Claim Missing Document
Check
Articles

APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK MONITORING PENGGUNAAN LAHAN PT XXX TAHUN 2017 Dimas Aditya Pratama; Nurhakim Nurhakim; Uyu Saismana
Geosapta Vol 4, No 01 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v4i01.4438

Abstract

PT XXX merupakan salah satu perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) seluas 31.199 Ha, dengan Area Operasional yang terletak di dua Provinsi. Dengan luas yang besar tersebut dan proses operasional yang komplek di dalamnya, perusahaan menggunakan teknologi Sistem Informasi Geografis untuk memasukkan, mengolah, dan menghasilkan data bereferensi geografis di semua area operasionalnya serta mendukung perencanaan tambang jangka panjang.Penelitian ini dilakukan dengan mengkompilasi data rencana tambang 5 tahun (periode 2016-2020) khusus yang terletak di luar area PKP2B dengan memperhatikan SK Bupati tentang izin pemanfaatan lahan, peta administrasi Kabupaten Balangan dan data Eksisting lahan PT XXX tahun 2017 sebagai input, untuk selanjutnya diproses dengan aplikasi SIG. Aplikasi SIG digunakan untuk mengolah data seperti verifikasi, penyimpanan, pembaruan, perubahan, manajemen, pertukaran, manipulasi, penyajian peta overlay, dan analisis sehingga menghasilkan informasi bereferensi geografis.Dari hasil penelitian, pada rencana tambang 5 tahun di luar area PKP2B PT XXX terdapat 3 rencana project dengan total luas 461,57 Ha di Kecamatan Juai dan Paringin dimana ada 3 persil lahan tidak aman untuk dilaksanakan operasional yaitu 2 persil lahan belum bebas total seluas 2,16 Ha dan 1 persil lahan berada di luar batas izin project area seluas 1,56 Ha. Kata-kata kunci: Pertambangan, Sistem Informasi Geografis, Geoprocessing.
STUDI DAYA DUKUNG BATUAN VULKANIK FORMASI PITANAK UNTUK PEMANFAATAN JALAN TAMBANG M. Arif Jaka Sutirja; Nurhakim Nurhakim; Adip Mustofa; Eko Santoso
Geosapta Vol 3, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v3i1.2928

Abstract

Formasi Pitanak merupakan salah satu Formasi batuan yang tersusun oleh beberapa jenis batuan vulkanik seperti andesit, breksi vulkanik dan jenis batuan konglomerat. Pada batuan batuan tersebut sering di temukan jebakan mineral logam, sehingga pada Formasi ini berkemungkinan terbentuk cebakan endapan logam ekonomis untuk dilakukan kegiatan penambangan.Pada tahapan awal penambangan, prasarana jalan sangat penting dalam kegiatan pembangunan (Development). Dalam pembuatan jalan tambang diperlukan perhitungan dan perancangan material perkerasan jalan baik itu subgrade jalan maupun material perlapisannya. Dalam perancangan dan perhitungan kemamputahanan material jalan terhadap beban alat angkut diperlukan perlapisan batuan hasil pelapukan batuan vulkanik di Formasi Pitanak dan didapatkan 6 kelas pelapukan batuan dengan tingkat kekerasan material rata rata 0,03-0,6 Mpa untuk tanah residual dan 2-30 Mpa untuk material lapuk hingga batuan.                Jenis alat angkut yang disimulasikan beratnya adalah alat angkut merk Komatsu dan Caterpillar dengan spesifikasi berat yang di perhitungkan adalah < 240 ton, > 240 ton dan > 360 ton. Dari hasil perhitungan di dapatkan nilai daya dukung material yang di berikan alat, sehingga didapatkan analisa kemamputahanan jalan dengan beban maksimum alat.Hasil analisa perhitungan daya dukung material diperoleh pada lapisan 4 material lapukan mampu menahan berat maksimum alat sehingga pada lapisan ini material lapukan dapat di gunakan sebagai tanah dasar (subgrade) jalan. Kata Kunci : Batuan Vulkanik, Formasi Pitanak, Kelas Pelapukan, Komatsu, Caterpillar, Daya Dukung, Subgrade 
PERHITUNGAN SUMBERDAYA DAN CADANGAN BATUBARA PT KADYA CARAKA MULIA Muslikin Muslikin; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan
Geosapta Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3132.698 KB) | DOI: 10.20527/jg.v5i1.5672

Abstract

ABSTRAKKegiatan eksplorasi di Blok Selatan PT Kadya Caraka Mulia telah dilakukan pemboran sebanyak 30 titik bor dan dilanjutkan dengan logging geofisika di 8 lokasi. Kegiatan ini dilakukan untuk mendapatkan model geologi serta mengetahui sumberdaya dan cadangan batubara di daerah penelitian.Metode yang digunakan untuk perhitungan sumberdaya dan cadangan batubara pada penelitian ini adalah metode Poligon dengan menggunakan bantuan software.Dari penelitian ini didapatkan bahwa di Blok Selatan PT Kadya Caraka Mulia terdapat sumberdaya batubara terukur 4,094,583 ton dan sumberdaya batubara tertunjuk 670,380 ton. Adapun cadangan batubara terukur sebesar 356,470 ton dengan volume overburden adalah 4,250,992 BCM. Kata Kunci: Permodelan, Sumberdaya, Cadangan, Metode Poligon
PERHITUNGAN SUMBERDAYA DAN CADANGAN LIMESTONE DENGAN METODE NEAREST NEIGHBOUR POINT DAN INVERSE DISTANCE SQUARE Agustian Aspiannur; Nurhakim Nurhakim; Romla Noor Hakim; Hafidz Noor Fikri
Geosapta Vol 2, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v2i2.4210

Abstract

Kegiatan eksplorasi endapan limestone di lokasi penelitian berupa pemboran eksplorasi full coring menghasilkan 16 titik bor. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat jumlah dan distribusi CaO dan MgO sebagai gambaran perencanaan suplai bahan baku untuk keperluan produksi pabrik.Pemodelan blok pada endapan ini berukuran 25 x 25 x 10 meter menghasilkan 1351 blok dengan luasan area 49 Ha. Berdasarkan analisa bivariate CaO dan MgO didapatkan korelasi yang lemah dan negatif. Estimasi yang dilakukan untuk penentuan kadar adalah metode Nearest Neighbour Point (NNP) dan Inverse distance square (IDS)Perhitungan sumberdaya menggunakan metode NNP didapat sumberdaya terukur sebesar 34.950.000 Ton dengan kandungan kadar CaO Kurang dari 40% sebesar 3.572.000 ton, CaO 40% - 50% sebesar 5.323.000 ton, CaO lebih dari 50% sebesar 26.055.000 ton. Sumberdaya terukur dengan kandungan kadar MgO 1% - 5% sebesar 32.737.500 ton, Lebih dari 5% sebesar 2.212.500 ton. Berdasarkan perhitungan sumberdaya menggunakan metode IDS didapat sumberdaya terukur sebesar 34.950.000 Ton dengan kandungan kadar CaO kurang dari 40% sebesar 381.250 ton, CaO 40% - 50% sebesar 6.293.750 ton, CaO lebih dari 50% sebesar 28.275.000 ton. Sumberdaya terukur dengan kandungan kadar MgO 1% - 5% sebesar 34.950.000 ton dan Lebih dari 5% tidak ada. Berdasarkan nilai cutoff grade kadar CaO >50% dan MgO <5% hasil perhitungan menggunakan metode NNP yaitu didapat cadangan limestone sebesar 26.055.000 ton dan hasil perhitungan menggunakan metode IDS didapatkan cadangan limestone sebesar 28.275.000 ton. Kata Kunci : Limestone, Nearest Neighbour Point, Inverse Distance Square, Sumberdaya terukur, Cutoff grade.
PENGARUH CURAH HUJAN TERHADAP TOTAL MOISTURE BATUBARA BASIS AS RECEIVED Haipan Haipan; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan
Geosapta Vol 2, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v2i1.4199

Abstract

PT Amanah Anugerah Adi Mulia Site Kintap dihadapkan dengan permasalahan pengiriman batubara dari pelabuhan ke vessel dimana selama proses pengiriman tersebut batubara akan terpapar udara bebas sehingga kualitasnya dapat berubah. Perubahan kualitas yang dimaksud adalah berubahnya nilai dari total moisture (TM) yang berpotensi menyebabkan terjadinya penurunan atau kenaikan nilai kalori batubara.Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan perhitungan model matematika (analisis regresi linier berganda) untuk mendapatkan konstanta terhadap perhitungan TMlaut yang dipengaruhi curah hujan terhadap TMdarat. Selanjutnya menghitung curah hujan rencana yang diambil dari data 10 tahun yang didapat dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Regional Banjarbaru untuk diolah menjadi data curah hujan rencana perbulan.Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan metode regresi linier berganda diketahui hubungan antara pengaruh curah hujan dengan perubahan nilai TMlaut batubara digambarkan dengan persamaan TMlaut = -0.136 + 0.035CH + 1.002TMdarat.  Persamaan yang diperoleh dapat digunakan untuk memprediksi nilai TMlaut sehingga dalam pelaksanaan blending parameter yang mempengaruhi penurunan nilai kalori ini dapat dijadikan pertimbangan dalam memenuhi kriteria kualitas batubara yang diminta pembeli. Kata-kata kunci : Analisis regresi linier berganda, curah hujan rencana, total moisture, transhipment
Analisis Nilai Kalori Endapan Batubara Untuk Peningkatan Nilai Kepercayaan Hasil Estimasi Menggunakan Metode Geostatistik Ordinary Cross Kriging dan Simulasi Gaussian Sequantial Hafidz Noor Fikri; Nurhakim Nurhakim; Dwi Martiwi; Ria Rizky Khairunnisa
Geosapta Vol 5, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1592.733 KB) | DOI: 10.20527/jg.v5i1.5729

Abstract

Analisis kualitas batubara pada kegiatan pertambangan batubara semakin memegang peranan penting mengingat bertambah selektifnya penggunaan batubara pada industri hilirnya. Nilai kalori menjadi salah satu parameter penting pada saat batubara dipasarkan sebagai produk bahan bakar. Penggunaan 41 – 49 data expose batubara sejumlah 5 seam diharapkan cukup dalam estimasi geostatistik menggunakan metode Ordinary Cross Kriging dan simulasi Gaussian Sequential. Estimasi nilai kalor COK dianggap mampu mengurangi smoothing effect dibandingkan dengan estimasi OK dan hasil perbandingan estimasi OK dengan SGS menunjukkan bahwa fluktuasi lokal pada distribusi spasial terlihat lebih baik saat SGS dilakukan.
ANALISIS MODEL ESTIMASI NET PRESENT VALUE PADA PENJADWALAN PENAMBANGAN TERBUKA BATUBARA PIT 11 PT ARUTMIN INDONESIA SITE KINTAP KABUPATEN TANAH LAUT Fitria Handayani Amar; Nurhakim Nurhakim; Romla Noor Hakim
Geosapta Vol 6, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.377 KB) | DOI: 10.20527/jg.v6i1.7877

Abstract

PT Arutmin Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang industri pertambangan. PT Arutmin Indonesia memiliki kontrak  PKP2B dengan umur kontrak yang berakhir pada  2 November 2020. Penelitian dilakukan disalah satu area PKP2B PT Arutmin yaitu pit 11 di site Kintap. Pada pit 11 akan dilakukan eksploitasi dengan melakukan penjadwalan penambangan yang dipertimbangkan berdasarkan analisis kriteria ekonomi. Analisis kriteria ekonomi pada pit 11 digunakan analisis kriteria net present value (NPV).Pada penelitian proyek penambangan pit 11 terdiri atas dua general description yaitu penjadwalan penambangan dan analisis net present value. Penjadwalan penambangan dikerjakan dengan bantuan aplikasi perangkat lunak Xpac 7.14, dimana penjadwalan disimulasikan menjadi 2 simulasi berdasarkan penempatan fleet untuk menentukan penjadwalan penambangan berdasarkan target produksi.  2 simulasi penjadwalan akan diestimasikan berdasarkan forecast rain delay menjadi 3 skenario yaitu skenario 1 pada saat minimum rain delay, skenario 2 pada saat average rain delay, dan skenario 3 maximum rain delay. Dari masing-masing simulasi penjadwalan penambangan akan didapat target produksi batubara, volme overburden dan penentuajn jarak pengangkutan yang akan dianalisis tigkat keekonomisannya berdasarkan kriteria net present value dengan pertimbangan biaya (cost) penambangan dan pendapatan (revenue) dengan komoditas harga batubara (coal price) dan discount rate yang berlaku di PT Arutmin Indonesia. Dengan menggunakan SImulasi 1, penambangan akan berlangsung selama 10 bulan (skenario 1 dan 2 ), dan 11 bulan (skenario  3). Adapun bila menggunakan Simulasi 2, penambangan akan berlangsung selama 12 bulan (skenario 1), 14 bulan (skenario 2) dan 15 bulan (skenario 3Hasil Nilai NPV dari masing-masing simulasi 1 dan 2 didapat untuk skenario 1 nilai NPV yaitu $  29,608,151.48  skenario 2 besar NPV yaitu $29,589,419.87 , dan skenario 3 besar NPV yaitu $ 29,552,139.84. Sedangkan hasil dari simulasi 2 untuk skenario 1 didapat besar NPV yaitu $ 29,552,139.30 , skenario 2 besar NPV yaitu $  29,271,760.24 dan skenario 3 besar NPV yaitu $ 29,150,450.08. Berdasarkan hasil perbandingan, nilai NPV terbesar akan didapatkan bila penjadwalan penambangan dilaksanakan dengan Simulasi 1 yaitu penjadwalan produksi dilakukan dengan menempatkan 2 fleet di pit 11A kemudian dilanjutkan 2 fleet di Pit 11BKata-kata kunci: Fleet, Forecast Rain Delay, Cost, Revenue, Coal Price, Discount Rate, Net Present Value
OPTIMASI PENGELOLAAN STOCKROM-STOCKPILE SERTA SIMULASI PENANGANAN TUMPUKAN BATUBARA DI STOCKROM Rakhman Silvika Maksum; Nurhakim Nurhakim; Riswan Riswan
Geosapta Vol 2, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v2i1.4206

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi pada perusahaan pertambangan ketika produksi batubara mengalami hambatan salah satunya adalah dampaknya tumpukan batubara di stockROM terlalu lama tertimbun dan meninggi. Salah satu opsi penanganan adalah segera mengolah batubara lama yang masih ekonomis dan mencampurnya dengan batubara baru (homogenisasi). Selain itu manajemen terhadap proses produksi dan kontrol kualitas seperti tata ruang, pengelolaan air penjadwalan dan penempatan unit penunjang serta skema penumpukan juga masih belum optimal.Penelitian dilakukan berdasarkan data aktual produksi pada bulan Januari 2014. Data kemudian diolah dan disimulasikan untuk memberikan opsi manajemen stockpile yang lebih baik. Berdasarkan perbaikan tata ruang dan penumpukan, kapasitas stockROM 841.791,68 m3 dan kapasitas stockpile 261.772,94 m3. Bentuk tumpukan limas terpancung dengan sudut kemiringan tumpukan 30o dan ketinggian 16 m. Drainase berbentuk trapesium dengan dimensi aplikatif: lebar dasar saluran (b) 1 m, lebar permukaan saluran (B) 2 m, Kedalaman saluran (d) 1 m, Kemiringan dinding saluran (α) ±63o. Dimensi sediment pond di stockROM: panjang 30 m, lebar 12,5 m, jumlah kolam 3, kedalaman 3 m (kolam 1 dan 3), 4 m (kolam 2). Sediment pond stockpile: panjang 10 m, lebar 8 m, jumlah kolam 3, kedalaman 3 m (kolam 1 dan 3), 4 m (kolam 2).Berdasarkan perbaikan penggunaan unit penunjang di area stockROM-stockpile, maka unit yang direkomendasikan untuk produksi lancar dengan target 458.333,33 Ton/bulan: 1 unit dozer Caterpillar D8R di StockROM, 2 unit wheel loader Komatsu WA 500-3 di stockpile dan 2 unit wheel loader Caterpillar 966H di stockroom, 3 unit excavator Komatsu PC 200-8 untuk memuat batubara ke hopper dan 1 unit excavator Komatsu PC 300-8 untuk mengelola drainase dan kolam pengendap serta mengantisipasi genangan dan swabakar. Unit stand by: 2 unit dozer Caterpillar D8R, 3 unit wheel loader Komatsu WA 500-3 dan 1 unit wheel loader Caterpillar 966H. Dengan manajemen penumpukan menggunakan konsep FIFO. Waktu penyelesaian tumpukan batubara warute di stockROM dengan menggunakan opsi realistis adalah 41 hari dan waktu penyelesaian tumpukan batubara warute di stockROM dengan menggunakan opsi terbaik adalah 24 hari Kata-kata kunci: StockROM, Stockpile, Timbunan, Produktivitas, Drainase, Settling Pond
PERHITUNGAN SUMBERDAYA DAN CADANGAN BATUBARA PADA PT BARTIM METROPOITAN PERKASA DESA DIDI KECAMATAN DUSUN TIMUR, KABUPATEN BARITO TIMUR, KALIMANTAN TENGAH Teguh Wijaya Subriyanto; Nurhakim Nurhakim; Anissa Anissa; Ardiantho D Rado
Geosapta Vol 1, No 01 (2015): Juli 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v1i01.736

Abstract

Kegiatan perhitungan sumberdaya dan cadangan batubara yang dilakukan di PT Bartim Metropolitan Perkasa (PT BMP) yaitu bertujuan untuk mengetahui potensi kandungan suatu bahan galian dan keberadaan sebaran batubara khususnya pada Blok Sirau berdasarkan hasil pemprosesan informasi data singkapan dan bor yang diperoleh.Alat bantu untuk pemprosesan data digunakan software MineScape 4.116 dan Autocad LD 2004. Dalam kegiatan perhitungan sumberdaya dan cadangan batubara, metode yang digunakan untuk perhitungan sumberdaya batubara pada Blok Sirau digunakan metode United State Geological Survey - Circlular 891 (USGS methods) yaitu sumberdaya batubara terukur (measured coal resources) dengan jarak radius pengaruh (r) sepanjang 0 m– ≤ 400 m dari titik informasi, sedangkan untuk menentukan perhitungan cadangan batubara digunakan metode cross section. Dari hasil perhitungan sumberdaya diperoleh volume sumberdaya terukur yaitu sebesar 11,730,455 ton volume cadangan batubara diperoleh sebesar 3,460,770 ton dan volume overburden sebesar 23,195,387 BCM dengan nilai stripping ratio (SR) yang di peroleh di Blok Sirau yaitu 6.7.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI CADANGAN BATUGAMPING BERBASIS WEB PADA PT PAMA INDO MINING Ahmad Syahid; Nurhakim Nurhakim; Agus Triantoro
Geosapta Vol 3, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jg.v3i2.3899

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku produksi semen PT Indocement Tunggal Prakasa, Tbk, sebagai kontraktor PT. Pama Indo Mining melaksanakan kegiatan pemboran eksplorasi dengan melakukan kegiatan pemboran untuk pendataan bahan galian endapan  batugamping di daerah blok B, dimana bahan galian tersebut beserta perhitungan cadangan merupakan acuan pokok bagi perencanaan suplai bahan baku untuk keperluan produksi pabrik.Metode yang dipakai dalam penaksiran kadar adalah dengan metode blok, permodelan endapan batugamping dan penaksiran kadar dilakukan secara komputerisasi. Daerah penelitian seluas 49 Ha telah dibor secara acak dengan jumlah 16 titik bor dan  spasi bervariasi. Daerah penelitian di buat blok 3D dengan dimensi 20 x 20 x 10 meter.Berdasarkan hasil estimasi dari permodelan endapan batugamping dalam bentuk didapat kadar CaO yang relatif tinggi (high grade) rentang kadar 50%-60% dengan kadar rata-rata 50.07% terdapat memusat pada desain endapan dengan estimasi cadangan sebesar 39.630.400 ton. Kadar CaO yang relatif sedang (medium grade) rentang kadar 40%-50% dengan kadar rata-rata 48.71% terdapat lebih ke arah timur pada desain endapan dengan estimasi cadangan sebesar 10.105.000 ton. Kadar CaO yang rendah (low grade) rentang kadar 30%-40% dengan kadar rata-rata 38.07% terdapat lebih ke arah barat pada desain endapan dengan estimasi cadangan sebesar 7.010.800 ton. Dengan total keseluruhan cadangan batugamping yang terdapat pada PT Pama Indo Mining adalah sebesar 56.746.200 ton dengan kadar CaO rata-rata 46,28%. Dari hasil tersebut dilakukan pembuatan sistem informasi berbasis website agar memudahkan komunikasi, pengerjaan serta terkumpulnya data-data dalam satu database. Kata Kunci : Batugamping, Block Model, Cadangan, Sistem Informasi
Co-Authors Abdillah Rasyid Abrar Briando Noure Adi Saputra Adip Mustofa Afriko Afriko Agus Santoso Agus Triantoro Agus Tryono Agustian Aspiannur Ahmad Ali Syafi’i Ahmad Suryadi Ahmad Syahid Ahmad Syarif Ahmad Zaidan Akhmad Rahmadi Akhmad Rezni Ilhami Akhmad Ridha Aldi Ade Rakhmawan Ali Akbar Velayati Anisa Anisa Anissa Anissa Annisa Annisa Aprillyani Herdiana Torasila Ardiantho D Rado Asti Puspita Nurahma Azwar Azwar Balya Muhammad Akbar Basri Basri Christian Londong Dimas Aditya Pratama Ditta Listine Diyat Kesuma Alam Dwi Martiwi Eko Santoso Emma Rahmi Excelsior T P Farida Kesumawati Febri Amri Oktaviantono Febri Asawindow Y. Marit Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferdinandus Ferdiyan Chrissandi Girsang Fikri, Hafidz Noor Fitria Handayani Amar Gasca Gutata Gita Andini Nilasari Hadjeri Syapariadi Haipan Haipan Hambali Hambali Hariyono Gunawan Heri Wibowo Heru Cahyo Prasakto Heru Heru I Komang Ediyana Jaka Guruh Wicaksono Johan Eka Saputra Kartini Kartini Kartini Kartini Khairul Akbar M. Arief Rahman Himawan M. Arif Jaka Sutirja M. Faisal Ramadhani Mardyanza Radeng Marselinus Untung Dwiatmoko Mayati Isabella Misdianto Misdianto Moch Aufa Alfarizi Muhammad Azmi Muhammad Azmi Rahman Muhammad Fawzi Muhammad Fuady Muhammad Roghfirli Handayani Mula Janang Muslikin Muslikin Nona Herlina Hendita Tasya Nopita Sari Br Ginting Novi Yardallah Novianti, Yuniar Siska Noviar Rahmatillah Philip Toh Putri, Karina Shella Rahman Muhammad Rahmat Rizali Rahmi Maulida Rakhman Silvika Maksum Ramadhani Febrian Malta Rando Rando Raynanda Zulfikar Ria Rizky Khairunnisa Ricky Joetra Ridha Agustina Rismailina Erliani Riswan Riswan Romansius Limbong Damanik Romla Noor Hakim Romla Noor Hakim Romla Noor Hakim Rudi Frianto Rusdi Suhairi Rusmawarni Rusmawarni Said Adi Firdaus Sari Buana Sari Melati, Sari Sariffudin Sariffudin Sheila Ulfah Hendinie Simon Togap Einstein Siahaan Suryadi Suryadi Syahraz Maghribi Tacjudin Nor Teguh Hermanto Teguh Wijaya Subriyanto Tiurlan Simamora Tri Lestari Uyu Saismana Wendly Wiwin Yudo Prakoso Yuliana Yuliana