Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Identification of Bisphenol-A (BPA) in Polycarbonate (PC) Baby Bottles in Jayapura, Papua Barus, Andre Anusta; Appa, Felycitae Ekalaya; Bakri, Nur Fadilah; Pratiwi, Mustika Endah; Tobi, Claudius Hendraman B.
Sebatik Vol. 29 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v29i1.2570

Abstract

Bisphenol-A (BPA) is found in various types of food packaging, such as plastic bottles, paper-based packaging, and the inner lining of canned foods. BPA is widely used in the production of polycarbonate (PC) plastics due to its strength and heat resistance. However, BPA can migrate into food or beverages through physical mechanisms, resulting from the diffusion of loosely bound BPA within the polymer matrix, or through chemical mechanisms triggered by hydrolysis reactions at high temperatures or extreme pH conditions. This study aims to evaluate the migration levels of BPA from polycarbonate (PC) packaging into water at various temperatures using UV-Vis spectrophotometry. The experiment was conducted by adding water into polycarbonate baby bottles at temperatures of 60–100°C, allowing it to sit for 30 minutes before analysis. The test results were compared with the safe BPA consumption limit set by the European Food Safety Authority (EFSA), which is 4 µg/kg body weight per day, as well as the BPOM standard, which establishes a BPA migration limit of 0.6 mg/kg per day. The results showed that BPA was not detected in water that had been in contact with polycarbonate baby bottles at the tested temperatures. Absorbance measurements indicated negative values, suggesting that the detected BPA levels were below the method's detection limit. This indicates that BPA migration is extremely low or undetectable, suggesting that its use under normal conditions can be considered safe.
Antibacterial Activity Test of Extract and Fraction of Jabon Stem Bark (Anthocephalus cadamba (Roxb) Miq.) Againts Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Bakri, Nur Fadilah; Pratiwi, Mustika Endah; Manemi, Putri Winduri; Gunawan, Elsye; Mende, Juniarto
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i1.743

Abstract

The stem bark of the Jabon plant (Anthocephalus cadamba (Roxb) Miq.) is a plant used empirically as a traditional medicine in the Jayapura City area. This study aims to determine the antibacterial activity and effective concentration of Jabon stem bark extract and fraction (Anthocephalus cadamba (Roxb) Miq.) against the test bacteria. The method used in this study is the Kirby-Bauer disc diffusion method to measure the diameter of the inhibition zone of each treatment. The results showed that the extract and fraction had antibacterial activity. The effective concentration of the extract was demonstrated at a concentration of 500 ppm with a strong category against the test bacteria. In comparison, the fractions were shown at a concentration of 1000 ppm with a moderate category against the test bacteria. This study concludes that the extract and fraction of the stem bark of Jabon have antibacterial activity and have the potential to be further developed as an antibacterial agent.
Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Pembuatan Tahu Tuna di Koya Timur Paulangan, Yunus P.; Rumahorbo, Basa T.; Tuhumena, Lolita; Paranoan, Nicea Roona; Hamzah, Hardi; Appa, Felycitae Ekalaya; Bakri, Nur Fadilah
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i1.5313

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi istri nelayan di Koya Timur melalui pelatihan pembuatan tahu tuna sebagai produk olahan bernilai tambah. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi, demonstrasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta dilibatkan secara aktif dalam praktik pembuatan tahu tuna, mulai dari persiapan bahan, pencampuran, pencetakan, hingga pengukusan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 51,8 dan post-test 82,9, serta N-gain sebesar 64,6 yang termasuk kategori cukup efektif. Produk tahu tuna yang dihasilkan dinilai bergizi tinggi, bercita rasa baik, serta berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan berbasis potensi lokal.Secara keilmuan, kegiatan ini memberikan kontribusi pada literatur pemberdayaan perempuan di sektor perikanan, khususnya dalam konteks diversifikasi produk berbasis ikan yang dapat meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan. Implikasi praktis dari kegiatan ini adalah tersedianya model pelatihan sederhana dan aplikatif yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lain dengan karakteristik serupa.
Pelatihan dan Pengenalan Pengolahan Bahan Alam untuk Minuman Kesehatan dalam Bentuk Teh Herbal Bakri, Nur Fadilah; Pratiwi, Rani Dewi; Nurhidayah, Anisa; Sasarari, Sarce Magdalena
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i2.4304

Abstract

Tumbuhan berkhasiat obat sudah dimanfaatkan oleh masyarakat Jayapura sejak dulu. Pengolahan bahan alam untuk obat harus dilakukan dengan benar agar manfaat dari bahan alam itu dapat tercapai sesuai harapan. Oleh karena itu dalam pengabdian ini dilakukan pengenalan pengolahan bahan alam dalam bentuk pelatihan sederhana bagaimana mengolah bahan alam untuk minuman kesehatan dalam bentuk teh herbal. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada warga masyarakat di lingkungan kelurahan Koya Barat yaitu di Majelis Taklim Al Amin, dimana seluruh anggotanya adalah Ibu Rumah Tangga. Tujuan dari pengabdian ini adalah mengenalkan dan memberikan pelatihan kepada masyarakat bagaimana pengolahan bahan alam yang benar untuk keperluan pengobatan dan sekaligus mengedukasi masyarakat agar mampu menjadikan olahan produk bahan alam menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi, serta yang paling penting adalah masyarakat yang mengikuti kegiatan ini mampu menjadi edukator terkait cara pengolahan bahan alam sehingga pengetahuan yang diberikan dapat tersebar luas di kalangan masyarakat lainnya. Hasil pengabdian ini adalah peserta memiliki pengetahuan yang baik terkait obat tradisional dan bagaimana mengolah bahan alam yang baik untuk dijadikan obat. Peserta juga berkomitmen akan menyebarluaskan pengetahuan yang didapatkan dari kegiatan ini kepada warga masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENTINGNYA SUPLEMEN BESI (FE) DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA PELAJAR PUTRI SMA DI JAYAPURA Sianturi, Elfride Irawati; Longe, Viona S; Nawipa, Yuliance; Susilowati, Rizka Agustine; Bakri, Nur Fadilah
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2325

Abstract

Angka kejadian stunting di Indonesia meningkat setiap tahunnya dan Provinsi Papua menunjukkan peningkatan yang relatif tinggi dibanding provinsi lainnya. Perlunya penanganan yang komprehensif dari berbagai sektor menjadi hal yang perlu diprioritaskan. Salah satu target utama pencegahan stunting selain ibu hamil dan anak di bawah umur 5 tahun adalah perlunya pencegahan sedini mungkin pada perempuan muda yang telah memulai siklus menstruasi. Sehingga siswi-siswi terutama di sekolah menengah menjadi salah satu prioritas dalam program pencegahan stunting yang komprehensif. Hal ini didasarkan bahwa mereka rentan mengalami anemia selama mendapatkan siklus tersebut ditambah lagi dengn kurangnya asupan makanan yang sehat. Hal ini bila tidak ditangani segera maka perempuan akan mengalami masalah kurang energi kronis (KEK). Pengabdian ini dilakukan untuk memberikan informasi apa stunting itu, bahaya stunting serta apa yang perlu dilakukan agar kejadian stunting tidak terjadi terutama pentingnya suplemen Fe pada siswi-siswi SMA di Jayapura. Program ini diikuti oleh 19 siswi, sebelum dan sesudah kegiatan disebarkan kuesioner untuk menilai keefektifan program ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan siswi. Hasil yang diperoleh bahwa ada peningkatan pengetahuan mengenai pentingnya suplemen Fe di antara siswi-siswi yang mengikuti program ini. Diharapkan pelatihan ini akan berdampak bahwa siswi-siswi mengerti bahwa mereka sangat riskan mengalami anemia. Hal ini akan menyebabkan kemungkinan mereka akan melahirkan anak dengan risiko mengalami stunting. Selain itu mereka diharapkan menjadi agen informasi kepada siswi-siswi lain mengenai angka kejadian KEK dapat dicegah dengan mengkomsumsi tablet suplemen Fe setidaknya selama mereka mendapatkan periode menstruasi.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Swamedikasi dan Pelatihan Apoteker Cilik Bakri, Nur Fadilah; Andre Anusta Barus; Felycitae Ekalaya Appa; Rani Dewi Pratiwi; Elsye Gunawan; Mustika Endah Pratiwi
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2024): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i3.2184

Abstract

Pengobatan diri sendiri atau yang biasa dikenal sebagai swamedikasi merupakan langkah yang diambil oleh individu untuk memelihara kesehatannya sendiri. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kota Jayapura tentang swamedikasi dan lebih mengenal profesi apoteker. Kegiatan ini diikuti oleh 52 orang siswa/siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kota Jayapura. Pelatihan diberikan dengan Cara Belajar Insan Aktif. Hasil dari kegiatan meliputi peningkatan pengetahuan peserta tentang swamedikasi cara meracik obat yaitu berupa puyer dan peserta lebih mengenal profesi apoteker.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Bahaya Mikroplastik melalui Program Sekolah Laut di Kampung Tabla Supa, Jayapura: Increasing Public Awareness of the Dangers of Microplastics through the Sea School Program in Tabla Supa Village, Jayapura Anou, Kezia Noviani; Bakri, Nur Fadilah; Rejauw, Korinus; Wanimbo, Efray
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.851

Abstract

Permasalahan mikroplastik di wilayah pesisir semakin mengkhawatirkan karena berdampak pada ekosistem laut sekaligus kesehatan manusia. Sekitar 60%-90% komposisi sampah pantai di Indonesia adalah sampah plastik. Dampak dari pencemaran ini tidak hanya mengancam kehidupan biota laut, tetapi juga dapat berbalik menyerang kesehatan manusia melalui rantai makanan. Pantai Amai di Kampung Tabla Supa, Kabupaten Jayapura, merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang rentan terhadap pencemaran plastik akibat aktivitas wisatawan dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahaya mikroplastik dan sikap masyarakat pesisir tentang kesadaran tidak membuang sampah sembarangan didaerah pantai, khususnya Komunitas Jaga Laut, melalui Program Sekolah Laut. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi awal dengan pemangku kepentingan lokal, sosialisasi bahaya mikroplastik menggunakan kuisioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan, aksi bersih pantai yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, serta pemasangan spanduk dan distribusi brosur sebagai media edukasi. Adapun sasaran dalam pengabdian ini adalah masyarakat sekitar Pantai Amai khususnya para pemuda sebanyak 22 orang. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan baik dari aspek pengetahuan maupun sikap. Pada aspek pengetahuan, jumlah peserta dengan kategori baik meningkat dari 40,9% menjadi 100% dengan nilai p<0.05. Sementara pada aspek sikap, peserta dengan kategori baik meningkat dari 31,8% menjadi 86,4% dengan nilai p<0.05. Dengan meningkatnya literasi ekologi dan kepedulian masyarakat, komunitas pesisir memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga laut dari pencemaran plastik. Adapun keberlanjutan program ini yaitu mengadakan workshop pengelolaan sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomis sehingga tidak hanya bermanfaat dari segi kebersihan lingkungan namun mampu menaikkan taraf hidup masyrakat pesisir Pantai Amai, Kampung Tabla Supa.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat terhadap Kosmetika yang Aman di Majelis Taklim Al-Jihad, Argapura, Kota Jayapura Bakri, Nur Fadilah; Lingga, Irene S.; Dewi, Krisna
Jurnal IPMAS Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.2.2.2022.255

Abstract

Kosmetika telah menjadi salah satu kebutuhan primer wanita untuk saat ini. Karena kosmetika digunakan secara rutin maka perlu diperhatikan bahan-bahan yang terkandung dalam kosmetika tersebut, agar yang menggunakan kosmetika terhindar dari bahaya atau efek samping dari bahan-bahan berbahaya yang terdapat didalam kosmetika. Pengabdian ini dilakukan kepada ibu-ibu majelis taklim Al Jihad, Argapura, Kota Jayapura sebanyak 25 orang. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada ibu-ibu majelis taklim tentang bahaya penggunaan kosmetika secara sembarangan dan memberikan informasi mengenai bahan-bahan berbahaya yang terdapat dalam kosmetika. Peningkatan pengetahuan peserta diukur melalui jawaban pada kuisioner yang dibagikan sebelum (pretest) dan setelah (posttest) pemberian materi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait bahaya penggunaan kosmetika secara sembarangan dan bahan-bahan berbahaya pada kosmetika. Selain itu peserta juga telah mengetahui cara mengecek produk yang telah memiliki nomor ijin edar BPOM. Ibu-Ibu majelis taklim juga berkomitmen menjadi agen edukasi kepada masyarakat di lingkungan sekitar terkait dengan penggunaan kosmetika yang aman. Temuan penilitian ini adalah masih banyak masyarakat yang belum bisa memilih kosmetika secara aman. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang bahan-bahan berbahaya yang terdapat dalam kosmetika dan ciri-ciri kosmetika yang aman.
Manajemen Pengelolaan Obat di Puskesmas Hebeybhulu Yoka Di Kota Jayapura Nur Fadilah Bakri; Chelsea V.B.N Mebri; Krisna Dewi
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan perbelakan farmasi yang baik khususnya obat sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kerugian akibat kesalahan pada tata kelolanya yang meliputi proses perencanaan kebutuhan obat, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian obat, pemusnahan dan penarikan, pengendalian, administrasi dan pemantauan dan evaluasi pengelolaan obat. Adanya keterpaduan antara pelaksanaan kegiatan-kegaitan tersebut menjadi faktor penentu efektif dan efesiennyaproses manajemen obat. Telah dilakukan penelitian terkait analisis manajemen pengelolaan obat di Puskesmas Hebeybhulu Yoka di Kota Jayapura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pengelolaan obat di Puskesmas Hebeybhulu Yoka Kota Jayapura. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan informan ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan menentukan terlebih dahulu kriteria yang akandimasukkan. Informan kunci dalam penelitian ini adalah penanggungjawab gudang obat puskesmas dan 1 orang staf apotek.  Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan rekaman handphone, pulpen,, kertas dan pedoman observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Perencanaan obat dilakukan sekali sebulan. Perencanaan obat dilakukandengan metode epidemiologi dan konsumsi. Penyimpanan obat di Puskesmas Hebeybhulu Yoka belum sepenuhnya berjalan optimal. Pendistribusian obat di Puskesmas Hebeybhulu Yoka, di distribusikan langsung dari gudang obat ke apotek puskesmas dan didistribusikan langsung ke sub unit. Diharapkan agar puskesmas lebih meningkatkan koordinasi antara semua staf yang ada di puskesmas dengan mengoptimalkan pencatatan, pelaporan dan penyimpanan obat agarmanajemen pengelolaan obat berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Kata Kunci: Manajemen, Pengelolaan obat, Puskesmas,  
STUDI PENGGUNAAN OBAT DHP PADA PENDERITA MALARIA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT TNI-AL Dr.SOEDIBJO SARDADI JAYAPURA PERIODE JANUARI - JUNI 2021 Rima Anglia; Merlina Jian; Nur Fadilah Bakri
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 8 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh parasit (protozoa) dari genus Plasmodium, melalui gigitan nyamuk Anopheles. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien terhadap studi penggunaan obat DHP pada penderita malaria di Instalasi rawat inap Rumah sakit TNI AL dr. Soedibjo sardadi Jayapura periode  Januari – Juni 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah matode deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif di Instalasi rawat inap yang bersumber dari rekam medik. Populasi dalam penelitian ini, yaitu semua pasien penderita malaria di Instalasi rawat inap Rumah sakit TNI AL dr. Soedibjo sardadi Jayapura periode  Januari – Juni 2021. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 100 data rekam medik Pasien malaria. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usia yang menderita terbanyak pada kelompok usia 17-25 (34%), jenis kelamin terbanyak pada penderita malaria adalah laki-laki (76%), dibandingkan perempuan yaitu sebanyak (24%), jenis malaria yang sering terjadi yaitu Plasmodium falciparum (58%), penggunaan obat pasien paling banyak  yaitu  DHP +  Primaquin (55%). Kata Kunci: penggunaan obat, DHP, malaria, rawat inap, RS. TNI-AL Dr.SOEDIBJO SARDADI