Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, AND EXTENDING (CORE) DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X FASE E SMK NEGERI 9 PADANG husna, salmiatul; Helda, Trisna; Mana, Lira Hayu Afdetis
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, and Extending (CORE) dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa, khususnya dalam pembelajaran teks negosiasi. Selama ini pembelajaran menulis masih didominasi metode konvensional seperti ceramah yang membuat siswa pasif, kurang termotivasi, dan kesulitan memahami struktur serta kaidah kebahasaan teks negosiasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode true experiment menggunakan desain posttest-only control design. Populasi penelitian berjumlah 444 siswa kelas X fase E SMK Negeri 9 Padang tahun ajaran 2024/2025 yang tersebar dalam 13 kelas, terdiri atas 7 kelas perhotelan dan 6 kelas kuliner, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis teks negosiasi siswa yang tidak menggunakan model CORE memperoleh nilai rata-rata 69,90 dengan kualifikasi cukup, sedangkan siswa yang menggunakan model CORE memperoleh rata-rata 86,41 dengan kualifikasi baik sekali. Hasil uji-t menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p < 0,05) sehingga H1 diterima dan H0 ditolak, yang berarti model CORE berpengaruh dalam pembelajaran menulis teks negosiasi. Selain itu, hasil perhitungan N-gain score menunjukkan rata-rata sebesar 85,1% dengan kategori efektif, nilai minimal 28,08% dan maksimal 92,44%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model CORE efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks negosiasi siswa kelas X fase E SMK Negeri 9 Padang.
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENULIS TEKS PUISI SISWA KELAS X FASE E SMA NEGERI 5 PADANG Thassya Ferdilla Putri; Lira Hayu Afdetis Mana; Indriani Nisja
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32576

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of implementing differentiated learning in writing poetry texts for tenth-grade students at SMA Negeri 5 Padang. The background of this study is based on students' low poetry writing skills, which tend to be monotonous and unable to express ideas creatively. The research method used was a qualitative approach with a descriptive research type. The subjects were tenth-grade students selected purposively, while data collection techniques included observation, interviews, writing tests, and documentation. Data were analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The results showed that the implementation of differentiated learning was able to improve students' poetry writing skills as seen from aspects of accurate diction, figures of speech, imagination, and theme suitability. Students became more creative, bold in expressing feelings, and were able to develop a variety of language styles. Thus, differentiated learning has proven effective in improving the quality of students' poetry writing texts.  
STRUKTUR MANTRA PAWANG DALAM PERTUJUKAN KUDA LUMPING DI DESA SUNGAI TENANG KABUPATEN SIJUNJUNG Fitriyani, Fitriyani; Bahardur, Iswadi; Mana, Lira Hayu Afdetis
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimanakah struktur mantra pawang dalam pertunjukan kuda lumping di Desa Sungai Tenang Kabupaten Sijunjung. Kerangka kerja untuk mengkaji masalah tersebut dengan menerapkan metode kualitatif dan menggunakan metode deskriptif analisis, metode deskriptif analisis dilakukan dengan mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analaisis untuk memperoleh struktur mantra pawang dalam pertunjukan kuda lumping. Data terkait permasalahan tersebut dikumpulkan dengan cara melakukan perekaman pertunjukan kuda lumping, selanjutnya pengamatan serta pencatatan, dilanjutkan dengan melakukan wawancara kepada informan sebagai pawang kuda lumping. Temuan penelitian menunjukan bahwa dalam mantra pawang kuda lumping memiliki struktur mantra, yaitu pembuka, isi dan penutup. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya struktur mantra pawang, struktur mantra pawang terdiri dari pembukaan, isi dan penutup. Pembukaan mantra diawali dengan lafaz basmalah, pada bagian isi mantra berisi penjelasan mengenai bahasa dalam mantra yang menggunakan bahasa jawa, sedangkan pada bagian akhir mantra diakhiri dengan kalimat allahuakbar.
Model Pedagogi Genre sebagai Model Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Penerapan Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 7 Padang Mahmuddah, Liya Nur; Ramadhanti, Dina; Mana, Lira Hayu Afdetis
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i1.1623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk akhir mendeskripsikan proses penerapan model pedagogi genre pada mata pelajaran bahasa indonesia dalam implementasi kurikulummerdeka di SMA Negeri 7 Padang. Model tersebut di amati dari cara guru mengajar, mengkondisikan kelas, dan partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas. Dengan menggunakan metode fenomenologi, sebanyak 36 orang peserta didik dan 1 orang guru di amati selama proses pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pedagogi genre telah terlaksana di SMA Negeri 7 Padang, dilihat dari guru merencanakan pembelajaran, saat pembelajaran berlangsung, dan dari hasil refleksi guru setelah pelaksanaan pembelajaran, model pedagogi genre yang dilaksanakan mulai dari membangun konteks, pemodelan, mengkonstruksi teks secara bersama, dan mengkonstruksi teks secara mandiri. Keempat tahapan tersebut telah terlaksana, tetapi pada tahapan mengonstruksi teks secara bersama guru dari awal pembelajaran tidak membagi kelompok, sehingga tahapan konstruksi teks secara bersama dilakukan secara klasikal tidak dalam bentuk diskusi kelompok.