Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Gambaran Kesejahteraan Psikologis pada Akademisi Universitas: Sebuah Tinjauan dengan Pendekatan Salutogenesis Perma Ita Juwitaningrum; Diah Zaleha Wyandini
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 14, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v14i1.28105

Abstract

Berbagai studi terhadap akademisi selama ini lebih banyak berfokus pada pendekatan patogenesis seperti penanganan stres atau beban kerja. Sementara itu, studi melalui kerangka salutogenesis seperti well-being masih jarang dilakukan, padahal hal tersebut penting untuk penguatan ketahanan psikologis dan peningkatan batas toleransi stres. Maka dari itu, riset kali ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengkaji kualitas well-being pada dosen dengan menggunakan konstruk PERMA: positive emotions, engagement, relationship, meaning dan accomplishment. Dalam penelitian ini, The PERMA Profiler digunakan untuk mengukur kesejahteraan psikologis 159 dosen UPI (pria= 50,31%; perempuan= 39,62%; tidak teridentifikasi= 10,06%) yang dipilih secara aksidental dari delapan fakultas. Hasil uji deskriptif menggambarkan bahwa mayoritas akademisi di UPI memiliki kualitas well-being yang cukup adekuat. Selain itu, analisis korelasional dengan menggunakan pearson pada setiap dimensi menunjukkan bahwa semua pilar PERMA dan well-being memiliki korelasi kuat dengan nilai paling signifikan ada pada relationship (r = .873; p .01). Di sisi lain, kesepian pada dosen tidak ada hubungannya dengan well-being, namun berkaitan erat dengan emosi negatif (r = .630;  p .01). Dinamika well-being pada dosen serta implikasinya terhadap institusi akademik dibahas lebih lanjut.  There are plenty of studies on academicians that focus on pathogenic approaches, such as work stress treatment or workload burden. Meanwhile, only a few types of research implemented salutogenic framework like well-being, whereas this kind of approach is crucial to bolster the psychological strength and escalate the line of stress tolerance. Therefore, this study aims to dive in and examine the quality of an academician’s well-being in the university using five constructs called PERMA: positive emotions, engagement, relationship, meaning, and accomplishment. The PERMA Profile was used to measure psychological well-being of 159 lecturer in UPI (man= 50, 31%; woman= 39,62%; unidentified= 10,06%) that was chosen by accidental sampling from eight faculties. The descriptive analysis depicted that most academicians in UPI have adequate well-being. Besides, correlational analysis using Pearson on each dimension showed that all pillars of PERMA and well-being had a strong correlation with the most significant value was on "relationship" (r = .873; p .01). On the other hand, loneliness in academicians did not correlate with well-being, yet had a close relation with negative emotions (r= .630; p.01). The dynamics of an academician’s well-being and its implication toward the institution are discussed.  
Work Life Balance Sebagai Prediktor terhadap Work Engagement pada Karyawan yang Belum Menikah Asri Nur Ubay; Diah Zaleha Wyandini; Anastasia Wulandari
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 9, No 1 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v9i1.51899

Abstract

The purpose of this study was to test empirically the effect of work life balance on work engagement in unmarried employees in Bandung. This study used a correlational method with an unknown population size. Sample selection was carried out using accidental sampling so that a total sample of 422 people was obtained. Data collection was carried out using the WLBS (Work Life Balance Scale) and UWES (Utrecht Work Engagement Scale) measuring instruments. The data analysis technique used is a simple linear regression test. The results of this study indicate that the work life balance variable has a positive and significant effect on work engagement.
Pengaruh Self-esteem terhadap Subjective Well-being (Studi Pada Ibu yang Bekerja di Kota Tasikmalaya) Fyanie Alivia Rahmania; Diah Zaleha Wyandini; Gemala Nurendah
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v7i1.63555

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh self-esteem terhadap subjective well-being pada Ibu yang bekerja di Kota Tasikmalaya. Sampel dalam penelitian ini adalah 391 orang ibu yang bekerja di Kota Tasikmalaya yang diambil dengan menggunakan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Data mengenai self-esteem dikumpulkan menggunakan instrumen Rosernberg Self Esteem Scale (RSES) yang telah diadaptasi oleh Mahardika (2021) dan memiliki reliabilitas sebesar 0,845. Data mengenai subjective well-being dikumpulkan dengan instrumen Satisfaction with Life Scale (SWLS) dengan reliabilitas sebesar 0,752 dan Scale of positive and negative experience (SPANE) dengan reliabilitas sebesar 0,751 yang telah diadaptasi oleh Mustika (2022). Analisis data menggunakan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari self-esteem terhadap subjective well-being being pada Ibu yang Bekerja di Kota Tasikmalaya
Adaptasi Alat Ukur Psikometri Lovingkindness Compassion versi Bahasa Indonesia Fadliah Tri Kusnanda; Larasati Khairunnisa; Nur Huda Linnas; Restu Ainun Nissa Ainun; Ruth Agestianti; Helli Ihsan; Diah Zaleha Wyandini; Mukminin Mukminin
Humanitas (Jurnal Psikologi) Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/humanitas.v8i1.7997

Abstract

Academic stress has become a common experience among students. Prolonged academic stress can have negative consequences, one of which is the disruption of students' mental health. Lovingkindness Compassion is one of the active protectors of mental health for students. However, there has been no research on the measurement of Lovingkindness in Indonesia. Therefore, this study aims to test the validity and reliability of the Lovingkindess Compassion measurement tool adapted from Cho (2018). The Lovingkindeness Compassion scale consists of 15 items with 3 dimensions: compassion, self-centeredness, and lovingkindness. The subjects of this study were 214 active students in Bandung. The results of confirmatory factor analysis show that the model fits with the goodness-of-fit indices of 0.051 (RMSEA), 0.060 (SRMR), and 0.869 (CFI). The results of the confirmatory factor analysis test show that the model fits with fit index values ​​of 0.051 (RMSEA), 0.060 (SRMR), and 0.869 (CFI), so that the Lovingkindness Compassion measuring tool adapted to Indonesian is valid. Furthermore, the reliability test with Cronbach's Alpha coefficient yielded a result of 0.574, indicating that the measurement tool is reliable in the moderate category.
Reliabilitas dan Validitas Konstruk Alat Ukur Generic Conspiracist Beliefs (GCB) Versi Indonesia Annafi, Ulfah; Ihsan, Helli; Wyandini, Diah Zaleha; Amawidyati, Sukma Adi Galuh
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 15, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v15i1.30350

Abstract

Dengan berkembangnya teknologi, masyarakat dihadapkan pada berbagai macam informasi, termasuk informasi yang mengandung konspirasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas dan reliabilitas alat ukur Generic Conspiracist Beliefs (GCB) yang diadaptasi dari Brotherton, French, dan Pickering ke dalam Bahasa Indonesia. Subjek dari penelitian ini adalah 209 Warga Negara Indonesia yang berusia 18 tahun ke atas. Analisis property psikometri dilakukan dengan menggunakan program JASP versi 0,14.1. Hasil uji exploratory factor analysis (EFA) menunjukkan bahwa alat ukur GCB memiliki dua faktor yaitu General Conspiracy dan Extraterrestrial Cover-Up. Hasil uji Confirmatory Factor Analysis (CFA) menunjukkan bahwa alat ukur GCB memiliki 14 aitem yang fit dengan nilai indeks kecocokan model sebesar 0,067 (RMSEA), 0,904 (GFI), 0,934 (CFI) dan 0,921 (TLI). Selain itu, estimasi validitas konvergen menunjukkan bahwa alat ukur GCB yang diadaptasi kedalam Bahasa Indonesia memiliki nilai validitas yang baik (r=0,641; p0,05) dan memiliki koefisien reliabilitas yang tinggi (alpha Cronbach sebesar 0,862). Dapat disimpulkan bahwa alat ukur GCB versi Indonesia memiliki properti psikometri yang baik.The development of technology has led to an influx of information in society, some of which includes conspiracies. This research aims to assess the validity and reliability of the Generic Conspiracist Beliefs (GCB) measuring instrument, which was adapted from Brotherton, French, and Pickering into Indonesian. The study involved 209 Indonesian citizens aged 18 years and over. The psychometric properties of the GCB measuring tool were analyzed using the JASP program version 0,14.1. The results of the exploratory factor analysis (EFA) revealed that the GCB instrument has two factors: General Conspiracy and Extraterrestrial Cover-Up. The confirmatory factor analysis (CFA) results showed that the GCB measuring tool has 14 aitems that fit well with the model fit index values of 0,067 (RMSEA), 0,904 (GFI), 0,934 (CFI), and 0,921 (TLI). The convergent validity estimates also showed that the adapted Indonesian version of the GCB measuring tool has good validity values (r=0,641; p0,05) and a high-reliability coefficient (Cronbach's alpha of 0,862). It can be concluded that the Indonesian version of the GCB measuring instrument has excellent psychometric properties
PENGARUH EMOSI POSITIF DAN EKUITAS MEREK TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF WANITA Putri, Moudy Nitazya Dwi; Juwitaningrum, Ita; Wyandini, Diah Zaleha
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v3i1.22253

Abstract

This study aimed to determine the effect of positive emotions and brand equity on impulsive buying on female consumers. The research used the quantitative method with 414 female consumers. The instruments were the Dispositional Positive Emotion Scale, Brand Equity Scale, and The Impulse Buying Tendency Scale. The data analysis techniques which is used in this research is multiple regression. The results show that positive emotions had no effect on impulsive buying. Furthermore this study also show that brand equity has a direct effect on impulsive buying
Analisis Psikometri Self-Compassion Scale for Youth Versi Bahasa Indonesia Amaliah, Nurlita; Andika, Andika; Fadhilla, Andi Raehanun; Rachmani, Hasya Azeezah; Nuraviani, Nisrina Huwaida; Wyandini, Diah Zaleha
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v8i1.68476

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan alat ukur psikologi mengenai self compassion pada dewasa awal. Sampel terdiri dari mahasiswa aktif usia 18 sampai dengan 25 tahun, total 208 partisipan (164 perempuan, 44 laki-laki), sampel dipilih secara acak. Analisis psikometri melibatkan analisis person-fit, item-fit, korelasi item total, CFA, EFA, dan reliabilitas alat ukur. Meski reliabilitasnya cukup baik, dari hasil perhitungan CFA menunjukkan bahwa skala ini memiliki model yang tidak fit sehingga perlu dilakukan perkembangan lebih lanjut pada alat ukur Self-Compassion Scale for Youth (SCS-Y) versi bahasa Indonesia sebelum digunakan untuk mengukur self-compassion pada dewasa awal di Indonesia.
Adaptasi Alat Ukur Workplace Incivility Scale Nadilla, Meisya Putri; Afifah, Salma Fairuz; Putri, Sari Kusuma Dwi; Mukminin, Ghinaya Ummul; Wyandini, Diah Zaleha
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v5i2.62705

Abstract

AbstractIncivility is undeniable in modern organizations and almost in all industries (Hendryadi, 2018). Therefore, the researcher wants to adapt the Workplace Incivility Scale from Jimenez et al., (2018) measuring tool with a Cronbach's alpha reliability of 0,87. Adapted measuring instruments are given to employees or individuals who are currently working in West Java with an age range of 20- 60 years. The adjusted workplace incivility scale has a Cronbach Alpha reliability value of 0,937 and a Corrected-Item Total Correlation that exceeds 0.20 without removing the original item so that this measuring tool is feasible to use. The results of this study resulted in 6 factor extractions by adding 3 new dimensions, namely coworker impoliteness, impolite provocation, leader impoliteness, suspicion in the work environment, and distrust of leaders.AbstrakKetidaksopanan merupakan hal yang tidak bisa dipungkiri terjadi dalam organisasi modern dan hampir di semua industry (Hendryadi, 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi alat ukur Workplace Incivility Scale dari Jimenez et al., (2018) dengan reliabilitas Cronbach’s alpha sebesar 0,87. Partisipan dengan rentang usia 20-60 tahun. Workplace incivility scale yang sudah diadaptasi memiliki nilai reliabilitas Cronbach Alpha sebesar 0,937 dan Corrected-Item Total Correlation yang melebihi 0,20 tanpa membuang item asli sehingga alat ukur ini layak untuk dipakai. Hasil penelitian ini menghasilkan 6 ekstraksi faktor dengan menambahkan tiga dimensi baru yakni ketidaksopanan rekan kerja, provokasi ketidaksopanan, ketidaksopanan pimpinan, kecurigaan di lingkungan kerja, lingkungan kerja, dan ketidakpercayaan pemimpin
Pengaruh Self-esteem terhadap Subjective Well-being (Studi Pada Ibu yang Bekerja di Kota Tasikmalaya) Rahmania, Fyanie Alivia; Wyandini, Diah Zaleha; Nurendah, Gemala
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v7i1.64741

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh self-esteem terhadap subjective well-being pada Ibu yang bekerja di Kota Tasikmalaya. Sampel dalam penelitian ini adalah 391 orang ibu yang bekerja di Kota Tasikmalaya yang diambil dengan menggunakan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Data mengenai self-esteem dikumpulkan menggunakan instrumen Rosernberg Self Esteem Scale (RSES) yang telah diadaptasi oleh Mahardika (2021) dan memiliki reliabilitas sebesar 0,845. Data mengenai subjective well-being dikumpulkan dengan instrumen Satisfaction with Life Scale (SWLS) dengan reliabilitas sebesar 0,752 dan Scale of positive and negative experience (SPANE) dengan reliabilitas sebesar 0,751 yang telah diadaptasi oleh Mustika (2022). Analisis data menggunakan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari self-esteem terhadap subjective well-being being pada Ibu yang Bekerja di Kota Tasikmalaya.
Pengaruh Kepribadian Proaktif terhadap Adaptabilitas Karir pada Karyawan di Kota Bandung Pradana, Bima Pandu; Chotidjah, Sitti; Wyandini, Diah Zaleha
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v6i2.64737

Abstract

Abstract This study aims to determine whether there is an effect of proactive personality on career adaptability among employees in Bandung. This study uses quantitative methods a number of participants as many as 134 employees in the city of Bandung. The instrument used in this research is the Proactive Personality Scale to measure the proactive personality of employees and Career Adaptability Scale) to measure career adaptability. The analysis technique used in this research is linear regression. The results showed that proactive personality has an effect on career adaptability.Keywords: career adaptability, proactive personalityAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kepribadian proaktif terhadap adaptabilitas karir pada karyawan di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah partisipan sebanyak 134 karyawan di Kota Bandung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Proactive Personality Scale untuk mengukur kepribadian proaktif karyawan dan Career Adaptability Scale untuk mengukur adaptabilitas karir. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian proaktif berpengaruh terhadap adapatablitas karir.Kata Kunci: adaptabilitas karir, kepribadian proaktif