Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Tindak Tutur Direktif Guru Bahasa Indonesia pada Proses Pembelajaran di SMP Diana, Ria Elva; Manaf, Ngusman Abdul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2759

Abstract

Masalah penelitian ini adalah berdasarkan peristiwa dalam proses berkomunikasi antara pelajar terhadap guru karena kurang memperdulikan pengunaan prinsip kesantunan yang terjadi saat proses pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ada menjelaskan pengunaan prinsip kesantunan dalam tindak tutur direktif menyuruh oleh guru bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran di SMP Kabupaten Merangin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriftif kualitatif dengan teknik pengumpulan data (SBLC). Data dalam penelitian ini berupa tuturan direktif guru sumber data adalah guru bidang studi bahasa Indonesia yang ada di SMP Negeri 21 Merangin SMP Negeri 32 Merangin dan SMP Negeri 43 Merangin. Hasil yang diperoleh berdasarkan temuan penelitian tuturan guru bahasa Indonesia SMP Negeri 21 Merangin, SMP Negeri 32 Merangin dan SMP Negeri 43 Merangin Jumlah tuturan yang teridentifikasi tindak tutur menyuruh terdiri dari 668 tuturan pematuhan maksim kesantunan berjumlah 324 tuturan yang terdiri dari maksim (1) Maksim Kearifan, (2) Maksim Kedermawanan, (3) Maksim Pujian, (4) Maksim Kerendahan Hati, (5) Maksim Kesepakatan dan (6) Maksim Kesimpatian. Berdasarkan temuan penelitian kesantunan berbahasa yang sering digunakan guru dalam mematuhi kesantunan berbahasa tindak tutur direktif menyuruh adalah maksim kearifan. Konteks tuturan yang banyak digunakan dalam pematuhan maksim S3 (-S,+R) situasi 3 dengan konteks topik tutur tidak sensitif dan suasana tidak tenang dan S4 (-S,-R) situasi 4 dengan konteks topik tutur tidak sensitif dan suasana tenang.
Strategi Bertutur dalam Tindak Tutur Ekspresif Siswa pada Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia Oktavia, Wita; Manaf, Ngusman Abdul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2783

Abstract

Ketertarikan peneliti untuk melakukan penelitian ini didasari alasan adanya tindak tutur ekspresif yang berpotensi menjatuhkan muka sehingga tindak tutur tersebut perlu dilengkapi dengan penggunaan strategi bertutur yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan penggunaan strategi bertutur dalam tindak tutur mengucapkan terima kasih dan mengkritik. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah tuturan yang digunakan siswa yang menunjukkan adanya strategi bertutur dalam tindak tutur mengucapkan terima kasih dan mengkritik pada saat proses pembelajaran bahasa Indonesia berlangsung. Instrumen penelitian berupa gawai, alat tulis, dan lembar pengamatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan penelitian ini adalah teknik    simak bebas libat cakap, rekam, dan catat. Hasil penelitian diperoleh data bahwa frekuensi penggunaan strategi bertutur paling banyak, yaitu (1) bertutur terus terang tanpa basa-basi, (2) bertutur terus terang dengan kesantunan positif, (3) bertutur terus terang dengan kesantunan negatif, dan (4) bertutur samar-samar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi bertutur yang paling banyak adalah staretgi bertutur terus terang tanpa basa-basi dengan konteks penutur memiliki kedudukan yang lebih rendah dari mitra tutur dan penutur memiliki kedudukan yang sama dengan mitra tutur, serta topik yang dibahas tidak sensitif.
Strategi Bertutur Mengkritik dan Menolak Oleh Politikus dalam Gelar Wicara Wacana Politik di Televisi dan Pemanfaatanya dalam Pembelajaran Herman, Hidayat; Manaf, Ngusman Abdul
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3153

Abstract

Strategi berututur politikus dalam menyampaikan kritik dan penolakan sering menjadi permasalahan di kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi bertutur mengkritik dan menolak oleh politikus dalam gelar wicara wacana politik di televisi dan pemanfaatanya dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah tuturan atau kalimat-kalimat yang disampaikan oleh Rocky Gerung, Refly Harun, Fahri Hamah, dan Fadli Zon. Sumber data dalam penelitian ini adalah acara televisi yaitu “Indonesia lawyers Club” yang sudah dipublikasikan di platform youtube kemudian ditranskipkan. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, panyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi berututur dalam tindak tutur mengkritik dan menolak yang paling sering digunakan adalah strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi dengan konteks penutur sama kedudukanya dengan mitra tutur. Sedangkan strategi berututr yang paling sedikit frekuensi penggunaannya adalah strategi bertutur samar-samar dengan konteks penutur juga sama kedudukannya dengan mitra tutur. Topik yang dibahas adalah topik yang sensitif dengan mengangkat isu-isu politik yang populer di tengah masyarakat. Pemanfaatan strategi bertutur yang digunakan oleh politikus adalah dengan membuat bahan ajar yang sesuai dengan kompetensi dasar pada aspek berbicara. Kompetensi dasar yang berkaitan langsung dengan strategi bertutur adalah wawancara, berpidato, presentasi, memberikan kritikan, ceramah dan kegiatan berbicara lainnya.
Co-Authors Abdurahman . Afnita Afnita Afrinaldi Afrinaldi Agustina Agustina Alfioda, Tia Ali Djamhuri Amelia, Nadya Anggun Satriani Anoza Citra Paramita Asvidyanti, Asvidyanti Atmazaki Atmazaki Azmi, Sari Putri Deriz Nius Hura Dernius Hura Dewi Anggraini Dewi, Anisa Kumala Diana, Ria Elva Emidar Emidar Ena Noveria Ermawati Arief Fajri, Danty Awalliah Febriani Khatimah Herfani Febrianto, Yoko Febrina Riska Putri Febuana Rosita Frisca Waruwu, Elly Frisca, Frisca Dilla Halid, Elan Harris Effendi Thahar Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin WS Hasnah Faizah AR Hendrika Era Farida Herman, Hidayat Hidayat Herman Husnil Amalia Icha Dwi Kartika Ida Ayu Putu Sri Widnyani Idewarni . Ismail Rahmad Daulay Kartini Kartini Kemala, Anisia Khairatun Nisa Lisa Yuniarti Liza Halimatul Humairah Liza Halimatul Humairah M . Firdaus Maria Adriana Mariratul Mawaddah Maulidiani, Nia Mella Andriana Mia Salfita Muhammad Sidiq Muhammad Sidiq Muhibul Fahmi Nila Oktami Nila Oktami Norliza Jamaluddin Novia Juita Novita Juita Nurtia, Syafni oktavia, wita Putra, Rifaldo Sal Putri Wahyuni R.,, Syahrul Rahman, Milna Ramadhani, Nia Elsa Ranti Permatasari Ranti Permatasari Rejeki, Winda Putri Ria Elva Diana Rianti, Nofrika Rosendra, Nayatri Putri Sari, Windy Aulia Sefrianto, Remon Septria, Fauzie Siska Andes Madya Susanti, Weni Sutia, Trisna Syahrul R Syahrul R Syahrul R, Syahrul Syamsul Arifin Syuriadi, Helki Widya Pangestika Winda Putri Rejeki Windi Rostanti Wita Oktavia Yaditta, Puji Detty Yudha, Nicky Prima Yulina Wisna Jaya Yunni Damayanti Yustitiayu Novelly