Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENGABDIAN MASYARAKAT SEBAGAI STRATEGI PENDAMPINGAN BELAJAR LITERASI DAN NUMERASI SISWA SMP Jehadus, Emilianus; Purnama, Maria Rosari Intan; Ningsi, Gabariela Purnama; Jeramat, Eufrasia; Jahul, Maria Felani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27413

Abstract

Abstrak: Kemampuan literasi numerasi merupakan keterampilan dasar yang esensial bagi individu untuk menyelesaikan berbagai tantangan sehari-hari. Selain penting bagi perkembangan individu, literasi dan numerasi juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat. Mengingat pentingnya keterampilan ini, para pemangku kepentingan di bidang pendidikan perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Untuk tujuan tersebut, tim pengabdian dari Unika Santu Paulus Ruteng melaksanakan program pendampingan belajar menggunakan metode inovatif, seperti video animasi matematika dan kegiatan literasi bersama. Mitra dalam kegiatan ini adalah SMPK St. Petrus Ruteng. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengajaran (ceramah dan diskusi) dan nonton video animasi bersama. Program ini melibatkan 24 siswa. Dalam kegiatan ini, tim pengabdiang menggunakan angket untuk mengevaluasi kemampuan literasi, kemampuan numerasi, motivasi, minat dan kecemasan siswa terhadap matematika. Angket diberikan sebelum dan sesudah pendampingan. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata kemampuan literasi dari 15% menjadi 29%, kemampuan numerasi dari 10% menjadi 23%, motivasi dari 7% menjadi 32%, serta minat belajar matematika dari 13% menjadi 24%. Selain itu, kecemasan terhadap pembelajaran matematika menurun dari 36% menjadi 25%. Temuan ini diperkuat oleh observasi tim selama program berlangsung. Meskipun pendampingan selama satu bulan memberikan dampak positif, program lanjutan tetap diperlukan untuk memastikan peningkatan berkelanjutan dalam kemampuan literasi dan numerasi, motivasi, minat belajar, serta penurunan kecemasan siswa terhadap pembelajaran matematika.Abstract: Numeracy and literacy skills are fundamental competencies essential for individuals to tackle various daily challenges. In addition to being crucial for personal development, literacy and numeracy also contribute significantly to the social and economic progress of communities. Recognizing the importance of these skills, stakeholders in the education sector need to take strategic steps to enhance students' literacy and numeracy abilities. To achieve this goal, a community service team from Unika Santu Paulus Ruteng implemented a learning assistance program using innovative methods such as animated mathematics videos and joint literacy activities. The partner for this program was SMPK St. Petrus Ruteng. The methods employed in this initiative included teaching (lectures and discussions) and watching animated videos together. The program involved 24 students. In this activity, the community service team used questionnaires to evaluate students' literacy and numeracy skills, motivation, interest, and anxiety toward mathematics. The questionnaires were administered both before and after the learning assistance program. The results showed significant improvements: the average literacy skill increased from 15% to 29%, numeracy skill from 10% to 23%, motivation from 7% to 32%, and interest in learning mathematics from 13% to 24%. Additionally, anxiety toward mathematics learning decreased from 36% to 25%. These findings were reinforced by the team’s observations during the program. Although the one-month assistance program had a positive impact, further programs are necessary to ensure sustainable improvement in literacy and numeracy skills, motivation, interest in learning, and the reduction of students' anxiety toward mathematics.
Pengaruh Kecemasan Matematika dan Konsep Diri Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa SMA Jehadus, Emilianus; Tamur, Maximus; Belos, Maria Adventyana
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): November
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v4i3.2404

Abstract

Kecemasan matematika merupakan masalah yang signifikan dalam dunia pendidikan yang mempengaruhi prestasi akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh kecemasan matematika siswa SMA terhadap hasil belajar matematika dan menganalisis dampak konsep diri siswa terhadap hasil belajar matematika. Penelitian kuantitatif korelasional dengan desain penelitian ex-post facto diterapkan untuk mencapai tujuan penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Katolik Santu Fransiskus Saverius Ruteng yang berjumlah 66 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode non tes yaitu angket dan dokumentasi hasil belajar. Dari angket tersebut diperoleh data tentang kecemasan matematika dan konsep diri siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara kecemasan matematika dengan hasil belajar matematika siswa. Terdapat pengaruh yang signifikan antara konsep diri siswa dengan hasil belajar matematika. Hasil uji statistik juga menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara kecemasan matematika dan konsep diri siswa terhadap hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kecemasan matematika dan konsep diri siswa secara simultan terhadap hasil belajar matematika siswa. Hasil penelitian ini berkontribusi pada diskusi yang sedang berlangsung tentang strategi yang efektif untuk mengurangi kecemasan matematika dan meningkatkan pendidikan matematika melalui integrasi teknologi, memberikan wawasan baru di kalangan pendidik, orang tua, peneliti, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan efektif. Mathematics anxiety is a significant problem in education that affects students' academic performance. This study aimed to describe the effect of high school students' mathematics anxiety on mathematics learning outcomes and analyze the impact of their self-concept on mathematics learning outcomes. The correlational quantitative research with an ex-post facto research design was applied to achieve the research objectives. The sample in this study was 66 students of class XI of the Catholic Senior High School of Santu Fransiskus Saverius Ruteng. The data collection technique was carried out using a non-test method, namely a questionnaire and documentation of learning outcomes. The questionnaire obtained data on mathematics anxiety and students' self-concept. The study results showed a significant effect between mathematics anxiety and students' mathematics learning outcomes. There was a significant effect between students' self-concept and mathematics learning outcomes. The statistical test results also showed a substantial impact of mathematics anxiety and students' self-concept on students' mathematics learning outcomes. Based on the results of the study, it can be concluded that there is a significant effect between mathematics anxiety and students' self-concept simultaneously on students' mathematics learning outcomes. The results of this study contribute to the ongoing discussion about effective strategies to reduce math anxiety and improve math education through technology integration, providing new insights among educators, parents, researchers, and policymakers in creating inclusive and effective learning environments.
The influence of tutoring and learning motivation on mathematics achievement of junior high school students Jehadus, Emilianus; Tamur, Maximus; Chen, Jihe; Perbowo, Krisna Satria
Journal of Honai Math Vol. 5 No. 1 (2022): Journal of Honai Math
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/jhm.v5i1.206

Abstract

Many factors influence student academic achievement, including tutoring and learning motivation. This research aimed to describe the influence of tutoring and learning motivation on Year 8 students’ mathematics achievement in one of the junior high schools in Ruteng, Indonesia in the academic year of 2019/2020. This descriptive research with survey design involved 66 students. Data were collected by administering a student questionnaire consisting of 20 questions. The 5-point Likert scale questionnaire used in this research focused on two categories: tutoring and learning motivation. The final semester test scores were used as the data on students' achievement in learning mathematics. The results revealed that the two factors were positively related to students' mathematics achievement; both contributed to student achievement by 18.49%. These findings confirm that tutoring and students’ motivation from teachers or parents are essential because both mediate student achievement. These results provide meaningful knowledge about the importance of teachers or parents providing structured tutoring to support the mathematics achievement of junior high school students.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA Jehadus, Emilianus; Jundu, Ricardus
Jurnal Inovasi Pembelajaran Matematika (JIPM) Vol. 1 No. 2 (2020): Edisi April 2020
Publisher : Prodi Matematika STKIP PGRI Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36379/jipm.v1i2.47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan model pembelajaran langsung di kelas VIII SMP Widya Bhakti Ruteng tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu menggunakan desain Posttest Only Control Design. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Widya Bhakti Ruteng. Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling sehingga terpilih kelas VIII A sebagai kelas eksperimen sedangkan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Data pemahaman konsep siswa diperoleh dari hasil tes uraian. Data dianalisis menggunakan perhitungan uji t dengan rumus polled varian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dan pada taraf signifikan dan derajat kebebasan . Dengan demikian diketahui bahwa pemahaman konsep siswa yang dalam proses pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together lebih baik dari pada pemahaman konsep siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL QUANTUM UNTUK MENGATASI KECEMASAN MATEMATIKA SISWA Emilianus Jehadus
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jpkm.v10i2.734

Abstract

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Quantum untuk Mengatasi Kecemasan Matematika Siswa. Kecemasan matematika adalah suatu perasaan takut, cemas, tertekan, tak berdaya, gangguan mental dan rasa takut yang tidak menyenangkan ketika diharuskan untuk menyelesaikan permasalahan matematika. Kecemasan matematika merupakan salah satu faktor yang paling signifikan menghambat pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Berdasarkan study di SMP Katolik Sta. Clara, penulis menemukan beberapa siswa cemas dengan matematika. Untuk mengetahui kecemasan matematika, siswa diberikan tes diagnostik yaitu tes kecemasan matematika. Model pembelajaran quantum sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kecemasan matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan perangkat pembelajaran model quantum yang baik pada materi sistem persamaan linear dua variabel dan mengetahui keefektifan pembelajaran dengan model pembelajaran quantum untuk mengatasi kecemasan matematika siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini menerapkan model pengembangan perangkat pembelajaran model 4-D. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPK Santa Clara yang mengalami kecemasan matematika dalam pembelajaran. Produk dari penelitian ini adalah RPP, Lembar Kerja Siswa (LKS), dan Tes Hasil Belajar (THB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perangkat pembelajaran model quantum untuk siswa kelas VIII pada materi sistem persamaan linear (SPLDV) yang dikembangkan telah memenuhi kriteria perangkat pembelajaran yang baik karena telah dinyatakan valid oleh para validator, dan pada tahap uji coba diperoleh kemampuan guru mengelola pembelajaran berkategori minimal baik, aktivitas siswa selama pembelajaran efektif, respons siswa berkategori positif, Tes hasil belajar memenuhi kriteria valid, reliabel dan sensitif dan kecemasan matematika siswa dapat teratasi 100%; (2) pembelajaran model quantum efektif untuk mengatasi kecemasan matematika siswa. Efektivitasnya diakui oleh kemampuan guru untuk mengelola pembelajaran yang dikategorikan minimal baik; aktivitas siswa selama pembelajaran efektif; respon siswa positif dan ketuntasan klasikal tercapai di mana 100% siswa dinyatakan mencapai KKM yang ditetapkan sekolah. Selain itu, masalah kecemasan matematika siswa dalam pembelajaran dapat teratasi 100%.
Kemandirian Belajar Mahasiswa dalam Pembelajaran Jarak Jauh Selama Masa Pandemi Makur, Alberta Parinters; Jehadus, Emilianus; Fedi, Sebastianus; Jelatu, Silfanus; Murni, Viviana; Raga, Polikarpus
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i1.636

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat kemandirian belajar mahasiswa pada mata kuliah Matematika Dasar dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh khususnya pembelajaran dalam jaringan selama masa Pandemi Covid-19. Merupakan penelitian kuantitatif-deskriptif dengan 85 orang mahasiswa tahun pertama Prodi Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng dengan fokus untuk mempelajari kemandirian belajar mahasiswa yang mengikuti pembelajaran dalam jaringan karena situasi Pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan 18.82% mahasiswa yang memiliki kemandirian belajar rendah, sedangkan 81.18% mahasiswa memiliki kemandirian belajar yang tinggi. Selanjutnya, dalam wawancara semi terstruktur ditemukan bahwa mahasiswa pada awalnya mengalami kesulitan dalam beradaptasi perubahan kebiasaan belajar, keterbatasan sumber daya belajar dalam jaringan, dan kurangnya interaksi baik sesama mahasiswa maupun dengan dosen. Keterbatasan ini mendorong mahasiswa semakin mandiri dalam belajar yang terlihat dari lebih dari 70% mahasiswa sudah menetapkan tujuan belajar, strategi belajar, mampu mengatur waktu belajar, dan melakukan evaluasi diri terhadap proses pembelajaran yang telah diikuti. Lebih dari 80% mahasiswa menentukan lingkungan belajar yang mendukung suasana belajar dan mencari bantuan dari rekan sekelas apabila mengalami kesulitan dalam belajar. This research was conducted to see the independence of student learning in the Basic Mathematics course in participating in distance learning, especially online learning during the Covid-19 Pandemic. This is a quantitative-descriptive study with 85 first-year students of the Agricultural Socio-Economic Study Program of the Indonesian Catholic University, Santu Paulus Ruteng, with a focus on studying the learning independence of students who take online learning due to the Covid-19 Pandemic situation. The results showed 18.82% of students had low learning independence, while 81.18% of students had high learning independence. Furthermore, in semi-structured interviews, it was found that students initially experienced difficulties in adapting to changes in learning habits, limited learning resources in the network, and a lack of interaction between students and lecturers. This limitation encourages students to be more independent in learning, which can be seen from more than 70% of students who have set learning goals, learning strategies, being able to manage study time, and conduct self-evaluation of the learning process that has been followed. More than 80% of students determine a learning environment that supports a learning atmosphere and seek help from classmates.
- SOSIALISASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA: UPAYA PENGUATAN KARAKTER PANCASILA SISWA Lana Sugiarti; Emilianus Jehadus; Maximus Tamur; Fransiskus Nendi; Alberta Parinters Makur; Kanisius Mandur; Ricardus Jundu
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 04 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk membantu manusia agar dapat menerapkan nilai-nilai dan kepedulian terutama dalam etika. Profil pelajar Pancasila merupakan salah satu tujuan dari pemerintah dalam melatih siswa agar mempunyai nilai-nilai dalam etika dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembentukan profil pelajar Pancasila tidak lepas dari nilai-nilai dalam pendidikan karakter siswa yang ditanamkan. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa dan menanamkan konsep karakter profil pelajar Pancasila kepada siswa. Metode yang dilakukan dalam pengabdian berupa ceramah dan praktik penerapan nilai-nilai yang terkandung dalam profil pelajar Pancasila kedalam pembelajaran dikelas. Dalam pelaksanaannya, metode dibagi memnjadi tiga tahapan yang terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Dari kegiatan pengabdian ini, siswa merasa antusias dalam mengikuti pembelajaran yang didalamnya disertakan dengan nilai-nilai profil pelajar Pancasila dan guru mempunyai gambaran dalam penanaman nilai-nilai profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran. Faktor pendukung dalam kegiatan ini adalah sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah sudah memadai, hampir semua siswa terlibat aktif dalam pembelajaran, dan guru terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan. Faktor penghambatnya yaitu masih terdapat siswa yang kurang terlibat aktif dalam pembelajaran dan kurangnya pemahaman guru dalam penerapan nilai-nilai profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI ALAT PERAGA PAPAN TULANG NAPIER Lana Sugiarti; Emilianus Jehadus; Marianus Alberto Nona
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 01 (2024): JANUARI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membantu siswa dalam memahami operasi pada bilangan bulat khususnya pada operasi perkalian dan pembagian bilangan bulat. Alat peraga Papan Tulang Napier adalah alat bantu bagi guru dalam menjelaskan materi operasi bilangan bulat pada siswa. Papan Tulang Napier dapat juga digunakan untuk mencari hasil pembagian dan menentukan akar dari suatu bilangan. Alat peraga ini biasa digunakan pada bilangan dengan basis 10 dan basis 8. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa ceramah dan demonstrasi. Langkah yang dilakukan oleh tim pengabdian yaitu menentukan jenis alat peraga yang digunakan beserta dengan kesesuaian materi, membuat alat peraga, melaksanakan kegiatan, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada siswa kelas 7 SMP N 1 Langke Rembong. Hasil dari pengabdian ini diharapkan dapat menambah wawasan siswa dan keterampilan siswa dalam berhitung terutama dalam menentukan hasil perkalian maupun pembagian pada bilangan bulat dengan basis 10 maupun basis 8 serta memberikan referensi bagi guru tentang penggunaan alat peraga dalam pembelajaran. Selama kegiatan pengabdian ini berlangsung, siswa antusias dalam mengikuti kegiatan dan merasa terbantu dalam memahami materi yang diajarkan.
SPEKTRUM RESPONS MAHASISWA PADA MASALAH PERSAMAAN DIFERENSIAL Nendi, Fransiskus; Tamur, Maximus; Jehadus, Emilianus; Pantaleon, Kristianus Viktor; Murni, Viviana
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 6 No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v6i1.3688

Abstract

Mahasiswa pada umumnya memiliki respons bervariasi terhadap masalah persamaan diferensial (PD) koefisien konstan non homogen. Spektrum respons diperlukan untuk mengetahui level pemahaman mahasiswa pada suatu masalah PD non homogen. Dalam literatur telah dijelaskan bahwa spektrum respon siswa dapat dipahami dengan berbagai cara. Meski demikian, penggunaan Taksonomi SOLO untuk memahami spektrum respon mahasiswa belum banyak dijelajahi. Sebagai upaya mengisi kesenjangan ini maka kami melakukan penelitian deskriptif kualitatif ini untuk mendeskripsikan spektrum respons mahasiswa terhadap masalah persamaan diferensial (PD) koefisien kontan non homogen berbasis taksonomi SOLO. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika yang memprogramkan mata kuliah persamaan diferensial (PD) tahun akademik 2020/2021. Seluruh subjek penelitian ditetapkan dengan mempertimbangkan kemampuan yang setara pada mata kuliah ini. Masalah PD yang diberikan kepada subyek penelitian tentang PD non homogeny yang diselesaikan menggunakan metode koefisien tak tentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spektrum respons mahasiswa terhadap masalah persamaan diferensial (PD) koefisien kontan non homogen berbasis taksonomi SOLO, antara lain: mahasiswa menjelaskan masalah menggunakan kalimat sendiri tanpa mengubah arti, menggunakan beberapa informasi yang didapat melalui pembentuk solusi partikular, kemudian informasi tersebut untuk menyelesaikan masalah, memadukan penggalan-penggalan informasi yang terpisah untuk menghasilkan penyelesaian dari suatu masalah, memecahkan masalah secara bertahap, dan memberikan solusi masalah dengan benar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa respons mahasiswa  terhadap masalah PD koefisien kontan non homogen berada pada tingkat relational