Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : DIKSI

TINGKAT TUTUR DALAM BUDAYA 'JAWA' DAN 'BATAK': Analisis Sosio-Pragmatik Tobing, Roswita Lumban
Diksi Vol. 14 No. 2: DIKSI JULI 2007
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diksi.v14i2.6592

Abstract

This article is about a socio-pragmatic study on the language used by theJavanese society which has some speech levels (or unggah-ungguh in Javanese)called ngoko, krama madya, and krama inggil and the language used by the Bataksociety which does not have such speech levels.The difference concerning speech levels between the two societies isinfluenced by their traditional ways of living. The traditional Javanese society isdivided into two levels: the priyayi (or the nobility) and wong cilik (or thecommoner) levels. A priyayi uses ngoko in communicating with a wong cilik butthe latter cannot use it in communicating with the former. In such a case, the wongcilik uses krama inggil. This seems to indicate that solidarity in the Javanesesociety is poor. On the other hand, the Batak society does not have such levels sothat there are no speech levels in its language. Though the Batak society has manymargas, which means that any members of the society having the same last namebelong to the same marga and are regarded as members of the same family (therelevant term is dongan sabutuha), they are obliged to help other people who donot belong to their marga because the philosophy of the Batak society is dalihan natolu, which explains that solidarity in the Batak society is very important.Keywords: socio-pragmatic, ways of living, speech levels, solidarity
PENINGKATKAN KARAKTER DENGAN METODE COOPERATIFLEARNING PADA PEMBELAJARAN MICROTEACHING MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA PRANCIS FBS UNY Sumiyati, Siti; Armini, Alice; Tobing, Roswita Lumban
Diksi Vol. 23 No. 1: DIKSI MARET 2015
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.586 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v23i1.6627

Abstract

Penelitianini bertujuan untuk meningkatkan karakter mahasiswa mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis melalui pembelajaran Microteaching. Peningkatan karakter difokuskan pada dua aspek yaitu rasa tanggung jawab dan kerjasama. Penelitian ini merupakan penelitian tidakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dari tanggal 5 Mei 2014 sampai dengan 23 Mei 2014. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran microteaching dengan penerapan metode cooperative learning dapat meningkatkan karakter mahasiswa. Peningkatan nilai rasa tanggung jawab dari pratindakan ke Siklus I dan Siklus II berturut-turut 4,2% dan 18,7%; sedangkan peningkatan nilai kerjasama pada Siklus I dan II adalah 44% dan 58,6%. Mahasiswa yang mencapai target keberhasilan penelitian sebesar 96%. Dengan demikian, penerapan metode cooperative learning dapat meningkatkan nilai karakter mahasiswa semester VI Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis yang sedang menempuh mata kuliah Microteaching, Kata kunci: karakter, metode cooperative learning, tanggung jawab, kerjasama.
PENGAJARAN BAHASA ASING DENGAN VIDEO Tobing, Roswita Lumban
Diksi Vol. 2 No. 1: DIKSI MEI 1993
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8539.841 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v2i1.7046

Abstract

ANALISIS DETERMINAN PADA SISTEM GRAMATIKAL FRASA NOMINA BAHASA PRANCIS DALAM BUKU AJAR "ECHO" Tobing, Roswita Lumban
Diksi Vol. 25 No. 2: DIKSI SEPTEMBER 2017
Publisher : Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2051.475 KB) | DOI: 10.21831/diksi.v25i2.18863

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian tentang bentuk-bentuk pendamping nomina bahasa Prancis yang berfungsi sebagai determinan pada frasa nomina dan konstruksi pembentukannya.   Tujuan penelitian ini adalah mengkaji dan menjelaskan unsur-unsur/bentuk-bentuk yang digunakan sebagai determinan pada frasa nomina bahasa Prancis dan menjelaskan konstruksi determinan yang digunakan dalam frasa nomina bahasa Prancis tersebut.Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data tentang determinan dalam bahasa Prancis dilakukan dengan  teknik baca dan teknik catat. Untuk setiap data yang ditemukan dicatat dan diklasifikasi untuk dimasukkan ke tabel data.  Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis. Analisis data menggunakan pendekatan struktural untuk melihat sistem gramatikal frasa nomina bahasa Prancis. Analisis tersebut dipadukan dengan acuan semantik untuk melihat keberterimaan sebuah konstruksi. Hasil penelitian menujukkan bahwa unsur pembentuk frasa nomin (nomina dan determinan) bersifat obligatoris. Jenis determinan pada frasa nomina Bahasa Prancis adalah (1) l'article (indéfini/défini), (2) l'adjectif (démonstratif, posessif, numeral, indéfini dan qualificatif). Makna yang terkandung pada setiap frasa nomina Bahasa Prancis tergantung pada hasil konstruksi.Kata Kunci: bahasa Prancis, frasa nomina, determinan, konstruksi  DETERMINANT ANALYSIS ON GRAMATICAL SYSTEM OF FRENCH NOUN PHRASES IN "ECHO"   ABSTRACTThis article is the result of research on forms of French noun companion that serves as a determinant of the noun phrases and its construction of formation. The objective of this study is to examine and to explain the elements used as determinants of the French noun phrases and to explain the construction of the determinants used in the French noun phrase.The technique used in collecting data on determinants is done by reading technique.  For each data found is recorded and classified to be inserted into the data table. The data that has been collected is then analyzed. Data analysis uses a structural approach to view the grammatical system of French noun phrases. The analysis is combined with a semantic reference to see the acceptability of a construction.The results showed that the elements of a noun phrase (nouns and determinants) are obligatory. The determinant types in French noun phrases are (1) l'article (indéfini/défini), (2) l'adjectif (démonstratif, posessif, numeral, indéfini dan qualificatif).  The meaning contained in French noun phrase depends on the result of its construction.Keywords: French, noun phrases, determinants, constructions