random sampling. Pengambilan data yakni dengan tes soal pilihan ganda dan benar salah, angket, dan wawancara. Analisis persentase dilakukan untuk mengetahui profil kemampuan berpikir kritis yang mendapatkan nilai 74% termasuk kategori cukup. Sedangkan profil etika lingkungan hidup memperoleh rata-rata sebesar 78% termasuk kategori baik. Hasil uji korelasi pearson product moment mendapatkan koefisien korelasi dalam kategori hubungan tinggi sebesar 0,710 dengan arah hubungan yang positif dan nilai signifikasi 0,000 (<0,05) artinya memiliki hubungan yang signifikan atau berarti.
Development of an Integrated Science Teaching Module based on Scientific Issues and Temperature Material to Strengthen 21st Century Character Khusnul Khatimah, Ismi Aryanti; Hayati, Muriani Nur; Arfiani, Yuni
Natural Science: Jurnal Penelitian Bidang IPA dan Pendidikan IPA Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/nsc.v10i1.8232

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengembangkan modul ajar IPA terpadu berbasis Scientific Issues materi suhu untuk menguatkan karakter abad-21 peserta didik SMP (2) Mengetahui kelayakan modul ajar IPA terpadu berbasis Scientific Issues materi suhu untuk menguatkan karakter abad-21 peserta didik SMP. Populasi dalam penelitian ini adalah 2 validator (ahli materi dan ahli media), 10 peserta didik kelas VII, serta 1 guru IPA SMP. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) menurut Borg and Gall. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan (1) Pengembangan modul ajar IPA terpadu berbasis Scientific issues materi suhu untuk menguatkan karakter abad-21 peserta didik SMP, dilakukan melalui delapan tahapan, diantaranya yaitu mengetahui potensi dan masalah, pengumpulan informasi, desain produk dan produk awal, validasi desain, revisi desain, uji coba produk skala kecil, revisi produk, hingga didapatkan produk akhir. (2) Kelayakan modul didapatkan dari hasil validasi ahli materi dan ahli media, yang menghasilkan presentase nilai sebesar 93,75% dan sebesar 88,3%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul ajar materi suhu yang dikembangkan dinilai sangat layak untuk digunakan.
Cultivation of Family Medicinal Plants (Toga) in the Campus Teaching Program Batch V at SDN Sitanggal 04 Brebes Hayati, Muriani Nur; Atika, Nur; Sabilla, Afida Nurul; Widiyanto, Bayu
ASEAN Journal of Empowering Community Vol. 3 No. 2 (2023): ASEAN Journal of Empowering Community
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/ajecom/vol3issue2.62

Abstract

SDN Sitanggal 04 is one of the schools in Sitanggal Village, which is located very strategically because it is directly opposite the provincial road which is used by many public transportations. The school is also not too far from a large and busy traditional market and close to places for shopping and family recreation, so the health condition of the school's environment is very vulnerable. Therefore, the attitude of caring for the environment must be applied from an early age. One of them is through the cultivation of family medicinal plants (TOGA) in the school environment. The purpose of this service is to foster an attitude of caring for the environment in students, create a healthy school environment, provide insight and skills to students about family medicinal plants (TOGA) and how to grow them. The method used is Participatory Action Research (PAR). The results of this service show that the attitude of caring for the environment, the insights and skills of students at SDN Sitanggal 04 are increasing regarding family medicinal plants (TOGA) and their planting.
Maggot Cultivation Assistance in Loireng Village, Demak With Practitioners from the Panata Bumi Waste Bank Widiyanto, Bayu; Hayati, Muriani Nur; Kusuma, Mobinta; Pamuji, Dwi Topo
ASEAN Journal of Empowering Community Vol. 4 No. 1 (2024): ASEAN Journal of Empowering Community
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/ajecom/vol4issue1.71

Abstract

Loireng Village, Sayung District, Demak Regency, is one of the villages classified as very old. Currently, Loireng Village has become one of the industrial villages in Demak Regency, as many factories have been established in this village area. The location of Loireng Village, which is divided by the Semarang – Demak Highway, even the midpoint of the Semarang – Demak Highway (Km 13) is in the Loireng Village area, is indeed very ideal for becoming an industrial area. That situation is one of the reasons why waste management needs to be prioritized, because the amount of waste generated is not proportional to what is being managed. Currently, the village of Loireng Tengah is struggling to create a clean environment in addressing the waste problem. A good waste management system that adheres to existing standards will also have good development potential and can advance the environment where the waste management is established. So far, the old waste management pattern still follows the paradigm of collecting, transporting, and dumping at the landfill, which causes the landfill to become full. Unmanaged organic waste can endanger the environment and community life. Therefore, these wastes must be controlled in terms of their handling. One form of control that can be applied is the use of Integrated Waste Management Sites (TPST). An integrated waste management site is an area where the collection, sorting, reuse, recycling, and final processing of waste are carried out. For community coverage, TPST is unified into TPS reduce-reuse-recycle (3R). According to information on the technical implementation of TPS3R, the program aims to support activities in reducing and improving waste conditions, which will subsequently be followed by continuous work at the Final Disposal Site (TPA) that contributes to reducing the land requirement for waste disposal sites in urban areas. Through maggot farming, the utilization of organic waste will be more easily controlled. The control referred to is through maggot cultivation, specifically organic waste.
Tinjauan Sistematis Desain Kurikulum Etno-STEM: Menjembatani Literasi Sains dan Berpikir Kritis Mahasiswa hayati, Muriani; Widiyanto, Bayu; Utami, Isrotun Ngesti
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v9i2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kurikulum etno-STEM, serta implementasinya dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi literatur yang sistematis dan sesuai dengan pembahasan yaitu tentang STEM dan etnosains mengadopsi desain PRISMA (Preferred for Systematic Review and Meta-Analyses). Langkah sistematis dimulai dengan identifikasi, penyaringan dan inklusi artikel dari mulai tahun 2020-2025 menggunakan kata kunci STEM education, etnoscience, literacy science, critical thinking. Kebaruan penelitian ini pada integrasi pengetahuan STEM dan indigenous dengan sains modern berfokus pada literasi sains dan berpikir kritis. Hasil pembahasan bahwa desain kurikulum etno- STEM dapat digunakan sebagai alternatif dalam melaksanakan proses pembelajaran dengan cara; 1) integrasi interdisipliner ilmu, 2) pendekatan project based learning dan problem based learning, 3) berfokus pada kebutuhan siswa, 4) keterampilan abad 21. Simpulan penelitian ini dapat menjadi pandangan akademisi dalam mengembangkan penelitian baru berbasis etno-STEM untuk meningkatkan kompetensi literasi sains dan berpikir kritis mahasiswa.
Rancang Bangun Alat Pembuat Briket dari Limbah Teh dan Uji Performa sebagai Bahan Bakar Alternatif Widiyanto, Bayu; Hayati, Muriani Nur
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v8i2.248

Abstract

PT. Gunung Slamat (Sosro Grup) dapat menghasilkan limbah sekitar 100 sampai 200 Kg limbah per hari. Limbah teh tersebut hanya menumpuk dan dijadikan campuran pupuk tanaman. Padahal limbah teh dapat dijadikan salah satu sumber bahan bakar alternatif, yaitu dengan cara dibuat menjadi briket arang. Tujuan penelitian ini adalah 1) Merancang alat Pembuatan briket sederhana, 2) memanfaatkan limbah teh menjadi briket dengan beberapa jenis limbah teh berbeda. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dan metode eksperiment. Hasil penelitian ini adalah mengolah limbah teh menjadi briket untuk dijadikan suatu alternatif pengolahan limbah teh di PT. Gunung Slamat. Pengujian performa meliputi nilai kalor, laju pembakaran, kadar air, kadar abu, dan emisi gas buang. Hasil menunjukkan bahwa briket limbah teh memiliki nilai kalor 4.100-4.300 kcal/kg, kadar air <10%, dan waktu bakar 80-100 menit. .Dengan demikian, briket limbah teh layak dikembangkan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.
The Comparative Analysis of Technological Content Knowledge (TCK) through The Digital Module and Google Classroom in Integrated Science Learning Hayati, Muriani Nur; Arfiani, Yuni; Fatkhurrohman, M. Aji
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v6i2.176

Abstract

The development of information technology has become one of the measures in ranking the nation's competitiveness. The success of technology integration in education comes primarily from curriculum content, learning processes, and the use of technology in education. A complex planning is needed in order to produce the output as expected, so in this case, the domain of capability in technological knowledge content (TCK) known as Technological Content Knowledge is needed, especially in science material. This study aims to analyze the comparison of learning outcome and TCK skills by user experience through used technology which is digital web modules and Google classroom. The subjects of this study were 6th semester students to obtain learning outcome. This study was a quasi-experimental study. This study used two e-learning platforms, namely digital modules and Google Classroom, to compare learning outcomes and questionnaire to analyse their TCK abilities. The study showed that there were differences using a digital module and using Google classroom by t- test. The use of digital modules further enhances cognitive learning outcomes than with Google classroom. The profile of TCK using the digital module is better than using GC.
Kajian Pengelolaan Laboratorium IPA Sekolah Menengah Pertama di Kota Tegal Widiyanto, Bayu; Hayati, Muriani Nur; Utami, Isrotun Ngesti
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i1.229

Abstract

Laboratorium merupakan sarana untuk mengembangkan dan menerapkan keterampilan dalam pembelajaran melalui kegiatan praktikum. Namun di lapangan masih terdapat kendala dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk; 1. Mengetahui Pengelolaan lab IPA di SMP Kota Tegal ditinjau dari standariasi Laboratorium IPA ; 2. Pemanfaatan Lab untuk praktikum dalam meningkatkan Literasi Sains Siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. untuk mengakaji secara holistik terkait kondisi sarana prasarana dan pemanfaatan laboratorium IPA SMP/MTs di Kota Tegal dengan standar yang tertuang dalam peraturan menteri pendidikan nasional nomor 24 tahun 2007. Pendekatan penelitian kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi dengan memadukan metode dan langkah deskriptif eksploratif. Sampel dalam penelitian ini adalah smp dan MTs di Kota Tegal. Hasil penelitian tentang pemanfaatan laboratorium IPA dapat diketahui dari beberapa aspek; (1) ketersediaan alat-alat laboratorium IPA di SMP/MTs Kota Tegal dalam kategori lengkap dengan skor 72,5% (2) Desain laboratorium IPA di SMP Kota Tegal masuk dalam kategori sangat lengkap dengan skor 96,67% (3) Administrasi laboratorium IPA di SMP/MTs Kota Tegal dalam kategori 79,27% termasuk kategori baik (4) pengelolaan penyelenggaran praktikum IPA dalam kategori sangat baik dengan kategori 89,08%. Pemanfaatan laboratorium IPA di SMP/MTs Kota Tegal sudah baik dengan namun dalam pemanfaatan laboratorium IPA juga ditemukan beberapa kendala, seperti tidak adanya tenaga laboran, fasilitas yang kurang memadai dan jam praktikum menjadi satu dengan jam pelajaran (teori).