Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN DUKUNGAN ORANG TUA DAN MOTIVASI DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SMA NEGERI 1 TRUMON KABUPATEN ACEH SELATAN . Rasyidah; Amsal amri; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan orang tua adalah dimana orang tua memberi dukungan atau kesempatan kepada anak dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya. Motivasi belajar adalah pendorong atau daya penggerak didalam kehidupan murid dimana akan mendorongnya kelangsungan dalam belajar dan terwujudnya kegiatan belajar. Judul penelitian ini adalah hubungan dukungan orang tua dan motivasi dengan hasil belajar geografi murid SMA Negeri 1 Trumon Kabupaten Aceh Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data yang relevan antara dukungan orang tua dan motivasi dengan hasil belajar geografi SMA Negeri 1 Trumon Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional.    Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling yang dipilih secara acak tanpa memperhatikan strata dan jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan rumus Taro Yamane yaitu sebanyak 53 murid. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Hasil koefisien korelasi 0,349 pada uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung lebih besar dari Ftabel yaitu, 3,40 3,19 yang berarti Ha diterima. Simpulannya diperoleh hubungan yang relevan antara dukungan orang tua dan motivasi dengan hasil belajar geografi SMA Negeri 1 Trumon Kabupaten Aceh Selatan. Kata Kunci : hubungan, dukungan orang tua, motivasi, hasil belajar geografi
PERBANDINGAN INDEKS PRESTASI KUMULATIF (IPK) MAHASISWA BERDASARKAN JALUR MASUK JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Raudha Meutia; M Yusuf Harun; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerimaan mahasiswa baru program sarjana secara nasional terdiri atas tiga jalur masuk yaitu SNMPTN, SBMPTN dan UMB. Jalur masuk SNMPTN yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri diadakan oleh setiap Universitas Negeri seleksi didasari pada hasil belajar siswa, jalur SBMPTN yaitu Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri diadakan pada setiap PTN dan seleksi didasari pada hasil ujian tulis dan keterampilan, untuk UMB yaitu Ujian Masuk Bersama dengan seleksi berdasarkan hasil ujian tertulis dan ujian keterampilan, penerimaan mahasiswa diatur oleh masing-masing perguruan tinggi negeri. Setiap mahasiswa yang lulus pada ketiga jalur masuk tersebut mendapat perlakuan yang sama pada proses perkuliahan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada perbedaan IPK mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah berdasarkan jalur masuk. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan IPK mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah berdasarkan jalur masuk. Penelitian ini disebut dengan penelitian populasi karena seluruh populasi dijadikan sampel. Jumlah sampel yaitu 205 mahasiswa yang terdiri atas 80 mahasiswa SNMPTN, 89 mahasiswa SBMPTN, dan 36 mahasiswa UMB. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi. Data yang dikumpulkan adalah data jalur masuk mahasiswa dan data nilai IPK mahasiswa angkatan tahun 2014 - 2017 tahun akademik 2018/2019. Teknik pengolahan data dilakukan dengan Uji Kruskal Wallis H. Hasil pengolahan data diperoleh nilai H hitung = 0,053 nilai Chi-kuadrat tabel = 5,99 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 2. Berdasarkan hasil ini maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan IPK mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah berdasarkan jalur masuk SNMPTN, SBMPTN dan UMB. Kata Kunci: Perbandingan, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), Jalur Masuk, Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah
HUBUNGAN PRESTASI BELAJAR DAN SOFT SKILLS DENGAN KESIAPAN KERJA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH Lindar Riani; Amsal Amri; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesiapan kerja adalah suatu kondisi yang menunjukkan kondisi fisik, kematangan terhadap mental, dan juga pengalaman yang dimiliki oleh seseorang dimana orang tersebut mempunyai sebuah kemampuan untuk melakukan suatu pekerjaan yang telah ditekuninya. Prestasi belajar dan soft skills merupakan dua faktor yang mana secara teori diperkirakan akan mempengaruhi peningkatan kesiapan kerja mahasiswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat hubungan prestasi belajar dan soft skills dengan kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara prestasi belajar dan soft skills dengan kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 2014 dan angkatan 2015 yang sudah mengambil mata kuliah SIG Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah yang berjumlah 121 mahasiswa dan diambil sampel sebanyak 54 mahasiswa dengan menggunakan teknik proportional sample. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi ganda sebesar 0,14 yang artinya terdapat hubungan dalam kategori yang sangat rendah, dengan koefisien determinasi berganda = 1,96%. Uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung lebih kecil dari Ftabel atau 0,009 3,18 yang berarti terima H0 yang artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara  prestasi belajar  dan soft skills dengan kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Pendidikan FKIP Unsyiah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA KARTU PADA MATERI PETA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS KELAS IV SD MUHAMMADIYAH BANDA ACEH Cut Linasari; Abdul Wahab Abdi; M Yusuf Harun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bentuk penyelidikan ini melambangkan penelitian tindakan kelas (PTK) yaitu satu pencermatan terhadap tindakan menggali ilmu berbentuk sebuah perbuatan, yang terencana ada dan berlangsung dalam sebuah aras. Tajuk dalam penyelidikan ini merupakan pelajar kelas IV SD Muhammadiyah Banda Aceh yang berjumlah 28 siswa. Pemungutan data dilakukan dengan memakai: Eksperimen buatan berlatih pelajar, lembaran pemantauan kegiatan guru dan siswa, lembaran pemeriksaan keahlian guru menggarap pengajian dan daftar pertanyaan tanggapan siswa memerlukan model penelaahan Cooperative Learning. Berdasarkan pengolahan data, buatan penyelidikan memperlihatkan bahwa bagian tandas ala pribadi beranjak dari 75% naik 96% siswa yang berakhir belajar, bagian selesai klasikal pun naik dari 60% naik 90%. Kegiatan guru dan siswa berbatas peredaran I hingga peredaran II menduga memantulkan aplikasi model pengajian Cooperative Learning. Kapasitas guru dalam berkelakuan pendedahan dengan memerlukan model pengkajian Cooperative Learning bertambah dari pendapatan angka pada umumnya 2,71 dengan golongan bagus memerankan 2,93 atas golongan bagus dan respon siswa terhadap model pengkajian Cooperative Learning bisa dinyatakan bagus. 89,2 bagian dari 28 siswa beranggapan bahwa dengan belajar melampaui model pengkajian Cooperative Learning bisa menaikkan kesadaran mereka terhadap materi kegiatan masyarakat Indonesia yang menduga dipelajari. Berlandaskan hasil analisis data di atas, temuan ini boleh disimpulkan bahwa meningkatnya hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Muhammadiyah dengan penerapan model pembelajaran Cooperative Learning. Kata Kunci: PTK, model pembelajaran Cooperative Learning, hasil belajar,  IPS
LATAR BELAKANG NARAPIDANA DAN POLA PEMBINAAN DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB SIGLI Nurul Rahmah; Abdul Wahab Abdi; Mirza Desfandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia, tanpa adanya pendidikan tidak mungkin terjadi proses sosial dalam masyarakat. Pendidikan secara personal dapat memberikan perbaikan nasib atau status seseorang. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis tindak pidana yang dilakukan narapidana berdasarkankan latar belakang narapidana dan  pola pembinaan narapidana di Rutan Kelas IIB Sigli. Penelitian ini mengunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Rutan Kelas IIB Sigli dengan sampel yaitu seluruh narapidana di Rutan Kelas IIB Sigli yang berjumlah 362 orang. Hasil analisis data diketahui tindak pidana narkotika merupakan tindak pidana terbanyak yang berjumlah 281 orang atau 78%, tindak pidana pencurian 28 orang atau 8%, tindak pidana perlindungan anak 22 orang atau 6%, tindak pidana kehutanan 6 orang 2%, tindak pidana korupsi 5 orang 1%, tindak pidana penganiyayan 5 orang atau 1%, tindak pidana penipuan 5 orang atau 1%, KDRT 4 orang atau 1%, tindak pidana penadahan 2 orang atau 0,5%, tindak pidana penggelapan 2 orang atau 0,5%, pelangaran lalu lintas 1 orang atau 0,5%, dan tindak pidana pornografi 1 orang atau 0,5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan narapidana di Rutan Kelas IIB Sigli paling banyak berumur antara 30-39 tahun dengan tingkat pendidikan SMA/MA/SMK, dan bekerja sebagai wirawasta dengan tindak pidana tertinggi yaitu narkotika.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN TEKNIK PEMBELAJARAN FISH BOWL DAN TEKNIK PEMBELAJARAN CARD SORT PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII SMP NEGERI 6 BANDA ACEH Indah Faras Fita Naldi; Abdul Wahab Abdi; Daska Aziz
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliitian ini berjudul perbandingan hasil belajar menggunakan teknik pembelajaran Fish Bowl dan teknik pembelajaran Card Sort mata pelajaran IPS terpadu kelas VIII SMP Negeri 6 Banda Aceh. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hassil belajar siswa menggunakan teknik pembelajaran Fish Bowl lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan teknik pembelajaran Card Sort dalam mata pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII SMP Negeri 6 Banda Aceh. Penelitian ini berttujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajarr siswa yang menggunakan teknik pembelajaran Fish Bowl lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa menggunakan teknik pembelajaran Card Sort dalam mata pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII SMP Negeri 6 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Banda Aceh dan jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan Purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, yaitu pre-test dan post-test. Hipotesis diuji dengan menggunakan rumus statistik uji-t. Berdasarkn hasil perhhitungan maka diperolleh nilai thitung =4,92 dan ttabel = 1,69 untuk taraf signifikansi 5% (uji satu pihak) dengan derajat kebebasan (dk = 29 + 28 – 2 = 55) sesuai dengan kriteria uji terima Ha jika thitung ttabel. Sesuai dengan hasil yang diperoleh di atas maka thitung ttabel hipotesis Ha diterima, ini berarti bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan teknik pembelajaran Fish Bowl lebih baik dibandingkan hasil belajar dengan menggunakan teknik pembelajaran Card Sort pada mata ppelajaran IPS Terpadu kelas VIII SMP Negeri 6 Banda Aceh. Kata Kunci: perbandingan, hasil belajar, IPS terpadu, Fish Bowl, Card Sort
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN WEB LOG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BANDAR BARU PIDIE JAYA Zakia Firnanda; . Hasmunir; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 5, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Project Based Learning dimana sebuah produk atau tugas yang dihasilkan dan dikerjakan oleh siswa dalam kelompok lalu dipresentasikan depan. Web Log adalah sebuah tulisan atau informasi ditulis perorangan di sebuah web untuk mendapatkan hala-hal yang perlu untuk dicari di web umum. Penelitian bertujuan mengetahui (1) keberhasilan belajar siswa, (2) hal-hal yang dilakukan guru dan siswa, (3) daya tampil dari guru (4) tanggapan murid selama mengikuti kegiatan belajar. Subjek dan objek penelitian ini murid kelas XI IPS1 SMA Negeri 1 Bandar Baru Pidie Jaya dengan jumlah 26 siswa. Pengumpulan data menggunakan (1) soal hasil belajar, (2) lembaran kegiatan guru dan siswa, (3) lembaran analisis keterampilan guru dalam melakukan pembelajaran dan (4) lembar/angket tanggapan siswa atas model. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Persentase ketuntasan secara individual percobaan I 42% percobaan II 77% dan percobaan III 92%. Persentase ketuntasan secara keseluruhan terdapat 40% percobaan pertama pada percobaan II 70% dan percobaan III 90%. Jumlah hal-hal yang dilakukan guru dan murid pada percobaan I 5 kegiatan terlaksana, percobaan II 8 keaktifan terlaksana dan percobaan III terdapat 11 kegiatan yang dilakukan. Kemudian keterampilan guru percobaan I dengan skor 1,6 yaitu kurang baik, pada percobaan II didapatkan 2,5 dengan kategori sedang, dan percobaan III dengan skor 2,9 dengan kategori baik. Pada umumnya murid menyatakan bahwa model Project Based Learning  berbantuan Web Log memudahkan mereka dalam memahami materi
The role of geography teachers in enhancing earthquake and tsunami disaster preparedness among students in Banda Aceh Abdul Wahab Abdi; Mirza Desfandi; Sigorina Kasvia
Jurnal Sosioteknologi Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2020.19.2.11

Abstract

This study is aimed to find out the role of geography teachers in enhancing earthquake and tsunami disaster preparedness among students of Senior High School in Banda Aceh. This study is descriptive study by using quantitative approach. This study was conducted in eight Senior High Schools in Banda Aceh with study samples were 15 geography teachers and 10 students in each school who were selected by Purposive Random Sampling. Data collection technique was done through questionnaire distributed to teachers and test items to students. Data analysis technique used descriptive statistic. The study result showed that teacher's role in enhancing earthquake and tsunami disaster preparedness among students is dominated by medium category (40%). Based on this study result, it can be concluded that the role of geography teachers in enhancing students' preparedness is not satisfying.
Implementasi Kearifan Lokal Smong dalam Pembelajaran Jenjang SMP-SMA di Kabupaten Simeulue Abdul Wahab Abdi; Mirza Desfandi; Rika Mauliza Cahyani; Ahmad Nubli Gadeng
Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sd.v9i1.24935

Abstract

Kearifan lokal smong merupakan tradisi lisan masyarakat Kabupaten Simeulue yang digunakan dalam mengantisipasi apabila terjadi bencana tsunami (smong). Kearifan lokal smong perlu dijaga dan disosialisasikan kepada generasi muda salah satu caranya melaluilembaga pendidikan. Pemerintah Kabupaten Simeulue mengadakan sebuah upaya kebijakan dalam mengimplementasi materi kearifan lokal smong pada jenjang SMP-SMA untuk menerapkan dan mengintegrasikan nilai-nilai budaya kearifan lokal smong dalam pembelajaran. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kearifan lokal smong dalam pembelajaran jenjang SMP-SMA di Kabupaten Simeulue. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis pendekatan deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 10 sekolah. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan penanggung jawab program di dinas pendidikan Kabupaten Simeulue. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh diolah dengan tahapan analisis data kualitatif yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kearifan lokal smong dalam pembelajaran yang diterapkan di sekolah jenjang SMP-SMA di Kabupaten Simeulue belum terlaksana dengan baik karena bersifat pengintegrasian materi juga tidak terdapat kegiatan yang tidak dilakukan dalam budaya sekolah terkait kearifan lokal smong dalam pembelajaran.
TINGKAT PEMAHAMAN KOMPETENSI GURU PADA MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI SEBAGAI CALON GURU GEOGRAFI Novia Zalmita; Muhajirah Muhajirah; Abdul Wahab Abdi
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 21, No 1 (2020): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v21i1.1880

Abstract

One that influences human resource indicators is education. The teacher is a profession as a job of academic specialization in a relatively long time in college. Understanding related to teacher competence is very important to have by a prospective teacher because it can affect the quality of performance as a professional teacher. The teacher's competence is known as pedagogic, professional, social and personality competencies. The issue in this study is how the competency of the teacher of the Department of Geography Education FKIP Unsyiah as a prospective teacher of geography? The purpose of this study was to determine the competence of teachers in the Department of Geography Education FKIP Unsyiah as prospective geography teachers. Quantitative description approach is used in this study to find answers to the issue. The population in this study were students of the Department of Geography Education FKIP Unsyiah class of 2015 and 2016 who had been declared to have passed the Micro Teaching and Magang Kependidikan 3 course totaling 50 people. Because the population is small and can be reached, the determination of the sample using total sampling techniques so that the sample in this study is the whole population. Data collection is done by distributing test questions to respondents. The data was analyzed using the descriptive statistics percentage formula. The results of the study indicate that the level of teacher competence of Geography Education Department students as prospective teachers is in the moderate category, namely as many as 22 respondents (44%). A total of 12 respondents (24%) were in the high category, 15 respondents (30%) were in the low category and 1 respondent (2%) were in the very low category.