Saipul Bahri Daulay
Progran Studi Keteknikan Pertanian, Fakultas Pertanian USU

Published : 110 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS ERGONOMI TERHADAP RUANG KENDALI PADA TRAKTOR RODA EMPAT KINTA SB55 (Analize Ergonomic of Controlling Room for Four-Wheel Tractor KINTA SB55) Robi Salim Rambe; Achwil Putra Munir; Saipul Bahri Daulay
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.866 KB)

Abstract

ABSTRACT This research was done to test the effect of operator comfort level of the control room operated by hand, operational by foot, and the optimum area in four-wheel tractor. This research was using anthropometric data with a sample of 100 people taken at random. The results showed that control space operated by hand, operational of foot, and the optimum area in four-wheel tractor was each 21 cm, 55 cm, and 77 cm respectively from the SRL. Keywords:tarctor, anthropometry ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kenyamanan operater terhadap ruang kendali yang dioperasikan dengan tangan, pengoperasian alat dengan kaki, dan daerah optimum pada traktor roda empat. Penelitian ini mengguanakan data antropometri dengan sampel 100 orang yang diambil secara acak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh hasil ruang kendali yang dioperasikan dengan tangan, pengoperasian alat dengan kaki, dan daerah optimum pada traktor roda empat masing-masing adalah 21 cm, 55 cm, dan 77 cm dari SRL Kata Kunci:traktor, antropometri
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DENGAN ANDROID UNTUK HARGA KOMODITAS PERTANIAN (Information System Development with Android for Agriculture Commodity Price) Fachrizal Sinaga; Achwil Putra Munir; Saipul Bahri Daulay
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.712 KB)

Abstract

ABSTRACT Mobile devices are now becoming common things used by many people. As many of these mobile devices using Android operating system makes many applications created and developed to provide convenience for users to access information or performing their daily activities. The traditional market is a means for people to make buying and selling of agricultural commodities. Obviously commodity prices of market information is necessary for the community, since many of the Indonesian people who rely on traditional market to meet their needs of agriculture commodities.This research was aimed  to create an information system in agricultural commodity prices from traditional markets Medan which could be accessed through mobile device applications using Android operating system. The selected commodities were red chili, cayenne pepper, onion and garlic, while market chosen were Melati, Sore and Simpang Limun Markets that located in Medan, North Sumatra. The application was made to display the prices. In addition, the application was also comes with features that can display the the markets location on the map. Keyword : android, price, agriculture commodity, traditional market, mobile devices ABSTRAK   Perangkat bergerak saat ini sudah menjadi benda yang umum digunakan oleh banyak orang. Banyaknya penggunaan perangkat bergerak terutama yang menggunakan sistem operasi Android membuat banyak juga aplikasi yang dibuat dan dikembangkan untuk memberi kemudahan bagi pengguna dalam mendapatkan informasi ataupun melakukan aktivitas sehari-hari. Pasar tradisional merupakan sarana bagi masyarakat untuk melakukan transaksi jual beli komoditas pertanian. Tentunya informasi harga komoditas dari pasar merupakan informasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, mengingat banyak dari masyarakat Indonesia yang bergantung dari pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan akan komoditas pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu sistem informasi harga komoditas pertanian dari pasar-pasar tradisional di Kota Medan yang dapat diakses melalui aplikasi perangkat bergerak bersistem operasi Android. Komoditas yang dipilih yaitu  cabai merah, cabai rawit, bawang merah dan bawang putih, Sedangkan Pasar yang dijadikan objek penelitian ini adalah Pasar melati, Pasar Sore dan Pasar Simpang Limun yang terdapat di Kota Medan, Sumatera Utara. Dalam uji coba aplikasi yang dibuat dapat menampilkan harga. Selain itu aplikasi juga dilengkapi dengan fitur yang  dapat menampilkan lokasi pasar di peta.   Kata kunci : android, harga, komoditas pertanian, pasar tradisional, perangkat bergerak.
RANCANG BANGUN ALAT PENCETAK KUE BAWANG (Design Construction of Onion Chips Molder) Robert Tio Hutagalung; Achwil Putra Munir; Saipul Bahri Daulay
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.563 KB)

Abstract

ABSTRACT Manual molding onion chips was considered not effective because the molding process have many steps. The purpose of this research was to design, build, test and analyze the economic value of onion chips molder. This research was conducted in October until December 2015 in the Laboratory of Agricultural Engineering, Faculty of Agriculture, University of North Sumatra, Medan, by literature study, equipment tests and parameters observation. The parameters observed were effective capacity, yield and economic analysis. Based on this research, it was summarized that the effective capacity of the equipment was 30,63 kg/hour and the yield was 97,83%. Economic analysis was as follows: basic costs for the first to the fifth year was Rp.340,09/kg, Rp.340,39/kg, Rp.340,59/kg, Rp.340,80/kg, Rp.341,02/kg respectively. Break even point (BEP) was at 85,36 kg/year of onion chips molded. Net present value (NPV)7,5% was Rp.202.802.837. Internal rate of return (IRR) was 48,5%. Keywords: onion chips, molder, manual ABSTRAK   Pencetakan kue bawang secara manual dinilai kurang efektif karena proses pencetakannya memerlukan banyak tahapan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membuat, menguji serta menganalisis nilai ekonomis alat pencetak kue bawang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober hingga Desember 2015 di Laboratorium Keteknikan Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan, dengan cara studi literatur, pengujian alat dan pengamatan parameter. Parameter yang diamati yaitu kapasitas efektif alat, rendemen dan analisis ekonomi. Dari hasil penelitian diperoleh kapasitas efektif alat sebesar 30,63 kg/jam dan rendemen sebesar 97,83%. Analisis ekonomi, biaya pokok untuk tahun pertama sampai tahun kelima berturut-turut yaitu Rp.340,09/kg, Rp.340,39/kg, Rp.340,59/kg, Rp.340,80/kg, Rp.341,02/kg. Alat ini akan mencapai nilai break even point (BEP) apabila telah mencetak adonan kue bawang sebanyak 85,36 kg/tahun. Net present value (NPV) 7,5% sebesar Rp.202.802.837. Internal rate of return (IRR) adalah sebesar 48,5%.   Kata kunci: kue bawang, alat pencetak, manual
RANCANG BANGUN ALAT PENCETAK PELET IKAN MANUAL (Design of Manual Fish Pellet Mold) Dwi Ary Ertanto; Saipul Bahri Daulay; Achwil Putra Munir
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.003 KB)

Abstract

ABSTRACT The fishing businesses needs a large amount of feed, and the solution of this problem is to design their own fish feed to reduce the cost. This study was aimed to design, build, test and analyze the economic value of manual fish pellet molde. The parameters observed were the effective capacity, the percentage of material left behind, yield, and economic analysis. The results showed that the capacity of the fish pellet molder was 33.77 kg / hour, percentage of material left was 27%, the yield was 72.66% cost for pellet was Rp.291.52 / kg in the first year, Rp.291.60 / kg in the second year, Rp.291.68 / kg in the third year, Rp.291.77 / kg in the fourth year, and Rp.291.87 / kg in the fifth year, the BEP was 24.10 kg / year, the IRR was 48.72%, the NPV at 7.5% interest rate was Rp.8.017.867.692 which means the business is feasible to run. Keywords: Manual Fish Pellet Mold, flour, fine bran, soy,  tapioca, vitamin mix. ABSTRAK   Usaha perikanan membutuhkan pakan ikan  yang cukup, dan  solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan membuat pakan ikan sendiri untuk menekan biaya usaha. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membuat, menguji serta menganalisis nilai ekonomis alat pembuat pelet ikan manual. Parameter yang diamati adalah kapasitas efektif alat, persentase bahan tertinggal, rendemen, analisis ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kapasitas alat pencetak pelet ikan ini sebesar 33.77 kg/jam, Persentase bahan tertinggal di alat sebesar 27 %, Rendemen yang didapat pada alat ini adalah sebesar 72,66%, Biaya untuk mencetak pelet ikan sebesar Rp.291.52/kg pada tahun pertama, Rp.291.60/kg pada tahun kedua, Rp.291.68/kg pada tahun ketiga, Rp.291.77/kg pada tahun keempat, dan Rp.291.87/kg pada tahun kelima, BEP sebanyak 24,10 kg/tahun, IRR sebesar 48,72%, NPV alat ini dengan suku bunga 7.5% adalah Rp.8.017.867.692 yang berarti usaha ini layak untuk dijalankan.   Kata Kunci : Alat Pencetak Pelet Ikan Manual, tepung, dedak halus, kedelai, tapioka, vitamin mix
PEMBUATAN ARANG AKTIF DARI LIMBAH AMPAS KELAPA DENGAN KADAR AKTIVATOR HCL BERBEDA (Manufacture of Activated Carbon from Coconut Pulp Waste Using HCl as Activator with Different Concen Muchlis Raja Uhum; Saipul Bahri Daulay; Sulastri Panggabean
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.844 KB)

Abstract

ABSTRACT Activated carbon is a material that has a high carbon content that can be made from organic and inorganic materials, in condition that the materials have a porous structure. The research was aimed to determine the characteristic of moisture content, ash content and pore surface area of activated carbon from coconut pulp waste as well as to improve phsycal quality of the water.The results indicated that the best concentration carbon from coconut pulp waste was by using 15 % HCl activator which produced moisture content of 6,67 %, ash content of  0,52 % and pore surface area of  25,48 mm. The application of the activated carbon by using 15 % HCl activator in water indicated that the water turbidity was 14,33 NTU, colour of the water was very clear and the water had no smell. The result showed that the produced water did reached the water quality standard. Keywords: activated carbon, coconut pulp waste, physical quality of water   ABSTRAK Arang aktif merupakan material yang memiliki kadar karbon tinggi yang dapat dibuat dari bahan organik maupun anorganik, dengan syarat bahan tersebut mempunyai struktur pori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kadar air, kadar abu, luas permukaan pori arang aktif ampas kelapa serta untuk meningkatkan kualitas fisik air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arang aktif ampas kelapa terbaik dari aktivator HCl 15 % menghasilkan kadar air 6,67 %, kadar abu 0,52 % dan diameter permukaan pori 25,48 mm. Hasil pengaplikasian arang aktif dari aktivator HCl 15 % menghasilkan nilai kekeruhan air 14,33 NTU, warna air sangat jernih dan air tidak berbau. Hasil tersebut sudah memenuhi standar mutu air bersih.   Kata kunci: arang aktif, limbah ampas kelapa, kualitas fisik air
UJI KARAKTERISTIK FISIK SERAT ALAMI TANAMAN LIDAH MERTUA (Sansevieria trifasciata P.) PADA PEMBUATAN BENANG PAKAN (Physical Characteristics Test of Sansevieria (Sansevieria trifasciata P.) Fiber to Made Yarn Feed) Nency Situmorang; Saipul Bahri Daulay; Sulastri Panggabean
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.403 KB)

Abstract

ABSTRACT Fiber of Sansevieria has characteristics of not easily fragile, shiny, long, and potentially used as a raw material in manufacture of textiles, especially yarn. This study was aimed to make determine the physical characteristics of mother in law tongue fiber with and without the addition of NaOH. This research was conducted in March until May 2016 in the Laboratory of Agricultural Engineering, brightness level test was conducted at Laboratory of food technology, Faculty of Agriculture University of North Sumatra, Medan. Tensile strength test and test the fineness (number of threads) was conducted at Laboratory Evaluation of Textiles, College of Engineering Indonesian Islamic University, Yogyakarta. Parameters measured were tensile strength test, test the fineness (number of threads) and brightness level test. Results of the research indicated that the Sansevieria fiber produce different physical characteristics in each treatment with and without solution of NaOH. The highest result of tensile strength value of Sansevieria fibre was on the without NaOH treatment that is 144 grams. The highest result of fineness value of Sansevieria fibre was on the treatmeant with addition NaOH (10%)  that is 3,8 tex. The highest result of the brightness value of Sansevieria fibre was on the treatmeant with addition NaOH (5%)that  is 75.29%. Key words: Sansevieria, natural fiber, tensile strength, yarn. ABSTRAK   Serat Sansevieria memiliki karakteristik yang tidak mudah rapuh, mengkilat, panjang dan berpotensi digunakan sebagai bahan baku tekstil khususnya pada pembuatan benang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji karakteristik fisik serat tanaman lidah mertua dengan dan tanpa penambahan larutan NaOH. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret hingga Mei 2016 di Laboratorium Keteknikan Pertanian, Uji tingkat kecerahan dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan. Uji Kekuatan tarik dan kehalusan (nomor benang) dilakukan di Laboratorium Evaluasi Tekstil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Parameter yang diamati adalah kekuatan tarik, kehalusan (nomor benang) dan tingkat kecerahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serat Sansevieria menghasilkan karakteristik fisik yang berbeda pada masing-masing perlakuan dengan dan tanpa penambahan larutan NaOH. Nilai kekuatan tarik terbesar pada serat Sansevieria terdapat pada perlakuan tanpa NaOH (0%) yaitu 144 gram. Nilai kehalusan terbesar pada serat Sansevieria terdapat pada perlakuan penambahan NaOH (10%) yaitu 3,8 tex. Nilai tingkat kecerahan terbesar pada serat Sansevieria terdapat pada perlakuan NaOH (5%) yaitu 75,29%. Kata kunci : Sansevieria, serat alami, kekuatan tarik, benang
PEMBUATAN ARANG AKTIF DENGAN BAHAN BAKU LIMBAH TEH SEBAGAI PENINGKAT KUALITAS FISIK AIR (Activated Carbon from Tea Waste to Increase Water’s Physical Quality) Dita Anastasia Sarah Zurenahusla; Ainun Rohanah; Saipul Bahri Daulay
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.633 KB)

Abstract

ABSTRACT The research was aimed to know water’s physical quality after activated carbon applicated which has been roasted carbonized and activated with H­­3PO4 and to know the percentation of moisture content, ash content and vollatile matter of activated carbon which appropriate with quality standard of activated carbon. The method of the research was experimental and literature studying from related sources with the experiment, and moisture content, ash content, vollatile matter and water’s physical quality were tested. The results proved that the application of activated carbon to Deli river water could fix and increase water’s physical quality with the quality standard of moisture content and ash content of 5.35% and 5.20% respectively. Keywords : Activated Carbon, Tea Waste,  Water’s Physical Quality. ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik air akibat pengaruh aplikasi arang aktif limbah teh yang telah dikarbonisasi dengan cara disangrai serta diaktivasi dengan larutan H­­3PO4 dan untuk mengetahui persentase kadar air, kadar abu dan bagian yang hilang pada suhu 9500C pada arang aktif  yang sesuai syarat mutu arang aktif. Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan eksperimental dan dengan cara studi literatur  dari sumber yang berkaitan dengan uji kadar abu, uji kadar air, uji bagian yang hilang pada suhu 9500C dan uji kualitas fisik air. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaplikasian arang aktif pada air sungai Deli dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas fisik air dengan syarat persentase kadar air arang aktif dan kadar abu arang aktif yang digunakan mengandung 5,35% dan 5,20 %. Kata kunci : Arang Aktif, Kualitas Fisik Air, Limbah Teh
PROGRAM SIMULASI PENGELOLAAN TRAKTOR UNTUK PENGOLAHAN TANAH DI LAHAN SAWAH (STUDI KASUS : KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI) (Simulation Program of Tractor Management for Paddy Fields Tillage Case Study:Perbaungan District Serdang Bedagai Reg Serinita Barus; Taufik Rizaldi; Saipul Bahri Daulay
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.468 KB)

Abstract

ABSTRACT Rent cost determination of hand tractor in Perbaungan District is still in manual system that will make farmer who serve rental tractor service for paddy fields tillage can’t determine the appropriate rent cost and can’t do feasibility analysis for this business . This research was aimed to get a simulation program based on computer that will help farmer found informations of hand tractor management for paddy field tillage. This simulation was designed to be user oriented, using Visual Basic 2010 programming language and Microsoft Access 2007 database system. This research was done in Mei until August 2016 in Melati II, Tualang and Lubuk Bayas villages. Based on the results of simulation calculation, it was found that rent cost of hand tractor for three farmer groups in Melati II village were Rp.624.975/Ha, Rp.581.454/Ha and Rp.624.975/Ha respectively. In Tualang were Rp.574.575/Ha, Rp.550.425/Ha and Rp.594.975/Ha respectively. In Lubuk Bayas were Rp.597.886/Ha, Rp.581.437/Ha and Rp.625.725/Ha respectively.   Keywords: Handtractor, Rent Cost, Simulation ABSTRAK   Penentuan biaya sewa traktor di Kecamatan Perbaungan masih menggunakan cara yang manual sehingga petani yang menyediakan jasa penyewaan traktor untuk pengolahan lahan sawah tidak dapat menentukan biaya sewa yang sesuai dan melakukan analisis kelayakan usaha tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu simulasi berbasis komputer yang dapat membantu petani untuk memperoleh informasi dalam pengelolaan traktor tangan untuk pengolahan lahan sawah. Simulasi ini dirancang berorientasikan pada user menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 2010 dan sistem basis data Microsoft Access 2007. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Agustus 2016 di Desa Melati II, Tualang dan Lubuk Bayas. Berdasarkan hasil perhitungan simulasi diperoleh biaya sewa untuk tiga kelompok tani di Desa Melati II yaitu sebesar Rp. 624.975/Ha, Rp. 581.454/Ha dan Rp. 624.975/Ha. Kelurahan Tualang sebesar Rp. 574.575/Ha, Rp. 550.425/Ha danRp. 594.975/Ha. Desa Lubuk Bayas sebesar Rp. 597.886/Ha, Rp. 581.437/Ha dan Rp. 625.725/Ha.   Kata Kunci: Biaya Sewa, Simulasi, Traktor Tangan
PEMBUATAN ARANG AKTIF MENGGUNAKAN PELEPAH KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) (Manufacture of Activated Carbon Using Palm Stem (Elaeis gunensis jacq)) Muhammad Adli Resya; Saipul Bahri Daulay; Ainun Rohanah
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.817 KB)

Abstract

ABSTRACT Some research proved that activated carbon could be made from organic materials that have very high carbon percentage. Biomass material from palm plant can be used. The existing research of activated carbon from palm tree was limited of palm shell.In fact, there are many part of palm tree can be useful, like palm stem. Indonesia has been the largest  palm plant country in the world with 6.700.000ha areas in 2008.Palm stem has been abundant and can be used as an alternative material to make its value higher. The research for preparation of activated carbon frompalm stem that had the best result was using by HCl 0,2 M, activator wite 100 mesh and activation period of 24 hours. In industrial process, activate with carbon is used for deodorizing, adsorbs taste, colours and organic contaminant. Testing for active carbon in this research was based on activated carbon quality standard  Standar Nasional Indonesia No 06 – 3730-1995. Key word : Active Carbon, Palm Stem ABSTRAK   Hasil penelitian membuktikan bahwa arang aktif dapat dibuat dari bahan organik yang mengandung kadar karbon tinggi. Limbah biomassa dari tanaman kelapa sawit merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan. Dari sejumlah penelitian yang telah dilakukan, penelitian karbon aktif dari tanaman kelapa sawit terbatas pada bahan baku cangkang sawit. Padahal, masih banyak bagian dari tanaman kelapa sawit yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan karbon aktif, salah satunya adalah pelepah kelapa sawit. Mengingat Indonesia diperkirakan memiliki areal pohon kelapa sawit terluas di dunia, sekitar 6.700.000 ha pada tahun 2008, maka pelepah kelapa yang tersedia melimpah dapat digunakan sebagai bahan alternatif yang memberikan nilai ekonomi lebih. Pada penelitian ini, karbon aktif terbaik diperoleh  dengan menggunakan aktivator HCl 0,2 M, ukuran karbon 100 mesh dan lama aktivasi 24 jam. Dalam dunia industri karbon aktif ini umumnya digunakan untuk menghilangkan bau, rasa, warna, dan kontaminan organik lainnya. Pengujian yang dilakukan penelitian ini didasarkan pada syarat mutu karbon aktif sesuai Standar Industri Indonesia     No 06 – 3730-1995.   Kata kunci : Karbon Aktif, Pelapah Kelapa Sawit
UJI BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA ALAT PEMERAS SANTAN SISTEM SCREW PRESS (Test of workload on performance of Screw Press Coconut Milk Extractor) Elvianty Brahmana; Saipul Bahri Daulay; Sulastri Panggaben
Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian
Publisher : Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.031 KB)

Abstract

ABSTRACT Coconut plant which is the plant which has high economic value because all part of the tree can be utilized. One of the utilization is grated coconut to taking the milk. Milk of coconut is being used as additive to delicious the  food. Extraction of milk coconut can be done with two ways: manually and using the extractor. The coconut milk extractor worked by entering shredded coconut into hopper and then carried to ward tubular filter contained  screw press and the milk is produced and the dregs comes out separately. This research was conducted by literature study, testing euipment and parameters observation. Parameters measured were effective capacity, yield, organoleptic test and economic analisis. The result showed that the workload was not significantly affected the effective capacity, yield and organoleptic test. Key words: Workload, Coconut Milk Extractor, Performance of Tool, Screw Press. ABSTRAK   Tanaman kelapa adalah salah satu tanaman bernilai ekonomis tinggi karena hampir semua bagian dari tanaman ini dapat dimanfaatkan. Salah satu hasil pemanfaatannya adalah pengolahan daging buah yang diparut untuk mendapatkan santan. Santan banyak digunakan sebagai bahan tambahan untuk menyedapkan masakan. Ekstraksi santan dapat dilakukan secara manual maupun menggunakan mesin pemeras santan. Mesin pemeras santan ini mempunyai prinsip kerja dengan memasukkan kelapa parut ke dalam saluran pemasukan, kemudian kelapa parut akan terdorong oleh ulir pembawa menuju saringan sehingga menghasilkan ampas dan santan yang terpisah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji beban kerja efisien pada kinerja alat pemeras santan sistem screw press dengan menggunakan kelapa parut sebagai bahan bakunya. Penelitian dilakukan dengan cara studi literatur, pengujian alat dan pengamatan parameter. Parameter yang diamati adalah kapasitas efektif alat, rendemen, uji organoleptik serta analisis ekonomi. Hasil penelitian menunjukan bahwa beban kerja berpengaruh tidak nyata terhadap kapasitas efektif alat, rendemen serta uji organoleptik. Kata kunci: Beban Kerja, Pemeras Santan, Kinerja Alat, Screw Press.
Co-Authors Achwil Putra Munir Achwil Putra Munir Achwil Putra Munir Achwil Putra Munir Achwil Putra Munir Achwil Putra Munir Achwil Putra Munir Achwil Putra Munir Acwil Putra Munir Adian Rindang Adian Rindang Adian Rindang Adian Rindang Agra Izwan Agus Roy Butar-Butar Ahmad Rizan Fadli Ainun Rohana Ainun Rohana Ainun Rohana Ainun Rohanah Alex Candra Pardede Alin Maya Sari Alvario Kesturi Amanda Buna Satria Siregar Andre Gromico Napitupulu Andreas Sembiring Anthoni Lumbantobing Anwar Manik Arsenius Ardinata Tarigan Asri Bernitzky Saragi Asrita Yohana Siallagan Bela Velila Viska Yunita Bobby Arisandi Chairunnisa Ritonga Dara Dhayanara David Halomoan Sidabutar Dea Annisa Putri Dennis Satria Detyara Imani Didy Hikmah Utama Dita Anastasia Sarah Zurenahusla Dodi Mowo Asmoro Doli Arlando Manik Dwi Ary Ertanto Edi Susanto Elfani Oktianto Elvianty Brahmana Endah Andarini Erdi K.L. Tobing Eri Sutiawan Fachrizal Sinaga Fadli Elsyah Pasaribu Faris Faisal Rahman Febrina Medyanti Sinaga Febriyan Fadli Filli Andriani Freddy Kancan Sembiring Geri Aldian Sagala Gita Ferry Husain Manalu Gusmil Diana Br. Sitepu Hadryanus Simanjuntak Haryanto Rohman Siregar Herdianze Novalina Pasaribu Indri Tamara Pulungan Ira Septiana Pasaribu Irhami Adha Irvan Immanuel Silalahi Ita Sidauruk Ivan Jonathan Ivan Yolessa Butar-Butar Jerry Simanjuntak Jhon Erikson Tarigan Jonathan Austin Pasaribu Jonsion Purba Josafat Simanjuntak Justira Mai Nora Siregar Krisna Tri Prabowo Lourent Sirait Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Lukman Adlin Harahap Luthfan Minhal Luvi Harmayanvi Harahap M.Firdaus Anzala Kahfi Lubis M.Rezeki Murad Maldini Daulay Margaretta Bukit Mhd Fadil Muchlis Raja Uhum Muhammad Adli Resya Muhammad Afandi Muhammad Arif Gilang Pratama Muhammad Bayu Handoko Muhammad Eko Hardiyansyah Muhammad Yandriza Fanni Muhammad Yusuf Mustafa Parlindungan Nasution, Delima Lailan Sari Nazif Ichwan Nazif Ichwan Nazif Ichwan Nency Situmorang Netty Sinaga Nico Pakpahan Norman Wilson Sidabariba Purweni Hardiana Putri Candra Ayu Raja Bagus Hariawan Agung Remon Purba Rika Martineza Angkat Riki Rikardo Sinaga Rio Baruna Sirait Riswanti Sigalingging Riswanti Sigalinggling Rizki Aminullah Lubis Robert Tio Hutagalung Robi Salim Rambe Rossiana Sianturi Ryandy Santoso Safriyanto Safriyanto Samuel Haposan Sari Azhira Siregar Sartono Hasugian Saud Pangihutan Serinita Barus Shella Kairunisa Sulastri Panggabean Sulastri Panggabean Sulastri Panggabean Sulastri Panggabean Sulastri Panggabean Sulastri Panggabean Sulastri Panggabean Sulastri Panggabean Sulastri Panggaben Sumono Sumono Sumono Sumono Sumono Sumono Syahnan Riady Nasution T.Anwar Faiz Taufik Rizaldi Untung Utoyo Vanya Aulidya Vovoandwivo Mandatya Winanda Pardhanu Winda Savitri Ritonga Wira Pratama Yuki Febrina Sirait Zulficar Zk Zultix Las Risanta Zulvi Arwana Fakih