Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENINGKATAN PRODUKSI BAWANG MERAH MELALUI PENAMBAHAN PUPUK ORGANIK DI DESA PAKANDANGAN SANGRA KECAMATAN BLUTO KABUPATEN SUMENEP Hanafie, Rita; Soetriono, Soetriono; Maharani, Ariq Dewi; Basuki, Basuki; Zahrosa, Dimas Batara; Malika, Uyun Erma; Habriantono, Bakhroini
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pertanian konvensional sebagaimana yang masih dilakukan oleh petani di Madura, pengelolaan lahan menjadi hal yang penting agar mampu menumbuhkan tanaman yang ditanam di atasnya dengan baik, dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya alam (tanah, air, tumbuhan dan hewan), dan manusia (tenaga, pengetahuan dan keterampilan) yang tersedia secara lokal, serta layak secara ekonomis, mantap secara ekologis, adil secara sosial dan sesuai dengan budaya lokal. Penggunaan pupuk kimia yang terus menerus akan mengganggu kadar C-organik tanah, oleh karena itu perlu inovasi pemanfaatan pupuk organik yang bahan dasarnya banyak ditemukan di lokasi setempat untuk mendukung pertanian yang lestari dan berkelanjutan. Sistem usahatani konservasi diharapkan secara teknis dapat dilaksanakan oleh para petani, secara ekonomis menguntungkan, secara sosial dapat diterima masyarakat dan tidak merusak lingkungan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan wawasan petani tentang pengelolaan lahan pertanian. Kegiatan dilakukan di Desa Pakandangan Sangra Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui kaji terap dan penyuluhan. Kesimpulan hasil kegiatan adalah perlu terus dilakukan pendampingan agar petani mampu meningkatkan produksi bawang merah, baik secara kuantitas maupun kualitas melalui pengelolaan lahan yang tepat.
MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK KERUPUK UDANG MELALUI INOVASI TEKNOLOGI Malika, Uyun Erma; Andini, Dessy Putri; Mayasari, Financia; Letari, Datik; Dhamayanthi, Wenny
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2021): JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v5i1.956

Abstract

Permasalahan utama yang dikemukakan pengusaha kerupuk udang di Desa Pugerkulon selaku mitra kegiatan adalah kapasitas produksi yang rendah dengan penggunaan alat pengolah kerupuk udang sederhana yang telah dilakukan secara turun temurun. Hal ini pernah coba dipecahkan dengan penggunaan mesin pengolah kerupuk udang berbahan bakar solar tetapi dirasakan kurang efektif karena adanya asap dari mesin yang mengakibatkan produk terlihat kurang menarik dan tempat pengolahan menjadi kelihatan kotor (hitam). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan yang dihadapi calon pengusaha dengan menawarkan suatu inovasi berupa modifikasi alat pengolah kerupuk udang ramah lingkungan, kapasitas produksi tinggi dan higienis, pengemasan produk kerupuk udang yang estetik, aman, dan ergonomis serta memberikan pelatihan manajemen bisnis terkait pangsa pasar dan analisis kompetitor untuk produk yang sama baik dari Kabupaten Jember maupun dari luar Kabupaten Jember untuk meningkatkan usaha yang telah dilakukan. Target khusus yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah terbentuknya perusahaan kerupuk udang yang mampu berdaya saing dalam pasar regional maupun nasional dengan kontinuitas produk yang terjamin. Metode yang dilakukan antara lain melalui demonstrasi alat, pelatihan pada calon pengusaha serta layanan jasa konsultasi. Hasil kegiatan PkM adalah peningkatan kapasitas produksi dan pendapatan mitra dengan adanya bantuan peralatan modern dalam kegiatan pembuatan kerupuk melalui pelatihan penggunaan alat, pelatihan pembuatan kerupuk melalui metode pembuatan kerupuk yang aman tanpa bahan pengawet, metode pengemasan produk kerupuk udang yang lebih menarik dan higienis.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PETERNAK SAPI PERAH DALAM PENGOLAHAN PAKAN HIJAUAN DI DESA BALUNG LOR KECAMATAN BALUNG KABUPATEN JEMBER Malika, Uyun Erma; Prasetyo, Anang Febri; Wijaya, Jemi Cahya Adi
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 1 (2023): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v7i1.2988

Abstract

Kebutuhan pakan hijauan untuk sapi perah sangat tinggi sebagai asupan makanan atau energi agar dapat menghasilkan susu perah yang berkuantitas dan berkualitas tinggi. Ketersediaan hijauan tersebut akan semakin berkurang pada saat musim kemarau tiba, seperti yang terdapat pada peternak sapi perah di Kabupaten Jember yaitu kelompok ternak “Mandiri Sejahtera” yang terdapat di Desa Balung Lor Kecamatan Balung Kabupaten Jember. Berkaitan dengan permasalahan dan analisis situasi di sekitar lokasi para peternak tersebut, maka dalam kegiatan ini akan diberikan solusi berupa teknik pengolahan pakan melalui pemanfaatan bahan baku limbah jerami kedelai yang banyak terdapat di sekitar lokasi peternak sebagai alternatif sumber pakan hijauan sapi perah. Metode pendekatan yang dilaksanakan dalam pelatihan ini adalah melalui pendekatan on farm. Pelaksanaannya memperhatikan konsep efisiensi dan efektifitas penggunaan sumberdaya lokal dan peningkatan sumberdaya manusia (human resource), yaitu melalui pelatihan pengolahan jerami kedelai sehingga dapat digunakan sebagai alternatif sumber pakan hijauan sapi perah. Berdasarkan hasil kegiatan maka target dan luaran dapat tercapai, yaitu berupa peningkatan keterampilan peternak sapi perah khususnya pada kelompok ternak “Mandiri Sejahtera” dalam hal pengolahan jerami kedelai menjadi alternatif sumber pakan hijauan (hay) untuk memenuhi kebutuhan pakan sapi perah.
Pengembangan Teaching Factory Agribusiness Center Melalui Pendampingan Penyusunan SOP Pengelolaan Usaha Widyatami, Linda Ekadewi; Anggraeni, Oktanita Jaya; Malika, Uyun Erma; CNAWP, Rizal Perlambang
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): February
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v1i3.5702

Abstract

TEFA Agribusiness Center diinisiasi oleh Jurusan Manajemen Agribisnis dengan bidang fokus jasa pemasaran (bisnis ritel) produk-produk agribisnis. Permasalahan pada TEFA Agribusiness Center antara lain yaitu: TEFA Agribusiness Center belum memiliki Standard Operating Prosedure (SOP) dalam menjalankan pengelolaan TEFA. Mitra belum memiliki SOP yang seharusnya diterapkan pada usaha pemasaran (bisnis ritel); serta TEFA Agribusiness Center belum memiliki sarana dan prasarana yang memadai, seperti rak gondola dan freezer untuk menjalankan kegiatan pemasarannya. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra, tim pelaksana pengabdian melakukan kegiatan yaitu: (1) Pendampingan penyusunan Standart Operating Prosedure (SOP) pengelolaan TEFA Agribusiness Center. yaitu meliputi: SOP Kemitraan dengan Pemasok Produk, SOP Penerimaan Produk, SOP Stock Opname Produk, SOP Penataan Produk; dan SOP Penjualan Produk; serta (2) melakukan pengadaan fasilitas yang dibutuhkan mitra untuk kegiatan usaha pemasarannya, yaitu rak gondola dan frezer. Hasil kegiatan pendampingan pembuatan SOP menunjukkan hasil yang sangat baik dengan indikator keberhasilan sesuai dengan pedoman peyusunan SOP Politeknik Negeri Jember dimana unsur inti SOP meliputi bagian identitas dan bagian flowchart. Berdasarkan hasil evaluasi dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan penyusunan SOP memberikan peningkatan kemampuan dan ketrampilan bagi pengelola TEFA Agribusiness Center.
Pelatihan Petani dalam Produksi Pupuk Organik di Desa Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember Rizal Perlambang CNAWP; Uyun Erma Malika
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i1.310

Abstract

The increasingly rare and expensive conditions of chemical fertilizers commonly used by farmers have made farmers, including partners, start looking for solutions by using organic fertilizers as a combination. However, a problem has emerged that partners are currently facing, namely related to the production process of organic fertilizers made from goat manure (kohe). The characteristics of goat kohe which takes quite a long time to decompose, means that farmers have to wait approximately one month for the decomposition process, which can then be applied as basic fertilizer on agricultural land. Efforts to accelerate the decomposition process have been carried out by partners, namely by crushing or grinding goat kohe by manually pounding it. This stage requires quite a lot of time and energy, so it is considered inefficient. This is due to the lack of technology adopted in the partner environment. Based on the conditions and problems faced by partners, this activity will offer a solution in the form of goat kohe processing technology as a raw material for organic fertilizer. This community service activity is carried out by providing counseling and training (practice) on how to make organic fertilizer from goat kohe, which is accompanied by direct application of the use of a goat kohe crusher.
Enhancing Vanilla Planifolia Generative Phase via IoT-Based Microclimate Control Galushasti, Andarula; Wardana, Rudi; Wardati, Irma; Hidayat, Taufik; Malika, Uyun Erma; Rizaldi, Taufiq
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v8i3.2171

Abstract

Vanilla (Vanilla planifolia) is one of the agricultural commodities with high economic value, but its cultivation faces various challenges, including climate change and suboptimal environmental management. Conventional microclimate control methods are primarily manual and reactive, often failing to maintain stable conditions during the critical phase of generation. Technological innovations, especially IoT-based microclimate controllers, enable real-time monitoring and automated regulation of temperature, humidity, and light, thereby reducing environmental fluctuations that negatively affect flowering and yield. This research aims to develop and apply an IoT-based microclimate controller that optimizes growth conditions during the generative phase of vanilla, and to evaluate its impact on growth and crop yields. The study was conducted over a 3-month generative period, using 30 vanilla plants per group (n = 60 in total), with three replications. Data were collected weekly and analyzed using descriptive statistics and t-tests to compare growth and yield performance. The results show that IoT-based microclimate controllers significantly improved optimal temperature and humidity stability, increasing plant growth and crop yields. The average stem length and number of flowers per plant increased by 30% and 25%, respectively, compared to the control group, while vanillin content rose from 1.8% to 2.5%. These findings offer new insights into sustainable vanilla cultivation management, which can be adopted by farmers to enhance productivity and quality. Recommendations for further research include developing more advanced systems, conducting cost-benefit analyses, and applying these technologies in different climatic conditions.