Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pencegahan Stunting Melalui Program Edukasi Gizi dan Masak Bergizi Lokal Pibriyanti, Kartika; Luthfiya, Lulu'; Mufidah, Indahtul; Ramanda, Kamila; Shofiyanti, Abidah Ardelia; Nazhifah, Syadza Syafa; Zalma, Diva Noor Siti; Yusri, Ghaisani Arifah; Hidayati, Retna; Yulianawati, Farida
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2e23d754

Abstract

Pencegahan stunting merupakan salah satu tantangan besar dalam kesehatan masyarakat, terutama di wilayah Puskesmas Padas, Ngawi. Stunting dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang anak dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan intervensi pengabdian masyarakat yang fokus pada edukasi gizi melalui media audiovisual serta demo masak bergizi berbahan pangan lokal. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data melalui pre-test dan post-test, wawancara, serta kegiatan edukasi yang dilakukan secara daring dan tatap muka di posyandu. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas ibu balita di wilayah ini memiliki pengetahuan rendah mengenai pola pemberian makan yang tepat dan pentingnya ASI eksklusif. Program edukasi yang dilakukan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pola makan sehat dan pemberian ASI eksklusif. Selain itu, kegiatan demo masak juga berhasil memperkenalkan cara mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan bergizi. Kesimpulannya, pendekatan edukatif berbasis audiovisual dan praktik masak memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gizi dan pencegahan stunting, serta dapat diterapkan secara berkelanjutan di komunitas.
Faktor yang berhubungan dengan kadar hemoglobin ibu hamil: studi kasus kontrol di Puskesmas Pitu Kabupaten Ngawi Pibriyanti, Kartika; Marfu'ah, Hanan; Luthfiya, Lulu'; Fathimah, Fathimah; Mufidah, Indahtul; Rahayu, Try; Romadhoni, Zhazha Pratiwi; Yuliana, Fitri
Jurnal Gizi Klinik Indonesia Vol 21, No 4 (2025): April
Publisher : Minat S2 Gizi dan Kesehatan, Prodi S2 IKM, FK-KMK UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijcn.93231

Abstract

Factors related to hemoglobin levels among pregnant women: case control study at the Pitu District Health Center, Ngawi RegencyBackground: Hemoglobin is an indicator of iron availability in the body, and its levels can be affected by iron deficiency. A decrease in hemoglobin levels can lead to anemia, which increases the risk of maternal mortality during childbirth.Objective: This study aimed to analyze factors related to hemoglobin levels, such as nutritional status and Eating patterns, among pregnant women at the Pitu District Health Center, Ngawi Regency.Methods: A case-control study involving 76 pregnant mothers (18-42 years old) from the Pitu Community Health Center area in Ngawi Regency was conducted using purposive sampling. The study needed 38 people per group. This study uses a 1:1 comparison of cases and controls. The modified semi-quantitative food frequency questionnaire was used to collect data on pregnant women’s dietary patterns. Anthropometric data measured MUAC (Upper Arm Circumference) using standard measurements. The obtained data were analyzed by using the Chi-Square test.Results: The similarities in both the case and control groups are that the majority of mothers are of non-risk age for childbirth, have low socioeconomic status, are housewives, and have inadequate iron intake. However, in the case group, inadequate vitamin C intake was also found. There is a significant relationship between nutritional status (p=0.049; OR=0.255) and feeding frequency (p=0.001; OR=5.385) with hemoglobin levels. Type and amount of feedings had no relationship with hemoglobin levels (p=0.818: OR=0.810).Conclusions:  The study reveals an inverse relationship between nutritional status and feeding frequency and hemoglobin levels, but not for the type and amount of feedings among pregnant women at the Pitu District Health Center, Ngawi Regency.
Pengembangan Pendidikan Berbasis Al-Quran, Peningkatan Kesehatan PHBS dan Bebas Anemia melalui Pendekatan dan Pelatihan Masyarakat di Dusun Jegolan Ngawi Pibriyanti, Kartika; Makmur, Ade Susila Cahyani; Wardani, Petria Wafa Kusuma; Ramadhani, Annisa Pitri; Mufidah, Indahtul; Salsabila, Jihan Fauziyah; Daumi, Nadhif; Amala, Nur; Luthfiya, Lulu'; Pinasti, Ladyamayu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i4.13872

Abstract

ABSTRAK Pendidikan dan kesehatan masih menjadi salah satu permasalahan masyarakat serta aspek penting dalam kehidupan. Pedidikan dan kesehatan yang baik menghasilkan sumber daya manusia berkualitas. Pengembangan pendidikan berbasil al qur’an, peningkatan kesehatan PHBS dan bebas anemia melalui pendekatan dan pelatihan masyarakat. Pembimbingan dan pengajaran kepada murid TPA Al-Muttaqin menggunakan media poster dan alat bermain sesuai mata pelajaran. Pendekatan melalui upaya edukasi bebas anemia dengan media leaflet. Monitoring evaluasi dilaksanakan setelah intervensi diberikan. Pengembangan pendidikan dengan pembuatan kurikulum belajar di TPA memberikan dampak konkret pada pemahaman peserta didik. Edukasi kesehatan PHBS pada anak sekolah dasar dan bebas anemia menunjukkan perbedaan nilai yang signifikan antara sebelum dan setelah. kegiatan penting dijalankan untuk meningkatkan kualitas pendidikan nonformal dan kesehatan. Program berjalan dengan baik, karena dukungan dan antusiasme masyarakat Dusun Jegolan, SDN 5 Tempuran, serta TPA Al-Muttaqin. Kata Kunci: Al-Quran, Kesehatan, PHBS, Anemia  ABSTRACT Education and health represent important societal issues and crucial components of life. High-quality education and healthcare contribute to the development of skilled and capable individuals. Enhance education based on Al-Qur'an, improve PHBS health practices, and reduce anemia with community-based approaches and training. Deliver instruction and guidance to TPA Al-Muttaqin students using subject-specific play equipment and posters.  Implement a strategy that focuses on delivering education free of anemia using leaflet media. Post-intervention evaluation monitoring is conducted. The implementation of a learning program at TPA has a significant affect on the comprehension of students. There were statistically significant differences in the scores of anemia-free education and PHBS health education for elementary school children before and after the intervention. This activity is crucial for improving the quality of non-formal education and health. The program performs successfully due to the support and enthusiasm of the community in Dusun Jegolan, SDN 5 Tempuran, and TPA Al-Muttaqin. Keywords: Education, Health, PHBS, Anemia
PEMBERDAYAAN KADER DENGAN PENGEMBANGAN PANGAN LOKAL TINGGI PROTEIN SEBAGAI BAHAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BALITA UNTUK MENCEGAH STUNTING Pibriyanti, Kartika; Fajr Rooiqoh, Qothrunnadaa; Amala, Nur; Luthfiya, Lulu’; Mufidah, Indahtul; Kumala, Yunita; Nurohmi, Susi; Ningrum Puspitosari, Dian; Munibah Sobari, Ruzaina; Aini Fadlilah, Hurul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.2017-2023

Abstract

Peran kader sangat penting bagi masyarakat. Sebagai edukator, motivator, administrator dan penggerak masyarakat dalam hal kesehatan. Pengetahuan dan keterampilan kader yang belum optimal dapat terjadi karena banyak faktor diantaranya adalah edukasi, pendampingan, pelatihan oleh akademisi maupun paktisi. Pelayanan kesehatan di posyandu merupakan langkah startegis peningkatan derajat kesehatan bayi dan balita. Pemberian edukasi pada kader terkait pemberian makanan tambahan sangat diperlukan karena kader juga berperan dalam penyediaan PMT penyuluhan maupun pemulihan. Materi disamaikan dengan metode ceramah, presentasi dilanjutkan sesi diskusi. Kader menyimak materi dengan antusias serta komunikatif. Berdasar hasil pre dan post test pengetahuan kader berbeda signifikan dan menunjukkan keberhasilan kegiatan. Demo masak hingga lomba modifikasi resep serta menghias PMT diikuti dengan seksama. Ditemukan ada beberapa bahan yang tidak dianjukan dalam komposisi PMT diantaranya kental manis dan penyedap rasa tinggi natrium.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Widodaren dengan Menciptakan Kebun Gizi sebagai Upaya Pencegahan Stunting : Pemberdayaan Masyarakat Desa Widodaren dengan Menciptakan Kebun Gizi sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pibriyanti, Kartika; Mufidah, Indahtul; Fajr Rooiqoh, Qothrunnadaa; Akhiriana, Enik; Luthfiya, Lulu’; Amala, Nur
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.14240

Abstract

The stunting rate is increasing every year in Indonesia. The impact caused by stunting in the medium term is in the form of low intelligence and cognitive abilities, and risk. The long term is the quality of human resources and the problem of degenerative diseases in adulthood. Prevention of stunting can be done one of them by implementing specific nutrition programs with food security indicators through the development of local food based on nutrition gardens. This research method uses descriptive qualitative method. The activity begins by looking at the knowledge of Family Welfare Development (PKK) and Integrated Sevices Post (Posyandu) cadres related to the basic skills of Health Integrated Sevices Post cadres. Statistical test results showed a significant difference of 0.000 between the mean before and after the material exposure of 25 basic skills of Posyandu cadres in PKK and Posyandu cadres in Widodaren Village. This activity involved PKK women and Posyandu cadres with the implementation of a nutrition garden using aquaponic technology, a technology that combines fish and vegetable cultivation in one cultivation period. The next activity is processing the results of the nutrition garden in the form of vegetables and catfish into nutrient-dense foods such as processed nuggets and dim sum. Local food-based nutritional gardens can be an effort to prevent stunting.
Pemberdayaan Siswa Melalui Program Ninja (Nutrisionis Remaja) Luthfiya, Lulu'; Amala, Nur; Yuni Damayanti, Amilia; Pibriyanti, Kartika; Fathimah, Fathimah; Mufidah, Indahtul; Fajr Roiqooh, Qothrunnadaa; Pinasti, Ladyamayu; Syafa, Hikma; Handoko, Rendi
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.14449

Abstract

Pendahuluan: Para siswa siswi anggota PMR di SMA Negeri 1 Widodaren, diketahui prevalensi obesitas sebesar 24,9% dan gizi buruk sebesar 11,54%. Untuk memperbaiki status gizi dan meningkatkan pengetahuan terkait gizi pada siswa siswi di SMAN 1 Widodaren, maka dilakukan pengabdian masyarakat yaitu dengan membuat program pemberdayaan siswa melalui program NINJA (Nutritionist Remaja).  Studi ini bertujuan untuk melatih dan mendampingi siswa tentang pengukuran status gizi dan edukasi gizi seimbang. Metode: Metode yang digunakan yaitu: pelatihan dan pendidikan kepada siswa-siswi yang menjadi kader NINJA.  Hasil: Terbentuk 25 kader NINJA dengan keterampilan dan pengetahuan yang cukup tentang pentingnya gizi bagi tubuh. Kesimpulan: Pelatihan dan pendampingan Kader NINJA dengan intensif meningkatkan keterampilan siswa dalam melakukan pengukuran status gizi dan edukasi gizi seimbang.
Implementasi Jaminan Produk Halal Melalui Sosialisasi dan Pendampingan Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) UMKM Kabupaten Ngawi Damayanti, Amilia Yuni; Luthfiya, Lulu’; Pibriyanti, Kartika; Mufidah, Indahtul; Zhifah, Syadza Syafana; Salsabila, Jiha Fauziyah; Aini, Hurul; Fauziatunnisa’, Elok
Jurnal Abdi Mas Adzkia Vol 4, No 1 (2023): Agustus - Desember 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/adzkia.v4i1.18292

Abstract

Sertifikasi halal merupakan proses evaluasi dan persetujuan produk yang memenuhi persyaratan Syariah Islam. Sertifikasi halal penting karena memberikan jaminan  produk halal kepada konsumen khususnya konsumen Muslim. Akan tetapi sebagian masyarakat Indonesia masih belum menyadari pentingnya sertifikasi halal. Sekitar 50% UMKM di ngawi yang bergerak dibidang pangan belum mempunyai sertifikasi halal. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman terhadap pelaku usaha UMKM di wilayah Ngawi tentang pentingnya sertifikasi halal. Oleh karena itu, perlu adanya sosialisasi dan dukungan serta pembinaan kepada UMKM bidang pangan  di Kabupaten Ngawi dengan tujuan untuk meningkatkan  jaminan mutu produk halal. Bentuknya adalah sosialisasi dan pelatihan dengan metode ceramah, tanya jawab dan tutorial, serta dukungan pendaftaran sertifikasi Halal gratis (Sehati) dengan sistem skema self-declare. Maka dari itu, dalam rangka mengembangkan perekonomian daerah dan mempersiapkan diri memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC), UMKM perlu memberikan jaminan terhadap kualitas produk yang dihasilkan, termasuk jaminan produk Halal. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan Indonesia dapat mencapai target 10 juta sertifikasi halal pada tahun 2024 serta  menjadi pusat Industri pangan halal dunia.
The factors that affect halal certification among small and medium enterprise food entrepreneurs in Ngawi Luthfiya, Lulu'; Damayanti, Amilia Yuni; Pibriyanti, Kartika; Marfu'ah, Nurul; Mufidah, Indahtul; Amala, Nur; Hafifah, Cut Ajma Fitira; Fauziatunnisa, Elok
Journal of Halal Science and Research Vol. 5 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jhsr.v5i2.10458

Abstract

A halal lifestyle using halal-certified products is a vital necessity for Muslims. It allows Indonesia to become the world's largest producer and servicer of halal products. However, many uncertified halal products are circulating in the community, and the number of certified halal items tends to be small. Several factors influence the low quality of halal certification products. This Research aimed to identify factors influencing halal certification: education, knowledge, attitudes, behavior, and awareness. The Type of research was crossectional research. The research was conducted in the Ngawi district by comparing entrepreneurs with halal certification and entrepreneurs who still need to have halal certification, with the number of each sample of 26 entrepreneurs. The technique of sampling was purposive sampling.  These research variables are factors associated with halal certification, including the level of education, knowledge, attitudes, behavior, and awareness of the entrepreneur acquired through interviews using validated questionnaires and the reliability of the questionnaire. The education, knowledge, and attitude data were analyzed using a chi-square test. The behavior and halal awareness were analyzed using the Fisher test. The statistical test results showed a p-value of < 0.001 on the variables of knowledge, education, attitude, and behavior, so it can be said that knowledge, education, behavior, and attitude positively affect halal certification. However, based on the statistical test on the halal awareness variable, the relationship test results of p-value > 0.05, so it can be said that halal awareness does not positively affect halal certification. This research concludes that education, knowledge, attitudes, and behavior influence legal certification. Awareness of halal behavior does not affect halal certification.   Keywords: Attitude, Behavior, Education, Halal awareness, Halal certification knowledge
Hubungan Chrononutrition Terhadap Status Gizi, Lingkar Lengan Atas, dan Anemia pada Remaja Putri: The Relationship Between Chrononutrition with Nutritional Status, Mid Upper Arm Circumference and Anemia in Adolescent Girl Pibriyanti, Kartika; Mufidah, Indahtul; Luthfiya, Lulu'; Rooiqoh, Qothrunnadaa Fajr; Pinasti, Ladyamayu; Amala, Nur; Claresta, Ivena; Nurohmi, Susi
Amerta Nutrition Vol. 9 No. 4 (2025): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v9i4.2025.596-607

Abstract

Background: The Adolescents are currently facing the triple burden, which includes undernutrition, overnutrition or obesity, and micronutrient deficiencies. The nutritional status of adolescents was influenced by chrononutrition. Chrononutrition has a significant relationship with nutritional status. However, there are no studies in Indonesia that specifically examine the relationship between chrononutrition and nutritional status, Mid Upper Arm Circumference (MUAC), and anemia in adolescent girls. Objectives: This study aimed to analyze the relationship between chrononutrition and nutritional status in adolescents. Methods: This study was cross-sectional, that was conducted in Senior High School in Widodaren, Ngawi, in August until september 2024. The population in this study were teenager aged 14-19 years with a sampel size of 100 respondents calculated using the Lemeshow formula. The independent variable was chrononutrition namely breakfast skipping, evening eating and night eating. The chrononutrition was obtained using Chrononutrition Profile Questionnaire. Meanwhile the dependent variable was nutritional status using Body Mass Index/Age, anemia level using hemoglobin and chronic energy deficiency level which was obtained by mid upper arm circumference. The data was analyzed by chi square and fisher. Results: There was a relationship between chrononutrition namely breakfast skip (p-value=0.046), night eating (p-value=0.016), and evening eating (p-value=0.01) with nutritional status. There was relationship between chrononutrition namely breakfast skipping (p-value=0.003), night eating (p-value=0.001) and evening eating (p-value=0.03) with Anemia in Adolescent Girl. There was no relationship between chrononutrition namely breakfast skipping, and evening eating with MUAC in Adolescent girl, but there was relationship between night eating with MUAC. Conclusions: There was relationship between chrononutrition, namely breakfast skipping, night eating and evening eating with nutritional status and anemia. There was relationship between night eating with chronic energy deficiency. Meanwhile there was no relationship between chrononutrition, namely breakfast skipping and evening eating with chronic energy deficency.
PENINGKATAN LITERASI GIZI MELALUI EDUKASI GULA DAN MSG PADA IBU BALITA DI POSYANDU Mufidah, Indahtul; Pibriyanti, Kartika; Luthfiya, Lulu'; Fathimah, Fathimah
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes)
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v3i2.112

Abstract

Improving nutrition literacy among mothers of toddlers, particularly regarding sugar and MSG consumption, is essential to prevent nutritional issues such as stunting and obesity. This study aimed to assess the effectiveness of educational interventions on sugar and MSG consumption among mothers at Posyandu Kakaktua 7, Dusun Ngeledok, Ngawi, East Java, in July 2025. A pre-test and post-test design was used, with knowledge assessment conducted before and after the intervention. The educational session was delivered using a leaflet containing information on the health risks of excessive sugar and MSG consumption and guidance on healthier food choices. Results showed a significant improvement in mothers' knowledge, with an average pre-test score of 6.56 and a post-test score of 8.73. The intervention successfully enhanced mothers’ awareness of the negative effects of high sugar and MSG intake, promoting healthier dietary practices. The study demonstrates the effectiveness of community-based education in improving nutrition literacy and highlights the importance of empowering mothers in ensuring proper nutrition for their children.
Co-Authors Aini Fadlilah, Hurul Aini, Hurul Ajeng, Oktavia Bela Dyah A Akhiriana, Enik Alimah, Istiqomah Nurul Amal Fadholah Amala, Nur Amalillah, Fitria Amilia Yuni Damayanti Annisa, Putri Arifah, Dian Afif Banun Ma&#039;rifah Fathsidni Caesaria, Fairuz Hasna Claresta, Ivena Daumi, Nadhif Ella Firdaus Sulistiyani Fadholah, Amal Fajr Roiqooh, Qothrunnadaa Fajr Rooiqoh, Qothrunnadaa Fathimah Fathimah, Fathimah Fathimah, Fathimah Fatin, Nisrina Fauziatunnisa, Elok Fauziatunnisa’, Elok Fitri Yuliana, Fitri Hafifah, Cut Ajma Fitira Handoko, Rendi Harith, Sakinah Binti Hasanatuz, Ghina Hidayati, Retna Islami, Azura Nur Joyeti Darni Kamila, Arfah Khoder, Nurul Husna Binti Kumala, Yunita Kurnia, Masayu Lulu’ Luthfiya Lutfiya, Lulu' Luthfiya, Lulu' Luthfiya, Lulu’ Luthfiya, Lulu’ Luthfiya, Lulu’ Luthfiyah, Lulu' Makmur, Ade Susila Cahyani Mardhotillah, Hafizah Marfu'ah, Hanan Marfu'ah, Nurul Munibah Sobari, Ruzaina Nabawiyah, Hafidhotun Nazhifah, Syadza Syafa Ningrum Puspitosari, Dian Nur Amala Nurul Azizah chairiyah Patricia, Amelia Pibriyanti, Kartika Pinasti, Ladyamayu Prianingsih, Farida Ika Qotrunnadaa Fajr Rooiqoh Qurotul Aini Rahayu, Try Ramadhani, Annisa Pitri Ramanda, Kamila Romadhoni, Zhazha Pratiwi Rooiqoh, Qothrunnadaa Fajr Safitri, Desnika Irfadianis Intan Salsabila, Jiha Fauziyah Salsabila, Jihan Fauziyah Shofiyanti, Abidah Ardelia Sholiha, Imra’atu Silawati, Emira Tri Siswiyanti, Ikha Sobariah, Nur Siti Sukowati, Dewi Susi Nurohmi Syafa, Hikma Wardani, Petria Wafa Kusuma Yulianawati, Farida Yuni Damayanti, Amilia Yusri, Ghaisani Arifah Zalma, Diva Noor Siti Zhifah, Syadza Syafana