Claim Missing Document
Check
Articles

KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI EKSPOSITORIS SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 RANAH PESISIR KABUPATEN PESISIR SELATAN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK KERANGKA KARANGAN Yullanda, Syafri; Mana, Lira Hayu Afdetis; Afrinda, Putri Dian
Pendidikan Bahasa Indonesia No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kemampuan menulis karangan narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan dengan menggunakan teknik kerangka karangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis karangan narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Ranah Pseisir Kabupaten Pesisir Selatan dengan menggunakan teknik kerangka karangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Ranah Pesisir tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini berjumlah 40 orang dengan teknik proportional random sampling. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa. Pertama, kemampuan siswa dalam memperluas pengetahuan diperoleh mean (M) 98.33 pada rentangan 96—100% berada pada kualifikasi sempurna. Kedua,  kemampuan siswa dalam menyampaikan informasi mengenai suatu kejadian secara kronologis memperoleh mean (M) sebesar 90.83  pada rentangan 86—95% berada pada kualifikasi baik sekali. Ketiga, kemampuan siswa dalam penalaran untuk mencapai kesepakatan rasional memperoleh mean (M) sebesar  81.66 pada rentangan 76—85% berada pada kualifikasi baik. Keempat, kemampuan siswa dalam  menggunakan bahasa yang  informatif  memperoleh mean (M) sebesar  90.83 pada rentangan 86—95% berada pada kualifikasi baik sekali.
Comparison of Brainstorming and Mind Mapping Techniques in Argumentation Writing Learning Ramadhanti, Dina; Mana, Lirahayu Afdetis
Jurnal Curricula Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Kopertis Wilayah X (Sumbar, Riau, Jambi, dan Riau Kepulauan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.854 KB) | DOI: 10.22216/jcc.2018.v3i3.2024

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan dua teknik pembelajaran yang efektif digunakan dalam proses pembelajaran menulis argumentasi. Guru memerlukan teknik pembelajaran pembelajaran yang efektif dalam proses pembelajaran menulis argumentasi agar siswa lebih termotivasi dalam belajar dan hasil belajar siswa pun lebih maksimal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian eksperimen untuk memperoleh data. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X4 dan X5 SMA N 14 Padang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini adalah tes unjuk kerja menulis argumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar menulis argumentasi siswa yang diajar dengan teknik brainstorming adalah 79,56 dengan tingkat penguasaan 76—85% berkualifikasi baik, hasil belajar menulis argumentasi siswa yang diajar dengan teknik mind mapping adalah 80,64 dengan tingkat penguasaan 76—85% berkualifikasi baik. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar menulis argumentasi siswa yang diajar dengan teknik brainstorming dan teknik mind mapping karena thitung < ttabel yaitu 0,312 < 1,67. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa teknik brainstorming dan teknik mind mapping sama-sama efektif digunakan dalam proses pembelajaran menulis argumentasi. This study was conducted to compare the two techniques used for effective learning in the process of learning to write arguments. Teachers require learning techniques for effective learning in the learning process to write the argument that students are more motivated to learn and student learning outcomes even more leverage. This research is a quantitative study using design experimental studies to obtain data. The sample was graders X4 and X5 SMAN 14 Padang. The instrument used to collect the data of this study is to test the performance of written arguments. The results showed that the learning outcomes of students who are taught to write arguments with brainstorming technique is 79.56 with a 76-85% level of mastery of well-qualified, learning outcomes of students who are taught to write arguments to the mind mapping technique is 80.64 with a mastery level 76-85% well qualified. Statistical analysis showed that there was no difference in learning outcomes of students who are taught to write arguments with brainstorming techniques and mind mapping techniques for tcount <ttable ie 0.312 <1.67. Therefore, can be said that the technique of brainstorming and mind mapping techniques are equally effective are used in the process of learning to write arguments.
COMPARISON OF TEXT WRITING LEARNING REPORT OF EXPOSITION OBSERVATION AND TEXT RESULTS USING WEB-BASED STAD MODEL (PERBANDINGAN PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI DAN TEKS EKSPOSISI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STAD BERBASIS WEB) Nisja, Indriani; Mana, Lira Hayu Afdetis; Yusandra, Titiek Fujita
Jurnal Gramatika Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.339 KB) | DOI: 10.22202/jg.2019.v5i2.3480

Abstract

This study aims to describe the comparison of writing the report text of observations and exposition text using the web-based STAD model. This type of research is quantitative with the experimental method of Postest-Only Control Design. The sample of this study was 36 students of grade X MIPA 1 of SMAN 12 Padang. The results of the study using the web-based STAD model are for writing report text skills the results obtained an average score of 82.41 at a mastery level of 76-85% with Good qualifications (B) and exposition text writing skills gained an average score of 81.48 at a mastery level of 76-85% with Good qualifications. Based on the results of the t-test concluded that there is a comparison using the web-based STAD model because tcount> ttable (5.82> 1.68). So it can be concluded that web-based learning greatly affects student learning outcomes, especially in writing report texts on observations and expositions.
Analysing Students’ Needs in Creative Writing Course: An Exploratory Case Study in an Indonesian Higher Education Yasnur Asri; M. Aries Taufiq; Jasril Jasril; Lira Hayu Afdetis Mana; Rahmi Eka Putri
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 2 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.512 KB) | DOI: 10.35445/alishlah.v14i2.1977

Abstract

This study aims at investigating what students expect when taking a Creative Writing course. To obtain the required data, an exploratory case study was utilized by distributing a questionnaire to the students and conducting interviews with the writing lecturer and the head of the study program. 60 students, one writing lecturer, and the head of the Indonesian Language Study Program were involved in this study. Findings in this study indicated that students expected to learn by having more practice in writing. Four emergent topics were discussed, namely building creativity and accuracy in writing, effective learning methods, available learning resources, and considering students' ability and interest in writing. They wished to write by following the writing process explained by the lecturer. This study concluded that it is required to design a learning model which facilitated students to learn in Creative Writing courses in a better way. The learning model is expected to provide students with the writing process and grammar.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR KETERAMPILAN MENYIMAK BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Lira Hayu Afdetis Mana; Titiek Fujita Yusandra; Atmazaki Atmazaki; Syahrul Ramadhan
Jurnal Kependidikan Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.832 KB) | DOI: 10.21831/jk.v4i1.13594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku ajar keterampilan menyimak berbasis pendekatan Contextual Teaching and Learning(CTL) yang valid, praktis, dan efektif pada Mata Kuliah Pengajaran Keterampilan Menyimak. Prosedur pengembangan produk penelitian ini berdasarkan model ADDIE (Analiyze, Design, Develop, Implement, Evaluation) dan dibatasi sampai pada tahap ketiga. Kegiatan analisis melalui dua tahap yaitu analisis masalah dan analisis kebutuhan. Validasi buku ajar dilakukan oleh ahli mata kuliah menyimak, ahli bahasa, dan ahli kegrafikaan. Kepraktisan buku ajar dilihat melalui pengisian angket kepada pengguna buku ajar yaitu dosen dan mahasiswa. Kefektifan buku ajar dilihat dari hasil aktivitas dan hasil belajar mahasiswa. Produk diujicobakan kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia di STKIP PGRI Sumbar dan Universitas Negeri Padang.Berdasarkan hasil analisis kebutuhan mahasiswa dinyatakan bahwa mahasiswa memerlukan sumber belajar yang dapat menunjang keterampilan menyimak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar keterampilan menyimak berbasis pendekatan CTL sudah memenuhi kriteria valid baik dari segi isi maupun konstruk, praktis dari segi kemudahan dan kesesuaian waktu serta efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mahasiswa. DEVELOPMENT OF TEACHING SKILLS BASED ON CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNINGThis study was aimed at producing a valid, practical, and effective Contextual Teaching and Learning (CTL)-based Listening Skills textbook for the Listening Skills Teaching course. The procedure of developing this research product is based on the ADDIE model (Analiyze, Design, Develop, Implement, Evaluation) and limited to the third stage. Analysis activities through two stages, namely problem analysis and needs analysis. Validation of textbooks is conducted by listening subject experts, linguists and graphic experts. Practicality of textbooks is seen through filling out questionnaires to textbook users, namely lecturers and students. The effectiveness of textbooks is seen from the results of student activities and learning outcomes. The product was tested on students of the Indonesian Language Study Program at STKIP PGRI West Sumatra and Padang State University. Based on the analysis of student needs it is stated that students need learning resources that can support listening skills. The results showed that the listening skill textbook based on the CTL approach had fulfilled valid criteria both in terms of content and construct, practically in terms of ease and suitability of time and was effective in increasing student activity and learning outcomes.
SCIENCE AND TECHNOLOGY FOR SMAN 7 AND SMAN 8 PADANG IN LEARNING SKILLS USING LEARNING MEDIA CHARACTER BASED Lira Hayu Afdetis Mana; Titiek Fujita Yusandra; Upit Yulianti
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2020.v2i2.4316

Abstract

Nilai bahasa Indonesia siswa di SMAN 7 dan SMAN 8 Padang masih banyak berada di bawah KKM. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya minat siswa dalam pembelajaran menyimak dan masih banyak guru yang belum menggunakan media dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi masalah tersebut diadakan IbM (Iptek bagi Masyarakat) dengan menggunakan media pembelajaran berbasis karakter.  Tujuan pelaksanaan IbM ini adalah: (a) memberikan media pembelajaran berbasis karakter yang dapat digunakan dalam pembelajaran menyimak pada mata pelajaran bahasa Indonesia, (b) meningkatkan pemahaman tentang konsep pembelajaran menyimak dalam kurikulum 2013, (c) memberikan pelatihan terhadap guru untuk ikut membuat dan mengaplikasikan media pembelajaran berbasis karakter. Metode yang digunakan pada kegiatan Iptek bagi Masyarakat  ini adalah pelatihan atau pembimbingan terhadap guru SMAN 7 dan SMAN 8 Padang untuk dapat menggunakan media pembelajaran menyimak berbasis karakter. Media pembelajaran berbasis karakter tersebut tersedia dalam bentuk audiovisual yang bisa didapatkan dari internet namun terdapat nilai pendidikan karakter di dalamnya. Media tersebut ditranskripkan  dalam modul pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan selama delapan kali pertemuan pada masing-masing sekolah dan melibatkan empat orang guru bahasa Indonesia dari masing-masing sekolah tersebut. Hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah guru bahasa Indonesia di SMAN 7 dan SMA 8 Padang dapat menggunakan media pembelajaran berbasis karakter dalam pembelajaran menyimak.
SCHOLARLY TEXT WRITING WORKSHOP: THE INVESTIGATION OF METACOGNITIVE KNOWLEDGE AND ITS IMPACT ON WRITING ARTICLE Dina Ramadhanti; Lira Hayu Afdetis Mana
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2021.v3i2.5446

Abstract

ABSTRACTWriting research articles has become an absolute obligation for lecturers, researchers, and students to publish their research results. A total of 21 participants attended a scientific article writing workshop and attended an article writing coaching clinic. In addition, a survey was conducted to determine the metacognitive knowledge of the workshop participants in writing articles. An in-depth analysis of the workshop participants' articles shows the effect of metacognitive knowledge in writing articles. The results of the analysis of the metacognitive knowledge questionnaire showed that the metacognitive knowledge of the workshop participants was high. However, this needs to be supported by frequent practice in writing. To develop metacognitive knowledge in writing articles, several solutions are given, namely: being able to plan writing well and systematically, making small notes when understanding the sources read to facilitate paraphrasing and quotations, and using certain applications to facilitate citations and writing references for avoiding plagiarism. In addition, writing articles continuously and publishing them helps the development of metacognitive knowledge in writing scientific articles.Keywords: scholarly text, workshop, metacognitive knowledge, writing
PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI ERA PANDEMI Lira Hayu Afdetis Mana
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2021.v3i2.5486

Abstract

Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan pada 9 Januari 2021 dan dilaksanakan dengan MGMP Kabupaten Solok.Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan alternatif media pembelajaran di era pandemi antara lain dengan memanfaatkan media sosial dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Peserta pengabdian ini adalah guru-guru perwakilan MGMP di Kabupaten Solok. Kegiatan ini dilakukan berdasarkan informasi bahwa sebagian besar guru di MGMP di Kabupaten Solok tersebut belum menggunakan media pembelajaran yang bervariasi dan belum mengetahui secara mendalam tentang penggunaan media sosial dalam pembelajaran bahasa Indonesia di era pandemi. Dengan adanya pengabdian ini diharapkan akan memberikan alternatif dan kemudahan sehingga guru tersebut lebih menggunakan media sosial dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan siswa merasa senang serta bersemangat dalam mengikuti pembelajaran yang diberikan. Langkah-langkah kegiatan yang akan dilakukan adalah (1) Tahap persiapan berupa observasi, pemantapan dan lokasi sasaran, dan komunikasi dengan mitra ; (2) Tahap pelaksanaan beruapa paparan materi dan simulasi; dan (3) Tahap evaluasi diberikan secara virtual dengan hasil pelaksanaan kegiatan secara zoom kemudian dikomentari oleh pemateri menggunakan Whatapp. Hasil akhir kegiatan menunjukkan bahwa melalui pelatihan yang dilakukan kompetensi guru-guru meningkat dalam menggunakan media sosial dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
RESPON SISWA TERHADAP APLIKASI TIKTOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Lira Hayu Afdetis Mana
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 4 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i4.107

Abstract

Artikel ini merupakan gagasan tertulis sebagai langkah awal yang akan peneliti lakukan untuk merancang perangkat pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan sebuah aplikasi yang bernama aplikasi tiktok. Media pembelajaran merupakan sarana yang sangat mempengaruhi proses belajar siswa unuk membantu kelancaran kegiatan pembelajaran. Di era Pandemi ini guru banyak kebingungan dalam menentukan media pembelajaran. Media pembelajaran yang ideal haruslah menarik, dekat dengan siswa dan membuat mereka senang dan akrab. Aplikasi tiktok merupakan aplikasi yang digemari oleh masyarakat pada saat sekarang ini termasuk siswa SMP maupun siswa SMA. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP dan SMA di Sumatera Barat yang berjumlah 231 orang. Data dari penelitian dikumpulkan dengan menggunakan google form untuk melihat respon siswa terhadapat Aplikasi Tiktok terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Hasil dari penelitian repon siswa terhadap aplikasi tiktok sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia yaitu: Pertama, sebagian besar siswa beranggapan bahwa apliaksi tiktok adalah aplikasi yang baik, menguntungkan dan menghibur. Kedua, siswa sangat setuju apabila tiktok dijadikan sebagai media pembelajaran. Ketiga, ada beberapa kompetensi dasar pembelajaran Bahasa Indonesia pernah ditonton siswa dari tiktok, yaitu teks narasi, teks prosedur, teks eksposisi, teks eksplanasi dan teks anekdot, walaupun belum semua siswa pernah menonton teks tersebut di tiktok. Keempat, pengaplikasiannya yang mudah dan fitur yang beragam, maka aplikasi Tik Tok dapat digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Untuk mengetahui keefektifan aplikasi Tik Tok dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia, diperlukan penelitian lanjut berikutnya.
RESPON GURU BAHASA INDONESIA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DI ERA COVID-19 Lira Hayu Afdetis Mana
JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Ahlimedia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47387/jira.v2i1.76

Abstract

Prinsip yang diterapkan dalam kebijakan masa pandemi COVID-19 adalah “kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran”. Oleh karena itulah perlu diketahui respon guru terhadap pembelajaran daring di era covid-19, khususnya guru Bahasa Indonesia. Pembelajaran di era pandemi covid 19 menuntut guru dan siswa lebih kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon guru Bahasa Indonesia terhadap pembelajaran daring di era covid-19. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Instrumen pengumpulan data yaitu angket respon guru Bahasa Indonesia terhadap pembelajaran daring di era covid-19 yang dibagikan kepada  guru  menggunakan google form, linknya disebar melalui WA Group dan Facebook secara online, sehingga guru dapat dengan mudah memberikan respon mengenai pembelajaran daring di era covid-19. Hasil analisis menunjukan: Pertama, para guru melakukan pembelajaran daring di rumah. Kedua, para guru telah siap melaksanakan pembelajaran daring. Ketiga, kondisi jaringan internet di lokasi para guru dalam mendukung pembelajaran daring cukup mendukung. Keempat, pembelajaran tatap muka lebih baik dari pada daring. Kelima, sekolah memberikan bantuan pembelian paket data internet untuk pembelajaran daring selama pandemic covid-19. Keenam, Para guru telah siap dengan perangkat elektronik sewaktu pembelajaran daring diberlakukan. ketujuh, perangkat yang digunakan para guru dalam pembelajaran daring adalah hp android. kedelapan, proses pembelajaran para guru sesuai dengan rencana pada silabus dan RPP yang telah dirancang sebelumnya. Kesembilan, kegiatan pembelajaran sesuai dengan waktu yang telah dirancang sebelumnya. Kesepuluh, para guru memberikan bimbingan dan menyampaikan pembelajaran secara reguler. Kesebelas, materi pembelajaran yang telah dirancang masih relevan dengan pembelajaran daring.