Claim Missing Document
Check
Articles

PERBAIKAN PROSES ISSUANCE UNTUK MENCAPAI KETEPATAN WAKTU PENGIRIMAN KOMPONEN PADA PT. UNITED TRACTORS PANDU ENGINEERING (UTPE) Nadia Azhari Setyorini; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.652 KB)

Abstract

PT United Tractors Pandu Engineering (UTPE) bergerak sebagai agen alat-alat berat (Heavy Equipment). Warehouse pada PT. UTPE memiliki peran utama dalam menjaga akurasi stok dan menyuplai barang ke bagian produksi, serta mengatur dan menjaga inventory gudang. Kondisi Warehouse saat ini memiliki proses Issuance yang masih lama dengan manhour yang tinggi, yaitu 641 menit. Pada tahapan proses Issuance komponen yang sangat berpengaruh, yaitu tahapan mempersiapkan dan mencari komponen. Penempatan, pengelompokkan, dan identifikasi komponen secara sistem terpelihara pada dua lokasi, yaitu Warehouse Management (WM) dan Inventory Management (IM) yang belum terimplementasi dan terstandardisasi dengan baik. Metode yang dilakukan menggunakan pendekatan Six Sigma DMAIC dengan menggunakan diagram SIPOC untuk mengidentifikasi semua elemen yang relevan dalam fase Define. Dalam proses Analyze digunakan Drilldown Tree Analysis untuk menentukan akar penyebab masalah yang kemudian didapatkan beberapa solusi alternatif. Selanjutnya diagram Pareto digunakan untuk menentukan solusi alternatif mana yang paling perlu dilakukan untuk menghasilkan manfaat yang paling besar. Hasilnya terdapat tiga solusi alternatif utama, yaitu memperbaiki storage bin, memperbaiki sistem ke WM, dan relayout storage location. Ketiga hal tersebut terbukti dapat mempercepat waktu pengiriman komponen ke produksi sehingga proses produksi tidak terhambat dan target pengiriman produk ke konsumen tercapai.   Abstract [Title: Improvement Issuance Process To Reach Components On-Time Delivery in PT. United Tractors Pandu Engineering (UTPE)] PT United Tractors Pandu Engineering (UTPE) moves as an agent of heavy equipment (Heavy Equipment). Warehouse on PT. UTPE have a major role in maintaining the accuracy of stock and supply of goods into the production, as well as organize and maintain inventory warehouse. Warehouse conditions today have a process that is still a long Issuance by man hour high, namely 641 minutes. At the stage of the process Issuance highly influential component, namely the stages of preparing and searching for components. Placement, grouping, and identification of components in the system maintained at two locations, namely Warehouse Management (WM) and Inventory Management (IM) which has not been implemented and standardized well. The method is performed using Six Sigma DMAIC approach using SIPOC diagram to identify all the relevant elements in the Define phase. Analyze the process used in the Drilldown Tree Analysis to determine the root cause of the problem which then obtained some alternative solutions. Furthermore, Pareto diagram is used to determine where the most alternative solution needs to be done to produce the greatest benefits. The result, there are three main alternative solutions, which is improve storage bin, fixing the system to the WM, and re-layout storage location. Thirdly it is proven to speed up the delivery of components to production so that the production process is not hampered, and targeted delivery of products to consumers is reached. 
ANALISA PENGARUH KEPUASAN PELANGGAN DAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA MINIMARKET ALFAMART DAN INDOMARET SEMARANG Yedida Christa Pujianti; Aries Susanty; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk. (Alfamart) dan PT. Indomarco Prismatama (Indomaret) merupakan perusahaan waralaba swalayan yang menjual barang keperluan sehari-hari. Kedua minimarket ini memiliki beberapa kesamaan, dari tampilan gerai, barang yang dijual, promo yang ditawarkan, dan lokasi yang selalu berdekatan. Tingkat persaingan antara kedua minimarket ini sangat tinggi sehingga konsumen cenderung tidak loyal terhadap minimarket. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan pengukuran pengaruh loyalitas dari kepuasan pelanggan dan Customer Relationship Management (CRM). Berdasarkan hasil perhitungan dengan regresi linier berganda, didapatkan bahwa pada kedua minimarket kepuasan pelanggan tidak berpengaruh pada loyalitas pelanggan. Hal ini disebabkan karena pelanggan lebih loyal kepada produk bukan kepada minimarket. Selain alasan tersebut, karena tidak ada keistimewaan yang khas dari salah satu minimarket. Berdasarkan hasil pengolahan data, faktor-faktor pada CRM berpengaruh terhadap loyalitas sebesar 16,2% untuk Indomaret dan 28,3% untuk Alfamart. Faktor-faktor kepuasan mempengaruhi loyalitas sebanyak 7% untuk Indomaret dan 8,7% untuk Alfamart. Kepuasan dan CRM secara bersamaan mempengaruhi loyalitas sebanyak 19,3% untuk Indomaret dan 21,6% untuk Alfamart
ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAAN DAN INTENSI PERILAKU KONSUMEN PENGGUNA SITUS ONLINE SHOP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Diponegoro) Qaanita Yuuha M; Hery Suliantoro; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekarang ini internet sudah banyak dijadikan untuk penjualan produk atau disebut juga e-commerce. Berbelanja melalui internet memberikan kemudahan bagi konsumen untuk langsung membandingkan produk, harga, informasi dan pelayanan antar toko online. Niat masyarakat sendiri masih rendah untuk berbelanja melalui internet. Oleh karena itu, salah satu masalah pada situs online shop adalah bagaimana mengubah pengunjung menjadi pembeli. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan kualitas layanan. Penelitian ini mengacu pada jurnal yang disusun oleh Gounaris, S., Dimitriadis, S., & Stathakopoulos, V (2010). Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasaan dan intensi perilaku konsumen pengguna layanan online shop. Kualitas layanan terdiri dari variabel informasi, user friendliness, interaksi dan aesthetic. Kepuasaan konsumen dibagi menjadi service encounter dan service process. Intensi perilaku yang diteliti mengenai word of mouth, purchase intention dan revisit. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel penelitian mahasiswa Universitas Diponegoro yang pernah berbelanja melalui online shop di jejaring sosial Facebook. Analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan software Amos 18.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasaan dan kepuasaan berpengaruh positif terhadap intensi perilaku konsumen. Namun, kualitas layanan tidak berpengaruh langsung terhadap intensi perilaku.   Nowadays internet has been used for selling product or e-commerce. Shopping through the Internet makes it easy for consumers to directly compare products, prices, information and services between the online store. Intention people to shop via internet is still low. For this reason, one of the problems on online shop is how to convert visitors into buyers. One of the solution is by improving the quality of service. This study refers to a journal compiled by Gounaris, S., Dimitriadis, S., & Stathakopoulos, V (2010). The purpose of this study is to examine the effects of service quality on customer satisfaction and behavioral intentions in the context of internet shopping. Service quality consists of information, user friendliness, interaction and aesthetic. Consumer satisfaction is divided into service encounter and service process. The examined of behavior intention about word of mouth, purchase intention and revisit. The sampling method that used in this study is purposive sampling with a sample of students from Diponegoro University that ever shopped via internet at social networking sites, facebook. Data analysis using Structural Equation Modelling (SEM) method with Amos 18.0 software. The results of this study indicate that service quality has a positive effect on satisfaction and consumer satisfaction have a positive influence on behavioral intentions. However, service quality does not directly effect on behavioral intentions.
AUDIT LAPORAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) PRODUK GA REAR MOTOR WIPER BERDASARKAN OBJEKTIF KUALITAS PADA PT. XYZ Amelia Kumala; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.1 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.742 KB)

Abstract

PT. XYZ menggunakan laporan FMEA GA Rear Motor Wiper dari PT. XYZ Jepang dan belum melakukan penyesuaiaan dengan keadaan di lantai produksi. Hal ini menyebabkan masih terdapat kegagalan proses yang dapat ditinjau dari presentase cacat. Untuk itu diperlukan adanya audit pada laporan FMEA GA Rear Motor Wiper berdasarkan 10 objektif kualitas yang terdiri dari perbaikan proses, mode kegagalan yang memiliki risiko tinggi, process control plan, integrasi, lesson learned, karakteristik kunci atau khusus, waktu, tim, dokumentasi dan penggunaan waktu. Dari 10 objektif kualitas terdapat 7 objektif kualitas yang tidak tercapai, yaitu perbaikan proses, mode kegagalan yang memiliki risiko tinggi, lesson learned, waktu, tim, dokumentasi dan penggunaan waktu. Fokus penelitian ini adalah perbaikan laporan FMEA berdasarkan objektif kualitas yang tidak tercapai yaitu dengan melakukan penyesuaiaan antara laporan FMEA dengan keadaan nyata di lantai produksi GA rear motor wiper.   ABSTRACT PT XYZ using FMEA report GA Rear Wiper which is adopted from PT XYZ Jepang and they has not made the adjustment to the condition in the production floor. This cause will create the failure process that can be evaluated from the percentage of defect. For this reason, it necessary to audit the FMEA report GA Rear wiper motor which is based on 10 quality objectives consist of process improvements, high risk failure mode, process control plans, integration, lesson learned, special or key characteristics, timing, team, documentation and the time usage. From that 10 quality objectives, there were 7 quality are not reached, they are process improvements, high risk failure mode, lessons learned, time, team, documentation and time usage. This research deals with repairing the FMEA report based on the quality objectives which is not reached by doing the adjustment between the FMEA report and the current condition in production floor GA rear motor wiper.  
PENDAMPINGAN SAFETY RIDING BERDASARKAN PEMETAAN SAFETY CLIMATE PENGEMUDI OJEK ONLINE DI SEKITAR KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG Manik Mahachandra; Naniek Utami Handayani; Dyah Ika Rinawati; Sri Hartini; Rani Rumita
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi di bidang transportasi semakin berkembang dan mendorong hadirnya alat transportasi online sepeda motor. Seiring maraknya keberadaan ojek online, muncul permasalahan yang terjadi di kalangan pengemudi yang menunjukkan masih rendahnya persepsi akan keselamatan berkendara. Berdasarkan data BPS pada tahun 2017, jumlah kecelakaan yang terjadi di Indonesia mencapai 103.228 peristiwa dan sepeda motor memiliki persentasi tertinggi yang penyebab utamanya adalah perilaku pengemudi. Perilaku pengemudi dalam hal keselamatan berkendara berhubungan erat dengan iklim keselamatan yang dirasakannya dalam bekerja. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan pemetaan iklim keselamatan menggunakan enam variabel dalam Safety Climate Questionnaire-Modified for Online Drivers (SCQ-MOD), yaitu komunikasi dan prosedur, tekanan pekerjaan, komitmen perusahaan, hubungan, pelatihan pengemudi, dan peraturan keselamatan. Selain itu akan dilihat pula gambaran iklim keselamatan berdasarkan karakteristik responden. Hasil pemetaan iklim keselamatan menunjukkan bahwa prioritas perlu diberikan pada variabel tekanan pekerjaan, komitmen perusahaan, dan hubungan pekerja dengan pemberi kerja. Terakhir, diberikan rekomendasi kegiatan mengemudi yang mengutamakan keselamatan dalam bentuk safety riding, guna meningkatkan iklim keselamatan, terutama pada variabel prioritas tersebut.
Analisis Kelelahan Kerja dengan Metode Subjective Self Rating (Studi Kasus: Pekerja Bagian Produksi) UD Kurnia Mandiri Melani Nurmufidah; Rani Rumita
Jurnal Ergonomi dan K3 Vol 6, No 2 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Perhimpunan Ergonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di zaman industri modern sekarang ini, kelelahan kerja merupakan suatu hal yang kompleks dimana banyak faktor yang dapat memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kelelahan kerja,mengetahui apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya kelelahan kerja, dan memberikan rekomendasi perbaikan dalam mengurangi kelelahan kerja pada pekerja UD Kurnia Mandiri. Penelitian dilakukan pada 27 Januari 2021 – 27 Februari 2021 yang melibatkan 9 responden dalam penelitian. Dalam pengukuran kelelahan kerja digunakan metode Subjective Self Rating Test (SSRT). SSRT merupakan Subjective Self Rating Test berasal dari Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) Jepang, merupakan salah satu kuisioner yang dapat mengukur tingkat kelelahan secara subjektif.. Kemudian pada tahap akhir akan diberikan rekomendasi perbaikan. Kata kunci: Kelelahan kerja; subjective self rating test
Analisis Beban Kerja Mental dengan Menggunakan Metode NASA – TLX dan Postur Kerja dengan Menggunakan Metode ROSA dan Nordic Body Map Aditya Ridwan Wicaksono; Rani Rumita
Jurnal Ergonomi dan K3 Vol 6, No 2 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Perhimpunan Ergonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT BGM ini adalah salah satu Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) yang bergerak di bidang pengelolaan jasa keuangan, terutama dalam hal pendistribusian uang ke ATM. Dalam pelaksanaan proses bisnisnya, terjadi beberapa permasalahan pada perusahaan terkait beban mental dan postur kerja yang dirasakan oleh pekerjanya. Hal ini disebabkan oleh tingginya standar performansi perusahaan. Untuk mengetahui permasalahan lebih dalam dan memberikan rekomendasi perbaikan yang tepat, maka digunakan metode NASA-TLX untuk melakukan pengukuran beban mental dan NBM serta ROSA untuk melakukan penilaian postur kerja. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 8 orang pekerja divisi administrasi, didapatkan hasil bahwa mayoritas pekerja mengalami overload dalam hal beban mental dengan skor berturut-turut 64,67; 73,33; 64,67; 64; 67 pada 5 pekerja dan 58; 59; 47,33 pada 3 pekerja lainnya. Lalu, didapatkan pula hasil skor ROSA 8 orang pekerja berturut-turut sebesar 7; 6; 7; 4; 5; 7; 6; 6. Hal ini menandakan bahwa mayoritas pekerja menerapkan postur tubuh yang kurang baik Ketika bekerja dan berpotensi menimbulkan MSDs. Adapun beberapa rekomendasi perbaikan yang diberikan peneliti didasarkan pada aspek-aspek penilaian metode yang digunakan (NASA-TLX dan ROSA) dan mengambil beberapa sumber acuan lain dari penelitian-penelitian sebelumnya. Kata kunci:  beban mental, postur tubuh, NASA-TLX, ROSA, nordic body map.
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL DAN POSTUR TUBUH MENGGUNAKAN METODE NATIONAL AERONAUTICS AND SPACE ADMINISTRATION TASK LOAD INDEX (NASA-TLX) DAN RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT (ROSA) Putri, Ketut Utari Mustika; Rumita, Rani
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dewasa ini, sumber daya manusia yang baik merupakan aset penting bagi perusahaan. Pada dasarnya, setiapmanusia memiliki kapasitas beban kerja yang berbeda sehingga beban kerja yang dirasakan satu pekerja denganpekerja lainnya tentu berbeda. Di zaman yang semakin modern pun penggunaan teknologi informasi, dimanakomputer sebagai media utamanya kini memiliki peran yang sangat besar pada pekerjaan. Oleh karena itu,penelitian dilakukan untuk identifikasi faktor penyebab yang dapat memengaruhi beban kerja mental, kesalahanpostur kerja, dan saran perbaikan untuk mengurangi beban kerja mental dan postur tubuh pekerja yang kurangbaik. Metode pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner NASA-TLX dan dokumentasi postur kerja. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa (i) faktor penyebab yang dapat mempengaruhi beban kerja mental adalah waktuyang terbatas namun beban pekerjaan atau kuantitas pekerjaan yang tidak sebanding, memiliki tanggung jawabbesar terhadap pekerjaannya, terjadinya human error, perlu usaha yang besar dalam menyelesaikanpekerjaannya, pekerjaan bersifat monoton, dan kerap merasa stress, lelah, kurang nyaman dengan pekerjaannyayang overload. (ii) kesalahan postur kerja yang dialami pekerja karena spesifikasi kursi yang digunakan olehpekerja belum ergonomis, posisi duduk lutut tidak membentuk 90, seat pan depth dan arm rest yang tidakadjustable, posisi duduk membungkuk, peletakan alat-alat masih kurang sesuai dengan prinsipnya dan posisipergelangan tangan yang tidak lurus dengan keyboard.Kata kunci: Beban Kerja Mental, Postur Tubuh, NASA-TLX, ROSA oAbstract [Title: Analysis of Mental Workload and Body Posture Using National Aeronautics And SpaceAdministration Task Load Index (NASA-TLX) and Rapid Office Strain Assessment (ROSA)] Nowadays,good human resources are an important asset for companies. Basically, every human being has a differentworkload capacity so that the workload felt by one worker and another is certainly different. In this increasinglymodern era, the use of information technology, where computers are the main medium, now has a very big rolein work. Therefore, research was conducted to identify causal factors that could influence mental workload,work posture errors, and suggestions for improvement to reduce mental workload and poor worker bodyposture. Data collection methods were carried out using the NASA-TLX questionnaire and work posturedocumentation. The results of the research show that (i) the causal factors that can influence mental workloadare limited time but the workload or quantity of work is not comparable, having a big responsibility for thework, the occurrence of human error, requiring a lot of effort to complete the work, the work is monotonous,and often feel stressed, tired, uncomfortable with overloaded work. (ii) work posture errors experienced byworkers because the specifications of the chair used by the worker are not ergonomic, the knee sitting positiondoes not form 90o, the seat pan depth and arm rest are not adjustable, the sitting position is bent, the placementof tools is still not in accordance with the principles and wrist position that is not straight with the keyboard.Keywords: Mental Workload, Body Posture, NASA-TLX, ROSA
ANALISIS PERBANDINGAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN FGV 24 DAN VGV 01 DENGAN METODE EOQ DAN POQ (STUDI KASUS: DIVISI PRODUCTION PLANNING AND INVENTORY CONTROL PT SUNTORY GARUDA BEVERAGES PLANT BOGOR) Alfarel, Reihan Damario; Rumita, Rani
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT Suntory Garuda Beverages merupakan perusahaan joint venture dari Suntory Group di Jepang dengan Garuda Food Indonesia. PT Suntory Garuda Beverages merupakan salah satu perusahaan industri yang bergerak di bidang pangan dengan memproduksi minuman dalam kemasan. Produk yang diproduksi oleh PT Suntory Garuda Beverages sangat beragam, diantaranya, okky jelly drink, mountea, mytea, dan good mood. Berjalannya proses produksi difasilitasi berbagai divisi diantaranya adalah divisi produksi yang mengatur jadwal produk-produk yang akan diproduksi, divisi teknis yang menangani perawatan mesin, divisi purchasing yang melakukan pembelian bahan baku, serta divisi PPIC yang melakukan peramalan untuk produksi mingguan dan juga pengendalian bahan baku. Akan tetapi dalam proses produksinya, perusahaan menginginkan biaya yang dikeluarkan untuk pengendalian bahan baku untuk diminalkan, sehingga dibutuhkan kebijakan yang sesuai untuk manajemen ketersediaan bahan baku di PT Suntory Garuda Beverages. Total cost yang dikeluarkan perusahaan untuk penyimpanan dan pemesanan cukup besar setiap tahunnya. Diperlukan keseimbangan antara biaya penyimpanan biaya pemesanan sehingga mendapatkan hasil yang optimal. Oleh karena itu digunakan metode EOQ dan POQ untuk menganalisis perbandingan total cost yang dihasilkan dari kedua metode tersebut. Penggunaan metode EOQ pada material FGV 24 menghasilkan nilai safety stock 11.986 kg dan ROP 46.990 kg dan untuk material VGV 01 menghasilkan nilai safety stock 3.739 kg dan ROP 14.583 kg. Dengan menggunakan metode EOQ, perusahaan dapat melakukan penghematan sebesar Rp 29.921.797 atau 12,19% lebih murah dibandingkan kebijakan actual perusahaan. Penggunaan metode POQ pada material FGV 24 menghasilkan nilai safety stock 11.986 kg dan untuk material VGV 01 menghasilkan nilai safety stock 3.739 kg. Dengan menggunakan metode POQ, perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp 903.853.066.Kata kunci: Economic Order Quanity; Manajemen Pengendalian Persedian; Period Order Quantity; Re-Order Point; Safety StockAbstract[Title:inventoryControl Comparison Analysis of FGV 24 and VGV 01 Component using EOQ and POQ Method]PT Suntory Garuda Beverages is a joint venture company of Suntory Group in Japan with Garuda Food Indonesia. PT Suntory Garuda Beverages is one of the industrial companies engaged in food by producing beverages or bottled drinks. The product produced by PT Suntory Garuda Beverages are very diverse, ranging from okky jelly drink, mountea, mytea, and good mood. The production process is facilitated by various divisions including the production division that regulates the schedule of product to be produced, the technical division that handles machine maintenance, the purchasing division that purchases raw material, and PPIC division which predicts weekly production and also control of raw materials. However, in the production process, the company wants the costs incurred to control raw materials to be finalized, so that an appropriate policy is needed to manage the availability of raw materials at PT Suntory Garuda Beverages. The total cost incurred by the company for storage and ordering is quite large each year. A balance is needed between the storage costs for ordering costs so ask to get optimal result. Therefore, the EOQ and POQ methods used to analyzed the comparison of the total cost generated from the two methods. The use of EOQ method in FGV 224 material produces a safety stock value of 11.986 kg and ROP 46.990 and for material VGV 01 produces a safety stock value of 3.739 kg and ROP of 14.583 kg. by using the EOQ method, companies can make savings of Rp 29.921.797 or 12,19% less than the company’s actual policy. The use of POQ method on FGV 24 produces a safety stock value of 11.986 kg and for VGV 01 produces a safety stock value of 3.739 kg. by using the POQ method, the company suffered a loss of Rp 903.853.066Keywords: Economic Order Quanity; Inventory Control Management; Period Order Quantity; Re-Order Point; Safety Stock
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS BONGKAR MUAT KAPAL BATUBARA (STUDI KASUS PT PELINDO III TANJUNG INTAN CILACAP) Dewanto, Dhuta Tyrone; Rumita, Rani
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPT Pelabuhan Indonesia III (Persero) merupakan pelabuhan milik pemerintah yang bergerak dalam bidang distribusi bongkar muat produk. Dalam pelaksanaannya perusahaan tersebut memiliki perusahaan bongkar muat (PBM) yang berfokus pada kegiatan bongkar muat kapal. Dari data produktivitas bongkar muat kapal batubara selama 12 bulan terakhir, didapatkan kinerja perusahaan bongkar muat mengalami fluktuatif. Dari permasalahan tersebut peneliti akan mencari tau apa saja faktor yang mempengaruhi produktivitas bongkar muat kapal. Dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dan koefisien determinasi, terindikasi variabel kecepatan bongkar dan jumlah gank masing-masing mempengaruhi produktivitas bongkar muat kapal batubara secara parsial dengan masing-masing bernilai negatif (-), yang artinya semakin tinggi nilai variable nya, maka produktivitas bongkar muat kapal akan semakin menurun. Kemudian untuk rekomendasi perbaikan guna meningkatkan produktivitas bongkar muat kapal batubara adalah dengan mempersingkat waktu bongkar muat yaitu dengan meningkatkan kecepatan bongkar dengan menggunakan bantuan Shore Crane yang tidak bergantung pada kondisi kapalKata kunci: Analisis Regresi Linier; Koefisien Determinasi; Bongkar Muat KapalABSTRACTPT Pelabuhan Indonesia III (Persero) is a government-owned port engaged in the distribution of product loading and unloading. In its implementation, the company has a loading and unloading company (PBM) that focuses on ship loading and unloading activities. From the data on the productivity of loading and unloading coal ships for the last 12 months, it is found that the performance of the loading and unloading company has fluctuated. From these problems, researchers will find out what factors affect the productivity of ship loading and unloading. By using multiple linear regression analysis and the coefficient of determination, it is indicated that the variable loading speed and the number of ganks each affect the loading and unloading productivity of coal ships partially with each negative value (-), which means that the higher the variable value, the lower the loading and unloading productivity of the ship. Then for improvement recommendations to increase the loading and unloading productivity of coal ships is to shorten the loading and unloading time by increasing the loading and unloading speed by using the help of Shore Crane which does not depend on the condition of the ship.Keywords: Linear Regression Analysis; Coefficient of Determination; Ship Loading and Unloading
Co-Authors Abdurrobi Hanifa Abhimta, Yodha Wasi achmad rachim Adinda Nurussakinah Aditya Bonavasius Purba Aditya Ridwan Wicaksono Aditya Wiratama Putra Aditya Wiratama Putra Afrizal Putranto Agita Pandu Widanti Agus Yuni Kristanto Aisyah, Wahyu Nur Alfarel, Reihan Damario Amelia Kumala Amelinda Sudarto Andini, Anggita Realiza Andriyani, Atika Annisa Rahmawati Arbelinda, Karina Arief Budhiman Aries Susanty Aryssa, Venuschavicino Bambang Purwanggono Bayu Adi Taufan Benraen Pirogo Berutu, Jehezkiel Lolo Sataki Bintang Rachvadani Dzakwan Dentista Puspitawangi Dewanto, Dhuta Tyrone Dewi, Nadia Cynthia Diana Puspita Sari Dinar Ratna Widhia Dwi Rizkiyani Dyah Ika Rinawati Esty Anjelia Pertiwi Gea Fariyanti Novita P Haryo Santoso Heru Prastawa Hery Suliantoro Hutami Nuke Ardani Ida Mawar Dewi Khalis Riyangga Kurniawan Kurniawan Luh Nyoman Widyastuti M Hagi Hamirsa Mahachandra, Manik Manik Mahachandra Manindo Simanjuntak Marga Harjadiputra Martin Lilik A Melani Nurmufidah MOHAMMAD FAHD, MOHAMMAD Nadia Azhari Setyorini Naniek Utami Handayani Nia Budi Puspitasari Ningsih Marpaung Noor Charif Rachman Oktaviani Hadiati Putri Oktian Fajar Abdillah Oriza Wahyu Utami Pandu Martino Panji Maulana Aditya, Panji Maulana Purnawan Adi Wicaksono Putri, Ketut Utari Mustika Qaanita Yuuha M Raditya Rahman Ratna Purwaningsih Riana Pratiwiningrum Rifda Ilahy Rosihan Riko Agisdihan Afifi Sadam Samsudin Sari Veronica Jantitya Sindhu Pradipta Sri Hartini Hartini Sriyanto Sriyanto Susatyo Nugroho W P Susatyo Nugroho W P Susatyo Nugroho W.P. Susatyo Nugroho Widyo Pramono Wicaksono, Aditya Ridwan Wisnu Wardhana Yedida Christa Pujianti Yuanita Sesariana, Yuanita Zainal Fanani Rosyada