Rosmiati .
Doctoral Program In Education, Faculty Of Teacher Training And Education, Universitas Syiah Kuala, Indonesia; Study Program Of Early Childhood Teacher Education, Faculty Of Teacher Training And Education, Universitas Syiah Kuala, Indonesia

Published : 42 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN ANAK MENGENAL BILANGAN MELALUI MEDIA KARTU DOMINO DI TK AISYIYAH BUSTNUL ATHFAL KOTA SUBULUSSALAM Nurul Hikmah; Yuhasriati .; Suhartati .; Rosmiati .; Dina Amalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Ability to Recognize Numbers, Dominoes cardThis study aims to develop and describe how to use domino card media so that it can develop children's ability to recognize numbers in Aisyiyah Kindergarten Bustanul Athfal Subulussalam City. The formulation of the problem in this research is how to use domino card media so that it can develop children's ability to recognize numbers in Aisyiyah Bustanul Athfal Kindergarten, Subulussalam City. The ability to recognize numbers referred to in this study is the child's ability to mention number symbols, count many objects, and match number symbols with numbers 1-10. This study used Classroom Action Research with a qualitative approach which was carried out in 2 cycles, in each cycle including planning, implementation, observation, and reflection with 12 children as research subjects consisting of 7 boys and 5 girls. Data collection techniques used by observation and performance. The results of the study obtained that how to develop children's ability to recognize numbers in Aisyiyah Kindergarten Bustanul Athfal Subulussalam City using domino cards are: introducing the domino card media to children, giving children the opportunity to explore dominoes, telling the rules of the game to children, playing dominoes in groups, demonstrating the domino card game to children, dividing children into four groups, asking children to sit in a circle with group members, distribute a set of dominoes to each group, the teacher asks the children to divide the dominoes, each child gets three dominoes, the remaining cards are opened first, the child says many pictures of objects on the first card, the child matches the number symbols on his card with the number of pictures on the first card or match the many pictures of objects on the card with the number symbol on the first card, and so on until the cards in the child's hand run out. As a result of this learning process, children's ability to recognize numbers reaches 100% and develops according to expectations (BSH).Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendeskrisipkan cara menggunakan media kartu domino sehingga dapat mengembangkan kemampuan anak mengenal bilangan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kota Subulussalam. Rumusan masalah dalam peneliitian ini adalah adalah bagaimanakah menggunakan media kartu domino sehingga dapat mengembangkan kemampuan anak mengenal bilangan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kota Subulussalam. Kemampuan mengenal bilangan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kemampuan anak menyebutkan lambang bilangan, membilang banyak benda, dan mencocokkan lambang bilangan dengan bilangan 1-10. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam 2 siklus, dalam setiap siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi dengan subjek penelitian 12 anak yang terdiri dari 7 laki-laki dan 5 perempuan. Teknik pengumpulam data yang digunakan dengan observasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian diperoleh cara mengembangkan kemampuan anak mengenal bilangan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kota Subulussalam menggunakan kartu domino adalah: memperkenlkan media kartu domino kepada anak, memberikan kesempatan anak untuk mengeksplorasi kartu domino, memberitahukan aturan main kepada anak, permainan kartu domino dilakukan secara berkelompok, mendemonstrasikan permainan kartu domino kepada anak, membagi anak menjadi empat kelompok, meminta anak untuk duduk melingkar bersama anggota kelompok, membagikan satu set kartu domino kesetiap kelompok, guru meminta anak untuk membagi kartu domino, setiap anak mendapat tiga lembar kartu domino, kartu yang tersisa dibuka pertama kali, anak membilang banyak gambar benda pada kartu pertama, anak mencocokkan lambang bilangan yang ada pada kartu miliknya dengan banyak gambar yang ada pada kartu pertama atau mencocokkan banyak gambar benda pada kartunya dengan lambang bilangan pada kartu pertama, demikian dilakukan seterusnya sampai kartu di tangan anak habis. Akibat dari proses pembelajaran ini diperoleh kemampuan anak mengenal bilangan mencapai 100% berkembang sesuai harapan (BSH).Kata Kunci: Kemampuan Mengenal Bilangan, Media Kartu Domino
Persepsi Calon Guru PAUD terhadap Kurikulum Berbasis Pendidikan Mitigasi Bencana Kholida Munasti; Khamim Zarkasih Putro; Dewi Fitriani; Umar bin Abd Aziz; Rosmiati Rosmiati; Rahmi Rahmi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.2905

Abstract

Aceh merupakan daerah rawan bencana dan anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan menjadi korban sehingga pengetahuan kebencanaan perlu diberikan sedini mungkin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi calon guru PAUD terkait penambahan pendidikan mitigasi bencana kedalam kurikulum PAUD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.  Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara via Google Formulir (GForm) yang dibagikan pada mahasiswa calon guru PAUD sebanyak 75 orang di Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa para calon guru PAUD setuju jika pendidikan mitigasi bencana dimasukkan kedalam kurikulum PAUD karena akan menghasilkan sumber daya manusia yang tangguh dan siap siaga bencana
PENGEMBANGAN MEDIA BALOK TETRIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR SIMBOLIK PADA ANAK USIA DINI Nila Julia Putri; Israwati .; Rahmi .; Sitti Muliya Rizka; Rosmiati .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Media, Tetris Blocks, Symbolic Thinking AbilityLearning media is very much needed in the early childhood learning process, including in improving symbolic thinking skills. Currently the availability of media to improve symbolic thinking skills in early childhood is still less varied, so the authors are interested in conducting research on tetris block media. This research is a type of research and development (Research and Development) that uses a media development model, namely ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data collection in this study was carried out through literature studies and validation sheets from media experts and material experts. The initial concept development in this study consisted of the stages of analysis, design, development, implementation and evaluation. Valid tetris block media to improve symbolic thinking skills in early childhood in the form of play activities, namely playing blocks, and playing puzzles. The material for making Tetris blocks is harmless to children and can stimulate all six aspects of a child's development. The results of the validation of the tetris beam media on media experts obtained a final score of 85% with a very decent category, and validation on material experts obtained a final score of 100% with a very decent category. Based on the results of validation by media experts and material experts, it can be concluded that the Tetris block media developed is very feasible to be used as a learning medium in improving symbolic thinking skills in early childhood.Abstrak. Media pembelajaran sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran anak usia dini, termasuk dalam meningkatkan kemampuan berpikir simbolik. Saat ini ketersediaan media untuk meningkatkan kemampuan berpikir simbolik pada anak usia dini masih kurang bervariasi, sehingga penulis tertarik untuk melakukan penelitian terhadap media balok tetris. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang menggunakan model pengembangan media yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development,  Implementation, Evaluation). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui studi literatur dan lembar validasi dari ahli media dan ahli materi. Pengembangan konsep awal pada penelitian ini terdiri dari tahap analisis, rancangan, pengembangan, penerapan dan evaluasi. Media balok tetris yang valid untuk meningkatkan kemampuan berpikir simbolik pada anak usia dini berupa kegiatan bermain, yaitu bermain balok, dan bermain puzzle. Bahan pembuatan media balok tetris tidak berbahaya bagi anak dan dapat menstimulasi keenam aspek perkembangan anak. Hasil validasi media balok tetris pada ahli media memperoleh skor akhir sebesar 85% dengan kategori sangat layak, dan validasi pada ahli materi memperoleh skor akhir 100% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli media dan ahli materi, maka dapat disimpulkan bahwa media balok tetris yang dikembangkan sangat layak untuk dijadikan sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berpikir simbolik pada anak usia dini.Kata Kunci:  Media, Balok Tetris, Kemampuan Berpikir Simbolik
Development of Three-Language Storybooks as a Medium for Children's Language Learning Hesti Wela Arika; Na'imah Na'imah; Rosmiati Rosmiati; Yuhasriati Yuhasriati
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2023): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Language in early childhood is very important to be stimulated early. So early childhood language learning must be innovative because the language will continue to develop. This study aims to design and develop trilingual storybook media as an alternative to children's language learning media that can stimulate children's language with foreign languages, namely Indonesian, English and Arabic. This research uses a development research method, namely RD (Research and Development) developed by Dick and Carry, namely the ADDIE model. The subject of the study was Raudhatul Athfal in Yogyakarta. The object of research is the feasibility of a trilingual storybook media for children's language learning which will be seen in terms of validity and effectiveness in learning in schools. Data collection techniques use questionnaires. Data analysis using quantified data. Based on the results of the analysis of material validation, media and effectiveness and obtained the following values: validation of Indonesian material (85%), validation of English material (95%), validation of Arabic material (85%), media validation (82%) and effectiveness value (90%). The evaluated quality of the created and validated media indicates that it should be used to teach children's language. This book offers new approaches to education, such as creating a storybook in three languages to help kids learn more about the world around them. The next linguist will be able to compile a collection of tales in some of those other languages.
UPAYA GURU DALAM MENGAJARKAN CARA MENCUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR UNTUK ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK CENDEKIA TUNGKOP ACEH BESAR Renda Oktavia; Taat Kurnita Yeniningsih; Rosmiati .; Yuhasriati .; Rahmatun Nessa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2023): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Teacher Effort, Good and Correct Hand Washing, Children Aged 4-5 Years Abstract. The teacher's efforts in this study are efforts made by teachers in teaching how to wash their hands properly and correctly for children aged 4-5 years. Hand washing is an important thing taught by teachers in implementing good habits and maintaining the health of children. This study aims to describe the efforts of teachers in teaching how to wash hands properly and correctly for children aged 4-5 years. This research uses a qualitative approach with phenomenological types and is described descriptively. The data was obtained through observation techniques, interviews and documentation to test the validity of the data that researchers found in the field. Data analysis using my Miles and Huberman models that are data reduction, data presentation, and conclusion draw. The subjects in this study were the school principal, teacher of class A1, teacher of class A2, and two parents of children in class A1 and children in class A1. The result of this study shows that the efforts of teachers in teaching how to wash hands properly and correctly for children aged 4-5 years old at Cendekia Tungkop Aceh Besar Kindergarten are to conduct the properly and correct and correct hand washing activities in daily lesson plan, use learning methods, stick posters on how to wash hands properly and correctly according to WHO standards, motivate, guide, and get used to the child washing hands well and properly. School support for the properly and correct hand washing activities at Cendekia Tungkop Aceh Besar Kindergarten is to implement a picket system, prepare special funds in providing tools and materials needed in washing hands properly and correctly, holding education to parents, and cooperating with district health center Darussalam. ABSTRAKUpaya guru dalam penelitian ini adalah usaha yang dilakukan oleh guru dalam mengajarkan cara mencuci tangan yang baik dan benar untuk anak usia 4-5 tahun. Mencuci tangan merupakan hal penting diajarkan oleh guru dalam menerapkan kebiasaan baik dan menjaga kesehatan diri anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan upaya guru dalam mengajarkan cara mencuci tangan yang baik dan benar untuk anak usia 4-5 Tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi dan dijabarkan secara deskriptif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi untuk menguji keabsahan data yang ditemukan peneliti di lapangan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, 1 guru kelas A1, 1 guru kelas A2, dan 2 orang tua anak pada kelas A1 serta anak yang ada di kelas A1. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa upaya guru dalam mengajarkan cara mencuci tangan yang baik dan benar untuk anak usia 4-5 tahun di TK Cendekia Tungkop Aceh Besar yaitu memprogramkan kegiatan mencuci tangan yang baik dan benar di dalam RPPH, menggunakan metode pembelajaran, menempel poster cara mencuci tangan yang baik dan benar sesuai standar WHO, dan memotivasi, membimbing, dan membiasakan anak mencuci tangan yang baik dan benar. Dukungan sekolah terhadap kegiatan mencuci tangan yang baik dan benar di TK Cendekia Tungkop Aceh Besar yaitu melaksanakan sistem piket, menyiapkan dana khusus dalam menyediakan alat dan bahan yang di perlukan dalam mencuci tangan yang baik dan benar, mengadakan parenting kepada orang tua, dan berkerja sama dengan puskesmas Darussalam.Kata Kunci: Upaya Guru, Mencuci Tangan yang Baik dan Benar, Anak Usia 4-5 Tahun
KEGIATAN MAIN UNTUK MENGEMBANGKAN KOGNITIF ANAK DI TK HARAPAN BUNDA KABUPATEN ACEH SELATAN Tuti Mahendri; Yuhasriati .; Rosmiati .; Suhartati .; Khoiriyah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Play activities, Cognitive ability, Child response, Early childhoodEarly age is the development of a golden age that has meaning for children's lives, because at this time all aspects of development are developing very rapidly, especially children's cognitive abilities. One strategy to improve children's cognitive abilities is to play. Play is defined as an exercise to connect various kinds of knowledge and cognitive skills that are just realized, so that they can function regularly. The purpose of the study was to determine play activities to develop children's cognitive abilities in Harapan Bunda Kindergarten, South Aceh Regency and to determine children's responses to play activities carried out by teachers to develop children's cognitive at Harapan Bunda Kindergarten, South Aceh Regency. This study uses a qualitative approach with a descriptive type of research. Data collection techniques in the form of observation and interviews. The research subjects were class B children (20 students) and homeroom teachers for class B (1 person). The object of this research is play activities to develop children's cognitive abilities in Harapan Bunda Kindergarten, South Aceh Regency and children's responses to play activities carried out by teachers to develop children's cognitive at Harapan Bunda Kindergarten, South Aceh Regency. The results showed that playing activities to develop children's cognitive abilities in Harapan Bunda Kindergarten, South Aceh Regency were using loose parts. The play activities carried out were arranging balloons, comparing their sizes, presenting balloon shapes, mentioning colors, matching objects, and taking the initiative. Children's responses to play activities carried out by teachers to develop children's cognitive at Harapan Bunda Kindergarten, South Aceh Regency are able to recognize objects according to size, shape, color, be able to recognize objects according to their function/use and also be able to solve problems in playing activities.Abstrak. Usia dini merupakan perkembangan usia emas yang sangat memiliki makna bagi kehidupan anak, karena pada masa ini seluruh aspek perkembangan berkembang dengan sangat pesat, terutama kemampuan kognitif anak. Salah satu strategi untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak yaitu dengan bermain. Bermain diartikan sebagai latihan untuk menghubungkan macam-macam pengetahuan dan keterampilan kognitif yang baru disadari, sehingga bisa berfungsi secara teratur. Tujuan penelitian untuk mengetahui kegiatan main untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak di TK Harapan Bunda Kabupaten Aceh Selatan dan mengetahui respon anak terhadap kegiatan main yang dilakukan guru untuk mengembangkan kognitif anak di TK Harapan Bunda Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah anak kelas B (20 anak didik) serta guru wali kelas B (1 orang). Objek penelitian ini adalah kegiatan main untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak di TK Harapan Bunda Kabupaten Aceh Selatan dan respon anak terhadap kegiatan main yang dilakukan guru untuk mengembangkan kognitif anak di TK Harapan Bunda Kabupaten Aceh Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan main untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak di TK Harapan Bunda Kabupaten Aceh Selatan adalah menggunakan loose Part (lepas/bebas). Kegiatan main yang dilakukan adalah menata balon, membandingkan ukurannya, mempersentasikan bentuk balon, menyebutkan warna, mencocokan benda, dan berinisiatif. respon anak terhadap kegiatan main yang dilakukan guru untuk mengembangkan kognitif anak di TK Harapan Bunda Kabupaten Aceh Selatan adalah mampu mengenal benda sesuai dengan ukuran, bentuk, warna, mampu mengenal benda sesuai fungsi/kegunaannya dan juga mampu menyelesaikan masalah dalam melakukan kegiatan main.Kata Kunci: Kegiatan main, Kemampuan kognitif, Respon anak, Anak usia dini
STRATEGI PEMBELAJARAN HAFALAN SURAH PENDEK UNTUK ANAK DI TK ISLAM AL-AZHAR CAIRO BANDA ACEH Rahmi Sofyan; Nadia Ervirita; Rahmatun Nessa; Gracia Mandira; Rosmiati Rosmiati; Sitti Muliya Rizka; Taat Kurnita Yeniningsih
Bunayya Vol 10, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v10i1.24868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran hafalan surah pendek untuk anak di TK Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan sebagai metode penelitian. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang guru Kelas B1 dan 1 Kepala Sekolah. Metode pengumpulan data meliputi teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran hafalan surah pendek meliputi pembiasaan muraja’ah dengan metode talqin, talaqqi, dan jarimatika. Target hafalan di TK-B mulai dari surah Al-Fatihah sampai surah Ad-Dhuha. Guru lebih fokus pada perbaikan pengucapan huruf pada pembelajaran hafalan surah pendek. Penilaian dilakukan menggunakan buku mutaba’ah. Kesulitan yang dihadapi guru antara lain antara lain perbedaan kemampuan hafalan, pengucapan makharijul huruf, dan kurang konsistennya dalam melakukan muraja’ah di rumah. Guru terus memotivasi anak dan bekerjasama dengan orangtua. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi pengembangan strategi pembelajaran hafalan surah pendek untuk anak
Trends and Developments in Research on the Transition from Preschool to Primary School: A Bibliometric Analysis Anisaturrahmi Anisaturrahmi; Mohd Syaubari Othman; Rosmiati Rosmiati; Mutia Sari; Muh Khairul Wajedi Imami
International Journal of Pedagogy and Learning Community (IJPLC) Vol. 3 No. 2 (2026): International Journal of Pedagogy and Learning Community (IJPLC)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijplc.v3i2.41

Abstract

The transition from preschool to primary school is a critical time for students, as they must adjust from the play-based learning approach in preschool to the more structured and curriculum-focused education of primary school. However, bibliometric analysis in this topic is scare. Therefore, the current bibliometric analysis investigates the evolution of research on the school transition from preschool to primary school, focussing on significant findings on author contributions, country-based production, and institutional engagement. According to the study, Petriwskyj has the most publications in the field, and author collaboration networks are organised into various groups. Research output varies over time, with some authors making constant contributions and achieving higher citation impact, while others have intermittent or limited scholarly effect. The United States leads in research output, followed by Finland, Turkey, and Australia, with rising contributors such as China and Greece gaining traction. Citation impact is particularly high in the United States and Finland, indicating differences in research contributions between countries. According to affiliation analysis, the University of Jyväskylä is the highest-rated institution, followed by Queensland University of Technology and the University of North Carolina. The production trends show that the National Council for Curriculum and Assessment (NCCA) will increase its research activities significantly beginning in 2021, while other leading universities such as the University of Jyväskylä and the University of Kentucky continue to increase their research output. This study gives a comprehensive overview of the changing landscape of research on preschool-to-primary school transition, emphasising the academic field's dynamic and collaborative nature.
Evidence from a Systematic Literature Review on Digital Games and Language Learning in Childhood Nyak Mutia Ismail; Rosmiati Rosmiati; Alsabarni AMD; Ida Fitria
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jpm.v5i2.623

Abstract

Over the last few years, scholars have shown increasing interest in using digital game-based learning in early childhood and primary education. It is a systematic literature review that adhered to PRISMA 2020 to integrate empirical research studies published 2020-2025, and used Scopus as the primary database. Originally, 70 studies were found in the search. Duplicate removal and eligibility screens for abstracts and full texts enabled the inclusion of 24 studies in this review. The methodological attributes and substantive findings were taken into account during data extraction. DGBL was observed to enhance sustained motivation in children, which triggered a quantifiable increase in language and literacy. Its effects were positive on vocabulary learning, phoneme-grapheme mapping, grammarreinforcement, and productive sharing, also in children with developmental challenges. Digital not only supports executive functions but also fosters computational literacy, transcending linguistic boundaries. The mediating variables were L1 orthographic transparency, intervention duration, adult scaffolding, and cultural correspondence. Though this synthesis addresses a gap in the inherited consolidation of new evidence, several limitations remain due to the insufficient length or time of most interventions and a skills-focused orientation. To achieve this, future research should adopt longitudinal designs, multi-dimensional literacy scales, and culturally sensitive methods.
Analysis of the implementation of the Merdeka curriculum with Pancasila-profiled learners in early childhood education Veryawan Veryawan; Rabitah Hanum Hasibuan; Anisaturrahmi Anisaturrahmi; Rosmiati Rosmiati; Dewi Fitriani; Abdul Hafiz; Rahma Rahma
Atfaluna: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol. 6 No. 2 (2023): July-December 2023
Publisher : Atfaluna: Journal of Islamic Early Childhood Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/atfaluna.v6i2.6517

Abstract

Merdeka curriculum is interpreted as a learning design that provides learning opportunities for children to learn with freedom and creative thinking, creating a generation of lifelong learners following the values of Pancasila. This research aims to analyze the implementation of the Merdeka curriculum with Pancasila-profiled learners in early childhood education. This research uses a systematic literature review using the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analysis (PRISMA) with three steps: planning, conducting, and reporting the review. The procedure through stages is the development of a review protocol, definition of inclusion and exclusion criteria, literature search in predetermined databases, critical appraisal, data extraction, and information synthesis. The result shows that implementing the Merdeka curriculum with the Pancasila student profiled in early childhood education is carried out in intra-curricular, extra-curricular, and school culture learning, starting with understanding the Merdeka curriculum and learning outcomes. Future research might delve deeper into assessing the holistic impact of the Merdeka Curriculum's Pancasila-student profiling on various aspects of early childhood development beyond values integration, such as cognitive, social, and emotional growth.