Claim Missing Document
Check
Articles

PERBAIKAN TANAH MENGGUNAKAN METODE PRELOADING KOMBINASI PVD PROYEK AKATARA GAS PLANT FACILITY Wicaksono, Luthfi Amri; Tasya Afkarina; Paksitya Purnama Putra
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i1.8726

Abstract

Soft soil is a serious problem in the implementation of the Akatara Gas Plant Facility Project because soft soil has a low bearing capacity and experiences large settlements. Effective soil improvement to solve this problem is PVD combination preloading methods. This research aims to plan soil improvement for the primary road construction of the Akatara Gas Plant Facility project in Jambi using PVD combination preloading method. The planned PVD is non-woven PVD with variations in size: 9.5 cm wide, 3.5 cm thick, 10 cm wide, 0.4 cm thick, and 10.5 cm wide, 4.5 cm thick. Calculation of consolidation time after PVD was carried out using triangle and square patterns with varying distances of 100 cm, 110 cm, 130 cm and 150 cm. Based on the analysis results, soil preloading could not be applied because it collapsed, so soil preloading was combined with vacuum preloading. The vacuum preloading used has a capacity of 80 kPa and the required embankment is 3.93 meters high. The planned PVD depth is 12 meters deep. 90% consolidation time required at a distance of 100 cm triangle pattern, 100 cm square pattern, 110 cm triangle pattern, 110 cm square pattern, 130 cm triangle pattern, 130 cm square pattern, 150 cm triangle pattern and 150 cm square pattern cages are 13 weeks, 15 weeks, 9 weeks, 10.5 weeks, 13 weeks, 15.5 weeks, 18 weeks, and 21 weeks. The most effective PVD installation distance and pattern is a distance of 110 cm with a square pattern. The choice of distance and installation pattern is adjusted to the work time for soil improvements on the Akatara Gas Plant Facility Project.
PERBAIKAN SIFAT FISIS DAN MEKANIS TANAH EKSPANSIF DENGAN STABILISASI KIMIAWI MENGGUNAKAN CAMPURAN GARAM DAN SEMEN (STUDI KASUS KECAMATAN TEGALDLIMO KABUPATEN BANYUWANGI) Muhammad Rifki Darmawan; Paksitya Purnama Putra; Luthfi Amri Wicaksono
axial : jurnal rekayasa dan manajemen konstruksi Volume 13, Nomor 1, April Tahun 2025
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/axial.v13i1.4328

Abstract

Tanah ekspansif memiliki karakteristik yang sangat dipengaruhi oleh perubahan kadar air, menyebabkan perubahan volume yang signifikan yang dapat merusak struktur di atasnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas tanah ekspansif melalui stabilisasi menggunakan kombinasi garam dan semen. Metode yang digunakan meliputi uji laboratorium untuk menganalisis sifat fisik dan mekanik tanah sebelum dan sesudah stabilisasi. Variasi campuran yang digunakan adalah semen dengan kadar 13 persen, 16 persen, dan 19 persen serta garam sebanyak 3 persen, dengan waktu pemeraman selama 3 dan 7 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilisasi ini menurunkan kadar air hingga 62,50 persen, meningkatkan berat jenis dari 2,36 menjadi 2,59 g/cm3, serta meningkatkan kepadatan kering maksimum. Selain itu, potensi pengembangan tanah yang awalnya sebesar 114,5 persen berhasil ditekan hingga 0 persen setelah penambahan garam 3 persen dan semen 13 persen. Waktu pemeraman juga berpengaruh terhadap efektivitas stabilisasi, di mana pemeraman lebih lama memberikan hasil yang lebih baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kombinasi garam dan semen dapat secara efektif memperbaiki karakteristik tanah ekspansif, sehingga dapat diterapkan dalam perbaikan tanah untuk mendukung konstruksi yang lebih stabil dan aman.
Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Gempa dan Longsor Melalui Sosialisasi dan Simulasi di Kelompok Tani Sidomulyo 1, Kabupaten Jember Putra, Paksitya Purnama; Wicaksono, Luthfi Amri; Wulandari, Diah Ayu Restuti; Trisiana, Anita
Journal Of Khairun Community Services Vol 5, No 1 (2025): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v5i1.9549

Abstract

Kelompok Tani Sidomulyo 1 di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, menghadapi risiko tinggi bencana gempa bumi dan longsor akibat kondisi topografi yang curam dan aktivitas tektonik yang signifikan. Minimnya pemahaman masyarakat terhadap mitigasi bencana meningkatkan potensi kerugian baik dari segi keselamatan maupun ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana. Metode yang digunakan mencakup diskusi awal, sosialisasi bahaya dan mitigasi gempa serta longsor, serta simulasi evakuasi dan pelatihan dasar penyelamatan diri. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam wawasan terhadap kerentanan bencana, pemahaman mitigasi, serta keterampilan evakuasi dan penyelamatan diri, dengan rata-rata skor post-test meningkat dibanding pretest. Simulasi evakuasi juga meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan keterampilan mitigasi bencana di Kelompok Tani Sidomulyo 1, yang diharapkan dapat mengurangi risiko dan dampak bencana di masa depan.
Evaluasi Stabilitas dan Pergeseran Secant Pile Pada Pekerjaan Galian Lereng Perbukitan Kabupaten Kebumen Putra, Paksitya Purnama; Kusuma, Dian Natalia; Wicaksono, Luthfi Amri; Rikarda, Raden Denisio Edwin
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v13i1.3350

Abstract

One of the building constructions on the hillside in Kebumen Regency requires the implementation of a cut and fill process on the natural slope. The excavation work on the 7-meter-deep slope of cohesive soil has been reinforced with a secant pile type retaining wall. However, during the excavation process, the secant pile experienced a displacement of 1.1 meters. Therefore, it is necessary to evaluate the causes of the displacement of the retaining wall. The finite element analysis software, Plaxis, is used to analyze and evaluate based on displacement values and safety factors. Additionally, the Geo5 software is used to design the depth of secant pile retaining walls using the Rankine analysis method. The evaluation of the excavation construction work resulted in a safety factor of 1.3984. This value is still below the value required by SNI 8460:2017. Based on the analysis with the software, it was found that the secant pile diameter of 60 cm could still cause a displacement of 1.1 meters, even though the safety factor remained stable. The displacement of the retaining wall occurred because the excavation process resulted in the active earth pressure being greater than the passive earth pressure. After optimizing the design, the results show that increasing the secant pile diameter can reduce the displacement and improve the safety factor to meet the requirements of SNI 8460:2018, which is ≥ 1.5. The effective diameter obtained in the optimization is 80 cm, which can reduce the displacement to 0.3 meters.
Peningkatan Pengendalian Mutu Pekerjaan Bored Pile dan Timbunan Proyek Pembangunan Jalan Tol Nuraini, Intan; Viola, Balqis Okta; Putra, Paksitya Purnama; Widianto, Rio
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v3i1.2322

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan tol merupakan salah satu prioritas untuk meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas, salah satunya melalui proyek pembangunan jalan tol di wilayah D.I. Yogyakarta. Pada proyek ini, kualitas pekerjaan, khususnya pada bored pile dan timbunan, sangat penting untuk memastikan kekuatan dan kestabilan struktur jalan tol. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengendalian mutu (Quality Control) pada pekerjaan bored pile dan timbunan, melalui penambahan tenaga ahli dan perbaikan prosedur inspeksi. Metode yang digunakan meliputi koordinasi intensif dengan pihak terkait, peningkatan jumlah personel Quality Control, serta penerapan pengujian dan evaluasi secara berkala. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas pekerjaan, dengan pengujian bored pile yang memenuhi atau melampaui spesifikasi teknis, seperti uji kuat tekan beton yang menghasilkan nilai 32 MPa, lebih tinggi dari target 30 MPa. Selain itu, pengujian timbunan juga mencatatkan hasil yang lebih baik, seperti nilai CBR sebesar 10,45%, melebihi standar minimum 6%. Dampak dari program ini sangat positif, yakni peningkatan kualitas konstruksi, efisiensi waktu pelaksanaan, serta pengurangan risiko kerusakan struktural di masa depan. Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas pekerjaan tetapi juga mengurangi biaya tambahan akibat kesalahan teknis, mempercepat penyelesaian proyek, dan memastikan keberhasilan pembangunan infrastruktur yang lebih aman dan efisien.
Soil Improvement and Embankment Stability Using A Combination of Preloading and Prefabricated Vertical Drain (PVD) Fatmawati, Risma Eka; Putra, Paksitya Purnama; Nurtjahjaningtyas, Indra
INERSIA lnformasi dan Ekspose Hasil Riset Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 19 No. 1 (2023): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/inersia.v19i1.58658

Abstract

The construction of Double Track Sepanjang-Mojokerto KM 48 + 800 to KM.48 + 950 passes through an area with soft and compressible subgrade soil known from field testing data. After analyzing and calculating the settlement value, high settlement value is obtained for a long period. Efforts to solve the settlement problem in this study are to accelerate the settlement time using the Prefabricated Vertical Drain combined with Preloading. The use of this method aims to accelerate the process of settlement in the soil and increase the value of the soil shear strength (Cu) so that the subgrade becomes more stable also utilizes the pressure from the embankment, which also functions as a load (surcharge) that has been adjusted to traffic and construction loads. PVDs were installed with different patterns and spacing variations in order to calculate the efficiency of installation. Based on consideration of the number and time of PVDs to achieve 90% consolidation, a rectangular installation pattern with a spacing of 1.5 meters was selected, which was installed as thick as compressible soil layer at each point. The PVD calculation used settlement data obtained from the sum of consolidation settlement (SC) and immediate settlement (SI) from variations in the height of the embankment depicted in graphical form, which resulted in a polynomial equation. From this equation, the backfill requirement used to achieve the planned elevation of the embankment after the subgrade was installed with PVDs was obtained. Subgrade backfilling was carried out with a planned embankment height of 9-10 meters. The calculation was continued to find the increase in Cu of the subgrade and then analyzed for stability using the Geoslope program. The results of the final stability analysis after the soil improvement method at the point under review ranged from 1.8 to 1.98 and it was safe.
ANALISIS REDESAIN PONDASI ABUTMENT DAN DINDING PENAHAN TANAH JEMBATAN SUNGAI DESA KENDALBULUR KECAMATAN BOYOLANGU KABUPATEN TULUNGAGUNG Rohmawati, Restu Farina; Putra, Paksitya Purnama; Nurtjahjaningtyas, Indra
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 November 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v11i2.27216

Abstract

Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung merencanakan jembatan sungai Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, daya dukung abutment, dinding penahan tanah 1 (DPT-1), dan dinding penahan tanah 2 (DPT-2) tidak aman sehingga perlu dilakukan redesain. Redesain dilakukan terhadap pondasinya yaitu menggunakan tiang pancang. Dalam meredesain dilakukan perhitungan terhadap daya dukung, tahanan lateral tiang, dan moment tiang. Selanjutnya dilakukan perhitungan stabilitas guling, geser, dan daya dukung akibat redesain tersebut. Hasil redesain diketahui bahwa tiang pancang abutment 1 dan abutment 2 yang sesuai yaitu menggunakan tiang pancang diameter 0,45 m, panjang 17 m berjumlah 16. Redesain ini membuat moment tiang menjadi 392 kN m. Tahanan lateral tiang abutment 1 menjadi 455,82 kN dan abutment 2 449,59 kN. Daya dukung pondasi abutment 1 menjadi 5340,986 kN dan abutment 2 menjadi 5688,315 kN. Redesain DPT-2 menggunakan tiang diameter 0,3 m, panjang 3 m berjumlah 8. Redesain ini membuat safety factor terhadap guling DPT-2 atas menjadi 8,80 dan DPT-2 bawah 6,27. Stabilitas terhadap geser DPT-2 atas menjadi 4,34 dan DPT-2 bawah 2,9. Daya dukung DPT-2 atas memiliki daya dukung sebesar 663,66 kN dengan beban vertikal sebesar 628,950 kN, dan daya dukung pada DPT-2 bawah sebesar 1618,437 kN dengan beban vertikal sebesar 1035,051 kN.
EVALUASI RANCANGAN ABUTMENT JEMBATAN SUNGAI DESA KENDALBULUR KECAMATAN BOYOLANGU KABUPATEN TULUNGAGUNG Rohmawati, Restu Farina; Putra, Paksitya Purnama; Nurtjahjaningtyas, Indra
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Mei 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v11i1.24827

Abstract

Jembatan gantung sungai Desa Kendalbulur mengalami kerusakan sehingga tidak dapat dipergunakan secara optimal. Pada tahun 2018, Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung mulai merencanakan jembatan pengganti yang berupa jembatan kantilever dan selesai pada tahun 2021. Perencanaan berupa struktur atas, struktur bawah, dinding penahan tanah 1 (DPT-1) dan dinding penahan tanah 2 (DPT-2). DPT-1 berada di lereng kiri sedangkan DPT-2 berada di lereng kanan. Perencanaan struktur bawah, DPT-1, dan DPT-2 menggunakan data tahun 2018. Namun, pada tahun 2021 geometrik lereng pada sungai tersebut berubah, dan dilakukan penggalian pada kedalaman 3m dari atas lereng. Perubahan geometrik lereng ini berpengaruh terhadap stabilitas abutment dan DPT sehingga perlu dilakukan evaluasi. Sebelum melakukan evaluasi, pertama dilakukan perhitungan stabilitas lereng eksisting dengan menggunakan software geoslope dengan 3 kondisi lereng yaitu kondisi pada tahun 2018, tahun 2021, dan setelah penggalian. Evaluasi abutment dan DPT dilakukan dengan menghitung stabilitas terhadap guling, geser, daya dukung, dan overall pada kondisi setelah penggalian. Hasil perhitungan lereng eksisting menunjukkan bahwa lereng tersebut stabil. Hasil dari evaluasi abutment didapatkan bahwa abutment tidak aman terhadap stabilitas daya dukung pada saat terjadi gempa. Hasil evaluasi DPT-1 didapatkan bahwa DPT-1 aman terhadap guling, geser, dan daya dukung sedangkan DPT-2 tidak aman terhadap daya dukung.
EXPANSIVE SOILS STABILIZATION WITH ADDITIONAL SAND (CASE STUDY : JATILUHUR HAMLET, GLGAH AGUNG VILLAGE, PURWOHARJO SUB-DISTRICT, BANYUWANGI DISTRICT): Stabilisasi Tanah Ekspansif Dengan Penambahan Pasir (Studi Kasus : Dusun Jatiluhur, Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi) 1 Ridwansyah, Muhammad Ari; Ma'ruf, Mokhamad Farid; Putra, Paksitya Purnama
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol. 2 No. 01 (2018): JURNAL REKAYASA SIPIL DAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.427 KB) | DOI: 10.19184/jrsl.v2i01.7807

Abstract

Expansive soil is one of the global problems in the field of construction. In the United States, the estimated cost of damage to buildings and infrastructure due to expansive soils reaches $ 15 million per year (Far & Flint, 2016). While in the hamlet Jatiluhur, Glagahagung village, District Purwoharjo, Banyuwangi district expansive soils much damage the walls and floors of residences. Damage caused by this type of soil has high shrunken properties. In order to reduce these properties stabilization needs to be done. Stabilization in this research uses sand as the stabilizer. The addition of sand aims to reduce the ratio of clay cohesion properties, increase density values, reduce the potential for soil development and reduce soil permeability. The sand content used for stabilization is 15%, 20%, 25%, 30% and 35%. From the test results obtained the original soil has a liquid limit of 90.86%, plastic limit of 36.97% and plasticity index of 53.89%. Under the USCS classification system, the original soil belongs to the category of high plastic clay soil. From several classifications of the expansive soil development potential, the original soil is included in the ground with a high level of development. While the result of mixed soil testing is found that the greater the level of sand can reduce the properties of plasticity, moisture content, and soil development. Tanah ekspansif di desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi banyak merusak dinding dan lantai rumah warga. Kerusakan diakibatkan karena tanah jenis ini memiliki sifat kembang susut tinggi. Guna mengurangi sifat tersebut perlu dilakukan stabilisasi. Stabilisasi dalam penelitian ini menggunakan pasir sebagai stabilitator. Penambahan pasir bertujuan untuk mengurangi rasio sifat kohesi lempung, meningkatkan nilai kepadatan, mengurangi potensi pengembangan tanah dan menurunkan permeabilitas tanah. Kadar pasir yang digunakan untuk stabilisasi sebesar 15%, 20%, 25%, 30% dan 35%. Dari hasil pengujian didapat tanah asli memiliki batas cair sebesar 90,86%, batas plastis sebesar 36,97% dan indeks plastisitas sebesar 53,89%. Berdasarkan sistem klasifikasi USCS, tanah asli termasuk dalam kategori tanah lempung plastisitas tinggi. Dari beberapa klasifikasi mengenai potensi pengembangan tanah ekspansif, tanah asli termasuk ke dalam tanah dengan tingkat pengembangan tinggi. Sedangkan hasil dari pengujian tanah campuran didapatkan bahwa semakin besar kadar pasir dapat mengurangi sifat plastisitas, kadar air, dan pengembangan tanah.
ANALISA PENGARUH PERUBAHAN MUKA AIR SUNGAI TERHADAP KEDALAMAN RANCANGAN DAN STABILITAS STEEL COMBINED RETAINING WALL Hendriantono, Satriawan; Putra, Paksitya Purnama; Wicaksono, Luthfi Amri
JURNAL REKAYASA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Bio Inti Agrindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang agro industri. Perusahaan ini memerlukan pengembangan dermaga pelabuhan pada area bibir Sungai Maro, Kabupaten Merauke, Papua. Letak terminal yang dekat dengan laut membuat air sungai mengalami pasang surut. Pengembangan dermaga direncanakan dengan melakukan penimbunan tanah pada bibir sungai dengan perkuatan steel combined retaining wall. Pada penelitian ini dilakukan analisa kebutuhan kedalaman serta stabilitas tiang terhadap perubahan muka air sungai. Analisa safety factor dan kebutuhan kedalaman dilakukan dengan menggunakan program bantu GEO 5 dan metode FMM (factored momment method). Hasil menunjukkan bahwa semakin surut muka air sungai, maka semakin dalam kebutuhan kedalaman tiang. Untuk mencapai kebutuhan stabilitas tiang maka kedalaman tiang diambil sebesar 8,2 m dengan nilai safety factor sebesar 2,33. Penentuan profil dilakukan berdasarkan momen maksimal yang bekerja. Penurunan timbunan juga dianalisis dengan bantuan program plaxis dengan nilai yang didapatkan sebesar 0,857 cm.
Co-Authors Achmad Fajar Shodiq Ahmad Riyasyul Huda Aiman Syarifuddin Zaein Akhmad Hasanuddin Alfin Kristyanto Anik Ratnaningsih Anita Trisiana, Anita Arfiansyah, Muhaimul Azziis Arti, Farikha Mualida Nafi Asa Dina Safitri Ayu Dwi Lestari Bagus Firman Mahardika Bagus Rahmat Hidayat Celia Nindy Carisa Celia Nindy Carisa Damayanti, Elok Darmawan, Muhammad Rifki Devi Naning Dimas Dedy Pratama1 Dwi Nurnanto Dwi Nurtanto Eka Patriyandi Oktavian Endah Nurhidayah Fahir Hassan Fatmawati, Risma Eka Firman Firman Ganesha, Khalid Pijar Hadi Hamid Abdullah Haeruddin Haeruddin Hendriantono, Satriawan Hernu Suyoso Holis Nurshinta Ibrahim, Muhammad Fahmi Indra Nurtjahjaningtyas Intan Nuraini Irishwanda Sari Jojok Widodo Soetjipto Krisnamurti Kusuma, Dian Natalia Lestari, Rini Trisno Luqman Hakim Luthfi Amri Wicaksono Ma'ruf, Mokhamad Farid Maliq, Tatang Maulana Moch. Wahyudi Riskyanto Mokhammad Farid Ma'ruf Muhammad Ari Ridwansyah Muhammad Fahmi Ibrahim Muhammad Rifki Darmawan Noorlaela, Zahra Agny Prasetyo, Slamet Rohadi Budi Pratomi, Ghaizka Reyhan Rasta Darmawan, Raffio Rendra Kurniawan Restu Farina Rohmawati Retno Utami A Wiyono Ridwansyah, Muhammad Ari Rikarda, Raden Denisio Edwin Rina Zusianti Rindang Alfiah Rini Trisno Lestari Risky Andika Purnama Rizal Mutowaf Al Fatah Rohmawati, Restu Farina Saifuridzal Saifuridzal Saifurridzal, Saifurridzal Sela Marselina Septiandri, Rohmahillah Aviskanasya Sholeh Huda Taufiqurohman Subagio, Hari Tasya Afkarina Utama, Farrel Indryasmara Viola, Balqis Okta Widianto, Rio Wiwik Yunarni Widiarti Wulandari, Diah Ayu Restuti Yuliana Sukarmawati Zahra Hikmah Hayati