Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE GROUP INVESTIGATION DAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH Mita Prancinitia; Abdul Wahab Abdi; Daska Azis
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.038 KB)

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini yaitu apakah hasil belajar geografi menggunakan model pembelajaran group investigation lebih baik dibandingkan dengan model problem based learning dalam mata pelajaran geografi siswa Kelas XI di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian adalah siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 5 Banda Aceh dengan total 69 siswa, sementara sampel penelitiannya adalah siswa kelas XI IPS1 sebanyak 24 siswa dan Kelas XI IPS2 sebanyak 24 siswa, jumlah keseluruhan sampel adalah 48 siswa. Teknik purposive sampling digunakan dalam pengambilan sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test kepada siswa. Pengolahan data mengunakan statistik parametrik uji t. Hasil pengolahan data didapatkan thitung=-0,65 dan ttabel=1,6.  Artinya thitung lebih kecil dari ttabel sehingga Ha ditolak. Hasil penelitian ini adalah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran group investigation adalah sama dengan hasil belajar siswa menggunakan model problem based learning pada siswa Kelas XI SMA Negeri 5 Banda Aceh.
PERALIHAN PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN MENJADI PEMUKIMAN DI KECAMATAN KUTA MALAKA TAHUN 2018-2020 MENGGUNAKAN ARCGIS Afifah thohirah; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.347 KB) | DOI: 10.24815/jpg.v6i2.22385

Abstract

Kabupaten Aceh Besar adalah salah satu kabupaten yang terus menghadapi permasalahan alih fungsi lahan, khususnya lahan pertanian. Alih fungsi lahan mengakibatkan luas lahan sawah di Aceh Besar terus menurun. Sistem Informasi Geografis bermanfaat dalam membuat pemetaan alih fungsi lahan yang mengandung informasi-informasi tentang wilayah geografis. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui peralihan penggunaan lahan Kecamatan Kuta Malaka Kabupaten Aceh Besar dari tahun 2018-2020. Analisis data menggunakan aplikasi ARCGIS 10.4.1 dan input citra satelit dengan menggunakan teknik multitemporal tahun 2018, 2019, dan 2020. Secara keseluruhan selama tahun 2018-2020 permukiman bertambah 2,05 Ha, hutan berkurang 35,63 Ha, sedangkan persawahan berkurang 255,14 Ha. Begitupun perkebunan berkurang 96.64 Ha, dan lahan kosong bertambah 53.26 Ha.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY DENGAN TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DEVISION PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X SMAN 1 MEULABOH Oka Marzhatillah; Syamsul Bardi; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.141 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Perbandingan Hasil Belajar Siswa Yang Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Dengan Tipe Student Team Achievement Devision Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X SMAN 1 Meulaboh” ini mengangkat masalah yakni apakah terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran two stay two stray dan pembelajaran student team achievement devision pada mata pelajaran geografi di SMAN 1 Meulaboh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X-IS SMAN 1 Meulaboh yang berjumlah 96 siswa. Sampel yang diambil  hanya dua kelas, yakni kelas X-IS 1 sebanyak 22 siswa dan kelas X-IS 2 sebanyak 21 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa pemberian tes kepada siswa, yakni pre test dan post test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data post test yang diperoleh  adalah  thitung = 6,96 dan nilai ttabel pada taraf signifikan α = 0,05 (uji satu pihak) dengan dk =  +  - 2= 22 + 21 – 2 = 41 adalah 1,68. Oleh karena itu terima Ha jika thitung lebih besar dari ttabel dengan  thitung = 6,96 dan ttabel = 1,68 atau 6,96 lebih besar dari 1,68, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran two stay two stray lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran student team achievement devision pada mata pelajaran geografi di SMAN 1 Meulaboh dapat diterima kebenarannya.
TINGKAT KECERDASAN SPASIAL SISWA SMPIT AL-AZHAR BANDA ACEH Islamiati Islamiati; Abdul Wahab Abdi; Mirza Desfandi
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.166 KB)

Abstract

Kecerdasan spasial penting untuk dikembangkan guna melatih keterampilan dan sikap siswa dalam pengambilan keputusan yang efisien dalam bertindak ketika menghadapi permasalahan di lingkungan sekitarnya sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kecerdasan spasial siswa SMPIT Al-Azhar Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan yaitu survei pada 50 siswa SMPIT Al-Azhar Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan tes. Teknik analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SMPIT Al-Azhar Banda Aceh yang memiliki kecerdasan spasial pada kategori rendah yaitu sebesar 10% dengan frekuensi sebanyak 5 siswa, kategori sedang sebesar 74% dengan frekuensi 37 siswa, dan kategori tinggi sebesar 16% dengan frekuensi siswa berjumlah 8 siswa. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa secara umum tingkat kecerdasan spasial siswa SMPIT Al-Azhar Banda Aceh termasuk dalam kategori sedang yakni berada di antara nilai 71–85 dengan rata-rata 78,26 dan persentase berjumlah 74%. Melalui hasil penelitian ini maka selanjut­nya diharapkan adanya metode-metode yang dapat meningkatkan kecerdasan spasial yang sesuai dengan perkembangan kognitif, psikomo­torik, dan juga afektif siswa. Guru dan keluarga juga merupakan pihak yang berperan penting dalam mengembangkan potensi anak, sehingga diharapkan dapat menunjang sistem belajar serta menyediakan fasilitas yang men­dukung peningkatan kecerdasan khususnya kecerdasan spasial.
PEMANFAATAN PELABUHAN MALAHAYATI ACEH BESAR SEBAGAI TERMINAL BONGKAR MUAT ANGKUTAN BARANG Signorina Kasvia; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.596 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Pelabuhan Malahayati sebagai terminal bongkar muat angkutan barang ditinjau dari fasilitas dan operasional pelabuhan. Sampel penelitian yang digunakan adalah informan yang representatif sehingga dapat memberikan informasi yang mendalam mengenai pemanfaatan pelabuhan. Sampel penelitian ini adalah manajemen operasional PT. Pelindo I dan Manajemen Operasional PT. SAU (Sarana Utama Aceh). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, yaitu untuk mendapatkan informasi yang mendalam mengenai fenomena. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara, dokumentasi, dan obsevasi. Teknik pengolahan data yang digunakan ialah data reduction, data display, dan verification. Kemudian untuk pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknik, menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan pemanfaatan Pelabuhan Malahayati meliputi: 1) fasilitas yang tersedia untuk bongkar muat angkutan barang sudah memadai untuk saat ini akan tetapi untuk fasilitas pelabuhan secara umum masih kurang lengkap, karena tidak ada galangan kapal dan mercusuar, 2) a. jenis angkutan barang yang dapat dibongkar muat berupa general cargo, peti kemas, curah cair, dan curah kering, b. Waktu bongkar muat angkutan barang sesuai dengan kebutuhan pengguna layanan, c. Tarif bongkar muat tergantung banyak barang dan lamanya penumpukan, pemilihan dermaga dan negosiasi. d. Kendala yang dihadapi pelabuhan ialah kurangnya hinterland yang mendukung mobilitas pelabuhan, e. Saran untuk pelabuhan yaitu tingkatkan produksi Aceh dan pemerintah harus tanggap kepada fasilitas yang telah ada.
KORELASI STRATEGI SELF REGULATED LEARNING DAN PROKRATINASI AKADEMIK DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 LABUHAN HAJI BARAT Kintan Aprillia; Alamsyah Taher; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar merupakan suatu perubahan tingkah laku peserta didik melalui proses kegiatan belajar. Kegiatan belajar menjadi suatu kewajiban yang harus dijalani oleh peserta didik, tidak jarang perubahan tingkah laku dalam belajar juga sering terjadi oleh peserta didik, baik itu self regulated learning maupun prokratinasi akademik sehingga mempengaruhi hasil belajar yang didapatkan oleh peserta didik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada korelasi antara strategi self regulated learning dan prokratinasi akademik dengan hasil belajar geografi peserta didik di SMA Negeri 1 Labuhan Haji Barat Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara strategi self regulated learning dan prokratinasi akademik dengan hasil belajar geografi peserta didik di SMA Negeri 1 Labuhan Haji Barat Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini seluruh peserta didik SMA Negeri 1 Labuhan Haji Barat berjumlah 432. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah cluster sampling berjumlah 76. Pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dapat dikemukakan bahwa nilai koefisien regresi ganda  dan koefisien korelasi ganda sebesar 0,491 pada kategori sedang dengan koefisien determinasi sebesar 24,1%. Uji hipotesis menunjukan bahwa    atau 11,6 3,13 yang berarti Ha diterima. Hasil penelitian ini menunjukan adanya korelasi yang signifikan antara self regulated learning dan prokratinasi akademik dengan hasil belajar geografi peserta didik SMA Negeri 1 Labuhan Haji Barat
IDENTIFIKASI TINGKAT PEMAHAMAN MATERI KONSEP DASAR GEOGRAFI MENGGUNAKAN FOUR TIER DIAGNOSTIC TEST DISERTAI CERTAINTY OF RESPON INDEX (CRI) MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP USK El Citra Mega Ayu; Abdul Wahab Abdi; Dyah Rahmani Purnomowati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman konsep merupakan hal yang penting dan harus diidentifikasi sedini mungkin agar tidak menyebabkan kesalahan konsep pada materi yang dipelajari. Keberhasilan mahasiswa dalam mempelajari suatu materi dapat dilihat dari seberapa besar pemahaman konsep pada materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman materi konsep dasar geografi dengan menggunakan four tier diagnostic test disertai certainty of respon index (CRI) mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK angkatan 2019 dan 2020 yang berjumlah 161 mahasiswa. Sampel penelitian sebanyak 25% dari populasi, sehingga jumlah sampel penelitian adalah 40 mahasiswa. Tes yang digunakan berupa soal pilihan ganda beralasan sebanyak 12 butir yang telah teruji valid dan reliabilitasnya. Tes ini dilengkapi dengan instrumen four tier diagnostic test disertai CRI. Hasil pengolahan data didapatkan bahwa tingkat pemahaman materi konsep dasar geografi mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK yang dikategorikan paham konsep sebesar 35,5%, tidak paham konsep 30,42%, miskonsepsi 26,25%, dan error 8,125%. Tingkat pemahaman mahasiswa masuk ke dalam kategori gagal karena skor persentase paham konsep yang diperoleh berada di bawah 45% dari total keseluruhan mahasiswa
PEMANFAATAN CITRA GOOGLE EARTH UNTUK PEMETAAN LAHAN DAN FASILITAS GAMPONG TUNONG KRUENG KALA KECAMATAN LHOONG KABUPATEN ACEH BESAR Raihan Fadilla Phonna; Abdul Wahab Abdi
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.24441

Abstract

Wilayah mulai dari lingkup terbesar seperti negara sampai lingkup terkecil seperti desa wajib memiliki peta yang memuat informasi yang diperlukan. Desa Tunong Krueng Kala belum memiliki peta administrasi dan fasilitas desa. Hal ini dikarenakan belum adanya tenaga ahli dan terbatasnya pengetahuan dan keterampilan mengenai peta dan pembuatan menggunakan perangkat komputer. Dengan dimilikinya peta desa yang menampilkan informasi geospasial maka aparat desa dapat mengetahui batas wilayah desa, mengidentifikasi dan inventarisasi potensi atau aset desa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik digitasi. Penelitian ini dilakukan di Gampong Tunong Krueng Kala, Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Tahapan pelaksanaan kegiatan yaitu: survey lapangan dan pengambilan data, pengolahan data, dan tahap akhir yang meliputi pengiriman data peta melalui email kepada sekretaris gampong. Hasil penelitian ini berupa peta penggunaan lahan dan fasilitas gampong Tunong Krueng Kala. Penggunaan lahan di Gampong Tunong Krueng Kala bervariasi terdiri dari permukiman penduduk, persawahan, dan perkebunan.
Assessing the Effectiveness of Geography-based Online Learning During the Covid-19 Pandemic in Higher Education Abdul Wahab Abdi; Syahrul Ridha; Muhammad Yunus; Puspita Annaba Kamil; Intan Safiah; Ahmad Nubli Gadeng
Geosfera Indonesia Vol. 6 No. 3 (2021): GEOSFERA INDONESIA
Publisher : Department of Geography Education, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/geosi.v6i3.25811

Abstract

The Covid-19 pandemic almost stalled the face-to-face learning method in all institutions across the globe. Consequently, for learning to continue uninterrupted, there was a need to change teaching mode to online using social media and other platforms. This research aimed to examine the effectiveness of online learning during the Covid-19 pandemic and the challenges geography students faced in implementing this type of study. The research used a descriptive qualitative approach involving questionnaires designed to determine the implementation of online learning and the challenges encountered. The questions were structured through synthesizing various components of learning. Random selection was used to select 305 participants from various higher education institutions in the Aceh Region, Indonesia. The results indicated that online learning during the Covid-19 pandemic was effectively implemented. However, some challenges were encountered, including students who could not fully participate since they could not log in to the provided learning platforms. Furthermore, students from rural areas had poor internet connectivity besides the inability to buy internet quota. There were many instances of reported power supply failures, and this hindered online learning. Overall, learning geography during the pandemic was effective, though it had a fair share of challenges. The research also identified the need to develop an online learning model, teaching material, and multimedia in supporting geography-based online learning. Keywords: Assessing; Effectiveness; Geography-based online learning; Covid-19; Higher education Copyright (c) 2021 Geosfera Indonesia and Department of Geography Education, University of Jember This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share A like 4.0 International License