Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Skrening Bakteri Asam Laktat yang Diisolasi dari Usus Ayam Broiler sebagai Kandidat Probiotik untuk Unggas Nurbaiti Nurbaiti; Anwar Rosyidi; Muhamad Ali
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.093 KB) | DOI: 10.29303/jitpi.v2i1.25

Abstract

The use of probiotics is increasingly popular as an alternative replacement to antibiotic uses in stimulating healthand growth of broiler chickens. The use of antibiotics may disturb the balance of the gut microbiota and play asignificant role in the emerging of antibiotic resistance pathogens. Thus, the objective of this study was to isolateand screen lactic acid bacteria (LAB) from the intestine of broiler chickens as probiotic candidates. LAB wereinitially screened by phenotypic assay. Furthermore, those strains which belonged to LAB were screened forinhibitory activity against E. coli. Results showed that a total of 4 isolates were considered as members of lacticacid bacteria indicating by the results of phenotypic assays: gram positive, catalase and oxidase negative, and ableto perform carbohydrate fermentation. Out of the 4 isolates, only one isolate showed an inhibitory activity againstthe targeted pathogen. Further research is still needed to confirm the potential strain for probiotic in poultry.
Infection and Distribution of Liver Fluke (Fasciola Sp) Zoonotic Parasite on Cattle in Central Lombok and East Lombok Districts Wayan Wariata; Made Sriasih; Anwar Rosyidi; Muhamad Ali; Sulaiman N. Depamede
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI)
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.317 KB) | DOI: 10.29303/jitpi.v5i1.55

Abstract

Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi populasi dan produksi ternak adalah masalah penyakit dan parasit. Gejala serangan parasit seringkali tidak tampak dan kadang-kadang petani kurang menyadarinya. Cacing hati (Fasciola sp.) merupakan parasit zoonosis yang dapat menginfeksi berbagai macam hewan ternak ruminansia terutama sapi. Fasciolamemiliki dua spesies utama yaitu hepatica dan gigantica. Penyebaran Fasciola sp. adalah daerah beriklim tropis basah yaitu di Asia dan Afrika. Fasciola sp. yang sering dijumpai di Indonesia adalah spesies gigantica, sedangkan spesies hepatica sering terdeteksi pada sapi-sapi impor. Untuk mengetahui infeksidan tingkat penyebaran Fasciola giganticadan Fasciola hepaticapada ternak sapi di kabupaten Lombok Tengahdan Lombok Timurmaka dilakukan survei, pengamatan dan pengambilan sampel organ hati sapi di pasar-pasar daging yang ada pada dua daerah tersebut. Pada masing-masing daerah diambil 3 lokasi pasar daging, yaitu di kabupaten Lombok Tengah: pasar Praya, pasar Mantangdan pasar Kopang; di kabupaten Lombok Timur: pasarSelong, pasarMasbagikdan pasarTerara. Pada masing-masing pasar, pengamatan dan pengambilan sampel diulang sebanyak 3 kalipada 3 orang pedagang.Selanjutnya sampel diamati di laboratorium untuk mengetahui adanya cacing hati dan kerusakan hati sapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, sapi-sapi dan daging sapi yang diperjual belikan di pasar-pasar Lombok Tengah dan Lombok Timur terinfeksi parasit cacing hati (Fasciola sp.), dengan tingkat infeksi yang masih rendah, yaitu antara 1,3 sampai 2,3. Di samping itu, warna dan tekstur hati sapi yang diperjual belikan di pasar-pasar Lombok Tengah dan Lombok Timur relatif masih baik dan layak dikonsumsi.