Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Market Potential Analysis of Indonesian Cinnamon Exports in International Markets Hasanah, Nur; Darsono, Darsono; Marwanti, Sri
Indonesian Journal of Business Analytics Vol. 4 No. 3 (2024): June 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijba.v4i3.9270

Abstract

Indonesia is known as one of the world's spice-producing countries. One of the spices produced by Indonesia is cinnamon, which has many benefits and a high economic price. However, the existence of various obstacles in exporting cinnamon makes Indonesia have to select cinnamon export markets in destination countries. The purpose of this study is to analyze the potential development of Indonesia's cinnamon export markets. This research uses the analysis methods of Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamic (EPD), and X-model potential export product. The results of the study can be concluded that the destination countries of China and India are in the position of optimistic market. While the Netherlands and Thailand are in the position of potential market.
ANALYSIS OF FOOD SECURITY AND SURVIVAL STRATEGIES OF FISHERMEN'S HOUSEHOLDS IN PURWOREJO DISTRICT Savitri, Nurul; Marwanti, Sri; Nadifta Ulfa, Amalia
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 9 No. 1 (2025): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v9i1.6215

Abstract

  Food security is a condition where a person can access sufficient, safe and nutritious food to meet daily nutritional needs. Not everyone can meet their food needs, especially poor households such as fishing households. This makes survival strategies important for everyone. The purpose of this study was to determine the amount of food expenditure towards the total expenditure of fishermen's households, calculate the amount of energy consumption of fishermen's households, analyze the food security conditions of fishermen's households, and determine the survival strategies of fishermen's households. The basic method of this research is descriptive method. The research location is in Purworejo Regency. The sample determination method is purposive sampling. The types of data used are primary and secondary data. Data collection methods are observation, interviews, recall, and recording. Data analysis methods are (1) Analysis of the Proportion of Food Consumption to Total Household Expenditures; (2) Analysis of Energy Consumption Levels; (3) Food Security Analysis; (4) Survival Strategy Analysis. The results of this research are that the proportion of food expenditure by fishermen households in Purworejo Regency is quite good, namely 55% A good level of food expenditure proportion is less than 60%. Fisherman household energy consumption in Purworejo Regency is in the medium category, namely 88,95%. The food security conditions of fishing households in Purworejo Regency are 56,82% food security, 40,91% food vulnerability, 2,27% food shortage, 0% food insecurity. The survival strategies applied are an active strategy by having a side job, and a networking strategy by asking for help from other parties. Keywords: Fishermen’s households, food security, survival strategies
Analisis Daya Saing Ekspor Udang Beku Indonesia Dengan Thailand Dan Vietnam Ke Negara Tujuan Utama Jepang Azzahra, Atika Maulida; Marwanti, Sri; Ulfa, Amalia Nadifta
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Perdagangan udang beku global menjadi semakin kompetitif, dengan produsen besar seperti Indonesia, Thailand, dan Vietnam bersaing untuk mendapatkan pangsa pasar ekspor udang terbesar seperti Jepang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai daya saing ekspor udang beku Indonesia di pasar Jepang dibandingkan pesaingnya di Asia Tenggara, Thailand dan Vietnam. Penelitian ini menggunakan data sekunder, khususnya data ekspor tahun 2002 hingga 2022, dengan penekanan pada keseluruhan data udang beku yang diklasifikasikan dengan 6 digit kode HS internasional HS030613, HS030616, dan HS030613. Dalam penelitian ini, alat analisis Revealed Comparative Advantage (RCA) digunakan untuk menilai daya saing komparatif, sedangkan alat analisis Export Product Dynamic (EPD) digunakan untuk menilai daya saing kompetitif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata ekspor RCA udang beku Indonesia (5,38), Thailand (3,35), dan Vietnam (14,79) berarti ketiga negara tersebut memiliki daya saing komparatif di pasar Jepang. Berdasarkan analisis EPD, daya saing udang beku Indonesia, Thailand, dan Vietnam mengalami fluktuasi yang menunjukkan bahwa posisi persaingan ekspor udang beku ketiga negara tersebut ke Jepang tidak stabil. Indonesia dan Vietnam menunjukkan kapasitas untuk memulihkan dan meningkatkan posisi mereka di pasar Jepang, sementara Thailand perlu mengatasi tantangan untuk meningkatkan daya saingnya.
Pengembangan Ekonomi Sirkular untuk Pengelolaan Sampah Organik di Desa Senden, Kabupaten Magelang Antriyandarti, Ernoiz; Barokah, Umi; Rahayu, Wiwit; Wuri Ani, Susi; Marwanti, Sri; Darsono; Ferichani, Minar; Irawan, Suko
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 28, No. 1, Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i1.7049

Abstract

Most of the waste produced by rural households is organic waste, which must be disposed of immediately because it rots quickly, emits an unpleasant odor, and can be a source of disease. Implementing a community-based circular economy at the village level can solve the accumulation of organic waste in rural areas. This circular economy model encourages downstream waste processing, thereby generating economic value. A circular economy that delivers significant financial benefits will make waste processing sustainable. Senden Village, located in Mungkid District, Magelang Regency, is one such village that has a local waste collection site (TPS). Its primary issue is the lack of techniques for processing waste, particularly organic waste, into quality products that are useful and have market value. Therefore, this Research Group Service initiative aims to develop the application of a circular economy for managing organic waste by producing organic fertilizers enriched with biological agents. The organic fertilizers produced will be highly quality and competitive in the market, thereby providing an alternative productive economic activity for the people of Senden Village. Organic waste processing into commercial products can be sustainable if it offers financial incentives for the community. This initiative aligns with the Sustainable Development Goals (SDGs), specifically goals 2, 3, and 12.
ANALISIS PENAWARAN BERAS DI KABUPATEN SUKOHARJO Wisanggeni, Wahyu; Marwanti, Sri; Khotimah, Isti; Antriyadarti, Ernoiz
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 25 No 01 (2022): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiseb.v25i01.21006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi, dan elastisitas penawaran beras diKabupaten Sukoharjo. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Lokasipenelitian dipilih secara purposive di Kabupaten Sukoharjo. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunderberupa data time series selama 22 tahun dari tahun 1995-2017. Analisis data menggunakan regresi linierberganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor luas areal panen padi, harga beras dan total luas lahanirigasi teknis berpengaruh positif terhadap penawaran beras. Sedangkan harga pupuk SP-36, rata–rata curahhujan berpengaruh negatif terhadap penawaran. Sebelumnya, jumlah produksi padi, harga jagung, harga pupukurea tidak berpengaruh signifikan terhadap penawaran beras. Faktor yang paling berpengaruh adalah hargapupuk SP-36. Elastisitas penawaran bersifat elastis pada luas areal panen padi dan lahan irigasi teknis.Sedangkan pada harga beras, harga pupuk SP-36 dan rata-rata curah hujan bersifat inelastis. Perlunya peranpemerintah dalam pengendalian harga beras, subsidi harga pupuk, pembangunan irigasi serta penyuluhansupaya variabel yang berpengaruh terhadap penawaran beras dapat dioptimalkan.
Peran Dana Desa dalam Pembangunan Jalan Usaha Tani di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Nurwanto, Aan; Marwanti, Sri; Antriyandarti, Ernoiz
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.28583

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.Lokasi ini dipilih dengan mempertimbangkan bahwa Kecamatan Dander merupakan kecamatan dengan luas persawahan terluas di kabupaten Bojonegoro.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kepuasan masyarakat terhadap dana desa yang digunakan untuk pembangunan pertanian.Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara langsung terhadap responden berdasarkan kuesioner yang dibagikan kepada 16 Kelompok petani yang ada di kecamatan Dunder.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan masyarakat terhadap dana desa yang digunakan untuk pembangunan pertanian jalan usaha tani tergolong tinggi.Berdasarkan skor keseluruhan kepuasan masyarakat terhadap sumber daya desa yang digunakan untuk pembangunan distrik pertanian Dander yaitu 95%, maka dapat disimpulkan bahwa skor msuk dalam kategori yang tinggi.
Analisis Nilai Tambah Pengolahan Singkong Jarak Towo Menjadi Gethuk Frozen Di Ukm Gethuk Take Tawangmangu Kusuma, Rahmalia Kartika; Marwanti, Sri; Sundari, Mei Tri
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.02.3

Abstract

Indonesia is a tropical country that has a lot of fertile agricultural land, so the production of agricultural commodities is also high. Cassava is one of the food crop commodities in the tuber category that can be used as raw material for an agroindustrial product. Jarak towo cassava is used as a raw material for the gethuk industry in Small and Medium Enterprises (UKM) Gethuk Take Tawangmangu. Processing cassava into frozen gethuk is one of the applications of added value to cassava commodities because during the production process additional costs are incurred so that the selling price is formed higher. This study aims to determine the costs, revenues, profits, business efficiency and added value from the business of processing cassava into frozen gethuk. This research used descriptive analysis basic method which is supported by survey method. The result of research are, total cost to produce the frozen gethuk in December 2021 was Rp148.286.358. Total revenue was Rp257.035.000 and Gethuk Take profit was Rp108.748.642. The value of R/C ratio is 1,73. The value added resulting from processing cassava into original gethuk dough is Rp9.186 with value-added ratio 54,1%, while the value added resulting from processing original gethuk dough into frozen gethuk original is Rp7.852 with value-added ratio 31,1%, value added from processing frozen gethuk with flavors is Rp8.266 with value-added ratio 32,1%, and value added from processing frozen gethuk with filling is Rp12.715 with value-added ratio 39,9%.
STRATEGI PENGEMBANGAN GEMBILI (Dioscorea sp.) KOMODITAS PANGAN LOKAL DI KABUPATEN SUKOHARJO, JAWA TENGAH Helbawanti, Octaviana; Sutrisno, Joko; Nuryaman, Hendar; Marwanti, Sri
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 7 No. 2(is) (2023): Pengembangan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal Yang Berkelanjutan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i2(is).4349

Abstract

AbstrakPengeanekaragaman pangan perlu menjadi perhatian dalam mencapai ketahanan pangan. Pengembangan komoditas lokal dari jenis umbi merupakan salah satu upaya alternatif sumber pangan selain beras. Penelitian strategi pengembangan komoditas gembili (Dioscorea sp.) memiliki tujuan menganalisis kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dari faktor eksternal dan internal budidaya, panen, pasca panen, dan pemasaran gembili dengan metode analisis SWOT. Faktor internal (IFE) pengembangan gembili yaitu 3,015, sedangkan faktor eksternal pengembangan gembili mencapai 2,343. Hasil analisis SWOT usahatani gembili memiliki kekuatan yang tinggi karena sistem budidaya yang sangat adaptif kondisi kering dan kurang air. Area strategi untuk usahatani gembili yaitu area IV maka strategi tumbuh dan berkembang. Gembili memerlukan perbaikan budidaya dalam penentuan benih unggul, pengaturan jarak tanam, dan pemupukan. Peningkatan citra gembili dan inovasi pengolahan diperlukan agar konsumsi gembili menjadi kebiasaan di masyarakat. Kata Kunci: Gembili, Lokal, Pangan, Strategi, SWOT
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BERBASIS PANGAN LOKAL (STUDI KASUS: UMKM SIJARWO) Khalifah, Ishtar; Marwanti, Sri; Riptanti, Erlyna Wida
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 7 No 1 (2024): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v7i1.3478

Abstract

Pangan lokal yaitu pangan yang dikembangkan dari potensi setempat. UMKM Sijarwo bergerak di pengolahan pangan lokal ubi kayu jarak towo. UMKM Sijarwo telah berjalan kurang lebih selama 4 tahun tetapi dalam pelaksanaanya masih terdapat kendala seperti belum maksimalnya dalam melaksanakan manajemen usahanya. Berdasarkan kendala yang dihadapi maka tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kriteria, subkriteria dan aktor yang berpengaruh, merumuskan alternatif strategi yang dapat diterapkan dan menganalisis prioritas strategi yang tepat dalam pengembangan di UMKM. Metode analisis data dengan Analytical Hierarchy Process. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kriteria yang paling berpengaruh yaitu kriteria pasar dan pemasaran (0,322), subkriteria SDM yaitu wawasan (0,419), subkriteria keuangan yaitu pembukuan (0,717), subkriteria produksi dan operasi yaitu ketersediaan bahan baku (0,362), subkriteria pasar dan pemasaran yaitu pelayanan (0,366) aktor yang paling berpengaruh yaitu konsumen (0,456) dan prioritas strategi yaitu memperluas jangkauan pasar 0,447.
Analysis of willingness to pay for the purchase of organic bok choy using the contingent valuation method (CVM) in Cepogo District, Boyolali Regency Indriani, Widya; Sutrisno, Joko; Marwanti, Sri
Agriekonomika Vol 14, No 2: October 2025
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v14i2.29077

Abstract

The high demand for organic bok choy vegetables is driven by the increasing prevalence of degenerative diseases, which are often associated with unhealthy consumption patterns. However, farmers in Cepogo District, Boyolali Regency, still face challenges in determining the optimal selling price. This study aims to estimate consumers' willingness to pay (WTP) for organic bok choy vegetables in Cepogo District, Boyolali Regency, and analyze the factors influencing consumers' WTP for purchasing organic bok choy in the same area. The research employs the Contingent Valuation Method (CVM) to estimate the WTP value for organic bok choy. Additionally, logistic regression analysis is used to evaluate the factors affecting WTP. The findings indicate that the average WTP for organic bok choy in Cepogo District, Boyolali Regency, is IDR 5,760.00 per 500 grams. Education level, awareness of organic bok choy and belief in organic bok choy are identified as factors positively influencing consumers' WTP.