Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Magdalene.Co dan Jurnalisme Berperspektif Gender Pada Pemberitaan Kekerasan Seksual di Kampus Retno Manuhoro Setyowati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 1 No. 4: Juni 2022
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v1i4.3696

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana artikel berjudul "Bagaimana Ciptakan Kampus Aman dari Kekerasan Seksual" di Magdalene.co dibingkai untuk menanggapi maraknya kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus. Artikel yang diterbitkan pada tanggal 5 Maret 2021 ini dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi dan telaah dokumen terkait profil media Magdalene.co. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana wartawan Magdalene.co membingkai pemberitaan dan proses kreatif mereka dalam menyampaikan jurnalisme berperspektif gender. Analisis teks pemberitaan dilakukan dengan menggunakan model framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa artikel tersebut dibingkai secara efektif untuk mengedukasi dan memobilisasi pembaca mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman. Penggunaan struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris dalam artikel ini memperkuat pesan yang disampaikan dan mendorong tindakan nyata untuk mengatasi kekerasan seksual di kampus.
Membingkai Deforestasi: Analisis Model Entman dalam Kolaborasi Enam Media di Kalimantan Barat Retno Manuhoro Setyowati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.4824

Abstract

Ironisme kondisi hutan tropis saat ini terjadi di Kalimantan Barat, padahal seharusnya provinsi ini menjadi aktor utama pelestarian hutan. Riset yang pernah dilakukan oleh sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat menyatakan bahwa salah satu perusahaan besar yang menjadi pelaku dari aksi deforestasi ini adalah PT Mayawana Persada. Kenyataan ini mendorong Depati Project dan Masyarakat Jurnalis Lingkungan Hidup Indonesia menginisiasi liputan kolaborasi enam media dengan tema yang sama, yakni deforestasi dengan pelakunya adalah PT Mayawana. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis mengenai pembingkaian isu deforestasi yang dilakukan oleh PT Mayawana dalam liputan kolaborasi enam media massa tersebut, serta mengidentifikasi elemen-elemen framingnya. Metode penelitian ini menggunakan analisis framing Entman dengan paradigma konstruktivisme dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing media memiliki penonjolan dan seleksi isu yang berbeda dalam mengisahkan deforestasi oleh PT Mayawana. Jaring.id, CNN TV, dan Ekuatorial lebih menekankan pada dampak sosial dan ekonomi terhadap komunitas adat dan masyarakat lokal, sedangkan Pontianak Post dan Mongabay lebih fokus pada dampak lingkungan dan ekosistem. Selain menyoroti nasib orang utan dan satwa liar lainnya, Betahita.id juga menyoroti aspek hukum dan tanggung jawab perusahaan serta pemerintah dalam menjaga keberlanjutan hutan. Perbedaan fokus framing ini dipengaruhi oleh kebijakan editorial, audiens target, dan afiliasi dukungan. Temuan ini menunjukkan adanya keberpihakan media dalam melaporkan isu deforestasi, dan cenderung berpihak pada perlindungan lingkungan dan hak-hak komunitas lokal.
Pemberitaan Erina Gudono di Magdalene.Co Dalam Bingkai Entman Retno Manuhoro Setyowati; Tika Ristia Djaya; Suhariyanto Suhariyanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.7645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian media feminis Magdalene.Co terhadap dua artikel berjudul “Siapa Marie Antoinette yang Disamakan dengan Erina Gudono?” dan “Indonesia Darurat Demokrasi, Jangan Gagal Fokus ke ‘Bau Keti’ Erina Gudono.” Menggunakan metode kualitatif dengan perspektif kritis, dan teknik analisis data berdasarkan elemen framing Robert Entman, yaitu Define Problems (DP), Diagnose Causes (DC), make Moral Judgement (MJ), dan Suggestive Remedies (SR). Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua artikel tersebut memiliki pola pembingkaian yang berfokus pada kritik terhadap ketidakpekaan sosial, bias gender, dan pengaruh dugaan dinasti politik dalam konteks demokrasi Indonesia. Artikel pertama menyoroti simbolisasi keistimewaan melalui gaya hidup figur publik, sementara artikel kedua mengkritik pengalihan perhatian dari isu-isu demokrasi ke hal-hal sepele yang memperkuat stereotip gender. Magdalene.co, sebagai media feminis, secara konsisten menggunakan perspektif gender dalam membingkai isu.Temuan ini menegaskan peran strategis media dalam menjalankan teori tanggung jawab sosial, yaitu menyampaikan informasi yang akurat, memfasilitasi dialog publik, dan mengawasi kekuasaan dengan perspektif yang adil. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami praktik pembingkaian media feminis di Indonesia dan memberikan rekomendasi untuk pengembangan jurnalisme berbasis gender.