Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

THE EFFECT OF WEBBING ANGLE ORIENTATION ON PHYSICAL AND MECHANICAL PROPERTIES OF BOEHMERIA NIVEA FIBER COMPOSITES Fajar Perdana Nurrullah; Fajar Paundra; Anas Maulana; Abdul Muhyi; Akhmad Nurdin; Indriyani Indriyani
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 24, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v24i1.18406

Abstract

Composites are a combination of two or more different materials with different mechanical properties. The purpose of this research was to determine the effect of the angle orientation of the Boehmeria Nivea fiber-reinforced composite woven on the physical and mechanical properties. Boehmeria Nivea fiber is soaked in an alkaline solution and made into ropes with a diameter of 2-3 mm and then woven with angle orientations of 0o/15o, 0o/30o, 0o/45o and 0o/90o. The composite manufacturing process uses the press molding method. The tests in this study consisted of a tensile test with the ASTM D3039 standard, a flexural test with the ISO 178 standard and a density test with the ASTM C271 standard. Tensile test results show that the highest tensile strength occurs at 0°/15° webbing angle orientation, which is 13.77 Mpa. While the highest bending test results occur at the orientation of the 0°/15° webbing angle, which is 60.52 MPa. Tensile and flexural strength increases with smaller webbing angle orientation.
STRATEGI MEMBANGUN BRANDING BRAND IMAGE MELALUI DIGITAL MARKETING PADA KOPI SANGGABUANA KARAWANG DI ERA 5.0 Dini Yani; Dexi Triadinda; Indriyani Indriyani; Muhsin Efendi; Muhammad Sawir
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabmas Nusantara
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/pengabmas.v4i4.175

Abstract

Kabupaten Karawang yang terkenal dengan Kota Industri ternyata menyimpan banyak potensi alam yang tidak diketahui oleh masyarakat luas, bahkan warga masyarakat asli karawang sekalipun. Salah satu Desa di Selatan karawang ternyata menyimpan begitu besar potensi alam yang terletak di kaki gunung sanggabuana. Selain daerah wisata salah satu potensi alam nya adalah perkebunan kopi, dimana hasil Kopi dari Desa Mekar Buana ini memiliki kualitas yang sangat Bagus, bahkan Kopi jenis Robusta yang diproduksi menempati peringkat kedua di tingkat Provinsi Jawa barat. Penyelenggaraan pengabdian ini bertujuan untuk membangun sebuah Ekowisata yang diawali dengan mendirikan Kampung Kopi di Desa Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan Potensi desa. Untuk mendukung tingkat pendapatan masyarakat. Salah satunya adalah melalui pengenalan promosi digital, dimana salah satu kendala yang terbesar saat ini belum dilakukannya promosi digital dengan baik dan benar oleh masyarakat sehingga perlu diadakan sosialisasi Pengenalan promosi digital. Metode awal dalam pengabdian ini berupa sosialisasi dan persamaan persepsi dengan pihak BUMDES dan Masyarakat Desa Mekar Buana. Tahap kegiatan yang akan dilakukan berupa studi observasi dan penggalian informasi. Hasil yang diharapkan dalam pengabdian awal ini berupa tergalinya informasi tentang peta kebutuhan Desa Mekarbuana dalam membangung Kampung Kopi Berbasis Ekowisata
POTENSI KOMPONEN BIOAKTIF UNTUK MENINGKATKAN NILAI EKONOMI KULIT BUAH AREN (ARENGA PINNATA MERR.) DENGAN BERBAGAI MACAM PELARUT TERMODIFIKAS Refi Arioen Refi Arioen; Indriyani Indriyani
Journal of Scientech Research and Development Vol 4 No 2 (2022): JSRD, December 2022
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v4i2.82

Abstract

Buah aren atau yang lebih dikenal kolang kaling (Arengapinnata Merr) merupakan salah satu komoditas hutan di Indonesia yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Buah aren atau yang kerap disapa kolang kaling diselubungi oleh kulit buah yang cukup keras dan diduga mengandung komponen bioaktif yang berpotensi digunakan sebagai bahan bahan pengawet dan penghambat pertumbuhan bakteri pathogen atau sebagai antimikroba. Sampai saat ini para ahli mikrobiologi pangan telah meneliti dan menemukan aktivitas antimikroba pada beberapa jenis tanaman pangan, tanaman obat, tanaman untuk jamu, dan rempah rempah, diantaranya mengandung beberapa komponen fenolik termasuk flavonoid, beberapa minyak ensensial tanaman dan senyawa senyawa melanoidin Ditinjau dari keuntungan farmakologis, banyak penelitian mikrobiologi pangan masih mengabaikan jenis jenis tanaman hutan yang diduga juga sangat berpotensi sebagai sumber bahan bahan anti mikroba Menurut wilkins dan Board terdapat lebih 1389 jenis tanaman yang berpotensi sebagai sumber bahan anti mikroba (Nychas, 1995). Salah satu bahan alam yang berpotensi mempunyai aktivitas sebagai pengawet alami adalah Buah Aren dikarenakan kulit buah aren mengandung senyawa-senyawa aktif diantaranya fenolik, tannin, flavonoid, saponin, steroid dan alkaloid yang bermanfaat sebagai penghambat pertumbuhan mikroba untuk bahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan senyawa bioaktif yang terdapat pada kulit buah aren. Analisis yang dilakukan addalah meliputi analisisis fitokimia, alkaloid, flavanoid, saponin, dan triterpenoid dilakukan dengan metode Harbone. Hasil analisis menunjukkan, kulit buah kolang kaling mengandung total alkaloid 930,12 mg/g, total fenol 1,47 mg/g dan kadar tannin 1,16 mg/g. Selanjutnya perlu dikaji potensi ekstrak kulit buah kolangkaling tersebut sebagai bahan antimikroba.
TEKNOLOGI PROSES PEMBUATAN CINCAU HITAM DAN APLIKASI DIGITAL MARKETING DI KELURAHAN JAGABAYA I KECAMATAN WAY HALIM KOTA BANDAR LAMPUNG Indriyani Indriyani; Ruslan Dalimunte; Ani Pujiati; Refi Arioen; Nuzleha Nuzleha; Meilinda Safitri; Wisnaningsih Wisnaningsih; Ari Beni Santoso; Sinta Rahmawati; Muhammad Yoga Bastiar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.12826

Abstract

Janggelan diolah menjadi minuman segar dan UMKM yang bergerak di minuman tersebut sangat terbatas sehingga perkembangan produk cincau hitam kurang menggembirakan. Masyarakat yang tidak mengetahui potensi dan kandungan nutrisi yang terdapat dalam cincau hitam. Tanaman Cincau Hitam atau yang lebih dikenal sebagai Janggelan dengan nama ilmiahnya adalah Mesona Palutris/Chinensis banyak terdapat di Kabupaten Wonogiri. Melalui aplikasi teknologi proses pembuatan cincau hitam dapat menghasilkan produk Janggelan powder yang dapat dikomersialisasikan. Sebaiknya dilakukan pengecekan jenis daun cincau hitam yang baik dan tidak pecah. Bahan baku cincau hitam yang didatangkan dari Jawa Tengah, dibeli dengan minimal 10 karung a 10 kg.Proses pemasakan cincau sebagian menggunakan kayu bakar dan sebagian menggunakan kompor gas. Cincau hitam milik Haji Zulkifli, proses produksi dan pengemasannya masih tradisional. Cincau yang telah diproduksi kemudian dituang ke tempat pencetakan yang berbentuk persegi. Produksi cincau hitam «Haji Zulkifli» memiliki keunggulan yaitu lebih tahan lama walaupun tidak menggunakan pengawet buatan, hal ini dikarenakan proses pembuatannya yang baik dan mengutamakan kualitas bahan baku yang bermutu, dimana daun cincau sengaja didatangkan dari daerah Jawa Tengah yang memiliki kualitas daun terbaik.
Improving the Chemical Quality of Compost from Bioconversion of Multi Types of Organic Waste Using Black Soldier Fly Larvae and EM-4 Indriyani Indriyani; Refi Arioen; Ari Beni Santoso; Zaenal Arifin; Purnama Edy Santosa
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 9 No. 4 (2023): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i4.3442

Abstract

Waste that is not handled properly will have a negative impact on the quality of the environment in society. Organic waste is the main problem that is often faced by Indonesian people. Waste management using the bioconversion method with the help of Black soldier Fly (BSF) larvae and EM-4 bioactivators can reduce waste capacity and benefit the community. This study aims to compare the ability of bioconversion agents and the quality of various types of organic waste used for bioconversion. This study used a factorial randomized block design with 2 factors. The first factor was a bioconversion agent consisting of 3 levels, P0 (control), P1 (EM-4 activator) (15 ml), P2 (Black Soldier Fly) (5 gram/bio-pond). The second factor is the type of organic waste which consists of 3 levels, namely L1 (pineapple peel waste), L2 (orange peel waste) and L3 (bagasse). The results showed that BSF larvae have the potential as bioconversion agents and their ability to approach EM-4. In general, the application of bioconverting agents improves the quality of compost compared to that without the application of bioconverting agents. The application of a bioconversion agent combined with pineapple peel waste has a quality close to the standard of Minister of Agriculture No. 261 of 2019
Program Pengolahan Kreatif Jagung Pasca Panen sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Indriyani; Refi Arioen; Ari Beni Sasonto; Nuzleha; Fahrizi; Lelo Sintani
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): SABAJAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.841 KB) | DOI: 10.59561/sabajaya.v1i2.19

Abstract

Strategi Pengolahan Agroindustri Jagung Sebagai Upaya Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Pendapatan Petani Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung” Merupakan Salah Satu Dari Program KKN Tematik Prodi Teknik Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai 2022.Tujuan dari program ini adalah meningkatkan nilai tambah dari jagung dan meningkatkan perekonomian serta kreativitas masyarakat Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung melalui pengembangaan sector rumah pangan lestari yang dapat menghasilkan produk unggulan dari hasil panen.Selain itu maksud adanya program ini adalah untuk mengembangkan kemampuan masyarakat sehingga dapat mengembangkan produk unggulan yang terbuat dari hasil panen utama yang di hasilkan di Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung yaitu berupa jagung.Cara pengembangan program ini yaitu dengan melaksanakan pelatihan kepada seluruh kalangan masyarakaat melalui program sosialisasi serta praktik secara langsung dalam proses pengolahan marning dan briket. Selain praktik sistim pemasaran juga menjadi sasaran utama yang di ajarkan kepada masyarakaat desa akar-akar dapal proses pengembangan produk marning guna untuk meningkatkan nilai guna dan sistem perekonomian masyarakat. Melalui agenda sosialisasi dan praktik pengolahan marning dan briket diperoleh hasil bahwa masyarakat sangat antusias untuk pengembangan produk marning dengan adanya dorongan dan support dari kepala desa dan seluruh ibu PKK desa akar-akar. Hasil program ini berupa terciptanya produk marning dengaan tiga macam varian rasa yaitu original, balado dan tiramisu yang sudah di produksi dan di distribusikan melalui agenda bazar dalam pergelaran Pameran di Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung. Sehingga melalui program ini sudah dapat disimpulkan bahwa sistem perekonomian masyarakat akan sangat terbantu dengan adanya pemberdayaaan pengolahan marning yang merupakan produk yang diolah dari bahan baku jagung yang merupakan tanaman pertanian utama yang sering ditanam oleh masyarakat Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung. Sehingga ini sangat relevan membantu peningkatan nilai tambah dan meningkatkan sector perekonomian masyarakat Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung.
Pendampingan Inovasi Teknologi Pemanenan Air Hujan untuk Meningkatkan Teknologi Proses Agroindustri Hortikultura Indriyani; Refi Arioen; Fery Hendi Jaya; Tiar Mirnasari; Ari Beni Santoso
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): SABAJAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.867 KB) | DOI: 10.59561/sabajaya.v1i2.22

Abstract

Pendampingan Inovasi Teknologi Pemanenan Air Hujan Untuk Meningkatkan Teknologi Proses Pasca Panen Agroindustri. Pemanenan air hujan/PAH adalah proses mengumpulkan air hujan yang mengalir dari atap rumah ataupun aliran permukaan yang kemudian ditampung dan digunakan kembali. Hasil Pemanenan Air Hujan dapat ditampung pada cekungan permukaan tanah ataupun dengan menggunakan tangki.Keuntungan dari Pemanenan Air Hujan adalah tersedia suplai air tambahan, mengurangi limpasan air hujan dan dapat mengisi kembali air tanah. Pesatnya pertumbuhan penduduk di perkotaan diiringi dengan meningkatnya kebutuhan air yang memicu konsekuensi menurunnya debit air tanah karena konsumsi yang berlebihan. Selain itu konversi lahan terbuka menjadi areal bangunan mengakibatkan berkurangnya lahan tangkapan air. Hal ini akan memicu terjadinya kelangkaan air tanah dan sekaligus memicu terjadinya banjir. Dari hasil penelitian dan penerapan Pemanenan Air Hujan dibeberapa daerah perkotaan menyebutkan bahwa teknik konservasi ini merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi terjadinya hal tersebut. Dengan cara ini suplai air bersih dari PDAM maupun dari air tanah dapat dihemat dan kelebihan airnya dapat diresapkan di sumur resapan sehingga dapat membantu pengisian kembali air tanah.
SOSIALSIASI PELAKU UMKM UNTUK MEMBANGUN BRAND AWARENESS PADA PRODUK MAKANAN: DENGAN TEKNIK PEMASARAN INOVATIF Sitti Aminah; Indriyani; Sella Antesty; Mesak Yandri Masela; Eva Desembrianita; Rina Rifqie Mariana; Fenny
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 1 No 03 (2023): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v1i03.129

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian suatu negara. Namun, pelaku UMKM sering kali menghadapi tantangan dalam membangun brand awareness atau kesadaran merek untuk produk makanan mereka. Dalam era digital yang semakin berkembang, teknik pemasaran inovatif dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi tantangan ini. Tujuan melakukan pengabdian ini adalah untuk memberikan perbaikan toko, pengetahuan tentang penjualan, motivasi dan semangat kepada pelaku UMKM agar dapat melakukan wirausaha dan mengembangkan potensi yang dimilikinya. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana sosialisasi pelaku UMKM dapat membantu membangun brand awareness pada produk makanan melalui teknik pemasaran inovatif. Hasil pengabdian ini dapat menjadi referensi bagi pelaku UMKM dan pihak terkait lainnya dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dan kreatif untuk meningkatkan kesadaran merek dan mengoptimalkan potensi pasar mereka.
Evaluasi Efisiensi Penggunaan Sumber Daya Air dalam Irigasi Pertanian: Studi Kasus di Wilayah Kabupaten Cianjur Gusti Rusmayadi; Indriyani Indriyani; Eko Sutrisno; Rahmat Joko Nugroho; Cahyo Prasetyo; Ali Zainal Abidin Alaydrus
Jurnal Geosains West Science Vol 1 No 02 (2023): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.81 KB) | DOI: 10.58812/jgws.v1i02.422

Abstract

Penelitian ini berfokus pada evaluasi efisiensi penggunaan sumber daya air untuk irigasi pertanian di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan analisis kuantitatif dan penilaian kualitatif. Observasi lapangan, wawancara dengan petani dan pemangku kepentingan, dan analisis strategi pengelolaan air yang ada dilakukan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa irigasi banjir tradisional merupakan metode utama yang digunakan oleh petani, yang mengakibatkan kehilangan air yang signifikan. Sebaliknya, teknik yang lebih efisien seperti irigasi tetes dan irigasi sprinkler menunjukkan efisiensi penggunaan air yang lebih tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi penggunaan air termasuk praktik dan perilaku petani, pemilihan dan rotasi tanaman, dan kebijakan pengelolaan air. Tantangan yang diidentifikasi termasuk kelangkaan air, pengetahuan dan kesadaran yang terbatas, dan faktor ekonomi. Tindakan yang disarankan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air termasuk mempromosikan teknik irigasi yang efisien, melakukan program pelatihan dan pendidikan, dan menerapkan kebijakan pendukung. Temuan penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan, pengelola sumber daya air, dan petani di wilayah Cianjur untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air untuk irigasi pertanian.
Bibliometric Analysis of the Adoption and Innovation of Agricultural Processing Technologies: A Global Perspective Indriyani; Dyah Ayu Suryaningrum; Muh. Aniar Hari Swasono; If'all
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 1 No. 07 (2023): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v1i07.123

Abstract

The adoption and innovation of agricultural processing technology play a vital role in ensuring food security, sustainability, and competitiveness in the agricultural sector. This research presents a comprehensive bibliometric analysis of academic literature on agricultural processing technology adoption and innovation from a global perspective. The study aims to identify key research trends, influential authors, major research themes, and emerging areas of interest in this domain. The dataset was collected from reputable scholarly databases, and VOSviewer analysis was used to visualize co-authorship networks, keyword clusters, and citation impact maps. The results revealed seven distinct clusters of research themes, including agricultural enterprise and innovation policy, market competitiveness, quality of food processing technology, technology innovation for rural development, sustainable development, technology transfer, big data in agriculture, and agribusiness and innovation technology. Moreover, ten highly cited research papers were identified, signifying their significant impact on the field. The findings offer valuable insights for policymakers, researchers, and industry stakeholders to enhance agricultural productivity, promote sustainable practices, and foster technology-driven innovations for a resilient global food system.