Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analysis of Marketing Channels And Marketing Efficiency of Corn Farmers (Zea Mays L) Tanjung Morawa Riris Nadia Syafrilia Gurning; Nurhajijah Nurhajijah; Salsabila Salsabila; Sakral Hasby Puarada; Wildani Lubis
AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : UNIVED Press, Dehasen University Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/agritepa.v11i1.5089

Abstract

Purpose: This study aims to (1) identify the corn marketing channels, (2) determine the corn marketing margins, and (3) evaluate the efficiency of corn marketing in Tanjung Morawa District. Methodology: A sample of 30 corn farmers from three villages with corn farming areas was selected. A quantitative descriptive analysis was used to examine marketing channel patterns and analyze marketing costs and margins. Results: The study found that Marketing Channel I is widely used by farmers, who prefer selling corn directly to collectors. The marketing efficiency values for the first (I) and second (II) marketing channels are 10% and 16.6%, respectively. Findings: Both marketing channels are efficient. This indicates that the marketing channels involved in the marketing of shelled corn in the study area do not involve lengthy marketing institutions, resulting in low marketing costs and margins, and the selling price received by the final consumer is not much higher than the price received by the farmers. Novelty: This research provides insights into the efficiency of corn marketing channels, highlighting the benefits of shorter marketing pathways. Originality: The study offers a detailed analysis of marketing channel efficiency for corn, contributing to the understanding of effective agricultural product marketing. Conclusions: The corn marketing channels in Tanjung Morawa District are efficient, benefiting both farmers and consumers. Type of Paper: Empirical Research Article
Perbandingan Strategi Pemasaran Benih Jagung Malaysia dan Indonesia Listyarini, Indah; Suhaimee, Syahrin; Thamrin, Muhammad; Gurning, Riris Nadia
JURNAL AGROPLASMA Vol 11, No 1 (2024): JURNAL AGROPLASMA VOLUME 11 NO 1 TAHUN 2024
Publisher : UNIVERSITAS LABUHANBATU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/agroplasma.v11i1.5052

Abstract

This research aims to analyze the corn seeds marketing strategies for Indonesianand Malaysian. The data used in this research is secondary data. The method usedin this research is descriptive and SWOT analysis. Both countries (Indonesia andMalaysia) has a different way of handling corn seed marketing strategies, eachcountry has its advantages and disadvantages in handling the marketing strategy(forcornseed). Keywords: seed, corn, marketing strategy
Analisis Perilaku Petani Sawit Rakyat Dalam Fluktuasi Harga di Kecamatan S.T.M. Hilir Kabupaten Deli Serdang Sari, Cut Rozana; Puarada, Sakral Hasby; Gurning, Riris Nadia Syafrilia; Utami, Dewanti Risa
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v7i2.16254

Abstract

Perekonomian nasional dan daerah sangat ditopang oleh perkebunan kelapa sawit. Selain menghasilkan devisa, kegiatan perkebunan kelapa sawit juga telah memberikan ribuan pekerjaan kepada warga sekitar, agar perkebunan rakyat dapat berkembang dan sejahtera, petani harus memperbaiki pengelolaannya sebagai penyeimbang industri kelapa sawit, luas areal kelapa sawit rakyat kecamatan S.T.M Hilir tahun 2020-2021 adalah 2.827 ha dengan produksi 8.555,42 ton. Mayoritas petani di Kabupaten STM Hilir mengandalkan usahatani kelapa sawit rakyat sebagai sumber pendapatan operasional usaha mereka. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan S.T.M Hilir mengingat masih banyak petani sawit skala kecil disana yang memelihara kebunnya, namun tidak banyak juga yang beralih ke tanaman lain antara lain karet, kelapa, ubi kayu, dan kacang tanah ketika produksi sawit menurun. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang tujuan nya untuk mengumpulkan informasi secara aktual serta rinci guna menggambarkan gejala yang ada, mengidentifikasi suatu masalah, membuat perbandingan dan menetukan apa yang dilakukan oleh orang lain dalam menghadapi masalah yang sama dan belajar dari pengalaman. Populasi seluruh petani sawit di Kecamatan S.T.M Hilir yaitu 30 petani sawit yang tersebar di beberapa desa di Kecamatan tersebut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan dua skala yaitu skala Likert untuk pengukuran sikap dan skala Guttman untuk mengukur pengetahuan dan tindakan. Perilaku seorang petani dapat dievaluasi dengan menggunakan ukuran Guttman dan Likert, yang mempertimbangkan pengetahuan, sikap, dan perilaku. Tingkat perilaku petani Fluktuasi harga sawit di Kecamatan S.T.M Hilir masih tergolong pada kriteria rendah yakni 9% dengan hasil -1%. Indikator pengukuran Skala Likert yang terjadi membuktikan bahwa dari seluruh indicator pengukuran baik pada aspek perilaku, Sikap dan Tindakan memiliki hal yang relative dan setiap petani memiliki pemikiran yang tidak sama dari setiap pengukurannya dengan mempertimbangkan alas an-alasan yang logis menurut pandangan petani tersebut.
Strategi Pengembangan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) di Kabupaten Gunungkidul Puarada, Sakral Hasby; Gurning, Riris Nadia Syafrilia; Sari, Cut Rozana
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v7i1.14464

Abstract

Perekonomian yang lemah di pedesaan adalah cerminan dari kelesuan ekonomi bangsa secara umum. LKMA dikembangkan di pedesaan sebagai hasil dari Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) pemerintah. Strategi pengembangan LKMA Gapoktan PUAP di Kabupaten Gunungkidul menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh elemen pemerintahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan LKMA Gapoktan Kabupaten Gunungkidul yang berlandaskan pada faktor internal dan eksternal.Perumusan strategi pengembangan LKMA Gapoktan PUAP di Kabupaten Gunungkidul dimasa mendatang menggunakan analisis SWOT. Hasil identifikasi faktor internal dan eksternal LKMA selanjutnya dimasukkan ke dalam Matriks Faktor Internal (IFE) dan Matriks Faktor Eksternal (EFE). Faktor-faktor strategi LKMA disusun dalam matriks yang dapat menggambarkan secara jelas peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki.Dalam penelitian ini dilakukan Uji Instrumen yaitu Uji Validitas dan Reliabilitas agar dinyatakan valid dan reliable kemudian didapatkan hasil faktor internal kekuatan lebih besar daripada faktor kelemahan. Faktor kekuatan menunjukkan skor 1,520, sedangkan faktor kelemahan menunjukkan skor 1,784. faktor eksternal, faktor peluang menunjukkan skor 2,233, sedangkan faktor ancaman menunjukkan skor 0,981 sehingga pada sumbu Y berada pada titik 1,252. Strategi dalam pengembangan LKMA berada pada kuadran III dalam matriks SWOT yaitu melalui perbaikan kelemahan untuk menangkap peluang-peluang yang ada (strategi turnaround).
TECHNICAL GUIDANCE ON BIOPORE HOLES SOIL CONSERVATION AS ONE OF THE FLOOD PREVENTION EFFORTS FOR THE COMMUNITY OF PIRAK TIMU DISTRICT, NORTH ACEH REGENCY: PENDAMPINGAN TEKNIK KONSERVASI TANAH LOBANG BIOPORI SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENCEGAHAN BANJIR KEPADA MASYARAKAT KECAMATAN PIRAK TIMU KABUPATEN ACEH UTARA Halim Akbar; Sakral Hasby Puarada; Muhammad Authar ND; Riris Nadia Syafrilia Gurning
WISDOM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wisdom Vol. 1 No. 2 (2024): JPKM WISDOM 2, 2024
Publisher : PT. ROCE WISDOM ACEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flood control is mainly related to the behavior of residents in a watershed, namely,how each resident in a watershed wants to build an inundation system and/orabsorption system (through soil conservation technology) on their respective plotsof land. There are at least two approaches to understanding this aspect of behavior,namely the normative approach and the rational choice approach. In thesocialization, they conveyed the importance of understanding land conservation inorder to save the environment and the flood mitigation process. The team alsoprovided an introduction to a soil drilling tool which is useful for making bioporeholes, providing felt (dry leaves) in holes that have been planted with perforatedpipes with the aim of reducing surface flow, creating water absorption which willlater be used to reserve water in the soil and reduce surface flow with the aim ofstimulating microorganisms such as worms so as to eliminate flooding. Next, theteam evaluated when it rained. This test is carried out to see the progress ofwhether there are any changes in the land that has been given such treatment. Thecommunity is very enthusiastic because this is a big motivation for the communityto grow crop
KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHA KELOMPOK TANI CABAI MERAH DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN ANGGOTA KELOMPOK TANI DESA SIDODADI RAMUNIA, KECAMATAN BERINGIN, KABUPATEN DELI SERDANG Lubis, Wildani; Gurning, Riris Nadia Syafrilia; Intan, Dian Retno; Purba, Khairul Fahmi; Kabeakan, Nana Trisna Mei Br
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3880

Abstract

Juli Tani farmer’s group in Sidodadi Ramunia Village, Beringin District, Deli Serdang Regancy was a responden in reseach of “Contribusi Income of Chili Farmer’s Group in Improving the Welfare of Farmer’s Group”. This research to determine the income contribution of chili processing bussines  in Sidodadi Ramunia Village, Beringin District, Deli Serdang Regancy for red chili into other product. The research was conducted for three month (May-July, 2022) with the conclusion that contribution of the red chili as 35,24 percent to income with the income obtained from the red chili processing farmer’s group (chili sauce) amount to IDR 6,827,655. Keyword : Contribution, Famer’s group, Income, Red chili. INTISARI Kelompok Tani ”Juli Tani” di Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang merupakan responden pada penilitian yang berjudul Kontribusi Pendapatan Usaha Kelompok Tani Cabai Merah dalam Peningkatan Kesejahteraan Anggota Kelompok Tani. Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendapatan usaha pengolah cabai yang merupakan sentra cabai merah dan pengolah cabai merah menjadi produk lainnya. Penelitian dilakukan selama tiga bulan (Mei – Juli 2022) dengan kesimpulan bahwa usaha pengolahan cabai merah memberikan kontribusi pendapatan sebesar 35,24 persen dengan pendapatan yang diperoleh dari usaha kelompok tani pengolah cabai merah (saos cabai) sebesar Rp 6.827.655,-. Kata kunci : Cabai merah, Kelompok tani, Kontribusi, Pendapatan
ANALISIS KELAYAKAN DAN KONTRIBUSI USAHA AGROINDUSTRI SIRUP PALA (Myristica fragrans) TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA KECAMATAN TAPAK TUAN KABUPATEN ACEH SELATAN Puarada, Sakral Hasby; Gurning, Riris Nadia Syafrilia; Utami, Dewanti Risa
Agrin Vol 28, No 1 (2024): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2024.28.1.855

Abstract

Industri pertanian memiliki peran penting dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Penelitian ini membahas kontribusi usaha agroindustri sirup pala (Myristica fragrans) terhadap pendapatan rumah tangga di kecamatan Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan. Metode penelitian menggunakan studi kasus (case study). Penulis mengambil semua populasi pelaku agroindustri sirup pala yaitu 20 orang. Untuk Menganalisis permasalahan pertama menggunakan metode deskriptif kuantitatif yakni, Return Cost Ratio (R/C Ratio). Untuk Menganalisis masalah kedua menggunakan deskriptif dengan menghitung pendapatan agroindustri sirup pala (Rp/bulan) dan pendapatan total rumah tangga (Rp/bulan). Rata-rata jumlah produksi sirup pala perbulannya adalah 404,4 botol, dengan harga sirup Rp.15.000/botol, dengan penerimaan Rp.6.066.000 per bulan. Didapatkan bahwa nilai R/C sebesar 2,58 dengan interpretasi bahwa usaha agroindustri sirup pala layak untuk diusahakan. Nilai B/C terdapat sebesar 1,75 dengan demikian dapat dikatakan layak dengan interpretasi penambahan biaya Rp.1 maka akan menguntungkan sebesar Rp.1,75. Nilai BEP Harga sebesar Rp 5.793,40 dan BEP Produksi 12 botol serta BEP Penerimaan sebesar Rp.119.830,67. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan rumusan masalah pertama yaitu usaha agroindustri sirup pala di lokasi penelitian dikatakan layak berdasarkan kriteria R/C, B/C, BEP harga, BEP produksi, dan BEP penerimaan. Dalam keseluruhan, agroindustri sirup pala berpotensi signifikan dalam meningkatkan pendapatan rumah tangga dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi lokal.
“Healthy Pop” Alternatif Minuman Boba dari Buah yang Menyehatkan Habib, Akbar; Intan, Dian Retno; Gurning, Riris Nadia Syafrilia; Lubis, Wildani; Kabeakan, Nana Trisna Mei Br
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13672

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi di bidang makanan dan minuman membuat semakin maraknya produk-produk instan yang mengandung zat aditif, diantaranya pemanis sintetis dan pewarna makanan. Konsumsi produk-produk ini dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, sehingga perlu adanya alternatif produk atau olahan lain yang lebih menyehatkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan untuk memperkenalkan minuman sehat yang terbuat dari buah-buahan, khususnya popping boba atau yang dinamakan “Healthy pop”, sebagai alternatif minuman manis. Kegiatan ini melibatkan Sanggar Belajar Cerdas, sebuah kelompok yang terdiri dari anak-anak dan orang tua, yang belajar membuat minuman ini bersama-sama. Para peserta mengikuti lokakarya di mana mereka belajar membuat popping boba dengan menggunakan buah-buahan lokal seperti mangga, jeruk, buah naga, dan semangka. Mereka juga mendapatkan edukasi mengenai manfaat kesehatan dari bahan-bahan tersebut. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi minuman sehat dan memotivasi peserta untuk mencoba membuat minuman ini di rumah. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu, sumber daya, dan tingkat pengetahuan yang berbeda-beda, kegiatan ini memberikan pengetahuan baru, mempromosikan kebiasaan hidup sehat, dan menciptakan peluang bagi keluarga untuk mempraktikkan pola makan sehat di rumah. Secara keseluruhan, kegiatan ini diterima dengan baik dan mendapat tanggapan positif.
Peran Penyuluh Terhadap Keputusan Petani Padi Dalam Adopsi Teknologi Combine Harvester Di Kecamatan Labuhan Deli Pirngadi, Rahmat Suryanto; Gurning, Riris Nadia Syafrilia
Jurnal Agribest Vol. 9 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v9i1.3107

Abstract

Tingginya permintaan beras dikalangan konsumen sering kali tidak seimbang dengan produksi padi yang dihasilkan ditingkat petani yang ada di Indonesia. Rendahnya tingkat adopsi teknologi oleh petani padi sawah menjadi salah satu faktor rendahnya hasil produksi padi dalam negeri. Tinggi rendahnya tingkat adospi teknologi oleh petani padi sawah tidak terlepas dari peran penting tenaga penyuluh pertanian dalam memperkenalkan teknologi kepada petani. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran penyuluh terhadap keputusan petani padi sawah dalam mengadopsi teknologi combine harsverter di Kecamatan Labuhan Deli. Untuk menyelesaikan permasalahan penelitian ini menggunakan metode survey, dimana 145 responden memberikan penilaian terhadap lima peran penyuluh yang terdiri dari sepuluh indikator. Dalam hasil penelitian didapatkan bahwa peran penyuluh sebagai motivator mendapatkan nilai persentase sebesar 78% dengan kategori penilaian sangat baik dalam mempengaruhi keputusan petani padi untuk adopsi teknologi combine harvester. Peran penyuluh sebagai edukator mendapatkan nilai sebesar 68% dengan kategori penilaian baik dalam mempengaruhi keputusan petani padi untuk adopsi teknologi combine harvester. Peran penyuluh sebagai komunikator mendapatkan nilai sebesar 66% dengan kategori penilaian sangat baik dalam mempengaruhi keputusan petani padi untuk adopsi teknologi combine harvester. Peran penyuluh sebagai fasilitator mendapatkan nilai 52% dengan kategori penilaian sangat baik dalam mempengaruhi keputusan petani padi untuk adopsi teknologi combine harvester dan peran penyuluh sebagai organisator mendapatkan nilai sebesar 57% dengan kategori penilaian baik dalam mempengaruhi keputusan petani padi untuk adopsi teknologi combine harvester di Kecamatan Labuhan Deli.
ANALISIS NILAI TAMBAH PADA USAHA PENGOLAHAN IKAN GURAME DI KECAMATAN MEDAN AMPLAS, KOTA MEDAN Lubis, Wildani; Intan, Dian Retno; Syafrilia Gurning, Riris Nadia; Mei Br. Kabeakan, Nana Trisna; Purba, Khairul Fahmi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2507

Abstract

Penelitian dilakukan di Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan pada bulan Juni – Juli 2021. Tujuan penelitian dilaksanakan untuk mengetahui nilai tambah ikan gurami pada produk olahan bakso dengan metode Hayami dan pendapatan pengolah bakso ikan. Penentuan sample menggunakan metode sensus dengan penarikan responden metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan nilai tambah produk bakso ikan sebesar Rp  5.635,-/ kilogram dengan harga output sebesar Rp  130.000,-/kilogram, penggunaan tenaga kerja sebanyak 2 orang dengan upah Rp 50.000,-/HOK/proses. Keuntungan yang diperoleh sebesar Rp  3.803.-/ kilogram pada 1 kali proses produksi. Sehingga pendapatan yang diperoleh untuk 1 bulan  Rp  532.420,-/bulan