Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Rancang Bangun Mesin Pemipil Jagung Dua Silinder menggunakan Motor Listrik Sai'in, Ali; Saputra, Eko; Nugroho, Wahyu Isti; Hardian, Rudino Tuqo
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v16i3.3027

Abstract

Seeing the situation of animal feed needs which tend to increase every year, it must be accompanied by the procurement of production machines to reduce the productivity of corn. Corn sheller machine is a tool that serves to release corn kernels from the cob. Along with technological developments that continue to progress, many production machines have sprung up such as corn shellers ranging from those that are operated manually to automatic. Each machine has different advantages and disadvantages. In the design of this corn sheller machine the main driver uses an electric motor. The design of this corn sheller machine aims to help ease the burden on corn farmers in particular. At first the corn shelling was done manually, then it developed using a large selep machine but the costs incurred were relatively expensive. The design of a two-cylinder corn sheller machine uses an electric motor to determine the appropriate design and construction of the corn sheller machine. In this machine there is no corn diameter limit for the shelling process in other words this machine is designed for all sizes of corn. In this design using several stages, namely first planning the design of the engine frame, electric motor, pulley and v-belt ratio and the calculation of the shaft. The result of the design is a machine design that is 1200 mm long, 1200 mm wide and 800 mm high. The sheller machine is driven using an electric motor of 500 watts, Rpm 1400 with a transmission system using a pulley and a v-belt ratio of 1: 1. There is no limit to the diameter of corn kernels in the shelling process using this machine. So it can be concluded that this machine has an effective design and sufficient shelling results, able to reduce post-harvest costs for corn farmers.
Pemanfaatan Limbah Plat Baja Hasil Praktik Mahasiswa menjadi Rantai Menggunakan Presstool Wattimena, Riles Melvy; Ardjo, Anwar Sukito; Purnomo, Adhy; Saputra, Eko
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 17, No 2 (2022): Volume 17, Nomor 2, Agustus 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v17i2.3731

Abstract

Rantai adalah suatu barang/benda yang memiliki fungsi sebagai pengikat atau penghubung antar benda, yang umumnya terbuat dari rantai logam yang memiliki daya tarik kuat, tetapi juga memiliki tampilan yang lebih menarik dari tali biasa. Tali rantai merupakan rangkaian (perakitan) dari beberapa rantai. Peran rantai yang sesuai dengan beberapa fungsi sebagai pengikat atau penghubung adalah rantai yang berukuran kecil atau mini-chain. Dalam rangka membuat rantai tersebut maka dibuatlah Press Tool yang dapat membuat produk dengan bahan Rantai Stainlees Steel AISI 304 ketebalan 0,8 mm yang dapat digunakan untuk membuat produk secara massal dengan hasil yang sama dalam waktu yang relatif singkat, dengan menggunakan alat press berkapasitas mesin press 20 ton sebagai tenaga penggerak dan dapat menghasilkan 120 unit per jam. Alat Press ini memiliki dimensi 330 mm x 175 mm x 254 mm.
Investigasi Permukaan Besi Square Hollow Hasil Pengerollan menggunakan Teknologi Mesin Roller Bending Eko Saputra; Carli Carli; Hartono Hartono; Sunarto Sunarto; Ali Sai'in
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 1 (2023): Volume 18, Nomor 1, April 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i1.4382

Abstract

Industri skala kecil menengah saat ini masih banyak dijumpai menggunakan teknologi penunjang produksi secara manual menggunakan tenaga manusia, salah satunya adalah industri pembuat tralis atau rangka. Banyak industri kecil saat ini masih melakukan pengerolan besi dengan metode manual, dengan cara memotong sebagian (menyobek) square hollow. Metode manual ini menghasilkan kualitas pengerolan yang tidak rapi dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Solusi yang dapat dilakukan agar kualitas pengerolan rapi adalah dengan mengeroll menggunakan mesin pengerol. Namun teknologi mesin roller juga memiliki keterbatasan radius pengerolan sehingga produk pengerolan tidak akurat. Indikator kualitas pengerolan adalah muncul tidaknya kerutan pada permukaan besi hasil pengerolan. Beberapa faktor penyebab ketidak akuratan tersebut adalah dimensi profil dan ketebalan besi square hollow yang bervariasi. Semakin kecil dimensi profile besi square hollow maka sulit dilakukan pengerolan. Berdasarkan survey literature, belum ditemukan investigasi pengaruh variasi radius terhadap kerutan pada permukan besi square hollow, padahal kualitas terbaik dari permukaan hasil pengerollan sangat disukai oleh pelanggan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi kualitas besi square hollow akibat variasi radius pengerolan. Pengerolan dilakukan pada besi square hollow ukuran 20×20 mm dan 40×40 mm dengan variasi radius pengerolan yang dilakukan adalah 2000 mm, 1500 mm, 1000 mm, 750 mm, dan 500 mm. Hasil pengujian menggunakan square hollow ukuran 20×20 mm dan 40×40 mm menghasilkan radius pengerolan yang dapat dibuat paling kecil adalah 500 mm, dengan kondisi permukaan pada square hollow 20×20 mm yang masih bagus dan 40×40 mm sudah muncul kerutan.
Analisis Kekuatan Rangka Mesin Pengolah Limbah Tulang Ikan Menjadi Bahan Dasar Pakan Ternak Berkapasitas 500 kg/jam Menggunakan Penggerak Motor Bensin 5,5 HP Ali Sai'in; Bambang Sumiyarso; Ragil Tri Indrawati; Eko Saputra
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 17, No 3 (2022): Volume 17, Nomor 3, Desember 2022
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v17i3.3857

Abstract

Limbah ikan yang berada di pasar-pasar ikan yang biasanya hanya dibuang dipasar dalam menjadi limbah yang dapat menimbulkan bau yang tidak sedap di pasaran, limbah ikan ini mempunyai nilai ekonomis yang rendah dan belum termanfaatkan dengan optimal. Untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan nilai ekonomis dari hasil pemeliharaan ternak ikan dengan mengolah limbah tulang ikan menjadi bahan dasar pakan ternak dan membantu masyarakat untuk membuka suatu usaha dengan memanfaatkan limbah ikan, maka dibuat suatu perencanaan pembuatan mesin pengolah limbah tulang ikan menjadi bahan dasar pakan ternak dengan mesin penggiling T-52. Pembuatan mesin pengolah limbah ikan ini dimulai dari identifikasi dan pengamatan terhadap mesin pengolah limbah tulang ikan yang telah ada sebelumnya kemudian merumuskan bahan apa saja yang diperlukan yang hendak digunakan, lalu membuat gambar rancangan mesin, evaluasi dan dilanjutkan ke proses pembuatan mesin dan terakhir adalah pengujian mesin. Dari hasil pengujian mesin ini mampu untuk menghasilkan kehalusan yang seragam serta sesuai dengan ukuran penyaringyang digunakan. Kapasitas mesin pengolah limbah tulang ikan ini adalah 500 Kg/Jam untuk ukuran penyaring 10 dan 5 mm.
Exploring Wear Characteristics of AISI 1045 Steel under Variable Disc Rotation Speeds: A Tribological Investigation Afif, Ilham Yustar; Jamari, Jamari; Saputra, Eko; Saefudin, Slamet; Subri, Muhammad; Amin, Muh.
TEKNIK Vol. 45, No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i1.59720

Abstract

Reliable mechanical components are the desired final product. When mechanical components come into contact with each other, there is a possibility of failure. Contact between components can result in friction leading to wear. Friction and wear can be studied through the science of tribology. The aim of this paper is to investigate the wear of AISI 1045 steel using a pin-on-disc tribometer with varying disc rotation speeds (rpm), to calculate the values of wear volume and specific wear rate. This research demonstrates that variations in disc rotation speed influence changes in sliding distance, wear width, wear volume, and specific wear rate on AISI 1045 steel pin. The conclusion drawn from this study is that as the disc rotation speed increases, the wear volume increases, and the specific wear rate decreases.
Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa Wedusan melalui Pengelolaan Ekonomi Hijau Berkelanjutan dan Diversifikasi Produk Saputra, Eko; Nugroho, Wahyu Isti; R., Rizkha Ajeng; Indrawati, Ragil Tri; Putri, Farika Tono; Nugroho, Bayu Setyo; Safriana, Eni
Jurnal Hilirisasi Technology kepada Masyarakat (SITECHMAS) Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/sitechmas.v6i1.6018

Abstract

Kelompok wanita tani (KWT) Mugi Lestariberada di Desa Wedusan, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Fokus usaha KWT yaitu pada kegiatan usaha pembuatan ceriping pisang dan singkong dengan memanfaatkan hasil sumber daya alam yang ada di Kabupaten Pati. Pengelolaan usaha yang dilakukan oleh KWT masih konvensional, baik dari segi produksi maupun manajemen.Metode yang digunakan untuk mencapai luaran tersebut yaitu: (a) Sosialisasi kegiatan terkait, (b) Penerapan TTG berupa mesin perajang pisang dan singkong serta peniris minyak, (c) Pelatihan dan pendampingan terhadap mitra berupa pelatihan edukasi penggunaan mesin, media sosial, pemasaran online, d) Monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan program pemberdayaan berbasis masyarakat (PBM) ini meliputi: (1) penerapan TTG berupa mesin perajang pisang dan singkong, (2) terciptanya 1 media sosial dan 1 e-commerce yang digunakan sebagai media pemasaran online, (3) terciptanya branding product berupa logo dan kemasan, (4) meningkatnya pengetahuan mitra melalui pelatihan penggunaan alat serta media online berupa instagram dan shopee. Hasil kegiatan ini adalah meningkatnya jumlah produk ceriping pisang dan singkong sebesar 50%, meningkatkan mutu produk, meningkatkan pengetahuan mitra terkait mesin TTG serta media pemasaran online, meningkatkan pelayanan mitra terkait pembuatan branding product untuk strategi pemasaran.
Analisis Pengaruh Persentase Serat Rami dan Hidroksiapatit terhadap Kekuatan Mekanik pada Komposit Serat Rami/Hidroksiapatit/UHMWPE sebagai Potensi Biomaterial Fathoni, Achmad Luthfian; Salahudin, Xander; Hastuti, Sri; Saputra, Eko; Putri, Farika Tono; Indrawati, Ragil Tri; Nugroho, Wahyu Isti
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Crankshaft Vol.8 No.1 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i1.14008

Abstract

Biomaterial merupakan material yang berfungsi untuk menggantikan bagian tubuh manusia yang mengalami kerusakan. Secara umum, biomaterial banyak terbuat dari material logam yang memiliki kekuatan dan ketangguhan dalam menyatukan tulang patah atau retak. Namun, biomaterial dari logam memiliki kekurangan, diantaranya menimbulkan rasa nyeri dan modulus elastisitas tinggi yang menimbulkan pelemahan pada tulang. Sehingga diperlukan material alternatif selain logam, salah satu material alternatif yang dapat digunakan adalah komposit. Pada penelitian ini dilakukan analisis pengaruh komposisi serat rami dan hidroksiapatit pada komposit bermatriks UHMWPE terhadap ketangguhan impak dan kekuatan tarik. Dengan variasi komposisi 10% : 0% : 90%, 5% : 5% : 90%, 0% : 10% : 90%. Komposit difabrikasi menggunakan metode hot press, dengan parameter suhu 215°C, tekanan 370 kgf, dan lama penekanan 30 menit. Hasilnya komposit dengan variasi komposisi 10% serat rami menghasilkan nilai ketangguhan impak dan kekuatan tarik yang paling optimal.
Pengembangan Desain Teknologi Mesin Roller Bending untuk Besi Square Hollow Saputra, Eko; Carli, Carli; Sunarto, Sunarto; Sai'in, Ali
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 19 No. 3 (2024): Volume 19, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v19i3.6045

Abstract

Kebutuhan mesin roller bending yang mampu melakukan bending dalam jumlah banyak meningkat imbas dari peningkatan jumlah rumah yang membutuhkan jasa dibidang tralis. Beberapa penelitian di bidang roller bending telah menciptakan mesin roller bending dengan satu stasiun roller. Padahal kebutuhan mesin roller bending yang mampu melakukan bending dalam kapasitas banyak diperlukan. Oleh karena hal itu, penelitian tentang mesin roller bending dengan kapasitas besar diperlukan. Dengan melakukan langkah-langkah penelitian pengembangan atau riset and development (R&D), maka ditargetkan terciptanya mesin roller bending hasil penelitian pengembangan. Tujuan penelitian ini adalah pengembangan mesin roller bending dari rancangan sebelumnya agar bisa diperoleh mesin yanag lebih efektif. Hasil penelitian ini meunjukkan bahwa mesin dapat memproduksi lebih banyak 4x lipat dan menghasilkan hasil kerutan yang lebih baik yaitu muncul pada radius pengerolan 1000 mm.