Saipul Bahri Daulay
Progran Studi Keteknikan Pertanian, Fakultas Pertanian USU

Published : 110 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN ALAT PENYULING MINYAK ATSIRI TIPE UAP DAN AIR (Design Construction of Essential Oil Steam and Water Distillation Type) Vanya Aulidya; Saipul Bahri Daulay; Taufik Rizaldi
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.819 KB)

Abstract

ABSTRACT Distillation is one of the ways to take up essential oil that contained in the plant, the example is ginger. Ginger has the high oil content with specific flavor. The postharvest processing’s purpose is to make the agricultural product have a higher economic value compared to the product without processed. The purpose of this research was to design, build, test and analyze the economic value of essential oil steam and water distillation type. The parameters observed were colour of ginger oil, effective capacity, performance and economic analysis. Based on this research, it were summarized that the colour of ginger oil wasyellow - orange, effective capacity of the equipment was 0,43 ml/hour, performance of the equipment was 68,8 % and yield was 0,1%. Economic analysis basic costs for the first to the fifth year was Rp 3.244,61/ml. Break Even Point (BEP) for the first to the fifth year was 255,82 ml/year. Net Present Value (NPV) 6,75 % wasRp 16.282.254,25 and Internal Rate of Return (IRR) this equipment was 57,65 %. Keywords:Ginger, Distillation, Machine ABSTRAK   Penyulingan merupakan salah satu cara untuk mengambil minyak atsiri yang terdapat pada tumbuhan, salah satu contohnya adalah jahe. Jahe memiliki kadar minyak yang cukup tinggi dengan aroma dan rasa pedas yang khas. Proses pengolahan pascapanen bertujuan agar hasil pertanian memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dibandingkan sebelum dilakukan pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membuat, menguji serta menganalisis nilai ekonomis alat penyuling minyak atsiri. Parameter yang diamati yaitu warna minyak jahe, kapasitas efektif alat, kinerja alat, rendemen dan analisis ekonomi. Dari hasil penelitian diperoleh warna minyak jahe yaitu kuning - oranye, kapasitas efektif alat sebesar 0,43 ml/jam, kinerja alat sebesar 68,8 % dan rendemen sebesar 0,1 %. Analisis ekonomi dari tahun pertama sampai tahun kelima yaitu Rp 3.244,61 /ml. Nilai titik impas dari tahun pertama sampai tahun kelima yaitu 255,82 ml/tahun. Nilai net present value6,75 % adalah Rp 16.282.254,25 dan nilai internal rate of return alat ini adalah sebesar 57,65 %.   Kata Kunci: Jahe, Penyulingan, Mesin  
UJI BEBERAPA KOMODITAS PADA ALAT PENGEPRES MINYAK SEMI MEKANIS (Test of Several Commodities in Semi Mechanical Oil Press) Winda Savitri Ritonga; Saipul Bahri Daulay; Achwil Putra Munir
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.921 KB)

Abstract

ABSTRACT Oil is a food substance that is essential for maintaining the health of human body. Vegetable oils found in fruits, nuts, grains, root crops and vegetables. Extracting the oil using a screw press is usually done on grain oil content of more than 20%. This study used several of commodities as raw materials i.e  peanut kernels, candlenut and sesame seeds. This study was aimed to test the effective capacity of the appliance, moisture content and yield of oil produced from the semi mechanical oil press. The results showed that differences in commodities affected the effective capacity of appliance and the yield of the oil produced. The best treatment of this research was in peanut seeds that had effective  capacity of 3.76 Kg / hour, water content of 1,89 and oil yield of  25.78%.   Key words: Pressing, Semi Mechanical Oil Press, Grain Oils ABSTRAK   Minyak merupakan zat makanan yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh manusia. Minyak nabati terdapat dalam buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian,  akar tanaman dan sayur-sayuran. Pengambilan minyak dengan menggunakan screw press biasanya dilakukan pada biji-bijian yang berkadar minyak lebih dari 20%. Dalam penelitian ini digunakan berbagai jenis komoditas sebagai bahan bakunya antara lain biji kacang tanah, biji kemiri dan biji wijen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kapasitas efektif alat, kadar air dan rendemen minyak yang dihasilkan dari alat pengepres minyak semi mekanis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan komoditas berpengaruh terhadap kapasitas efektif alat dan rendemen minyak yang dihasilkan. Perlakuan terbaik dari penelitian ini adalah perlakuan pada komoditas biji kacang tanah yang menghasilkan kapasitas efektif alat 3,76 Kg/jam, kadar air minyak 1,89% dan rendemen minyak 25,78%.   Kata kunci: Pengepresan, Alat Pengepres Minyak Semi Mekanis, Minyak Dari  Biji-Bijian
UJI PERBANDINGAN KOMPOSISI KERTAS DAUR ULANG BERBAHAN DASAR SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK (Comparative Test of Recycled Paper Composition Made from Organic and inorganic Waste) Indri Tamara Pulungan; Riswanti Sigalingging; Saipul Bahri Daulay
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.039 KB)

Abstract

ABSTRACT   The amount of waste in Indonesia is increasing every year, especially paper and plastic waste. Therefore, special handling is needed to reduce the amount of waste produced. The paper production from organic and inorganic waste is an ideal way to overcome the problem. This research aimed to determine the appropriate composition of raw materials in the processing of recycled paper using leaf, plastic and paper waste as materials. This study was conducted in March to July 2017 at the Agricultural Engineering Laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas Sumatera Utara and the testing of tensile strength, water absorbency and tearing resistance was done at the Large Hall of Pulp and Paper, Bandung. The method used was an entirely randomized design with 2 factors which were the differences in composition and the type of leaf. The parameters observed were gramature, tensile strength, water absorbency, and tearing resistance. The result showed that the waste composition influenced on the gramature, tensile strength, water absorbency, and tearing resistance. Paper produced was categorized as art paper with the best result was KPS2 i.e 65% paper waste, 5% plastic waste, and 30% mustard with 480 g/m2 gramature value, 2.77 kN/m tensile strength value, 486.7 g/m2 water absorbency value, and >1600 mN tearing resistance value.   Keywords: Paper Waste, Plastic Waste, Art Paper. ABSTRAK   Jumlah sampah di Indonesia selalu meningkat setiap tahun, khususnya sampah kertas dan sampah plastik. Oleh karena itu, dibutuhkan penanganan khusus agar dapat mengurangi jumlah sampah yang terproduksi. Pembuatan kertas daur ulang menggunakan sampah organik dan anorganik merupakan cara yang ideal untuk menangani masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan komposisi yang tepat dalam pembuatan kertas daur ulang berbahan dasar sampah kertas, sampah daun dan sampah plastik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2017 hingga Juli 2017 di Laboratorium Keteknikan Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara dan pengujian dilakukan di Balai Besar Pulp dan Kertas, Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 2 faktor yaitu perbandingan komposisi dan perbedaan jenis daun. Parameter yang diamati adalah gramatur, ketahanan tarik, ketahanan sobek, dan daya serap air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi sampah kertas memberikan pengaruh berbeda sangat nyata terhadap gramatur, ketahanan tarik dan daya serap air kertas. Kertas yang dihasilkan dapat dikategorikan sebagai kertas seni dengan hasil terbaik ialah KPS2 yang menggunakan 65% sampah kertas, 5% sampah plastik dan 30% sawi dengan nilai gramatur 480 g/m2, ketahanan tarik 2,77 kN/m, daya serap air 486,7 g/m2, dan nilai ketahanan sobek >1600 mN.   Kata Kunci: Sampah Kertas, Sampah Plastik, Kertas Seni.
UJI DIAMETER PULI PADA ALATPENCACAH SAMPAH ORGANIK (Pulley Diameter Test of Organic Waste Grater) Muhammad Arif Gilang Pratama; Saipul Bahri Daulay; Ainun Rohanah
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.686 KB)

Abstract

ABSTRACT Organic waste grater begins popular in society, either used for compost making or livestock feed. The machine was invented based on society concern for environmental issue. One of the grater was designed by Doni Apriano Purba in Agricultural Engineering Study Program, University of North Sumatra.It can be improved by testing some part of it. This research was about testing some variation of pulley diameter on organic waste grater to improve its capacity. This research had been conducted at Agricultural Engineering Laboratory Agricultural Faculty University of North Sumatra on March- April 2016 using factorial randomized block design with pulley diameters of 7, 8, and 9 inches.The observed parameters in this research were yield, percentage of materials left in appliance, and effective capacity of equipment. The results showed that pulley diameter had highly significant effect on percentage of process capacity, and had no effecton yield and percentage of materials left in appliance. From this research, it can be concluded that the best pulley diameters was 9 inches. Keywords: Organic Waste Grater, Environmental Issue, Pulley Diameter Test ABSTRAK   Alat pencacah sampah organik mulai populer di kalangan masyarakat, baik digunakan untuk pembuatan kompos maupun pakan ternak. Alat tersebut di ciptakan berdasarkan kepedulian masyarakat akan masalah lingkungan. Salah satu alat pencacah sampah organik dirancang oleh Doni Apriano Purba di Program Studi Keteknikan Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara dapat ditingkatkan dengan melakukan pengujian pada beberapa bagian alat. Penelitian ini adalah pengujian berbagai diameter puli pada alat pencacah sampah organik yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas alat tersebut. Penelitian dilakukan padabulan Maret-April 2016 di Labratorium Keteknikan Pertanian Program Studi Keteknikan Pertanian Universitas Sumatera Utara dengan menggunakan model rancangan acak lengkap non faktorial dengan faktor diameter puli 7, 8 dan 9 inci. Pada penelitian ini, parameter yang diamati adalah rendemen, persentase bahan tertinggal di alat dan kapasitas efektif alat. Dari penelitian yang dilakukan, secara umum didapat bahwa uji puli berpengaruh nyata terhadap kapasitas efektif alat, dan tidak berpengaruh nyata terhadap rendemen dan persentase bahan teringgal. Secara keseluruhan, perlakuan yang terbaik  yang diperoleh berdasarkan parameter yang ditentukan adalah perlakuan puli berdiameter 9 inchi.   Kata kunci: Alat Pencacah Sampah Organik, Masalah Lingkungan, Uji Diameter Puli..
UJI PENGARUH JUMLAH LUBANG SALURAN PENGELUARAN MINYAK ALAT PENGEPRES MINYAK KACANG TANAH (Arachis hypogeae L.) SEMI MEKANIS (Test of Effect of Number of oil expel holes channel of Peanut oil Pressing Semi Mechanical Equipment (Arachis hypogea L.)) Riki Rikardo Sinaga; Saipul Bahri Daulay; Sulastri Panggabean
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.435 KB)

Abstract

ABSTRACT Compression process is one step of getting oil from plant seeds such as peanut. The postharvest processing’s purpose is to make the agricultural product have a higher economic value compared to the product without processed. This study was aimed to examine the effect of number of oil expel duct hole of peanut oil presses equipment. The parameters observed were yield, processing capacity, and production capacity. The result showed that the yield of the number of oil duct hole were (L1 was 24.6%; L2 was 21%, and L3 was 12%). The processing capacity were (L1 was 1.404 kg/hour, L2 was 2.088 kg/hour, and L3 was 3.108 kg/hour) and the capacity were  (L1 was 0.324 kg/hour, L2 was 0.420 kg/hour, and L3 was 0.360 kg/hour. Keywords: number of holes, pressing equipment, peanut oil ABSTRAK   Pengepresan merupakan salah satu cara untuk mengambil minyak yang terdapat pada tumbuhan, salah satu contohnya kacang tanah. Proses pengolahan pascapanen bertujuan agar hasil pertanian memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dibandingkan sebelum dilakukan pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh jumlah lubang saluran pengeluaran minyak kacang tanah semi mekanis. Parameter yang diamati yaitu rendemen, kapasitas olah, dan kapasitas hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen dengan perlakuan jumlah lubang saluran pengeluaran minyak (L1 sebesar 24,6%, L2 sebesar 21%, dan L3 sebesar 12%). Kapasitas olah dengan perlakuan jumlah lubang saluran pengeluaran minyak (L1 sebesar 1,404 kg/jam, L2 sebesar 2,008 kg/jam, dan L3 sebesar 3,108 kg/jam). Kapasitas hasil dengan perlakuan jumlah lubang saluran pengeluaran minyak (L1 sebesar 0,324 kg/jam, L2 sebesar 0,420 kg/jam, dan L3 sebesar 0,360 kg/jam).   Kata Kunci: Jumlah lubang, alat pengepres,minyak kacang tanah
UJI BEBAN KERJA ALAT PENGGILING TULANG SAPI (Test of the effect of Workload Dry Cow Bone Miller) Safriyanto Safriyanto; Saipul Bahri Daulay; Nazif Ichwan
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.193 KB)

Abstract

ABSTRACT The existance of livestock waste increase in accordance with the consumption of livestock meat livestock waste itself can be faeces, bone, blood, and hair. The handling of this wastes must be done correctly so that they doesn’t contaminate the environment. One of the product that can be produced from the processing of livestock waste is bone powder which can be used as the mixture of animal feed because it’s rich in calcium and phosphorus. The aim of this research was to test of the effect of workload Dry Cow Bone Miller, with the parameters of effective capacity, yield and power, then analyze the economic value of dry cow bone miller.This research was conducted in August until October 2016 in the Laboratory of Agricultural Engineering, Faculty of Agriculture, University of North Sumatra, Medan, by literature study, testing of equipment and parameters observation. Parameters measured were effective capacity, yield and power. The results showed that the workload was significantly affected the effective capacity, yield and power. Key words: Dry Cow Bone Miller, Bone Waste ABSTRAK Keberadaan limbah hewan ternak meningkat seiring dengan tingginya konsumsi daging hewan ternak. Limbah ternak sendiri dapat berupa kotoran, tulang, darah, dan bulu. Penanganan limbah ini harus dilakukan dengan tepat agar tidak mencemari lingkungan. Salah satu produk yang dapat dihasilkan dari pengolahan limbah ternak adalah tepung tulang yang dapat dimanfaatkan sebagai campuran pakan ternak karena kaya akan kalsium dan fosfor. Penelitian ini bertujuan untuk menguji beban kerja alat penggiling tulang sapi dengan parameter kapasitas efektif, rendemen, dan daya, kemudian menganalisis nilai ekonomis alat penggiling tulang sapi.Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus hingga Oktober 2016 di Laboratorium Keteknikan Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan, dengan cara studi literatur, pengujian alat dan pengamatan parameter. Parameter yang diamati adalah kapasitas efektif alat,  rendemen, dan daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh nyata terhadap kapasitas efektif alat, rendemen dan daya.   Kata kunci: Alat Penggiling Tulang Sapi Kering, Limbah Tulang
PEMANFAATAN BLOTONG TEBU DAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI DALAM PEMBUATAN BATAKO DENGAN PENAMBAHAN SIKACIM CONCRETEADDITIVE (Utilization of Sugar Cane Blotong and Rice Husk Ash as a Substitution Material in The Manufacture of Concrete Block M.Firdaus Anzala Kahfi Lubis; Saipul Bahri Daulay; Delima Sari Lailan Nasution
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.95 KB)

Abstract

ABSTRACT Producing concrete blocks with the addition of cane blotong and rice husk ash can reduce the use of cement and sand in the manufacture of construction materials. This study was aimed to assess the utilization of sugar cane blotong and rice husk ash as a substitution material in the manufacture of concrete blocks with the addition of sikacim concrete additive.This research was conducted at the Laboratory of Concrete, Faculty of Engineering, University of  Sumatra Utara from June to October 2017 using 2 factorial randomized complete design. The first factor was the composition of sugar cane blotong consisting of 3 levels, namely: (7.5%, 10%, 20%) and the second was the composition of rice husk ash which consists of 2 levels, namely: (50% and 60%).The results showed that A1 (7.5% blotong) had the highest compressive strength of 11.23 MPa and A3 had the fastest time early connective ie 94.18 minutes while the time the final tie, together with other treatment that was 120 minutes, whereas for the highest absorption was at A3 (20% cane blotong) i.e 4.98%. The best mix of both materials was A1B1 (7.5% and 50% cane blotong and rice husk ash) with the compressive strength of 7.2 MPa and absorption value of 3.87%. Keywords: Cane blotong, rice husk ash, brick, sikacim concrete additive ABSTRAK Pembuatan batako dengan bahan tambahan blotong tebu dan abu sekam padi dapat mengurangi penggunaan semen dan pasir dalam pembuatan bahan konstruksi bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan blotong tebu dan abu sekam padi sebagai bahan subtitusi dalam pembuatan batako dengan penambahan sikacim concreteadditive. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Beton, Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara dari bulan Juni sampai Oktober 2017 dengan menggunakan rancangan acak lengkap 2 faktorial. Faktor pertama adalah komposisi blotong tebu yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: (7,5%, 10%, 20%) dan faktor kedua adalah komposisi abu sekam padi yang terdiri dari 2 taraf, yaitu: (50% dan 60%). Hasil penelitian menunjukkan A1 (7,5% blotong tebu) memiliki kuat tekan tertinggi yaitu sebesar 11,23 MPa dan A3 memiliki waktu ikat awal tercepat yaitu 94,18 menitsedangkan untuk waktu ikat akhir, sama dengan perlakuan yang lainnya yaitu selama 120 menit, sedangkan untuk absorbsi tertinggi pada A3 (20% blotong tebu) yaitu sebesar 4,98%. Untuk perpaduan terbaik dari kedua bahan A1B1 (7,5% blotong tebu dan 50% abu sekam padi) merupakan komposisi terbaik dengan nilai kuat tekan sebesar 7,2 MPa dan nilai absorbsi sebesar 3,87%. Kata kunci : Blotong tebu, abu sekam padi, batako, sikacim concreteadditive  
KAJIAN ALIRAN UDARA DAN SUHU PADA KEMASAN KOMODITI PEPAYA (Carica papaya L.) MENGGUNAKAN TEKNIK COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD) (Study of Airflow and Temperature At Papaya Commodity Packaging Using Computational Fluid Dynamics (CFD) Technique) Filli Andriani; Riswanti Sigalingging; Saipul Bahri Daulay
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.625 KB)

Abstract

ABSTRACT   Horticultural products are highly damaged during post harvest handling. Papaya is one of which includes climatis fruit is a fruit with high respiration rate, that respiration can be a factor causing the accumulation of CO2 and increasing temperaturein the packaging. Computational Fluid Dynamics (CFD) can be utilized to simulate and visualize the airflow and temperature changes occurring in the packaging,making it easier to design in a well-ventilated packaging to suit the packaged product.The study was conducted using 1 hour, 3 hour and 5 hour simulation time with 12 points of temperature measurement inside carton box vibrated using simulator table with 3Hz frequency, then simulated using CFD, conducted in September - October 2017 in the Laboratory of Biosystems Engineering Study Program of Agricultural Engineering, Faculty of Agriculture, USU, Medan. The observed parameter was velocity from airflow, temperature and relative humidity. The results showed that the air flow velocity vector with simulation time 1 hour, 3 hours and 5 hours tend to have the same flow velocity vector, the relative humidity value of 99.9 % and an increase in temperature at any time of the simulation. CFD simulation calculations was valid because of the average value of the validation error <10%. Key words: airflow, temperature, CFD ABSTRAK Produk hortikultura sangat mudah rusak selama penanganan pasca panen. Buah pepaya salah satunya yang termasuk buah klimaterik yaitu buah dengan kecepatan respirasi yang tinggi, di mana respirasi merupakan salah satu faktor penyebab kerusaan akibat akumulasi CO2 dan meningkanya suhu di dalam kemasan. Computational Fluid Dynamics (CFD) dapat dimanfaatkan untuk mensimulasikan dan menggambarkan secara visual aliran udara dan perubahan suhu yang terjadi di dalam kemasan, sehingga mempermudah mendesain kemasan berventilasi yang sesuai dengan produk yang dikemas. Penelitian yang dilakukan menggunakan waktu simulasi 1 jam, 3 jam dan 5 jam dengan 12 titik pengukuran suhu di dalam kemasan karton yang digetarkan menggunakan meja simulator dengan frekuensi 3Hz, kemudian disimulasikan dengan menggunakan CFD, dilakukan pada bulan September - Oktober 2017 di Laboratorium Teknik Biosistem Program Studi Keteknikan Pertanian, Fakultas Pertanian, USU, Medan. Parameter yang diamati adalah kecepatan aliran udara, suhu dan kelembaban relatif di dalam kemasan karton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vektor kecepatan aliran udara dengan waktu simulasi 1 jam, 3 jam dan 5 jam cenderung memiliki vektor kecepatan aliran yang sama, dengan nilai kelembaban relatif sebesar 99,9 % dan terjadi peningkatan suhu di setiap waktu simulasi. Perhitungan simulasi CFD adalah valid karena nilai rata-rata error validasi  <10 %. Kata kunci: aliran udara,suhu, CFD
PENGARUH JENIS KEMASAN TERHADAP SUSUT BOBOT, KERUSAKAN FISIK DAN KEKERASAN KUBIS (Brassicaoleracea L. var. capitata) MENGGUNAKAN SIMULASI TRANSPORTASI DARAT (The Effect of Packaging Type on Weight loss, Physical Damage and Hardness of Cabbage (Brassica Purweni Hardiana; Saipul Bahri Daulay; Riswanti Sigalinggling
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.747 KB)

Abstract

ABSTRACT To reduce the degreadation of quality and extend the shelf life of a commodity appropriate post-harvest handling is required especially in distribution process. In bulk transportation the occurrence of mechanical damage oncabbage is possible, it is necessary to find the proper packaging techniques so that the quantity and quality of cabbage that has distributed consumers to remain well preserved. This study was aimed to determine the effect of the type of packaging (bamboo baskets, waring sacks and plastic baskets) on weight loss, physical damage and hardness of cabbage during distribution simulation using ground transportation. This research was conducted in June to October 2017 in the Laboratory of Biosystem Techniques Study Program of Agricultural Engineering Faculty of Agriculture, University of Sumatra Utara for porosity, weight loss, physical damage and for hardness was carried out in the Laboratory of Food Technology Study Program of Food Science and Technology Faculty of Agriculture, University of Sumatra Utara.The results showed thatthe greatest mechanical damage was found in KBT3 treatment (bamboo basket filler with 5 hours  long simulation) where  percentage of weight loss and extensive bruises injuries were 3.38% and 8.77%, while the lowest  mechanical damage on cabbage was KWT1 treatment (one hour simulation of waring sacks) where the percentage of weight loss and extensive bruises injuries were 1.10% and 1.83%. Therefore, the most excellent packaging to reduce the deterioration of  the cabbage was using waring sacks  with the porosity 15.3%. Keywords: Cabbage, weights loss, physical damage, hardness ABSTRAK Untuk mengurangi susut mutu dan memperpanjang masa simpan suatu komoditi  diperlukan proses penanganan pasca panen yang tepat terutama dalam proses pendistribusiannya. Dalam proses pengangkutan secara bulk transportation sangat memungkinkan terjadinya kerusakan mekanis pada kubis, untuk itu diperlukan teknik pengemasan yang tepat  agar kuantitas dan kualitas kubis yang sampai ke tangan konsumen tetap terjaga dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kemasan (keranjang bambu, karung waring dan keranjang plastik) terhadap susut bobot, kerusakan fisik dan kekerasan kubis menggunakan simulasi transportasi darat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni hingga Oktober 2017 di Laboratorium Teknik Biosistem Program Studi Keteknikan Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara untuk pengamatan parameter porositas, susut bobot, kerusakan fisik sedangkan pengujian terhadap kekerasan dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan mekanis pada kubis yang paling besar terdapat pada perlakuan KBT3 (keranjang bambu pengisi dengan lama simulasi 5 jam) yaitu persentase susut bobot dan luas luka memarnya masing-masing sebesar 3,38% dan 8,77%, sedangkan  kerusakan mekanis pada kubis yang paling rendah terdapat pada perlakuan  KWT1 (karung waring dengan lama simulasi 1 jam) yaitu persentase susut bobot dan luas luka memarnya masing-masing sebesar 1,10% dan 1,83%. Maka, kemasan yang paling baik untuk mengurangi penurunan mutu pada kubis adalah menggunakan karung waringdengan nilai porositas terendah yaitu sebesar 15,3%.   Kata kunci: Kubis, Susut bobot, Kerusakan fisik, Kekerasan
RANCANG BANGUN ALAT PEMOTONG KELAPA MUDA TIPE MANUAL Test of Effect of Number of oil expel holes channel of Peanut oil Pressing Semi Mechanical Equipment (Arachis hypogea L.) M.Rezeki Murad Maldini Daulay; Saipul Bahri Daulay; Taufik Rizaldi
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.759 KB)

Abstract

ABSTRACT As well as many countries in Pacific Ocean, Indonesia is a world main coconut producer. The cutting of coconut until this time is mainly using traditional equipment that still has many weaknesses. The application of mechanical technology in the form of  efficient machine and equipment among farmers is really necessary to be developed so that the quantity and the quality of product can be improved. The aims of this research were to design, to build and to test the manual type of coconut cutter by using coconut as the material. The results showed that the effective capacity of this equipment was 75,91 pieces/hour, the average diameter of coconut that used in this research was 17,75 cm. Economic analysis showed that break even point was 783,037 pieces/year on the fifth year, net present value was Rp 94.831.471/year with 4,75% of interest rates and Rp 91.556.947/year with 6% of interest rates, and internal rate of return was 42,393%. Key word: manual type of coconut cutter, coconut, manual equipment   ABSTRAK   Seperti halnya negara-negara di Samudera Pasifik, Indonesia merupakan penghasil kelapa utama dunia. Pemotongan kelapa muda hingga pada saat sekarang ini masih banyak yang menggunakan peralatan tradisional yang masih memiliki banyak kelemahan. Penerapan teknologi mekanis dalam bentuk mesin dan peralatan tepat guna di kalangan petani sangat perlu untuk dikembangkan agar jumlah dan mutu produk dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain, membuat dan menguji alat pemotong kelapa muda tipe manual dengan menggunakan kelapa muda sebagai bahan bakunya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas efektif alat sebesar 75,91 buah/jam, rata-rata diameter kelapa yang digunakan dalam penelitian berdiameter 17,75 cm. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa break even point sebesar 783,037 buah/tahun pada tahun kelima, net present value sebesar Rp 94.831.471/tahun dengan suku bunga 4,75% dan Rp 91.556.947/tahun dengan suku bunga coba-coba 6%, serta internal rate of return sebesar 42,393%. Kata kunci: alat pemotong kelapa muda tipe manual, kelapa, alat manual
Co-Authors Achwil Putra Munir Achwil Putra Munir Achwil Putra Munir Achwil Putra Munir Achwil Putra Munir Achwil Putra Munir Achwil Putra Munir Achwil Putra Munir Acwil Putra Munir Adian Rindang Adian Rindang Adian Rindang Adian Rindang Agra Izwan Agus Roy Butar-Butar Ahmad Rizan Fadli Ainun Rohana Ainun Rohana Ainun Rohana Ainun Rohanah Alex Candra Pardede Alin Maya Sari Alvario Kesturi Amanda Buna Satria Siregar Andre Gromico Napitupulu Andreas Sembiring Anthoni Lumbantobing Anwar Manik Arsenius Ardinata Tarigan Asri Bernitzky Saragi Asrita Yohana Siallagan Bela Velila Viska Yunita Bobby Arisandi Chairunnisa Ritonga Dara Dhayanara David Halomoan Sidabutar Dea Annisa Putri Dennis Satria Detyara Imani Didy Hikmah Utama Dita Anastasia Sarah Zurenahusla Dodi Mowo Asmoro Doli Arlando Manik Dwi Ary Ertanto Edi Susanto Elfani Oktianto Elvianty Brahmana Endah Andarini Erdi K.L. Tobing Eri Sutiawan Fachrizal Sinaga Fadli Elsyah Pasaribu Faris Faisal Rahman Febrina Medyanti Sinaga Febriyan Fadli Filli Andriani Freddy Kancan Sembiring Geri Aldian Sagala Gita Ferry Husain Manalu Gusmil Diana Br. Sitepu Hadryanus Simanjuntak Haryanto Rohman Siregar Herdianze Novalina Pasaribu Indri Tamara Pulungan Ira Septiana Pasaribu Irhami Adha Irvan Immanuel Silalahi Ita Sidauruk Ivan Jonathan Ivan Yolessa Butar-Butar Jerry Simanjuntak Jhon Erikson Tarigan Jonathan Austin Pasaribu Jonsion Purba Josafat Simanjuntak Justira Mai Nora Siregar Krisna Tri Prabowo Lourent Sirait Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Luthfan Minhal Luvi Harmayanvi Harahap M.Firdaus Anzala Kahfi Lubis M.Rezeki Murad Maldini Daulay Margaretta Bukit Mhd Fadil Muchlis Raja Uhum Muhammad Adli Resya Muhammad Afandi Muhammad Arif Gilang Pratama Muhammad Bayu Handoko Muhammad Eko Hardiyansyah Muhammad Yandriza Fanni Muhammad Yusuf Mustafa Parlindungan Nasution, Delima Lailan Sari Nazif Ichwan Nazif Ichwan Nazif Ichwan Nency Situmorang Netty Sinaga Nico Pakpahan Norman Wilson Sidabariba Purweni Hardiana Putri Candra Ayu Raja Bagus Hariawan Agung Remon Purba Rika Martineza Angkat Riki Rikardo Sinaga Rio Baruna Sirait Riswanti Sigalingging Riswanti Sigalinggling Rizki Aminullah Lubis Robert Tio Hutagalung Robi Salim Rambe Rossiana Sianturi Ryandy Santoso Safriyanto Safriyanto Samuel Haposan Sari Azhira Siregar Sartono Hasugian Saud Pangihutan Serinita Barus Shella Kairunisa Sulastri Panggabean Sulastri Panggabean Sulastri Panggabean Sulastri Panggabean Sulastri Panggabean Sulastri Panggabean Sulastri Panggabean Sulastri Panggabean Sulastri Panggaben Sumono Sumono Sumono Sumono Sumono Sumono Syahnan Riady Nasution T.Anwar Faiz Taufik Rizaldi Untung Utoyo Vanya Aulidya Vovoandwivo Mandatya Winanda Pardhanu Winda Savitri Ritonga Wira Pratama Yuki Febrina Sirait Zulficar Zk Zultix Las Risanta Zulvi Arwana Fakih