Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Al-Qur'an Therapy for Mothers in Childbirth: Living Qur'an Study at PMB Nina Yunita, Mlarak-Ponorogo Mahmud Rifaannudin; Fadly Rahman Akbar; Muhammad Badrun
Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Kontemplasi
Publisher : IAIN Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/kontem.v9i2.5587

Abstract

Problems that are often experienced by mothers giving birth are anxiety and fear of pain, so giving birth to children becomes a frightening specter because they doubt the safety of the baby and himself. To relieve this anxiety, it can be done by means of pharmacology and non-pharmacology or therapy. One way of therapy is with murattal al-Qur'an, as a form of Living Quran to accompany childbirth. The purpose of this study was to determine the understanding brought by the mother giving birth when the chanting of the Qur'an was heard accompanying the delivery process. This is a type of field research with a qualitative research approach, located at PMB Nina Yunita in Gandu Village, Kec. Mlarak, Ponorogo Regency. Data collection methods used in this research are observation, interviews and documentation. The result of this research is the influence of an understanding of the Qur'an by a living Qur'an actor, namely the opinion that the Qur'an is a book of guidance, a book of instructions, with which it can be seen what is right and what is wrong, as well as to regulate actions. humans to their creators, so that with a good understanding of the Qur'an it brings a feeling of relaxation and comfort when heard, then provides convenience in the delivery process and becomes the key to safety for mothers and babies during childbirth. Key word: therapy, murattal, Qur’an, childbirth Abstrak Permasalahan yang sering dialami oleh ibu melahirkan adalah rasa cemas dan takut akan rasa sakit, sehingga melahirkan anak menjadi momok menakutkan karenaraguakan keselamatan bayi dan dirinya. Untuk meredakan kecemasan tersebut bisadengan cara farmologidan non farmakologi atau terapi. Salah satu caraterapinyayaitudenganmurattal al-Qur’an, sebagai bentuk Living Quran untuk mengiringi persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman yang dibawa oleh ibu melahirkan ketika diperdengarkan lantunan al-Qur’an dalam mengiringi proses persalinan. Ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan Pendekatan penelitian kualitatif, berlokasi di PMB Nina Yunita di Desa Gandu, Kec. Mlarak, Kab Ponorogo. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara dan Dokumentasi. Hasil dari peneltian ini adalah adanya pengaruh pemahaman tentang al-Qur’an oleh seorang pelaku living Qur’an, yaitu berpendapat bahwa al-Qur’an merupakan kitab pedoman, kitab petunjuk, dengannya dapat terlihat yang haq dan yang batil, juga untuk mengatur perbuatan manusia terhadap penciptanya, sehingga dengan pemahaman yang baik akan al-Qur’an mebawa perasaan rileks dan nyaman ketika diperdengarkan, kemudian memberikan kemudahan dalam proses persalinan dan menjadi kunci keselamatan untuk ibu dan bayi saat proses persalinan. Kata Kunci: terapi, murattal, Al-Qur’an, melahirkan
Penggunaan Al-Qur’an untuk Terapi Ibu Melahirkan: Studi Living Qur’an di PMB Nina Yunita, Mlarak-Ponorogo Mahmud Rifaannudin
Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis Vol 9, No 02 (2021): Desember
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/diyaafkar.v9i02.8988

Abstract

Permasalahan yang sering dialami oleh ibu melahirkan adalah rasa cemas dan takut akan rasa sakit, sehingga melahirkan anak menjadi momok menakutkan karenaraguakan keselamatan bayi dan dirinya. Untuk meredakan kecemasan tersebut bisadengan cara farmologidan non farmakologi atau terapi. Salah satu caraterapinyayaitudenganmurattal al-Qur’an, sebagai bentuk Living Quran untuk mengiringi persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman yang dibawa oleh ibu melahirkan ketika diperdengarkan lantunan al-Qur’an dalam mengiringi proses persalinan. Ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan Pendekatan penelitian kualitatif, berlokasi di PMB Nina Yunita di Desa Gandu, Kec. Mlarak, Kab Ponorogo. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, wawancara dan Dokumentasi. Hasil dari peneltian ini adalah adanya pengaruh pemahaman tentang al-Qur’an oleh seorang pelaku living Qur’an, yaitu berpendapat bahwa al-Qur’an merupakan kitab pedoman, kitab petunjuk, dengannya dapat terlihat yang haq dan yang batil, juga untuk mengatur perbuatan manusia terhadap penciptanya, sehingga dengan pemahaman yang baik akan al-Qur’an mebawa perasaan rileks dan nyaman ketika diperdengarkan, kemudian memberikan kemudahan dalam proses persalinan dan menjadi kunci keselamatan untuk ibu dan bayi saat proses persalinan.
Mafhūmu kalimātu “Qawlan Ma’rūfan dan Qawlan Sadīdan” fi Sūrati An-Nisā’ (Dirosah Ad-dalālah Al-qur’āniyah) Mahmud Rifaannudin; Arina Sabilahaq
Jurnal Ulunnuha Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v10i2.1965

Abstract

The miracle of al-qurān in terms of language, al-qurān is the source of knowledge in this modern era. And al-qurān written in Arabic which contains meaning and science, including nahwu, ṣorof, dalālah and Balāghoh. Insaid I'lmu dalālah discusses about Ṣifah wal Mauṣūf, because the sentence is imperfect meaning if there are no words that characterize it. One sentence will be discussed in word of "Qawlan" which is characterized by word of Ma’rūfan and Sadīdan. Seeing the meaning of two sentences that are the same good words, but each has a different purpose and that is by looking at the terms of meaning according to language and time of use is also intended for the intended. Finaly, the first  of resulted: that the phrase "Qawlan Ma'rūfan" has a meaning of a good expression, also this expression show up to orphans when giving wealth to those who have reached the age and also, can be used when talking to close friends, and to him poor people when giving some treasure. And the second is: the meaning of "Qawlan Sadīdan" has a meaning of a kind expression which is gentle and just shown to ṣufaha. and ṣufaha has two meanings, the first: Little boys and the second: girls. pronounced when giving a will or inheritance to the Sufaha.
MANFAAT TUMBUHAN DALAM AL QUR’AN BAGI KESEHATAN (PENDEKATAN TAFSIR ILMI) Mahmud Rifaannudin; Muhammad Faishal Hibban
Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 2 No. 1 (2022): Available online since 25 Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Al Multazam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57163/almuhafidz.v2i1.32

Abstract

Al Quran bukanlah sebuah kitab ilmiah akan tetapi di dalam nya memberikan Ilmu pengetahuan, Fadl Rahman di dalam buku nya mengukapkan bahwa alam semesta dan semua proses kauniyahnya adalah tanda tanda (ayat) atau bukti terpenting dari penciptaan Allah, Semua yang tercipta di dunia ini mempunyai manfaat bagi manusia begitu pula dengan Tumbuh tumbuhan Karena tumbuhan dianggap sebagai sumber sebagian besar makanan yang dimakan manusia untuk kesehatan sedangkan pada zaman ini masalah kesehatan menjadi semakin menakutkan. Dalam berbagai literatur dan fakta menunjukan bahwa tinginya tingkat kerentanan manusia terhadap penyakit Untuk mengurai permasalahan di atas penulis menggunakan metode deskriptif dan Analisis dan pengumpulan data dari perpustakaan dengan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini: Mentimun untuk Kesehatn kulit. Bawang putih untuk mencegah flu dan penyakit jantung. Bawang merah untuk mengurangi kadar gula. Kacang kacangan untuk menjaga kesehatan pencernaan. Jahe untuk menyembuhkan sembelit dan menghangatkan tubuh. Bidara untuk mengurangi cidera hati dan penvernaan. Zaitun untuk mencegah penyakit jantung. Anggur untuk memperlancar peredaran darah Delima untuk kesehatan empedu. Dan tin untuk mengobati sakit perut.
BERGERAK DAN DIAMNYA GUNUNG DALAM AL-QUR'AN MENURUT FAKHR AL-DIN AL-RAZI Mahmud Rifaannudin; Faiz Alauddin
Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 2 No. 2 (2022): Available online since 30 Agustus 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Al Multazam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57163/almuhafidz.v2i2.39

Abstract

Gunung merupakan salah satu ciptaan Allah yang luar biasa membuat manusia takjub dengan ketinggiannya dan kebesarannya. Al-Qur’an telah menyebutkan dua istilah yang berbeda dalam mendeskripsikan fungsi gunung, pertama menggunakan istilah Tsub?tu (sebagai pasak) dan kedua menggunakan istilah Mur?ru (berjalan), tentu keduanya mempunyai maksud dan fungsinya tersendiri. Fakhr Al-D?n Al-R?z? mengibaratkan pergerakan bumi (daratan) ini seperti kapal, Jika kapal berada diatas permukaan air, maka kedua sisinya akan terombang ambing, dan jika benda-benda berat ditempatkan di kapal itu atau diturunkannya jangkar, maka kapal itu akan menetap di permukaan air. Allah Swt menciptakan daratan di atas permukaan air, yang pada hakikatnya daratan itu bergolak dan timbul, maka Allah Swt menciptakan gunung-gunung yang berat ini di atasnya, supaya daratan ini bisa menetap di atas permukaan air. Penciptaan gunung-gunung di muka bumi ini seperti pasak yang ditancapkan pada bola yang mencegah daratan dari gerakan yang tidak stabil, sehingga mencegah daratan tenggelam akibat pasang surutnya air laut, dan supaya daratan ini tidak miring.
KAJIAN BAHASA AL-QUR’AN ANTARA LAFADZ AS-SAKINAH DAN AT-TUMA’NINAH: (Kajian Semantik Qur’an) Mahmud Rifaannudin; Abdul Aziz
Al Muhafidz: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol. 3 No. 1 (2023): Available online since 24 Februari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Al Multazam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57163/almuhafidz.v3i1.53

Abstract

Sinonim dalam Al-Qur’an menjadi salah satu tema yang diperdebatkan sangat penting oleh kalangan ulama sejak zaman dahulu sampai sekarang. Sebagian ulama sepakat dengan adanya sinonim dalam Al-Qur’an, sedangkan sebagian lainnya menolaknya. Salah satu pasangan kata dalam Al-Qur’an adalah lafadz As-Sakinah dan At-Tuma’ninah. Jika ditinjau dari segia bahasa kedua lafdz ini memiliki makna yang hampir sama yaitu percaya dengan terwujudnya apa yang telah Allah swt janjikan, dengan ini menunjukkan bahwa adanya sinonim diantara keduanya. Jika kita melihatnya dalam Al-Qur’an maka kita akan menemukan perbedaannya. Lafadz A-Sakinah dan At-Tuma’ninah mempunyai arti yang berbeda sesuai konteksnya. Lafadz As-Sakinah menunjukkan kepada tempat untuk bertempat tinggal dan cenderung banyak digunakan Al-Qur’an dalam suatu keadaan. Sedangkan lafadz At-Tuma’ninah menunjukkan kepada ketiadaanya ketakutan terhadap menghadapi sesuatu dan cenderung banyak digunakan Al-Qur’an khusus pada jiwa dan hati.
IMPLEMENTATION OF MUROTTAL AL-QURAN THERAPY FOR AUTISTIC CHILDREN (STUDY LIVING QUR'AN IN AINUL YAKIN PESANTREN FOR SPECIAL CHILDREN GUNUNG KIDUL YOGYAKARTA) Mahmud Rifaannudin; Kartika Cahyaningtyas
Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Kontemplasi
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/kontem.v11i1.8416

Abstract

The Qur'an is a shifa (antidote) to various diseases. The Qur'an can be one of the non-pharmacological therapies that can help cure autistic children, by listening to the murottal Qur'an. This therapy stimulate delta waves that cause the listener to be calm, and comfortable. This therapy has been practiced at the Ainul Yakin Pesantren for Special Children in Gunung Kidul, Yogyakarta. These students consist of students with special needs, ODGJ students, rehabilitation students, and independent students. This therapy is applied to autistic children, who are hyperactive, unruly, temperamental, also those with difficulty in communication, shout, speak harshly, and have difficulty concentrating and understanding lessons.
Positive Mind dan Efikasi Diri perspektif Al-Qur’an (Studi Tafsir Munasabah Surat Al-Insyirah) Mahmud Rifaannudin; Abdul Aziz; Ilham Habibullah
Jurnal Ulunnuha Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v12i2.5990

Abstract

This study aims to find out how to actualize the positive mind from the content of Al-Insyirah letter by analyzing the munasabah between verses in Al-Insyirah letter. The problem that underlies this research is that there is a lot of damage that occurs in humans because they forget their way of life, namely the Koran, so that crimes and violence often occur, which is caused by the condition that they do not have a deep understanding of the contents of the verses in the Koran and cannot have a good positive thinking pattern so that every time you face a problem, many people fall into wrong and reprehensible actions because they think the short way to solve the problem is even though it's the wrong thing. This research is a type of literature study qualitative research, which is carried out by conducting reference or documentation studies in which researchers take information from various sources such as books, journals, theses and scientific articles that are in line with the title of this research, then carry out an analysis in this study properly. and right. The results of this study are that a positive mind is very important for someone, especially Muslims, so that they can avoid the wrong path when facing various problems in life and can always think positively about everything they face according to the instructions in Surah Al-Insyirah , and to have a good positive mind, everyone must be able to practice the contents of Surat al-Insyirah as follows: First, a person can have a good positive mind in his daily life when facing problems by instilling steadfastness and patience. Second, have effort and hard work. , Third, believe in the success of every business he does, Fourth, must be someone who is productive after completing one task trying to find another task, Fifth, the last thing someone must do to be able to have a good positive mind is trust or surrender to God for all the efforts he has done
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN AL QURAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE QIRO’ATI DI TPA AL AMIN DESA BRAHU KECAMATAN SIMAN Mahmud Rifaannudin; Deki Ridho Adi Anggara; Muhammad Djaya Aji Bima; Salman Al Farizi; Sulthon Haidar Raif; Gibran Athaya Syura Pratama; Yogi Banar Sasongko
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v6i2.7901

Abstract

Pembelajaran Al-Quran di Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) merupakan aspek penting dalam pendidikan agama Islam yang bertujuan untuk memperkuat iman dan memperdalam pemahaman ajaran Islam. Metode pembelajaran yang digunakan, seperti metode Qiro’ati, memerlukan pendampingan yang efektif untuk memastikan kesuksesannya. Penelitian ini dilakukan di TPA Al Amin Desa Brahu Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo dengan tujuan meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Quran melalui pendampingan dengan metode Qiro’ati. Langkah-langkah pengabdian masyarakat meliputi penilaian awal, perencanaan program, pengembangan materi, pelaksanaan program, pemantauan dan evaluasi, pemantapan dan diseminasi, serta monitoring dan tindak lanjut. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan santri atau peserta didik dalam membaca Al-Quran, motivasi belajar, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya pendampingan dalam pembelajaran Al-Quran di TPA serta peran guru TPA dalam menyelenggarakan program pendampingan. Selain itu, pengembangan materi, evaluasi, dan diseminasi hasil merupakan faktor kunci keberhasilan program. Diharapkan hasil penelitian ini memberikan kontribusi positif dalam pengembangan metode pembelajaran Al-Quran yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa mendatang. Kata Kunci: Pendampingan TPA, Pembelajaran Al-Quran, Metode Qiro’ati,
Redesign of the science interpretation laboratory application (Labtafsin 2.0) using 3 languages as supporting media for science learning based on Al-Qur'an interpretation Rifaannudin, Mahmud; Sylvia Puspitasari, Niken; Muryatmoko, Dihin; Bagir Alfahmi, Haidar; Al-Faritzi, Muhammad Redho
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jitp.v11i4.72836

Abstract

The application of the Science Interpretation Laboratory, as a learning media for the development of science interpretation science that leads to an Islamic worldview, faces practical obstacles by often experiencing errors (force close) in its use. This study aims to evaluate and redesign the Science Interpretation Laboratory Application to overcome these obstacles. With the stages of research (Waterfall System Development Life Cycle) SDLC has five stages: Requirements analysis, System and software design, Integration and system testing, and operation and maintenance. Then the application was tested with 2 material and media experts and 38 students.  The results show that the redesign of the Labtafsin 2.0 application was successful, adding 3 language features (Arabic, English, and Indonesian). The functionality test (black box) results show that the application runs smoothly and can be used optimally on Android version 10. Ratings from material experts give an average of 94%, indicating that this app is suitable as a learning resource. Ratings from media experts give an average of 90%, the application is rated as very satisfactory. Then the assessment from students showed a score of 93%, and this application can be used very well. Further, it is necessary to develop, by adding video and quiz features according to the material to support learning.