Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI RANCANGAN ABUTMENT JEMBATAN SUNGAI DESA KENDALBULUR KECAMATAN BOYOLANGU KABUPATEN TULUNGAGUNG Rohmawati, Restu Farina; Putra, Paksitya Purnama; Nurtjahjaningtyas, Indra
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Mei 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v11i1.24827

Abstract

Jembatan gantung sungai Desa Kendalbulur mengalami kerusakan sehingga tidak dapat dipergunakan secara optimal. Pada tahun 2018, Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung mulai merencanakan jembatan pengganti yang berupa jembatan kantilever dan selesai pada tahun 2021. Perencanaan berupa struktur atas, struktur bawah, dinding penahan tanah 1 (DPT-1) dan dinding penahan tanah 2 (DPT-2). DPT-1 berada di lereng kiri sedangkan DPT-2 berada di lereng kanan. Perencanaan struktur bawah, DPT-1, dan DPT-2 menggunakan data tahun 2018. Namun, pada tahun 2021 geometrik lereng pada sungai tersebut berubah, dan dilakukan penggalian pada kedalaman 3m dari atas lereng. Perubahan geometrik lereng ini berpengaruh terhadap stabilitas abutment dan DPT sehingga perlu dilakukan evaluasi. Sebelum melakukan evaluasi, pertama dilakukan perhitungan stabilitas lereng eksisting dengan menggunakan software geoslope dengan 3 kondisi lereng yaitu kondisi pada tahun 2018, tahun 2021, dan setelah penggalian. Evaluasi abutment dan DPT dilakukan dengan menghitung stabilitas terhadap guling, geser, daya dukung, dan overall pada kondisi setelah penggalian. Hasil perhitungan lereng eksisting menunjukkan bahwa lereng tersebut stabil. Hasil dari evaluasi abutment didapatkan bahwa abutment tidak aman terhadap stabilitas daya dukung pada saat terjadi gempa. Hasil evaluasi DPT-1 didapatkan bahwa DPT-1 aman terhadap guling, geser, dan daya dukung sedangkan DPT-2 tidak aman terhadap daya dukung.
EXPANSIVE SOILS STABILIZATION WITH ADDITIONAL SAND (CASE STUDY : JATILUHUR HAMLET, GLGAH AGUNG VILLAGE, PURWOHARJO SUB-DISTRICT, BANYUWANGI DISTRICT): Stabilisasi Tanah Ekspansif Dengan Penambahan Pasir (Studi Kasus : Dusun Jatiluhur, Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi) 1 Ridwansyah, Muhammad Ari; Ma'ruf, Mokhamad Farid; Putra, Paksitya Purnama
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol. 2 No. 01 (2018): JURNAL REKAYASA SIPIL DAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.427 KB) | DOI: 10.19184/jrsl.v2i01.7807

Abstract

Expansive soil is one of the global problems in the field of construction. In the United States, the estimated cost of damage to buildings and infrastructure due to expansive soils reaches $ 15 million per year (Far & Flint, 2016). While in the hamlet Jatiluhur, Glagahagung village, District Purwoharjo, Banyuwangi district expansive soils much damage the walls and floors of residences. Damage caused by this type of soil has high shrunken properties. In order to reduce these properties stabilization needs to be done. Stabilization in this research uses sand as the stabilizer. The addition of sand aims to reduce the ratio of clay cohesion properties, increase density values, reduce the potential for soil development and reduce soil permeability. The sand content used for stabilization is 15%, 20%, 25%, 30% and 35%. From the test results obtained the original soil has a liquid limit of 90.86%, plastic limit of 36.97% and plasticity index of 53.89%. Under the USCS classification system, the original soil belongs to the category of high plastic clay soil. From several classifications of the expansive soil development potential, the original soil is included in the ground with a high level of development. While the result of mixed soil testing is found that the greater the level of sand can reduce the properties of plasticity, moisture content, and soil development. Tanah ekspansif di desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi banyak merusak dinding dan lantai rumah warga. Kerusakan diakibatkan karena tanah jenis ini memiliki sifat kembang susut tinggi. Guna mengurangi sifat tersebut perlu dilakukan stabilisasi. Stabilisasi dalam penelitian ini menggunakan pasir sebagai stabilitator. Penambahan pasir bertujuan untuk mengurangi rasio sifat kohesi lempung, meningkatkan nilai kepadatan, mengurangi potensi pengembangan tanah dan menurunkan permeabilitas tanah. Kadar pasir yang digunakan untuk stabilisasi sebesar 15%, 20%, 25%, 30% dan 35%. Dari hasil pengujian didapat tanah asli memiliki batas cair sebesar 90,86%, batas plastis sebesar 36,97% dan indeks plastisitas sebesar 53,89%. Berdasarkan sistem klasifikasi USCS, tanah asli termasuk dalam kategori tanah lempung plastisitas tinggi. Dari beberapa klasifikasi mengenai potensi pengembangan tanah ekspansif, tanah asli termasuk ke dalam tanah dengan tingkat pengembangan tinggi. Sedangkan hasil dari pengujian tanah campuran didapatkan bahwa semakin besar kadar pasir dapat mengurangi sifat plastisitas, kadar air, dan pengembangan tanah.
ANALISA PENGARUH PERUBAHAN MUKA AIR SUNGAI TERHADAP KEDALAMAN RANCANGAN DAN STABILITAS STEEL COMBINED RETAINING WALL Hendriantono, Satriawan; Putra, Paksitya Purnama; Wicaksono, Luthfi Amri
JURNAL REKAYASA Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Bio Inti Agrindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang agro industri. Perusahaan ini memerlukan pengembangan dermaga pelabuhan pada area bibir Sungai Maro, Kabupaten Merauke, Papua. Letak terminal yang dekat dengan laut membuat air sungai mengalami pasang surut. Pengembangan dermaga direncanakan dengan melakukan penimbunan tanah pada bibir sungai dengan perkuatan steel combined retaining wall. Pada penelitian ini dilakukan analisa kebutuhan kedalaman serta stabilitas tiang terhadap perubahan muka air sungai. Analisa safety factor dan kebutuhan kedalaman dilakukan dengan menggunakan program bantu GEO 5 dan metode FMM (factored momment method). Hasil menunjukkan bahwa semakin surut muka air sungai, maka semakin dalam kebutuhan kedalaman tiang. Untuk mencapai kebutuhan stabilitas tiang maka kedalaman tiang diambil sebesar 8,2 m dengan nilai safety factor sebesar 2,33. Penentuan profil dilakukan berdasarkan momen maksimal yang bekerja. Penurunan timbunan juga dianalisis dengan bantuan program plaxis dengan nilai yang didapatkan sebesar 0,857 cm.
ANALISIS VARIASI DIAMETER TIANG PANCANG PADA PERANCANGAN PONDASI RUMAH SUSUN Septiandri, Rohmahillah Aviskanasya; Arti, Farikha Mualida Nafi; Nurtjahjaningtyas, Indra; Putra, Paksitya Purnama; Prasetyo, Slamet Rohadi Budi
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 11 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v11i02.4121

Abstract

Perencanaan pondasi tiang dapat dikatakan baik dengan syarat tidak mengalami kegagalan struktur serta mampu memikul beban dengan aman. Maka dari itu dalam perencanaan struktur pondasi memerlukan analisis dan perhitungan yang baik agar diperoleh perencanaan yang aman dan efisien. Pada penelitian ini dilakukan analisis daya dukung pondasi pada variasi diameter dan kedalaman dengan membandingkan perhitungan secara analitis dan numeris. Secara analitis menggunakan metode empiris Luciano De Court (1995) dan Mayerhoff (1976) berdasarkan data uji SPT, sedangkan perhitungan numeris menggunakan metode elemen hingga program Plaxis 2D V.8. Dari hasil perhitungan secara manual dan program terdapat perbedaan yang signifikan dari 4 pemodelan. Didapatkan nilai keamanan menggunakan program Plaxis 2D pada model 1 sebesar 2,9637, model 2 sebesar 2,8303, model 3 sebesar 3,1516, dan model 4 sebesar 3,2181. Perhitungan daya dukung menggunakan cara analitis didapatkan hasil pada model 1, 2, 3 dan 4 berturut-turut sebesar 430,4658 ton, 513,2086 ton, 576,6819 ton dan 678,1103 ton. Secara keseluruhan nilai keamanan (SF) yang diperoleh memenuhi untuk semua desain rencana, begitupun dengan nilai Qijin yang dihasilkan aman terhadap beban yang diterima serta penurunan elastis desain perencanaan telah memenuhi syarat penuruan maksimal (Sijin) pada tanah lempung yaitu ≤ 0,065.
Edukasi Tentang Pengelolaan Sampah Sebagai Upaya Konservasi Sumber Daya Air di Perumahan Mojopahit Sweet Home, Kabupaten Jember Saifurridzal, Saifurridzal; Haeruddin, Haeruddin; Putra, Paksitya Purnama; Firman, Firman
Journal Of Khairun Community Services Vol 4, No 1 (2024): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v4i1.7948

Abstract

Perumahan Mojopahit Sweet Home Kabupaten Jember memiliki permasalahan pada sumberdaya air dan pengelolaan sampah. Kondisi air tanah di perumahan ini kurang jernih dan mengandung logam berat (warna kecoklatan). Pengelolaan sampah juga masih kurang baik dengan masih banyak ditemukan perilaku warga yang membuang sampah dan membakarnya secara sembarangan. Dengan demikian, perlu dilakukan suatu usaha guna peningkatan pengetahuan dan ketersediaan sarana terkait pengelolaan sampah yang baik sebagai langkah awal konservasi sumberdaya air yang berwawassan lingkungan dan berkelanjutan agar permasalahan di lokasi perumahan dapat teratasi dengan baik. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan tahapan diskusi dan observasi pra-pengabdian, penyuluhan pengelolaan sampah  dan pentingnya konservasi sumberdaya air, serta swadaya pembuatan gerobak sampah oleh masyarakat. Hasil pelaksanaan membuat masyarakat memahami dampak membuang sampah sembarangan dan akibat tidak mengelola sampah secara baik dan benar. Selain itu juga, masyarakat dapat mempraktekan proses pemilahan sampah berdasarkan kriteria jenis sampah dan pemanfaatan sampah. Para sasaran di Perumahan Mojopahit Sweet Home pada pengabdian ini dibuatkan gerobak sampah sebagai sarana pengelolaan sampah agar dapat berjalan secara optimal dan masyarakat perumahan cukup antusias terkait pembuatan ekobrik serta penerapan sistem bank sampah.
Peningkatan Kapasitas Pemuda Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, dalam Mendukung Terwujudnya Desa Tangguh Bencana Putra, Paksitya Purnama; Sukarmawati, Yuliana; Hassan, Fahir; Saifurridzal, Saifurridzal
Journal Of Khairun Community Services Vol 4, No 2 (2024): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v4i2.8602

Abstract

Desa Pace, khususnya Dusun Curahwungkal, memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana longsor dan banjir akibat kondisi topografi berbukit serta pemukiman yang berdekatan dengan bantaran sungai. Faktor seperti kemiringan lereng yang curam, minimnya vegetasi, dan tanah gembur memperburuk risiko bencana ini. Untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, pelatihan bagi warga dan pemuda desa sangat penting, termasuk tentang identifikasi potensi bencana dan teknik pengendalian. Universitas Jember berperan dalam program pengabdian masyarakat untuk mengedukasi warga mengenai mitigasi bencana. Hasil diskusi menyoroti perlunya menjaga drainase dan kesiapan masyarakat menghadapi bencana. Kegiatan pendampingan yang dilakukan mencakup pembuatan peta dan jalur evakuasi serta penentuan titik kumpul evakuasi, yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan masyarakat dalam situasi darurat.
Analisa Rancangan Perkuatan Lereng Sungai Tipe Gravitasi Rohadi Budi Prasetyo, Slamet; Tria Saputri, Titis; Nurtjajaningtyas, Indra; Purnama Putra , Paksitya
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 11 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i11.2717

Abstract

The soil retaining wall is one of the reinforcements used to prevent landslides on the slope. Therefore, in planning, good analysis and calculation are needed to be able to bear the burden safely. At the research site, there is a slope of the plengsengan that has only been built for one month and has experienced a landslide. To prevent more severe landslides on this slope, it is necessary to design appropriate and effective slope reinforcement. The analysis of the use of the right type of reinforcement and its design will be carried out in this study in accordance with the requirements of SNI geotechnical 8640:2017. The results of the study show that gravity-type soil retaining walls are more suitable to be applied to strengthen the river slope. The design that has been designed has met several stability, namely safety against bollards (FK boling = 2.4), safety against shear (FK shear = 3.71), and safety against soil carrying capacity (FK carrying capacity = 7.54). The overall slope stability was carried out with the help of the Rocscience Slide program and obtained a slope stability safety factor value of 1.933.
PERBAIKAN TANAH MENGGUNAKAN METODE PRELOADING KOMBINASI PVD PROYEK AKATARA GAS PLANT FACILITY Wicaksono, Luthfi Amri; Tasya Afkarina; Paksitya Purnama Putra
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jts.v18i1.8726

Abstract

Soft soil is a serious problem in the implementation of the Akatara Gas Plant Facility Project because soft soil has a low bearing capacity and experiences large settlements. Effective soil improvement to solve this problem is PVD combination preloading methods. This research aims to plan soil improvement for the primary road construction of the Akatara Gas Plant Facility project in Jambi using PVD combination preloading method. The planned PVD is non-woven PVD with variations in size: 9.5 cm wide, 3.5 cm thick, 10 cm wide, 0.4 cm thick, and 10.5 cm wide, 4.5 cm thick. Calculation of consolidation time after PVD was carried out using triangle and square patterns with varying distances of 100 cm, 110 cm, 130 cm and 150 cm. Based on the analysis results, soil preloading could not be applied because it collapsed, so soil preloading was combined with vacuum preloading. The vacuum preloading used has a capacity of 80 kPa and the required embankment is 3.93 meters high. The planned PVD depth is 12 meters deep. 90% consolidation time required at a distance of 100 cm triangle pattern, 100 cm square pattern, 110 cm triangle pattern, 110 cm square pattern, 130 cm triangle pattern, 130 cm square pattern, 150 cm triangle pattern and 150 cm square pattern cages are 13 weeks, 15 weeks, 9 weeks, 10.5 weeks, 13 weeks, 15.5 weeks, 18 weeks, and 21 weeks. The most effective PVD installation distance and pattern is a distance of 110 cm with a square pattern. The choice of distance and installation pattern is adjusted to the work time for soil improvements on the Akatara Gas Plant Facility Project.
Analisis Efektifitas Desain Perkuatan Untuk Restorasi Lereng pada Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri: Analysis of the Effectiveness of Reinforcement Design for Slope Restoration in Jugo Village, Mojo District, Kediri Regency Utama, Farrel Indryasmara; Putra, Paksitya Purnama; Wicaksono, Luthfi Amri
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jrsl.v9i1.53695

Abstract

The effectiveness analysis of slope reinforcement design is essential to ensure stability and safety in landslide-prone areas, such as Jugo Village, Mojo Subdistrict, Kediri Regency. This region has steep topography and saturated soils due to high rainfall, increasing landslide risks that threaten infrastructure and community safety. To address these issues, appropriate slope reinforcement methods were implemented based on the site’s geotechnical characteristics and field conditions. The analysis aimed to assess how well each method could improve slope stability while remaining efficient and cost-effective. Soil investigation data, including laboratory test results and slope geometry measurements, were used in the study. Existing conditions were analysed using Slope/W software with the Bishop method to evaluate slope safety levels in each segment. Two reinforcement alternatives—Mechanically Stabilised Earth Wall (MSE Wall) and soil nailing—were selected based on their suitability. Of the two, soil nailing was found to be more effective due to its higher safety factor values and greater cost-efficiency in material usage. Overall, the study demonstrated that soil nailing provided a better solution for improving slope stability in the area, making it the preferred method for mitigating landslide risks at the study site. Abstrak Analisis efektivitas desain perkuatan lereng merupakan langkah penting untuk memastikan stabilitas dan keamanan kawasan rawan longsor, khususnya di daerah dengan potensi pergerakan tanah yang tinggi seperti Desa Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Daerah ini memiliki topografi yang curam dan kondisi tanah yang rentan terhadap kejenuhan akibat curah hujan yang tinggi, sehingga meningkatkan risiko longsor yang dapat membahayakan infrastruktur, pemukiman, dan aktivitas masyarakat setempat. Upaya penanganan untuk mengatasi masalah pada lokasi penelitian dilakukan melalui pemberian perkuatan lereng yang efektif. Perkuatan lereng dipilih berdasarkan analisis karakteristik geoteknik lokasi dan kondisi lapangan. Analisis efektivitas perkuatan dilakukan untuk mengevaluasi sejauh mana metode perkuatan yang dipilih mampu meningkatkan kestabilan lereng sesuai dengan parameter keamanan yang ditetapkan dan dapat dilakukan secara efisien dan ekonomis. Data penyelidikan tanah yang digunakan terdiri atas hasil pengujian sampel laboratorium dan data geometri lereng yang diukur langsung di lokasi penelitian. Analisis kondisi eksisting menggunakan perangkat lunak Slope/W dengan metode Bishop pada tiap segmen dilakukan guna mengetahui tingkat kerawanannya. Alternatif perkuatan yang dipilih adalah MSE Wall dan soil nailing, karena keduanya dinilai sesuai untuk lokasi tersebut. Hasil analisis soil nailing lebih unggul pada lokasi penelitian karena memiliki nilai faktor keamanan yang lebih optimal dan juga memiliki biaya material yang lebih ekonomis.  
Efektivitas Campuran Abu Sekam Padi dan Kapur dalam Menurunkan Swelling Potential Tanah Ekspansif (Studi Kasus Desa Kendalrejo, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi) Pratomi, Ghaizka Reyhan; Putra, Paksitya Purnama; Wicaksono, Luthfi Amri
EXTRAPOLASI Vol. 22 No. 02 (2025)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah ekspansif memiliki sifat mengembang yang dapat menyebabkan kerusakan pada infrastruktur di atasnya. Analisis dilakukan untuk mengetahui pengaruh stabilisasi tanah dengan campuran kapur 4% dan abu sekam padi dalam variasi 6%, 8%, dan 10% terhadap potensi pengembangan tanah ekspansif. Metode pengujian laboratorium yang dilaksanakan meliputi pengujian sifat fisis dan sifat mekanis tanah. Hasil pengujian tanah asli menunjukkan bahwa karakteristik tanah terklasifikasi ke dalam tanah lempung (CH/A-7-6) dengan potensi pengembangan dengan tingkat tinggi (114,5%). Stabilisasi dengan campuran abu sekam padi dan kapur secara signifikan menurunkan potensi pengembangan hingga terklasifikasi ke dalam tingkatan rendah (26,7%) dari kondisi tanah asli. Kombinasi campuran kapur 4% dan abu sekam padi 10% terbukti efektif dalam meningkatkan stabilitas tanah ekspansif dengan mengurangi potensi pengembangan tanah secara signifikan.
Co-Authors Achmad Fajar Shodiq Achmad Fajar Shodiq Ahmad Riyasyul Huda Aiman Syarifuddin Zaein Akhmad Hasanuddin Alfin Kristyanto Anik Ratnaningsih Anisa Umi Tressiana Anita Trisiana, Anita Arti, Farikha Mualida Nafi Asa Dina Safitri Ayu Dwi Lestari Ayu Dwi Lestari Bagus Firman Mahardika Bagus Rahmat Hidayat Celia Nindy Carisa Celia Nindy Carisa Damayanti, Elok Darmawan, Muhammad Rifki Dedy Pratama1, Dimas Devi Naning Dimas Dedy Pratama1 Dwi Nurnanto Dwi Nurtanto Eka Patriyandi Oktavian Endah Nurhidayah Fahir Hassan Fatmawati, Risma Eka Firman Firman Ganesha, Khalid Pijar Hadi Hamid Abdullah Haeruddin Haeruddin Hendriantono, Satriawan Hernu Suyoso Holis Nurshinta Ibrahim, Muhammad Fahmi Indra Nurtjahjaningtyas Intan Nuraini Irishwanda Sari Jojok Widodo Soetjipto Krisnamurti Kusuma, Dian Natalia Lestari, Rini Trisno Luqman Hakim Luthfi Amri Wicaksono Luthfi Amri Wicaksono Luthfi Amri Wicaksono Ma'ruf, Mokhamad Farid Maliq, Tatang Maulana Moch. Wahyudi Riskyanto Moch. Wahyudi Riskyanto Mokhammad Farid Ma'ruf Muhaimul Azziis Arfiansyah Muhammad Ari Ridwansyah Muhammad Fahmi Ibrahim Muhammad Rifki Darmawan Nurtjajaningtyas, Indra Prasetyo, Slamet Rohadi Budi Pratomi, Ghaizka Reyhan Rasta Darmawan, Raffio Rendra Kurniawan Restu Farina Rohmawati Retno Utami A Wiyono Ridwansyah, Muhammad Ari Rikarda, Raden Denisio Edwin Rina Zusianti Rindang Alfiah Rini Trisno Lestari Risky Andika Purnama Riyasyul Huda, Ahmad Rizal Mutowaf Al Fatah Rohadi Budi Prasetyo, Slamet Rohmawati, Restu Farina Saifuridzal Saifuridzal Saifurridzal, Saifurridzal Sela Marselina Septiandri, Rohmahillah Aviskanasya Sholeh Huda Taufiqurohman Subagio, Hari Tasya Afkarina Tria Saputri, Titis Trisno Lestari, Rini Utama, Farrel Indryasmara Viola, Balqis Okta Widianto, Rio Wiwik Yunarni Widiarti Wulan Anggarita, Ovilia Wulandari, Diah Ayu Restuti Yuliana Sukarmawati Zahra Agny Noorlaela Zahra Hikmah Hayati