Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hedonic Test Cookies Tepung Daun Bayam Duri dan Tenpung Daun Katuk sebagai Makanan Tambahan Ibu Menyusui Octamelia, Mega; Wahyudi, Donny Tri; Amalia, Firda Rachma
Journal of Borneo Holistic Health Vol 5, No 1 (2022): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borticalth.v5i1.5106

Abstract

Menyusui adalah salah satu cara yang efektif untuk memberikan Air Susu Ibu sebagai makanan paling baik untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Meskipun menyusui tampak mudah, banyak ibu tidak menyusui. Padahal ada hubungan antara lama durasi pemberian ASI dengan kejadian infeksi dan risiko kekurangan gizi. Salah satu faktor yang menjadi penentu keberhasilan ibu dalam menyusui adalah asupan gizi. Penambahan daun katuk (Sauropus Androgynus) dalam cookies sebagai makanan tambahan dapat meningkatkan produksi ASI. Selain itu, pemberian daun bayam duri (Amaranthus Spinosus L.) juga dapat meningkatkan kadar prolaktin dan produksi ASI pada ibu menyusui. Untuk mengetahui uji organoleptik pada pengembangan produk cookies tepung bayam duri (amaranthus spinosus L) dan tepung daun katuk (sauropus androgynus) bagi ibu menyusui. Penelitian ini merupakan penelitian metode true experiment menggunakan desain penelitian faktorial dengan 2 faktor. Dilakukan uji hedonik dan data diolah menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s. Uji ANOVA untuk tingkat kesukaan warna cookies didapatkan nilai p=0.006, nilai p=0.000 pada tingkat kesukaan aroma cookies, nilai p=0.000 pada tingkat kesukaan rasa cookies, serta nilai p=0.333 pada tingkat kesukaan tekstur cookies. Uji Duncan’s mendapatkan hasil formulasi terpilih yaitu formulasi dengan kode F4. Formulasi terpilih dengan penambahan tepung bayam duri (amaranthus spinosus L) dan tepung daun katuk (sauropus androgynus) dari segi warna, aroma dan rasa adalah formulasi (F4).
Perancangan Standard Operating Procedure (SOP) Make Up Room di Hotel Poliwangi Jinggo Banyuwangi Irawan, Yoga; Amalia, Firda Rachma; Ermawati, Eka Afrida
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v7i1.77134

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena ditemukannya fakta bahwa proses make up room di Hotel Poliwangi Jinggo tidak efisien dan berjalan tanpa prosedur, menyebabkan kualitas pelayanan yang kurang maksimal. Sehingga dilakukan penelitian untuk dapat menghasilkan dokumen SOP make up room tertulis yang terstruktur dan terdokumentasi yang dapat digunakan sebagai pedoman oleh staff room attendant di Hotel Poliwangi Jinggo dalam memberikan pelayanan sesuai dengan harapan tamu. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif, penyusunan dokumen SOP make up room dilakukan menggunakan metode analisis kesenjangan (GAP). Harapan dari penelitian ini yaitu berupa SOP make up room secara tertulis yang sudah terverivikasi dan tervalidasi serta dapat digunakan oleh Housekeeping Department Hotel Poliwangi Jinggo dalam proses make up room.
Pemberdayaan Kelompok Usaha Kuliner Ikan Bakar Pantai Blimbingsari Melalui Pelatihan dan Pembuatan SOP Sequence of Service Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Nurhalimah, Nurhalimah; Handoko, Rudi Tri; Zazilah, Auda Nuril; Amalia, Firda Rachma; Jannah, Reni Nur
Journal of Community Development Vol. 5 No. 3 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v5i3.1431

Abstract

Banyuwangi develops the tourism sector intensively by strengthening tourism businesses and the creative economy by optimizing the potential of Banyuwangi's typical culinary products. The tourism potential of Blimbingsari beach in the form of grilled fish culinary tourism is one of the magnets for tourists to visit Blimbingsari. Cleanliness and grooming of waiters who serve visitors need to be improved. The results of observations in the field show that the cleanliness of the grilled fish culinary stalls at Blimbingsari beach is not being maximized. So training is needed regarding the sequence of service which aims to improve service quality. The methods used in this PkM activity are observation, needs analysis, providing training and creating a sequence of service SOP. Training activities in the Blimbingsari beach grilled fish culinary business group are not only provided with direct training and practice regarding the sequence of service, but also how to greet and groom properly, use appropriate and hygienic cutleries, make napkin art to beautify the appearance of visitors' dining tables, as well as arranging SOP sequence of service to provide excellent service to all visitors who enjoy the Blimbingsari beach grilled fish culinary tour. By increasing of knowledge and skill as 70% in service quality, it is hoped that the number of visitors who will enjoy the Blimbingsari beach grilled fish culinary tour will increase.
Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi SDM Pengelola Homestay di Desa Tambong Amalia, Firda Rachma; Handoko, Rudi Tri; Nurhalimah, Nurhalimah; Zazilah, Auda Nuril; Nurjanah, Reni
Journal of Community Development Vol. 5 No. 3 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v5i3.1448

Abstract

Training and Competency Improvement Program for Homestay Managers in Tambong Village is a solution that can be offered to overcome the problem of low skills in the field of accommodation, especially front office and housekeeping, which can have an impact on the satisfaction of visiting tourists. Inadequate skills will also have an impact on the selling power of homestays. The majority of local residents only rent out houses without being equipped with the facilities and services needed by tourists. Tambong is one of the new tourist sites that is expected to become a mainstay of Banyuwangi and many tourists so that it is very necessary to include accommodation that includes the surrounding community, namely utilizing their homes as homestays that meet the standards. Therefore, with this, it is hoped that Banyuwangi State Polytechnic can participate in helping to solve partner problems with the capabilities possessed by the research team from Banyuwangi State Polytechnic. The solution chosen is training, competency certification and providing modules as well as full beds for rooms. The results of this service are certified competence in the field of front office and housekeeping and room settings that are suitable for homestays.
Penerapan Platform Daya Dukung Dan Manajemen Pengunjung Dengan Pembuatan Papan Informasi Berbasis Ecobrick Zazilah, Auda Nuril; Jannah, Reni Nur; Amalia, Firda Rachma; Nurhalimah, Nurhalimah; Handoko, Rudi Tri
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1485

Abstract

In understanding the sustainability of Blimbingsari Beach, community service activities are carried out at Blimbingsari Beach. Blimbingsari Beach is famous for its grilled fish culinary and has a very strategic location close to Blimbingsari Banyuwangi Airport. The problem at Blimbingsari Beach is the lack of optimal management in arranging the number of tourist visits which is not balanced with the capacity of the beach area, environmental factors and management factors. The second problem is related to beach cleanliness which contradicts the culinary of grilled fish which is a characteristic of Blimbingsari Beach. The purpose of this service activity is to provide understanding to the Tourism Awareness Group (POKDARWIS) in managing visitors and provide ecobrick making training to POKDARWIS and the surrounding community which can be a solution in overcoming both existing problems. The methods used in this activity start from coordination, socialization, training implementation to evaluation. The result of the first problem is in the form of understanding and applying the tourist attraction carrying capacity platform to find out the maximum number of tourist visits at Blimbingsari Beach so that visitors still get satisfaction and continue to pay attention to environmental factors. This is in accordance with the concept of sustainable tourism. The result of the second problem is the ability of POKDARWIS and the surrounding community to make ecobricks and the existence of an ecobrick-based tourist information board placed on Blimbingsari Beach.
ANALISIS ORIGINALITAS RESEP AYAM KESRUT SEBAGAI KULINER KHAS BANYUWANGI Handoko, Rudi Tri; Amalia, Firda Rachma; Febrian, Ayu Wanda; Rissai, Mohammad Nizar
Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Manajemen Pelayanan Hotel
Publisher : Akademi Komunitas MAPINDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.445 KB) | DOI: 10.37484/jmph.030201

Abstract

Banyuwangi memiliki berbagai macam kuliner khas yang memiliki citarasa beragam, salah satunya kuliner Ayam Kesrut. Kuliner ini memiliki citarasa asam, pedas dan memiliki tiga aspek gastronomic tourism yaitu aspek makanan, aspek budaya dan aspek sejarah. Penelitian ini membahas mengenai resep kuliner khas Banyuwangi yaitu Ayam Kesrut, mengetahui perbedaan resep menurut daerah masing-masing dan mencari tahu resep Ayam Kesrut yang sebenarnya. Penelitian ini dilakukan di tiga daerah yaitu Desa Kemiren, Desa Glagah dan Desa Rogojampi. Metode penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif. Melalui penelitian ini menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan resep masingmasing daerah yang memiliki ciri khas sendiri. Untuk hasil originalitas resep kuliner Ayam Kesrut yaitu ayam kampung muda, cabai merah, cabai rawit, ranti dan belimbing wuluh saja dan selebihnya merupakan bumbu tambahan masing- masing daerah. Kata kunci: Originalitas, Resep Kuliner, Kuliner khas
Pembuatan Website dan Media Sosial Terverifikasi sebagai Media Promosi di SMK NU Kabat Banyuwangi Febrian, Ayu Wanda; Prasetyo, Junaedi Adi; Amalia, Firda Rachma; Gibrilia, Nezza; Firmansah, Mohamad Agus
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

NU Kabat Vocational School is one of the educational institutions at the SMK (Vocational High School) level in Kabat District, Banyuwangi Regency. This school is relatively new, considering that it has only been 8 (eight) years since it was founded in 2015. It is known that SMK NU Kabat does not yet have a website as a means of digital school information. During that time, the school only relied on social media in the form of Instagram, Facebook and YouTube which did not optimally and professionally display school activities visually. In today's digital era, it is important to have a school website as a medium to promote and provide the latest information regarding school operations. This is to build a narrative of progress and convey the success of the school's performance. The aim is to increase public confidence in the existence of schools. Apart from that, it is also to follow the development of information technology in the world of education, which is currently showing quite significant changes. Having a website as a medium for disseminating information and promotions is one way that is relevant and efficient nowadays.
ANALISIS TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN TERHADAP PRODUK MACARON SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENINGKATAN KUALITAS F&B PRODUCT Fitri Yupita; Eka Afrida Ermawati; Rudi Tri Handoko; Firda Rachma Amalia; Nurhalimah, Nurhalimah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i1.7795

Abstract

Macaron merupakan salah satu jenis kue kering yang terbuat dari putih telur, gula dan tepung almond, yang diaduk, dicetak dan didiamkan hingga permukaannya mengering. Macaron memiliki tekstur yang lembut serta bentuk dan warna yang menarik. Penelitian ini penulis menggunakan penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data berupa kuesioner, studi literatur dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap produk macaron dengan standard recipe éL Hotel Banyuwangi. Uji hedonic digunakan untuk mencari tingkat kesukaan konsumen terhadap produk macaron di el shop gandrung éL Hotel Banyuwangi. Hasil dari penelitian ini dengan sampel 70 responden yang menunjukkan dari hasil perhitungan yang sudah dilakukan untuk menilai 4 aspek rasa dengan nilai 85 %, aroma dengan nilai 83 %, warna dengan nilai 90% dan tekstur dengan nilai 85%. Dapat disimpulkan bahwa produk Macaron masih termasuk dalam kriteria sangat disukai oleh masyarakat. Oleh karena itu, dapat ditunjukkan bahwa Macaron masih banyak penggemar dan bagus untuk dikonsumsi
Teknologi Rotary Dryer Coffe guna Meningkatkan Produktivitas Kopi Gombengsari sebagai Produk Unggulan Central Perkebunan Masyarakat Kabupaten Banyuwangi Fiveriati, Anggra; Amalia, Firda Rachma; Bachtiar, Riza Rahimi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 3 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i3.4656

Abstract

Kabupaten Banyuwangi merupakan kabupaten yang memiliki potensi wisata yang cukup menarik, salah satu objek wisata yang cukup dikenal adalah wisata kebun kopi Gombengsari yang terletak di kaki gunung Ijen. Para warga Gombengsari mengolah hasil panen kopi mereka secara mandiri, mulai dari tahap pemanenan biji kopi yang matang, pengupasan kulit, penjemuran, pematangan, proses penumbukan dan pengemasan, dalam proses tersebut masyarakat Gombengsari sudah menggunakan teknologi yang tepat namun ada satu proses yang masih menggunakan cara yang tradisional yaitu proses penjemuran biji kopi. Sehingga proses penjemuran inilah yang menjadi permasalahan petani kopi Gombengsari, mengingat cuaca di wilayah Gombengsari yang relatif dingin terutama pada musim hujan selain itu petani kopi Gombengsari mengalami permasalahan dalam memasarkan produk kopi bubuk hasil perkebunannya. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi petani kopi Gombengsari, maka tujuan dari pegabdian ini adalah membantu mengatasi permasalahan melalui teknologi tepat guna mesin pengering biji kopi menggunakan teknologi rotary dan pelatihan manajemen marketing pemasaran. Selain itu untuk mencapai target luaran sesuai permasalahan yang dihadapi dalam proses pengeringan, digunakan beberapa metode, yaitu meliputi penyuluhan, demonstrasi dan pelatihan, kunjungan lapangan, pengadaan peralatan serta pendampingan dan monitoring evaluasi diikuti oleh petani kopi Gombengsari. Dari hasil pengujian untuk mengeringkan kopi basah sebanyak 10 kg.
Relevansi Theory Z terhadap Generasi Z di Dunia Kerja Modern: Pendekatan Narrative Review [The Relevance of Theory Z to Generation Z in the Modern Workplace: A Narrative Review Approach] Amalia, Firda Rachma; Wijaya, Jemi Cahya Adi; Mukti, Masetya
Indonesia Berdaya Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261342

Abstract

Abstract. Theory Z, introduced by William G. Ouchi (1981), is a classical management approach that emphasizes trust, loyalty, employee involvement, and well-being. However, the emergence of Generation Z with its dynamic, digital, and flexibility-oriented characteristics raises questions about the relevance of Theory Z’s values in the context of the modern workplace. This article employs a narrative review method of ten scientific articles published between 2019 and 2025 that discuss the relationship between Theory Z, employee engagement, well-being, and the characteristics of younger generations in the workplace. The findings indicate that the core values of Theory Z remain relevant but require adaptation to the psychological and social dimensions of Generation Z, such as the need for flexibility, meaningful work, and holistic well-being. New concepts such as psychological sustainability and trust-based leadership emerge as modern reinforcements of Theory Z. Abstrak. Theory Z yang diperkenalkan oleh William G. Ouchi (1981) merupakan salah satu pendekatan manajemen klasik yang menekankan kepercayaan, loyalitas, keterlibatan, dan kesejahteraan karyawan. Namun, munculnya Generasi Z dengan karakteristik yang dinamis, digital, dan menuntut fleksibilitas kerja menimbulkan pertanyaan tentang relevansi nilai-nilai Theory Z dalam konteks dunia kerja modern. Artikel ini menggunakan metode narrative review terhadap sepuluh artikel ilmiah terbitan 2019–2025 yang membahas hubungan antara Theory Z, employee engagement, well-being, dan karakteristik generasi muda di tempat kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai dasar Theory Z masih relevan, namun perlu adaptasi terhadap dimensi psikologis dan sosial Generasi Z, seperti kebutuhan akan fleksibilitas, makna kerja, dan kesejahteraan holistik. Konsep baru seperti psychological sustainability dan trust-based leadership muncul sebagai bentuk penguatan teori Z yang modern.