Claim Missing Document
Check
Articles

Pengolahan Air Bersih dengan Sistem Pencuci Balik (Backwash) sebagai Upaya Peningkatan Sanitasi di SMK PGRI Tanjung Raja Ogan Ilir Husnah; Rully Masriatini; Neny Rochyani; wida fatma sari; Aan Sefentry; Agus Wahyudi; Nurlela; Muhrinsyah Fatimura; Reno Fitriyanti; Muhammad Bakrie; Ian Kurniawan
Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Kemas Journal - Januari - Juni
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/zy261m82

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMK PGRI Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya air bersih serta memberikan solusi sederhana terhadap permasalahan air keruh dan berbau melalui sistem pencuci balik (backwash). Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif berupa penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan alat filtrasi sederhana menggunakan media pasir silika, arang aktif, kerikil, dan zeolit. Sistem backwash diterapkan untuk menjaga efektivitas media filtrasi agar dapat digunakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai sanitasi lingkungan dan pemanfaatan teknologi tepat guna dalam pengolahan air bersih. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan dan antusiasme peserta terhadap pengolahan air sederhana serta kemampuan siswa dalam memahami prinsip kerja sistem backwash. Selain itu, alat yang diperagakan dapat dijadikan media pembelajaran sekaligus solusi alternatif penyediaan air bersih di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. Luaran kegiatan ini berupa peningkatan wawasan peserta serta publikasi ilmiah pada jurnal pengabdian masyarakat terakreditasi.
PROSES PEMUCATAN CRUDE PALM OIL DENGAN RECOVERY REACTIVATED SPENT BLEACHING EARTH (RSBE) Marison Sinaga; Ian Kurniawan; Rully Masriatini
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol. 10 No. 4 (2025): October| INTEKA - Jurnal Inovasi Teknik Kimia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v10i4.14501

Abstract

Spent Bleaching Earth (SBE) merupakan limbah besar dari industri minyak kelapa sawit yang terbentuk selama proses pemurnian di refinery plant dan dipisahkan melalui proses filtrasi di niagara filter. SBE masih mengandung minyak sebanyak 20-40%, yang dapat dimanfaatkan kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivasi SBE,  kualitas asam lemak bebas, bilangan peroksida dan warna pada Crude Palm Oil yang telah dilakukan bleaching menggunakan karbon aktif RSBE. SBE direndam dengan N-Heksan teknis untuk menghilangkan sisa minyak yang terdapat pada SBE dan dikeringkan pada oven. Proses aktivasi menggunakan larutan H2SO4 3%, 5% dan 10%. SBE yang sudah  direndam dengan larutan aktivator, diaktivasi pada pemanasan tahap 1 menggunakan hot plate selama 30 menit dengan suhu 180oC, selanjutnya pemanasan tahap 2 pada furnance selama 3 jam dengan suhu 400oC. Adapun hasil mutu RSBE yaitu kadar air 3,47% (3%), 3,34% (5%), 3,42% (10%) dan pH 3,31 (3%), 3,46 (5%), 3,67 (10%). CPO yang sudah tercampur dengan karbon aktif RSBE selanjutnya dianalisa asam lemak bebas, bilangan peroksida serta warna pada CPO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif RSBE mampu menurunkan kadar asam lenak bebas serta warna.
Efektivitas Metode Fenton Dalam Pengolahan Limbah POME (Palm Oil Mill Effluent) Meuthia Novenjani; Rully Masriatini; Husnah Husnah
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol. 10 No. 3 (2025): July | INTEKA - Jurnal Inovasi Teknik Kimia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v10i3.14615

Abstract

Palm Oil Mill Effluent (POME) is a liquid waste generated from palm oil processing that contains high concentrations of organic compounds and may cause environmental pollution if not properly treated. This study aims to evaluate the effectiveness of adding Fenton reagent in reducing COD, BOD, TSS, and oil and grease levels in POME wastewater. The molar ratio variations of FeSO₄ and H₂O₂ applied were 1:20, 1:40, and 1:60, with mixing times of 20 and 30 minutes at an optimum pH of 3 and a stirrer speed of 20 rpm. The results indicate that the 1:60 ratio with a mixing time of 30 minutes achieved the greatest reduction: COD decreased from 1028 mg/L to 87.4 mg/L, BOD decreased from 512 mg/L to 178 mg/L, TSS decreased from 454 mg/L to 118 mg/L, and oil and grease decreased from 223 mg/L to 17 mg/L. All parameters met or exceeded the wastewater quality standards set by the Indonesian Ministry of Environment Regulation No. 5 of 2014. The Fenton method is proven to be effective and environmentally friendly.
Pengaruh Current Density Terhadap Penurunan Logam Berat Pb, Cd dan Ni Pada Proses Elektrokoagulasi Fernando Romadhoni; Muhrinsyah Fatimura; Rully Masriatini
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol. 11 No. 3 (2026): JULY | INTEKA - Jurnal Inovasi Teknik Kimia
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v11i3.15426

Abstract

Water pollution from wastewater containing heavy metals, such as lead (Pb), cadmium (Cd), and nickel (Ni), is a serious environmental concern because these contaminants are toxic, non-biodegradable, and capable of accumulating in the food chain. Electrocoagulation is a promising treatment method that uses the electrochemical dissolution of electrodes to generate coagulants in situ. Current density is a critical operating parameter because it influences coagulant generation, gas-bubble formation, and contaminant removal efficiency. This study investigated the effect of current density on the removal efficiencies of Pb, Cd, and Ni from synthetic wastewater using aluminium electrodes in a batch reactor. Current densities of 13, 26, and 40 mA/cm² were tested at an initial pH of 9 and a treatment time of 60 minutes. The initial concentration of each metal was 20 mg/L. The results demonstrated that current density significantly affected heavy-metal removal. Among the tested conditions, 13 mA/cm² provided the best performance, achieving an average removal efficiency above 97%. Under single-metal conditions, the removal efficiencies of Pb, Cd, and Ni were 93.20%, 99.85%, and 99.39%, respectively. Under simultaneous-metal conditions, the corresponding efficiencies were 94.71%, 99.65%, and 98.81%. These findings confirm the effectiveness of aluminium-electrode electrocoagulation for treating heavy-metal-contaminated wastewater.