Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

STUDI PENGGUNAAN OBAT DHP PADA PENDERITA MALARIA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT TNI-AL Dr.SOEDIBJO SARDADI JAYAPURA PERIODE JANUARI - JUNI 2021 Rima Anglia; Merlina Jian; Nur Fadilah Bakri
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh parasit (protozoa) dari genus Plasmodium, melalui gigitan nyamuk Anopheles. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien terhadap studi penggunaan obat DHP pada penderita malaria di Instalasi rawat inap Rumah sakit TNI AL dr. Soedibjo sardadi Jayapura periode  Januari – Juni 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah matode deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif di Instalasi rawat inap yang bersumber dari rekam medik. Populasi dalam penelitian ini, yaitu semua pasien penderita malaria di Instalasi rawat inap Rumah sakit TNI AL dr. Soedibjo sardadi Jayapura periode  Januari – Juni 2021. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 100 data rekam medik Pasien malaria. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa usia yang menderita terbanyak pada kelompok usia 17-25 (34%), jenis kelamin terbanyak pada penderita malaria adalah laki-laki (76%), dibandingkan perempuan yaitu sebanyak (24%), jenis malaria yang sering terjadi yaitu Plasmodium falciparum (58%), penggunaan obat pasien paling banyak  yaitu  DHP +  Primaquin (55%). Kata Kunci: penggunaan obat, DHP, malaria, rawat inap, RS. TNI-AL Dr.SOEDIBJO SARDADI
Kulit Batang Jabon (Anthocephalus cadamba (Roxb) Miq.): Flavonoid dan Fenolik Total serta Uji Aktivitas Antifungi Bakri, Nur Fadilah; Tobi, Claudius Hendraman B.; Muayyidah, Nurita A. S.; Rusnaeni, Rusnaeni; Appa, Felycitae Ekalaya; Dewi, Krisna; Pratiwi, Rani Dewi
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i2.1003

Abstract

Pemanfaatan tanaman alam sebagai antifungi alami telah menjadi fokus perhatian dalam bidang kesehatan dan pengobatan karena keunggulan mereka dalam memberikan alternatif terhadap antifungi sintetis yang sudah ada yang semakin rentan terhadap resistensi mikroorganisme khususnya fungi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi antifungi dari ekstrak kulit batang Jabon (Anthocephalus cadamba (Roxb) Miq.) dan menentukan kadar flavonoid dan fenoliknya. Metode spektrofotometri digunakan untuk menentukan kadar flavonoid dan fenolik total sedangkan untuk pengujian aktivitas antifungi menggunakan metode difusi cakram dan dilusi. Hasil penelitian menunjukkan kadar flavonoid total sebesar 59.457 mgQE/g ± 0.577 dan kadar fenolik total sebesar 102.931 mgGAE/g ± 1.034, hasil ini menunjukkan kadar fenolik total lebih tinggi dibandingkan dengan kadar flavonoid total. Adapun uji aktivitas antifungi menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit batang Jabon tidak menunjukkan daya hambat pada fungi Candida albicans dan Aspergillus brasiliensis baik pada uji difusi maupun dilusi cair. Sedangkan kontrol positif (Ketoconazole) memiliki aktivitas antifungi yaitu memiliki diameter daya hambat 30.39 mm terhadap Candida albicans dan 18.46 terhadap Aspergillus brasiliensis. Pada uji dilusi cair kontrol positif menunjukkan tidak adanya pertumbuhan fungi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada korelasi positif antara kadar flavonoid dan fenolik dengan aktivitas sebagai antifungi dalam penelitian ini.