Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Kepala Sekolah dalam Penerapan Tata Tertib Siswa di SMP Negeri 2 Tongkuno Azlinda; Samiruddin; Muhammad Idrus
Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/mores.v2i1.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bagaimana peran kepala sekolah dalam penerapan tata tertib siswa SMP Negeri 2 Tongkuno Kabupaten Muna, (2) faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan tata tertib siswa SMP Negeri 2 Tongkuno Kabupaten Muna, dan (3) upaya mengatasi hambatan kepala sekolah dalam penerapan tata tertib siswa SMP Negeri 2 Tongkuno Kabupaten Muna. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini yaitu berjumlah 1 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah. Informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang Guru, dan 6 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepala sekolah SMP Negeri 2 Tongkuno berperan aktif dalam pengambilan keputusan dan konsisten dalam penegakan aturan dalam melakukan pengawasan dan pengontrolan kepada guru dalam penerapan tata tertib siswa, (2) Faktor Pendukung dalam penerapan tata tertib yaitu faktor siswa itu sendiri, sikap pendidik dan lingkungan siswa, sedangkan faktor penghambat yaitu kurangnya pengawasan karena jumlah guru dan pengurus sekolah jauh lebih kecil dibanding banyak siswa yang ingin diawasi dan faktor penggunaan teknologi dan terpaan media, dan (3) Upaya kepala sekolah dalam mengatasi hambatan dalam penerapan tata tertib yaitu bertindak tegas dengan memberikan hukuman kepada siswa sesuai aturan sekolah yang berlaku, dan pembinaan terintegrasi agar sifat-sifat baik siswa dapat terbentuk melalui pembinaan yang terintegrasi dan membatasi penggunanaan handphone yang berlebihan.
Peranan Guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam Mengembangkan Kecerdasan Moral Siswa Muhammad Idrus; Aswati; Samiruddin
Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/mores.v1i2.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan memaparkan peranan guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam mengembangkan kecerdasan moral siswa. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan mengkaji fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Milles & Huberman, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini berjumlah 9 orang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pengembangan kecerdasan moral siswa di SMP Negeri 5 Kendari yaitu menasehati dan mengingatkan siswa tentang nilai-nilai moral, membahas dan menunjukkan contoh konkret tentang nilai-nilai moral secara tidak langsung yang terintegrasi dengan mata pelajaran dan proses pembelajaran kelompok, mendorong siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah dalam pengembangan moral siswa terutama sikap toleran dan kontrol diri. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa guru PKn SMP Negeri 5 Kendari berperan aktif dalam mengembangkan kecerdasan moral siswa yaitu dengan mengintegrasikan penanaman nilai-nilai kecerdasan moral dalam proses pembelajaran, membahas materi pelajaran dan mengaitkan dengan nilai kecerdasan moral, mendorong mengkuti kegiatan ekstrakurikuler dan memberi contoh atau model tentang orang yang memiliki nilai-nilai kecerdasan moral. Peranan guru PKn dalam mengembangkan kecerdasan moral sangat penting dalam mengembangkan moral siswa yang berakhlak mulia serta dapat menciptakan peradaban yang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.
Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Moral Remaja Hikmah Oga; Syahbudin; Muhammad Idrus
Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/mores.v2i2.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peran orang tua dalam keluarga di Desa Rangka  Kecamatan Kabawo, (2) peran keluarga dalam membina moral anak atau remaja di Desa Rangka Kecamatan Kabawo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif model Miles dan Huberman yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) peran orang tua dalam keluarga di Desa Rangka Kecamatan Kabawo adalah mendidik anak, menjadi sistem sosial, mengasuh anak, dan (2) peran keluarga dalam membina moral anak atau remaja di Desa Rangka Kecamatan Kabawo adalah memperhatikan moral dan tingkah laku remaja, mendampingi anak ketika belajar, menyediakan fasilitas anak untuk belajar.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Irma Amutia Sari; Hamuni; Andi Syahrir; Muhammad Idrus
Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2025): Edisi April 2025
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/mores.v3i1.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran problem solving pada siswa kelas X.A SMA Negeri 1 Watubangga; 2) meningkatkan aktivitas mengajar guru melalui penerapan model pembelajaran problem solving pada siswa kelas X.A SMA Negeri 1 Watubangga; dan 3) meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran problem solving pada siswa kelas X.A SMA Negeri 1 Watubangga. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantatif yang berupa tes hasil belajar dan metode kualitatif berupa observasi aktivitas belajar guru dan observasi aktivitas belajar siswa. Dengan menerapkan model pembelajaran problem solving terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat pada siklus I ketuntasan secara klasikal 58,06% atau 18 orang  memperoleh nilai KKM sebesar ≥75 meningkat pada siklus II menjadi 83,87% atau 26 orang siswa yang memperoleh nilai KKM sebesar ≥75. Aktivitas guru sesuai kegiatan pembelajaran pada siklus I sebesar 65% meningkat pada siklus II sebesar 92% dengan peningkatan sebesar 27%. Aktivitas siswa sesuai kegiatan pembelajaran juga pada siklus I sebesar 65% meningkat pada siklus II sebesar 92%, artinya meningkat sebesar 27%
Peran Kepala Desa Sebagai Mediator dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Waris Secara Non Litigasi di Desa Kapota Utara Suhaila; Wa Ode Hijrah; Muhammad Idrus
Mores: Jurnal Pendidikan, Moral dan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi September 2025
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/mores.v3i2.44

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kepala desa sebagai mediator dalam penyelesaian sengketa tanah waris secara non litigasi di Desa Kapota Utara. Penelitian ini dilakukan di Desa Kapota Utara Kecamatan Wangi-Wangi Selatan Kabupaten Wakatobi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dari penelitian ini 5 orang yang terdiri dari 1 orang kepala desa sebagai responden dan  4 orang informan yang meliputi 2 orang masyarakat yang bersengketa serta 2 orang saksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan dokumentasi dan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala desa sebagai mediator dalam penyelesaian sengketa tanah waris di Desa Kapota Utara adalah kepala desa melakukan tahap pramediasi dan tahap mediasi. Pada tahap pramediasi  yaitu kepala desa menerima laporan sengketa tanah waris, peninjauan lokasi tanah waris, pemanggilan para pihak dan saksi. Adapun tahap mediasi yaitu kepala desa membuka mediasi, memastikan semua pihak sepakat untuk dimediasi, kepala desa menyampaikan peraturan mediasi dan menyampaikan putusan akhir mediasi.
Strategi Pemasaran Kakao dalam Meningkatkan Pendapatan Petani (Studi Petani di Kabupaten Kolaka Utara) Muhammad Idrus; Baso Sulham; Ammase. S; Siti Sulfirani
INTENS Jurnal Inovasi Sains Teknologi dan Bisnis Vol 1 No 1 (2024): INTENS Jurnal Inovasi Sains Teknologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, INTENS MKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Kolaka Utara dengan populasinya yakni petani kakao di Kabupaten Kolaka Utara. Penarikan sampel menggunakan random sampling technique. Metode penelitian yang digunakan yakni observasi dan wawancara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi penjualan kakao sehingga meningkatkan pendapatan petani kakao di Kabupaten Kolaka Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan pemasaran kakao yang dihadapi adalah teknik pengolahan dan pemasaran tanaman kakao di Kolaka Utara belum maksimal. Kelompok petani kakao belum melakukan teknik pengolahan yang benar, serta kurangnya informasi mengenai saluran pemasaran bagi petani, padahal dari sudut pandang petani sebagai produsen, informasi mengenai saluran pemasaran yang efektif dan efisien merupakan salah satu hal yang dapat mendorong peningkatan produksi kakao. Dengan pengetahuan serta keterampilan tentang pemasaran produk hasil pertaniannya menggunakan E-Commerce diharapkan mampu mengatasi segala permasalahan yang muncul serta dapat menjadi bekal bagi petani dalam menjalani usaha pertaniannya ini dengan lebih baik lagi, mampu menembus wilayah pemasaran yang lebih luas, menarik minat beli lebih banyak lagi dari yang sebelumnya, dan pada akhirnya semua bermuara pada peningkatan volume penjualan dan pendapatan usaha sehingga kesejahteraan ekonomi petani lebih meningkat.
Pengaruh Umur Induk Terhadap Performa Pedet Sapi Bali di Peternakan Rakyat Fikri Khaikal; Tati Murniati; muhammad idrus
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu, Juni 2025
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jitpu.v5i1.4757

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh umur induk terhadap performa pedet yang dilahirkan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023 di Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone ,Sulawesi Selatan, dengan menggunakan sapi Bali sebanyak 30 ekor induk yang berumur 3-6 tahun dan 30 ekor sapi Pedet. Parameter yang diamati yaitu pengelompokan induk, dan pengukuran berat lahir pedet. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa induk tidak berpengaruh nyata (P>0,5) terhadap berat lahir dan pertambahan bobot badan sapi Bali yang dipelihara secara semi intensif, pada umur 3 sampai 6 tahun performa induk menghasilkan anak yang relative sama, hasil dari penelitian ini disarankan adanya penelitin lanjutan untuk melihat tingkat pertumbuhan sapi Bali jantan dan betina dengan jumlah ternak yang lebih banyak serta umur yang sama.
PELATIHAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR KEPADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI UNIVERSITAS SAMUDRA Muhammad Maulana Fajar; Muhammad Idrus; Novriansyah; Muhammad Irfan; Fitri Agung Ananda
Jurnal Pengabdian Keolahragaan dan Sains Vol 1 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEOLAHRGAAN DAN SAINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan dasar mengajar merupakan kemampuan wajib yang harus dimiliki oleh seorang guru, Praktik Lapangan Prasekolah (PLP) merupakan program yang disusun untuk memberikan pengalaman mahasiswa untuk menjadi guru di sekolah sebelum lulus dari kampus. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan dasar mengajar mahasiswa program studi pendidikan jasmani Universitas Samudra sebagai bekal untuk melaksanakan PLP. Pelatihan dilakukan selama 3 hari metode pelatihan menggunakan PAR (Participatory Action Research). Peserta pelatihan rerdiri dari mahasiswa, pendidikan jasmani yang berjumlah 60 orang. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga berlatih secara langsung melalui simulasi mengajar (micro teaching) dan kolaborasi dengan dosen serta guru mitra. Kegiatan ini juga membentuk komunitas belajar yang berkelanjutan untuk mendukung mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas dan profesionalisme sebagai calon guru Pendidikan Jasmani Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan peserta memberikan tanggapan bahwa pelatihan ini bermanfaat dan mempunyai nilai kepraktisan untuk diterapkan dan di implementasikan.
Increasing Tax Awerenes for Micro-Enterprise Entrepreneurs in Coastal Areas : An Education and Mentorship Approach Sirajuddin; Natsaha Mazna Ramli; Muhammad Khaedar Sahib; Masdar Ryketeng; Muhammad Idrus; Achdian Anggreny Bangsawan; Miftha Farild
Masterpiace Journal Society Service Insight Vol. 1 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : www.amertainstitute.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65246/8jb9ra19

Abstract

Micro-enterprises play a crucial role in supporting local economic growth, particularly in coastal areas where communities depend heavily on informal business activities such as fisheries, seafood processing, small trading, and water-based services. Despite their economic contribution, tax awareness among micro-enterprise entrepreneurs in these regions remains remarkably low, limiting their access to formal financial services and government support programs. This community engagement program aims to enhance tax awareness and compliance through an integrated education and mentorship approach specifically designed for coastal micro-business actors in South Sulawesi. The program incorporates interactive tax literacy training, hands-on mentoring, and practical demonstrations on administrative processes such as Taxpayer Identification Number (NPWP) registration, tax reporting, and the use of digital tax platforms. Collaboration with Universiti Sains Islam Malaysia, the International Association of Economic and Business, several local universities, community organizations, traditional institutions, and Masjid Terapung Ar-Rahma Tallo ensures a culturally grounded and community-based implementation strategy. The program addresses key issues faced by micro-entrepreneurs, including limited financial literacy, negative perceptions of taxation, minimal access to digital services, and the absence of personalized guidance. Findings indicate that the combination of contextual education and continuous mentorship significantly improves participants’ understanding, confidence, and willingness to comply with tax obligations. Beyond increasing tax awareness, the initiative strengthens community networks, enhances entrepreneurial capacity, and supports the development of a more inclusive and sustainable local economic ecosystem. This model offers a scalable framework for tax empowerment in underserved coastal communities.
Learning was designed using demonstration and role play method to Improve Social Intelligence St.Wardah Hanafie Das; Muhammad Idrus
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2212

Abstract

The main problems studied focus on how to implement demonstration and role play methods, learning outcomes of moral aspects and supporting factors and The barrier aims to determine the process of implementing the Demonstration and Role Playing method from beginning to end and to describe the moral aspects of students after its implementation. As a complement to this thesis, the author uses this type of classroom action research, with a qualitative descriptive approach. Research on problem disclosure as there is data analysis using field research, observation, interviews, and documentation using data analysis, namely, data presentation, data reduction, and drawing conclusions (verification). The results of this study indicate that the implementation of Islamic Education learning in the method of demonstration and role playing, is well executed, effective and efficient, fun and exhilarating. Positive impact for students on learning. Students prefer the learning process of the group discussion method. Group discussions provide a lot of different knowledge and knowledge according to the opinions of each group member from various references. Aspects of Moral personality, discipline, responsibility and empathy that exist in students need to be developed in UPT SMA Negeri 2 Sidrap. Each group member has good character so that it is maintained to improve the learning process to be carried out properly, effectively and efficiently. The morals possessed by each student have an assessment both in the relationship of the school environment and individuals. Have a good social, get a value or award so that it is maintained / improved.