Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

POLA PENDAMPINGAN BELAJAR DIRUMAH DENGAN HASIL BELAJAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR Ana Zumrotun Nisak; Atun Wigati; Noor Azizah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1538

Abstract

Latar Belakang : Adanya corona virus Disease 2019 (COVID-19) yang menyebar di Indonesia mengakibatkan kementrian pendidikan dan kebudayaan Indonesia memberlakukan kebijakan belajar dirumah dengan sistem pembelajaran jarak jauh melalui metode sekolah online (Daring). Dimana pendampingan belajar dirumah sangat diperlukan seperti fasilitas belajar, pemahaman permasalahan, dan mengatur waktu belajar. Orang tua sangat berperan dan dibutuhkan dalam pola pendampingan proses belajar anak sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan. Tujuan : Mengetahui hubungan antara pola pendampingan belajar dirumah dengan hasil belajar pada siswa kelas I dan II di SD Negeri Ngemplak Kecamatan Mranggen kabupaten Demak. Metode : Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Peneliti menggunakan purposive sampling dengan mengambil sampel sebanyak 48 responden. Alat ukur kuesioner dengan menggunakan Uji Spearman Rho. Hasil Penelitian : Ada hubungan pola pendampingan belajar dirumah dengan hasil belajar siswa kelas I dan II di SD Negeri Ngemplak Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak dengan nilai p value 0,000 0,05.
RIWAYAT STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING Dwi Astuti; Atun Wigati; Ana Zumratun Nisak; Noor Azizah; Irawati Indrianingrum
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i2.2435

Abstract

Background: The incidence of stunting in infants is currently quite high, the World Health Organization (WHO) estimates the prevalence of stunting worldwide at 22 percent or as many as 149.2 million in 2020. The prevalence of stunting in Indonesia is currently still at 24.4 percent or 5.33 million children under five. Objective: Analyze the relationship between maternal nutritional status during pregnancy to the incidence of stunting at the Pecangaan Health Center, Methods: correlation research with retrospective approach. Purposive sampling technique with 33 stunted mothers and toddlers 2-5 years old at the Pecangaan Health Center. Primary data collection was carried out by measuring the BB and TB of toddlers when checking with a checklist. Results: The incidence of stunting in toddlers is mostly short toddler conditions as much as 22 (66.7%). The nutritional status of mothers during pregnancy is mostly mild emaciation conditions as much as 18 (54.5%). The results of bivariate analysis of maternal nutritional status during pregnancy and the incidence of stunting in toddlers at the Pecangaan Health Center were obtained p (0.001). Conclusion: There is a relationship between the nutritional status of mothers during pregnancy and the incidence of stunting in toddlers at the Pecangaan Jepara. Pregnant women pay more attention to their pregnancy with good nutritional intake and routine pregnancy control
PENERAPAN NILAI KEISLAMAN MELALUI CARING PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL SHOLAT PASIEN RAWAT INAP Noor Azizah; Muhammad Purnomo; Atun Wigati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.886

Abstract

One of the spiritual needs of Muslims is prayer. Prayer must be done in a state of illness with different procedures according to ability. The purpose of this study was to determine the relationship between the ability of patients and the role of nurses in the application of Islamic Caring for Spiritual Needs. Cross Sectional Sample 50 people. Chi-Square data analysis. The results of the ability of patients with the fulfillment of the spiritual needs of prayer (p value 0.006 0.05), the role of nurses in the application of Islamic values through caring with the fulfillment of the spiritual needs of prayer (p value 0.001 0.05). There is a relationship between the ability of patients and the role of nurses in the application of Islamic values through caring with the fulfillment of the spiritual needs of inpatient prayer.
PELAKSANAAN WUDHU TAYAMUM DAN SHOLAT PASIEN DI RUMAH SAKIT Noor Azizah; Muhammad Purnomo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i2.657

Abstract

Perawat sebagai tenaga kesehatan professional mempunyai kesempatan paling besar untuk memberikan pelayanan kesehatan khususnya asuhan keperawatan yang komprehensif meliputi biopsikososiospiritual. Tujuan untuk mengetahu hubungan kemampuan pasien dan peran perawat dalam mengingatkan waktu sholat dengan pelaksanaan wudhu dan sholat pada pasien rawat inap di RSU AIsyiyah Kudus. Metode Observational dengan pendekatan cross sectional sampel 50 pasien rawat inap di RSU Aisyiyah Kudus. Hasil 32 kemampuan berjalan melaksanakan wudhu dan sholat 75% dan tidak melaksanakan 25%. Kemampuan berbaring pada pasien 33% melaksanakan wudhu dan sholat 67%. Peran perawat mengingatkan waktu sholat 82,4% melaksanakan wudhu dan sholat dan perawat yang tidak mengingatkan waktu sholat 12,5% pasien melaksanakan sholat dan 87,5% tidak melaksanakan wudhu dan sholat. ada hubungan kemampuan pasien dengan pelaksanaan wudhu dan sholat (p 0.004), ada hubungan peran perawat dalam mengingatkan waktu sholat dengan pelaksanaan wudhu dan solat (p.0.0001)
KEJADIAN ANEMIA BERDASARKAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM KONSUMSI TABLET FE Atun Wigati; Ana Zumrotun Nisak; Noor Azizah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 1 (2021): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i1.928

Abstract

Konsekuensi anemia pada ibu hamil dapat membawa pengaruh buruk bagi kesehatan ibu maupun janinnya, keadaan ini dapat meningkatkan morbiditas maupun mortalitas ibu dan anak. Namun masih sedikit wanita hamil yang dapat memenuhi kebutuhan zat besi selama kehamilan melalui makanan sehari-hari. Tujuan penelitian adalah untuk mengrtahui korelasi kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet zat besi terhadap tingkat kejadian anemia di Desa Potroyudan Kabupaten Jepara. Desain penelitian ini bersifat analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilannya di trimester III yang berjumlah 33 orang. Tehnik pengambilan sample yang digunakan adalah purposive sampling, didapatkan sample sebanyak 33 responden. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Dari hasil penelitian ditemukan dari 33 responden 14 orang (42,4 %) yang patuh mengkonsumsi Tablet Fe,sedangkan 19 orang( 57,6 %) yang tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe. Dimana chi-square hitung adalah  15,896   chi-square tabel df : 1 taraf signifikan 5%  adalah 3,84. Sedangkan berdasarkan probabilitas, terlihat bahwa pada kolom Asymp. Sig adalah 0,000, atau probabilitas di bawah 0,05. Jadi ada korelasi kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III
PEMBERIAN ZAT BESI PADA IBU HAMIL DAN HASIL LUARAN BAYI: LITERATURE REVIEW Noor Azizah; Dwi Astuti; Indanah Indanah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 7, No 1 (2023): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v7i1.2043

Abstract

Background: One factor of perinatal mortality is caused by low birthweight. Factors affecting babies with low birth weight from the intake of folic acid, iron. The nutritional status of pregnant women that is not fulfilled causes anemia so that it has a risk of low birthweight.Objective: This study aims to provide the effect of supplementation with infant outcomesMethod: The research method is scoping review with PRISMA approach. Search using electronic databases such as PubMed, Science Direct and Scopus. Literature review is carried out in international journals published within the last 5 years, full text, and not the results of review.Results: Prevention of anemia by giving blood-added tablets containing iron and folic acid is very important in pregnant women. Moderate and severe anemia in pregnant women can result in the risk of low birth weight, prematurity, growth retardation in the uterine, fetal distress, asphyxia, stillbirth.Conclusion: Giving blood-added tablets and education to pregnant women related to adherence to taking blood-added tablets is very important for the prevention of anemia in pregnancy so as to produce normal baby outcomes. 
PERAN QARYAH THAYYIBAH AISYIYAH POSYANDU BALITA MENINGKATKAN PARTISIPASI KUNJUNGAN IBU BALITA : STUDI KUALITATIF Noor Azizah; Sri Karyati; Dwi Astuti; Salis Nur Hidayah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 8, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v8i1.2495

Abstract

Aisyiyah fights for the rights of men and women where equality of rights is based on ability, regardless of appearance or gender. One of the aisyiyah qaryah thayyibah programs in the health sector is the establishment of a posyandu for toddlers. The purpose of this study is to find out the role of aisyiyah in the formation of qaryah thayyibah in the health sector through the activities of posyandu toddlers. This research is a qualitative phenomenology research. Subject selection using purposive sampling. Data collection using in-depth interviews and observations. An in-depth interview was conducted with the person in charge of the posyandu program, posyandu cadres, and posyandu visitors. Observations were made on the activities of the Posyandu for toddlers. Analyze data using Content Analysis. The results in this study are that QTA posyandu for toddlers was established by PDA Kudus through the Health Council and established in PRA Cendono, the implementation of posyandu once a month on the 13th, the obstacle to the number of cadres has not been maximized. Conclusion of Qaryah Thayyibah Aisyiyah posyandu toddler at PRA Cendono as a form of Aisyiyah's work on maternal and child health. The participation of cadres, infrastructure facilities and funds for the provision of additional food for toddlers is a supporting factor in the implementation of posyandu. The implementation of posyandu in the afternoon increases participation for mothers who have babies because they have free time after work. QTA Posyandu toddlers need to be trained to improve the abilities and skills of cadres and develop to the elderly posyandu adolescents so that Aisyiyah in the health sector pays attention to health from infants to the elderly. 
BULLYING PADA REMAJA DAN DAMPAK PERKEMBANGAN: SCOPING REVIEW Noor Azizah; ika tristanti; Muhammad Purnomo
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 7, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v7i2.2264

Abstract

Latar belakang: Usia 13-17 tahun pada anak perempuan atau laki-laki mengalami kekerasan dalam kehidupan, pelaku adalah teman atau teman sebayanya. Penindasan (Bullying) dapat dibagi menjadi 2 yaitu bullying verbal dan bullying non verbal. Perilaku bullying verbal pada remaja dilakukan dengan mengancam, menghina, melecehkan, dan perilaku non verbal sengaja mempermalukan korban, menghancurkan persahabatan korbanTujuan penelitian ini mengetahui bullying dan dampak perkembangan pada remaja.Metode penelitian ini scoping review dengan pendekatan PRISMA. Data base yang digunakan untuk penelusuran PubMed, Science Direct dan Scopus. Tinjauan literature ini menggunakan artikel internasional terbit dalam waktu 5 tahun terakhir, full tekxt dan bukan dari review.Hasil : didapatkan 8 artikel yang membahas tentang bullying dengan variable social ekonomi, Pendidikan orang tua dan pola asuh serta dampak ke arah perkembangan kognitif otak pada remajaKesimpulan Korban bullying pada remaja terjadi pada faktor social ekonomi rendah, tingkat pendidikan orang tua, pola asuh orang tua. Pola asuh orang tua dapat mempengaruhi karakteristik anak dalam bertutur kata, berkelahi dan bertengkar. Dampak negative mempengaruhi kognitif pada perubahan otak korban bullying. Intervensi diperlukan untuk mengatasi gangguan kesehatan mental
RESPON NYERI DISMENOREA BERDASARKAN KARAKTERISTIK REMAJA PUTRI ana zumrotun nisak; noor azizah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 2 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i2.374

Abstract

Salah satu ketidaknyamanan fisik saat menstruasi yaitu dismenorea, dimana bisa menyebabkan penderita harus istirahat dan meninggalkan pekerjaan sehari-hari, untuk beberapa jam atau beberapa hari. Respon perilaku terhadap nyeri dapat mencakup pernyataan verbal, perilaku vocal, ekspresi wajah gerakkan tubuh, kontak fisik dengan orang lain, atau perubahan respons terhadap lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah karakteristik remaja putri mempunyai korelasi terhadap respon nyeri dismenorea. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswi kelas X di SMAN 3 Kabupaten Pati yang sudah mendapatkan menstruasi dan merasakan nyeri haid sebanyak 47 siswi. Penelitian dilakukan pada bulan juni-juli 2017. Tehnik analisis statistik data univariat dan analisis bivariat menggunakan uji korelasi  Somers’d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari beberapa karakteristik remaja putri yaitu umur, usia menarche, lama menstruasi dan riwayat dismenorea keluarga, didapatkan hasil bahwa terdapat korelasi yang bermakna antara riwayat dismenorea keluarga dengan respon nyeri dismenorea dengan p velue=0,000, nilai r=0,482, ini dapat diartikan bahwa remaja putri dengan riwayat keluarga yang juga mengalami dismenorea memiliki kekuatan hubungan yang sedang dengan respon nyeri dismenorea dan mempunyai arah korelasi negatif. Diharapkan dapat dilakukan penelitian terkait dengan respon nyeri dismenorea dengan variabel yang berbeda dan remaja yang mengalami dismenorea supaya menambah wawasan tentang dismenorea serta penanganannya sehingga nyeri dismenorea dapat teratasi. Kata Kunci      : Nyeri dismenorea, karakteristik remaja 
PELATIHAN KADER POSYANDU DALAM DETEKSI DINI PERTUMBUHAN BAYI Noor Azizah; Dewi Hartinah; Sitta Hasanatin Sholihah; Agung Prihandono; Dika Anggara Putra
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1625

Abstract

Kader posyandu berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berperan dalam mensosialisasikan sebagai bentuk sosialisasi tentang kegiatan posyandu kepada penduduk sekitar. Kader sebagai relawan dalam meningkatkan kesehatan bayi dan anak perlu pengetahuan dan ketrampilan dalam mendeteksi pertumbuhan bayi dan balita serta status gizi sehingga didapatkan pertumbuhan yang optimal. Pelatihan ini diberikan kepada kader untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam mendeteksi pertumbuhan serta status gizi melalui cara mengukur, cara mengisi dancara membaca grafik pertumbuhan di buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Dihadaprkan pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi kader. Kesimpulan pelatihan ini adlaah terjadi peningkatan pengaetahuan dan letrampilan kader dalam mengukur berat badan, Panjang badan melalui demonstrasi langsung, menuliskan hasil ke grafik dan mampu membaca interpretasi dari grafik pertumbuhan sehingga dapat menentukan status gizi bayi/balita. Kemampuan dalam mendeteksi ini sehingga intervensi tepat sasaran pada bayi yang memang perlu treatment.