Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Environmental Pollution Journal

Identifikasi Mikroplastik pada Gastropoda dan Udang di Sungai Brantas Nur Fitria, Shinta; Anggraeni, Vita; Wahyuni Abida, Indah; Salam Junaedi, Abdus
Environmental Pollution Journal Vol. 1 No. 2: July 2021
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.796 KB) | DOI: 10.58954/epj.v1i2.16

Abstract

Mikroplastik memiliki ukuran yang kecil <5 mm sehingga mikroplastik dapat mengontaminasi biota yang ada pada perairan. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi mikroplastik pada udang dan gastropoda Sungai Brantas. Metode dalam penelitian ini memiliki beberapa tahap yaitu sampling, preparasi sampel, identifikasi sampel dan analisa data. Pengambilan sampel diambil sebanyak 7 stasiun. Hasil yang diperoleh dalam penelitian yaitu ditemukan sebanyak 0,6-5,8 partikel/ekor pada udang galah (Macrobacium rosenbergii) dan sebanyak 1,8-26 partikel/ekor pada gastropoda (Thedoxus sp, Oncomelania sp, Filopaludina javanica, Pomacea cannaliculata). Persentase bentuk mikroplastik yang paling banyak ditemukan adalah fiber, bentuk lain yang ditemukan adalah film dan fragmen. Sebaiknya perlu adanya IPAL Komunal agar limbah yang dibuang bisa diolah terlebih dahulu dan tentunya perlu peran masyarakat dalam pengurangan penggunan sampah plastik sekali pakai yang menjadi salah satu pemicu adanya pencemaran mikroplastik.
Identifikasi Jumlah dan Jenis Mikroplastik pada Udang dan Ikan di Segmen Hilir Sungai Brantas Maulana, Irkham; Subakti, Elvina Indriani; Farid, Akhmad; Junaedi , Abdus Salam
Environmental Pollution Journal Vol. 2 No. 2: July 2022
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mikroplastik merupakan partikel yang memiliki ukuran <5 mm, sifat mikroplastik yang menempel pada semua molekul dapat mengkontaminasi biota perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mikroplastik pada udang dan ikan di sungai Brantas. Metode penelitian ini memiliki beberapa tahap yaitu sampling, identifikasi sampel, dan analisis data. Pengambilan  sampel diambil sebanyak 9 stasiun. Metode NOAA. Pemberian H₂O₂ dengan kosentrasi 30 % dan FeSO₄ dengan konsentrasi 0.05 M dan sampel diinkubasi selama 24 jam. Hasil yang diperoleh ditemukan sebanyak 5-15 partikel/ekor pada udang (Macrobrachium equides) dan pada ikan sebanyak 11-345 partikel/ekor.Peran masyarakat sangat penting dalam pengurangan  penggunaan plastik sekali pakai yang menjadi penyebab utama adanya kontaminasi mikroplastik.Sebaiknya perlu adanya  pengolahan limbah yang harus diolah sebelum dibuang ke sungai, serta membuat regulasi penggunaan sampah plastik sekali pakai.
Keanekaragaman Diatom Epilitik serta Potensinya Sebagai Bioindikator Kualitas Air di Sungai Gogor Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang Nisrina; Aprilianti, Rafika; Abdus Salam Junaedi
Environmental Pollution Journal Vol. 3 No. 2: Juli 2023
Publisher : ECOTON: Ecological Observation and Wetlands Conservation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58954/epj.v3i2.124

Abstract

Sungai Gogor merupakan salah satu sungai yang berada di Wonosalam Kabupaten Jombang. Diatom epilitik merupakan alga mikroskopis yang hidupnya menenempel pada substrat berbatu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan, keanekaragam dan dominansi diatom epilitik serta mengetahui status perairan dengan mengacu pada Trophic Diatom Index di Sungai Gogor Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Sampel diambil dari 4 stasiun yang ditetapkan secara purposive sampling didasarkan pada aktivitas masyarakat disepanjang aliran sungai Gogor. Analisis yang digunakan yaitu Kelimpahan, indeks Keanekaragaman Shannon Wiener, Indeks Dominansi Simpson, dan Indeks Tropik Diatom. Hasil pengamatan menunjukkan ditemukannya genus diatom pada Sungai Gogor sebanyak 22 dengan nilai kelimpahan antara 2704 ind/cm2 hingga 9416 ind/cm2 . Indeks Keanekaragaman berada di kategori sedang dengan nilai keanekaragaman 2.292 hingga 2.044. Indeks dominanasi menunjukkan bahwa dikeempat stasiun tidak ada genus yang mendominasi dan dari hasil analisis TDI menunjukkan bahwa Sungai Gogor berada di fase pencemaran rendah dengan rentan nilai 33,7 hingga 42.