Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PENGUATAN PSYCHOLOGICAL WELLBEING BAGI ANGGOTA UMKM Jacobis, Riede Paulus; Nugrohoseno, Dwiarko; Budiono, Ec.; Nihaya, Ina Uswatun
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2260

Abstract

Pelaku UMKM sangat rentan terkena kesehatan mental dikarenakan aktivitas bisnis yang sangat kompetitif antar sesama kompetitor maupun dalam upaya membangun hubungan baik dengan pelanggan. Pelatihan Penguatan Psychological Wellbeing bagi Anggota UMKM difokuskan pada perempuan pelaku usaha di komunitas Sekoper, Desa Dooroo. Program ini menangani tantangan psikologis yang memengaruhi produktivitas dan ketahanan usaha. Melalui intervensi terarah, peserta memperoleh kesadaran, strategi pengelolaan stres, dan motivasi untuk mempertahankan serta mengembangkan usaha mereka. Kegiatan pelatihan psychological well-being bertujuan untuk menambah pengetahuan dan pemahaman bagi masyarakat yang berprofesi sebagai pelaku UMKM di Desa Dooro Kabupaten Gresik. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu partisipatif, melalui pendekatan yang difokuskan pada peningkatan peran masyarakat secara aktif dalam proses pelatihan yang diberikan. Teknik pelatihan dilakukan secara bervariasi melalui ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, serta dokumentasi yang di  awali  dengan  pembagian  Pre-testdan di akhiri pembagian Post-test. Hasil pelatihan yang telah dilakukan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang psychological well-being, dengan 80% memahami konsep dasar seperti self-acceptance dan personal growth. Sekitar 75% melaporkan penurunan stres melalui teknik relaksasi, sementara dukungan sosial antar peserta juga menguat. Peserta menjadi lebih optimis dan mampu melihat tantangan bisnis sebagai peluang belajar. Melalui ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung, pelatihan ini mendorong pelaku UMKM Desa Dooro menjadi lebih tangguh dan produktif. Selain itu, pelatihan ini membuat pelaku UMKM semakin peduli terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan dengan melatih pikiran dan jiwa agar terus bersikap dan bereaksi positif terhadap berbagai situasi yang terjadi.
Pengaruh transformational leadership terhadap psychological well-being melalui job satisfaction dan employee engagement pada karyawan di perusahaan manufaktur Putri, Amelia Arwidya; Nugrohoseno, Dwiarko
Jurnal Ilmu Manajemen Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jim.v13n2.p297-315

Abstract

This study aims to test and analyze the effect of transformational leadership on psychological well-being through job satisfaction and employee engagement on employees. The approach used in this study is quantitative. The sampling technique used saturated sampling with a total of 44 employees. The data in this study were analyzed using the Structural Equation Model Partial Least Square (SEM-PLS) with SmartPLS 4.1.0.6 software. The results of the study indicate that transformational leadership has a positive effect on psychological well-being, transformational leadership has a positive effect on employee engagement, employee engagement has a positive effect on psychological well-being, employee engagement mediates the relationship between transformational leadership and psychological well-being, transformational leadership has a positive effect on job satisfaction, job satisfaction does not have a positive effect on psychological well-being, job satisfaction does not mediate the relationship between transformational leadership and psychological well-being, employee engagement does not have a positive effect on job satisfaction, job satisfaction and employee engagement do not mediate the relationship between transformational leadership and psychological well-being. This research implies the need for company to increase focus on psychological well-being by strengthening transformational leadership and employee engagement.
Pengaruh Nilai Utama ASN Berakhlak dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Surabaya Purwanti, Purwanti; Nugrohoseno, Dwiarko
Action Research Literate Vol. 9 No. 7 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i7.2990

Abstract

This study aims to analyze the influence of the core values of ASN BerAKHLAK and work motivation on employee performance at the National Unity and Political Agency of Surabaya City. This research employs a quantitative approach with data analysis using multiple linear regression. The sample consists of 100 employees working at the agency, selected randomly. Data were collected through a questionnaire measuring the variables of ASN BerAKHLAK core values, work motivation, and employee performance. Statistical analysis was conducted using SPSS to test the hypotheses and examine the impact of these variables on employee performance. The results indicate that both the ASN BerAKHLAK core values and work motivation have a significant effect on employee performance. Specifically, the ASN BerAKHLAK core values play a crucial role in shaping a positive work culture, while work motivation enhances individual productivity and performance quality. These findings are expected to contribute to the development of policies related to employee performance management in government institutions, particularly in optimizing the implementation of ethical values and work motivation.
Merger dan Akuisisi sebagai Strategi Korporasi: Implikasi terhadap Profitabilitas, Likuiditas, Efisiensi Aset, dan Struktur Modal di Indonesia Hartono, Powell Gian; Nugrohoseno, Dwiarko; Kistyanto, Anang
Ekonomi Digital Vol. 4 No. 1 (2025): Februari
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55837/ed.v4i1.178

Abstract

Purpose ― Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris dampak merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahaan di Indonesia, dengan menilai perbedaan profitabilitas, likuiditas, efisiensi aktivitas, dan struktur modal sebelum dan sesudah aksi korporasi. Methods ― Studi ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan menganalisis 34 peristiwa M&A yang melibatkan 29 perusahaan publik Indonesia selama 2019–2023. Lima rasio keuangan, yaitu ROA dan NPM sebagai rasio profitabilitas, CR sebagai rasio likuiditas, TATO sebagai rasio efisiensi aktivitas, dan DER sebagai rasio struktur modal. Keseluruhan rasio diobservasi satu tahun sebelum dan sesudah aksi korporasi; perbedaan rata-ratanya diuji menggunakan paired-sample t-test untuk data berdistribusi normal dan Wilcoxon signed-rank test untuk data non-normal. Findings ― Merger dan akuisisi yang dilakukan perusahaan publik di Indonesia selama periode 2019–2023 tidak menghasilkan perbedaan yang signifikan secara statistik terhadap empat dari lima indikator kinerja keuangan utama, yaitu return on assets (ROA), net profit margin (NPM), current ratio (CR), dan total asset turnover (TATO). Hanya debt to equity ratio (DER) yang menunjukkan perbedaan signifikan yang mana DER sesudah M&A adalah berbeda lebih besar dari sebelumnya, yang mencerminkan perubahan struktur pendanaan pasca-M&A. Implication ― Peningkatan signifikan DER pasca-merger dan akuisisi mengindikasikan perlunya manajemen untuk menyeimbangkan strategi pendanaan berbasis utang dengan kapasitas arus kas dan mitigasi risiko keuangan, agar struktur modal tetap sehat dan keberlanjutan keuangan perusahaan terjaga. Originality ― Memfokuskan analisis empiris pada dampak merger dan akuisisi terhadap lima rasio keuangan utama perusahaan publik Indonesia selama periode 2019–2023.
Pelatihan Pelayanan Jasa Karyawan Di Wisata Lontar Sewu Desa Hendrosari Kec Menganti Kab Gresik Rozaq, Khoirur; Nugrohoseno, Dwiarko; Witjaksono, Andre Dwijanto; Budiono, Budiono
Abimanyu : Jornal of Community Engagement Vol 3 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abi.v3n1.p71-79

Abstract

Desa wisata merupakan salah satu sarana untuk pemberdayaan ekonomi lokal. Hal inilah yang dilakukan oleh pemerintah Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik melalui BUMDes Lontar Sewu yang sedang meningkatkan pembangunan desa wisata sejak tahun 2020. Permasalahan yang masih menjadi perhatian pihak pengelola adalah SDM yang masih perlu terus ditingkatkan kemampuannya terutama dalam hal kualitas pelayanan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan tentang kualitas pelayanan yang diberikan kepada karyawan Wisata Lontar Sewu. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 6-7 Oktober 2021 kepada 25 karyawan bagian frontline yang berhubungan langsung dengan para pelanggan. Hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan yang terdiri dari: pre test, post test dan evaluasi tingkat keberhasilan dalam kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa secara keseluruhan kegiatan PKM ini telah memberikan kemanfaatan bagi peningkatan pengetahuan dan pemahaman para karyawan Wisata Lontar Sewu terkait dengan upaya perbaikan dalam pelayanan jasa di Wisata Lontar Sewu. Hal ini diindikasikan dari peningkatan yang signifikan skor nilai post test dibandingkan pre test, serta semua peserta pelatihan merasa puas dengan kegiatan PKM secara keseluruhan. Kata Kunci: pelatihan, pelayanan, desa wisata
Peningkatan Kemampuan Manajerial UMKM Sari Kedelai di Sumberrejo Kabupaten Pasuruan Dwijanto Witjaksono , Andre; Tri Wijayati Wardoyo, Dewie; Rozaq, Khoirur; Nugrohoseno, Dwiarko; Budiono, Budiono; Kusumaningum, Trias Madanika
Abimanyu : Jornal of Community Engagement Vol 4 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abi.v4n1.p33-38

Abstract

MSMEs are an important aspect of economic development in Indonesia. However, in its journey, MSMEs still have many limitations so that real action is needed to overcome problems in the field of increasing managerial capabilities and production efficiency. The purpose of this article is to increase managerial capabilities and production efficiency of Soybean MSMEs in Sumberrejo, Pasuruan Regency. The method used is the approach method in the form of assistance in providing MSME training in the village and designing soybean skin peeler production tools. The result of this community service is that partners are able to compile simple financial reports and procedures for online sales using social media and marketplaces so that there is an increase in the managerial capabilities of MSMEs. In addition, the soybean skin peeler production tool is able to increase the effectiveness of MSME production from soybeans.
Pengaruh emotional intelligence terhadap organizational commitment melalui self efficacy Djauhar, Roykhan El; Nugrohoseno, Dwiarko
Jurnal Ilmu Manajemen Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jim.v12n3.p764-775

Abstract

The primary purpose of this study is to investigate and assess the individual’s emotional intelligence impact on their organisational commitment, with a specific focus on examining the mediating role played by self-efficacy at PT. X. This research uses a quantitative approach. The sampling technique uses non-probability sampling with a saturation sample type, where all population members are used as samples, with 42 respondents from PT. X employees. The statistical analysis used is partial least square (PLS) with the help of SmartPLS 4.0 software. The findings of this study explain that organisational commitment is not influenced by emotional intelligence; emotional intelligence has a significant positive effect on self-efficacy, self-efficacy has a significant positive effect on organisational commitment, and emotional intelligence has a positive effect on organisational commitment mediated by self-efficacy. This study implies that enhancing self-efficacy can optimise employee emotional intelligence’s effect on their commitment to the organisation.
Socio-Economic Status and Mental Health on The Academic Learning Achievement of Final-Year Students Kamalia, Putri Ulfa; Nugrohoseno, Dwiarko; Untarini , Nindria; Puspasari, Durinda; Irawati , Winaika; Rachmawati, Lucky; Fahrullah, A’rasy; Permatasari, Ika; Meidiaswati, Harlina; Wihara, Dhiyan Septa; Arif, Amirul; Mnassri, Yasmine
International Journal of Emerging Research and Review Vol. 3 No. 4 (2025): December
Publisher : IKIP Widya Darma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56707/ijoerar.v3i4.147

Abstract

Objective: This study aims to analyze the influence of socioeconomic status and mental health on the academic achievement of final-year students at the Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Surabaya. Method: A qualitative descriptive approach was employed, collecting data through This The study was conducted using a quantitative approach with questionnaires filled out by final-year students. Socioeconomic status was measured using six indicators (education, employment, income, material possessions, services, and transportation), while mental health was measured using five dimensions (happiness, depression, anxiety, emotional control, and positive behavior). Results: Data analysis using multiple linear regression shows that socioeconomic status and mental health have a significant effect, both partially and simultaneously, on students' academic achievement. These results indicate that stable family financial support and healthy psychological conditions can improve the focus, motivation, and learning productivity of final-year students. Novelty: This study provides novelty by integrating two major variables are socioeconomic status and mental health analyzed simultaneously in relation to the academic achievement of final-year university students, a context rarely explored in Indonesian higher education research. Moreover, it applies Bronfenbrenner’s Ecological Systems Theory to explain the interaction between external (socioeconomic) and internal (psychological) factors affecting academic performance, with empirical evidence drawn from final-year students at the Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Surabaya, who are experiencing academic pressure and transition to professional life.
Manajemen Perubahan di Sektor Pemerintahan: Peran Digital leadership dalam Transformasi Digital Suharyoto, Suharyoto; Nuswantara, Dian Anita; Nugrohoseno, Dwiarko; Run, Pharatt
JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan) Vol 5 No 1 (2025): JPEAKU (Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpeaku.v5i1.25311

Abstract

Transformasi digital telah menjadi agenda utama dalam sektor pemerintahan di berbagai negara. Namun, implementasi perubahan dalam birokrasi pemerintahan sering kali menghadapi berbagai tantangan, seperti resistensi organisasi, keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi, serta kompleksitas regulasi. Dalam konteks ini, kepemimpinan digital (digital leadership) menjadi faktor kunci yang dapat menentukan keberhasilan transformasi digital dalam sektor publik. Penelitian ini mengadopsi pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan metode PRISMA untuk mengkaji tren penelitian terkait strategi manajemen perubahan dan digital leadership dalam pemerintahan selama dua dekade terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada adopsi teknologi, tetapi juga pada kesiapan budaya organisasi, peran kepemimpinan visioner, serta kebijakan yang mendukung inovasi. Selain itu, faktor organisasi, kompetensi digital pegawai, serta regulasi yang adaptif juga berkontribusi dalam mempercepat implementasi perubahan.  
Penguatan guru mengatasi kerentanan mental siswa melalui pelatihan hypnoteaching berbasis siklus experiential learning Meylia Elizabeth Ranu; Sri Setyo Iriani; Dian Anita Nuswantara; Dwiarko Nugrohoseno
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27369

Abstract

Abstrak Bullying atau perundungan di sekolah adalah masalah yang signifikan di seluruh dunia, mempengaruhi perkembangan fisik, emosional, dan spiritual individu. Indonesia tidak lepas dari kasus perundungan, termasuk kasus yang terjadi di lingkungan sekolah. Demikian pula kasus bullying di labschool, mulai dari kasus ringan sampai dengan sedang. Secara spesifik, belum terdapat kasus bullying yang mengkhawatirkan melainkan sekadar bullying antar teman yang tidak mengakibatkan dampak serius. ituasi perkembangan siswa yang mengalami kerapuhan mental dan motivasi, baik disebabkan kondisi rumah maupun lingkungan sekolah menambah panjang daftar permasalahan di sekolah. Salah satu elemen yang penting dalam mengurangi risiko demotivasi dan kerentanan mental adalah guru, baik guru BK maupun guru mata pelajaran. Hypnoteaching sebagai bagian dari peningkatan kapasitas individu dimulai dengan memahami lebih jelas mengenai hipnosis. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan hipnoteaching kepada 25 guru yang terdiri dari guru bimbingan konseling (BK) dan guru mata pelajaran Labschool UNESA sebagai bentuk penguatan kerentanan mental peserta didik melalui metode experiential learning. Dengan beberapa praktik di setiap siklusnya dan soal pre dan post tes, terdapat evaluasi yang berlangsung selama satu bulan pengamatan melalui daring antara guru dengan penyelenggara PKM serta pakar hynoteaching. Guru mendapatkan manfaat dari pelatihan ini untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dengan kondisi mental siswa yang sehat. Kata kunci: pengabdian; pelatihan; hypnoteaching; kerentanan mental siswa. Abstract Bullying in schools is a significant problem worldwide, affecting the physical, emotional, and spiritual development of individuals. Indonesia is not free from bullying cases, including cases that occur in the school environment. Specifically, there have been no cases of bullying that are merely bullying between friends that do not cause serious impacts. The development situation of students who experience mental and motivational fragility, either due to home conditions or the school environment, adds to the long list of problems in schools. One important element in reducing the risk of demotivation and mental vulnerability is teachers. Hypnoteaching as part of increasing individual capacity begins with a clearer understanding of hypnosis. This Community Service activity aims to provide hypnoteaching training to 25 teachers consisting of guidance and counseling teachers and Labschool UNESA subject teachers as a form of strengthening students' mental vulnerability through the experiential learning method. With several practices in each cycle and pre- and post-test questions, there is an evaluation that lasts for one month of observation through challenges between teachers and community service organizers and hynoteaching experts. Teachers benefit from this training to create enjoyable learning with healthy student mental conditions.Keywords: keywords: community service; training; hypnoteaching, students' mental vulnerability.