Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Design of Android-Based Learning Media “MathArt” on Simple Interest, Discounts, and Taxation at the Lower Secondary Level of Education Lestary, Ratnah; Apriani, Mulya Sarti; Kesuma, Rizki Putri; Cahyo, Riko Dwi; Siagian, Teddy Alfra
Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 6 No. 2 (2024): Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/voj.v6i2.1028

Abstract

This study aims to design and evaluate the effectiveness of the MathArt application, an Android-based learning media focused on simple interest, taxes, and discounts for lower secondary education at SMPN 17 Bengkulu City. The research adopts a four-stage Research and Development (R&D) method: 1) research, 2) planning, 3) development, and 4) product trials. Data were collected qualitatively via Google Forms, targeting data form students and teachers. Questionnaires assessed MathArt’s practically and effectiveness. Responses showed strong positive reception on MathArt, with 87.32% from students and 87.54% from teachers. This indicates its high suitability as a social arithmetic learning resource.
Digital skills assessment in blended learning settings in mathematics and physics education programs Maulidiya, Della; Putri, Desy Hanisa; Lestary, Ratnah
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2024): December
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jitp.v11i4.70998

Abstract

Digitally savvy human resources are becoming more necessary. Through a survey, this research assesses students' digital skills after implementing blended learning. A total of 143 mathematics and physics teacher students provided their self-assessments of 25 indicators of digital skills. The findings show that around 50% of students can adapt to technology, and 61% rate it well for their creative ability in dealing with ideas. However, there is potential for improvement in problem-solving skills. In cultural awareness, more than 90% of students demonstrated respect for other cultures, although around 23% rated it sufficient for cultural understanding. Student ethics in using technology were high, with more than 85% stating they had good abilities. Assessments of core and contextual digital skills show a tendency for students to give higher ratings to core skills, but assessment variations are pretty significant. The mean scores and standard deviations for both skill categories indicate a level of variation that is noteworthy. This study provides in-depth insight into students' digital skills assessment, identifies potential areas for further development, and highlights the need for increased cultural awareness among students. This research recommends further investigation to determine the types of digital skills students gain from the wider use of the Internet and how well these skills fit the needs of the digital age.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPEN-ENDED MATERI SEGITIGA DAN SEGIEMPAT Aprilia, Nabila; Rahimah, Dewi; Utari, Tria; Stiadi, Elwan; Lestary, Ratnah
JP2MS Vol 8 No 3 (2024): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.3.327-337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif siswa dan kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan soal open-ended materi segitiga dan segiempat kelas VIII SMP N 11 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A sebanyak 32 orang. Pengumpulan data menggunakan tes soal open-ended dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, display data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi segitiga dan segiempat kelas VIII A SMP N 11 Kota Bengkulu berada pada tingkat kreatif (45%). Dimana rata-rata indikator kemampuan berpikir kreatif yang dicapai di yaitu, fluency (99%). flexibility (48%), originality (29%), dan elaboration (55%). Sedangkan kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan soal kemampuan berpikir kreatif yaitu siswa kurang mampu memunculkan cara lain dalam menjawab soal, siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal dengan cara yang unik, serta siswa masih salah dalam menafsirkan maksud dari soal.
WORKSHOP PENERAPAN PJBL DALAM MENUNJANG PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA DI MGMP MATEMATIKA SMP BENGKULU TENGAH Lestary, Ratnah; Stiadi, Elwan
Jurnal Abdimas Bencoolen Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdimas.v1i1.30818

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penerapan Project Based Learning (PjBL) dalam menunjang pelaksanaan Kurikulum Merdeka di MGMP Matematika SMP Bengkulu Tengah. Kegiatan ini akan berdampak meningkatkan kompetensi pedagogik guru MGMP SMP Negeri 1 Bengkulu Tengah. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kualitas guru agar dapat mengajar dengan baik, merencanakan dan menggunakan strategi pembelajaran dengan tepat, sehingga siswa akan terfasilitasi untuk belajar dengan mudah dan efektif. Akhirnya juga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berupa workshop ini, diawali dengan adanya diskusi dengan perwakilan MGMP SMPN Bengkulu Tengah yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengajuan pengadaan workshop penerapan Project Based Learning (PjBL) dari prodi Pendidikan Matematika Universitas Bengkulu bagi guru-guru MGMP SMPN Bengkulu Tengah ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UNIB. Kegiatan workshop dilakukan pada hari Sabtu, tanggal 29 Oktober 2022, pukul 08.00 - 12.00 WIB. Dalam pelaksanaan kegiatan workshop ini, secara umum tidak mengalami kendala yang berarti saat pelatihan penerapan PjBL. Namun terdapat kendala jaringan internet yang tidak stabil dan tidak adanya pengeras suara ketika pemaparan materi penerapan PjBL, sehingga audio dari pemutaran video tidak terdengar secara maksimal. Terlepas dari kendala tersebut, selama berlangsungnya proses kegiatan ini menunjukkan adanya minat dan respon yang sangat baik dari peserta terhadap penerapan PjBL dalam kelas.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN KOSP DI SMP NEGERI 17 KABUPATEN BENGKULU TENGAH PADA KEGIATAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Putra, Ari; Lestary, Ratnah; Stiadi, Elwan
Jurnal Abdimas Bencoolen Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdimas.v2i1.33349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pendampingan dan dukungan dalam pengembangan Kurikulum Opserasional Sekolah Pembelajaran (KOSP) di SMP Negeri 17 Kabupaten Bengkulu Tengah dalam implementasi Kurikulum Merdeka sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyesuaikan kurikulum dengan konteks dan kebutuhan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan pendidik, dalam proses pengembangan kurikulum. Metode yang digunakan adalah dengan kegiatan workshop melalui aktifitas diskusi terpumpun untuk mengumpulkan masukan dan umpan balik. Hasil dari penelitian ini adalah pengembangan KOSP untuk SMP Negeri 17 Kabupaten Bengkulu Tengah yang berhasil, yang mencerminkan nilai yang berlandaskan pada profil pelajar pancasil dan sesuai dengan karakteristik peserta didik serta lingkungan. Kurikulum ini dirancang untuk fleksibel, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan murid, mempromosikan pengembangan holistik dan pembelajaran aktif. Pendekatan partisipatif memastikan bahwa kurikulum tersebut diterima dengan baik dan didukung oleh semua pihak, membentuk dasar untuk peningkatan hasil pendidikan di wilayah tersebut
PENERAPAN GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA MATERI SEGIEMPAT DAN SEGITIGA DI SMPN 11 KOTA BENGKULU Putri, Diarti Utami; Maizora, Syafdi Maizora; Stiadi, Elwan; Lestary, Ratnah
JP2MS Vol 6 No 3 (2022): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.3.421-428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation di SMP Negeri 11 Kota Bengkulu pada pokok bahasan Segiempat dan Segitiga.  Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas.  Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas peserta didik dan tes hasil belajar peserta didik.  Peningkatan aktivitas belajar dapat dilakukan dengan cara : membuat lembar kerja peserta didik yang bersesuaian dengan langkah-langkah model pembelajaran Group Investigation, menggunakan alat-alat ataupun media-media bantu dalam pembelajaran, membentuk kelompok heterogen, melibatkan peserta didik secara aktif, dan memberi hukuman.  Peningkatan tersebut dilihat dari rata-rata skor pada lembar observasi aktivitas peserta didik siklus I sampai siklus III secara berturut-turut: 31 (kriteria cukup);38,25 (kriteria cukup); 47 (kriteria baik).  Peningkatan hasil belajar dapat dilakukan dengan cara : memberikan soal latihan, meminta peserta didik bertanya tentang kesulitan yang mereka hadapi, dan memberikan perhatian khusus.  Peningkatan tersebut dilihat dari nilai rata-rata latihan dan tes hasil belajar peserta didik siklus I sampai siklus III yaitu 62,15;73,5; dan 84,09 persentase ketuntasan belajar klasikal dari siklus I sampai siklus III yaitu 41,93%; 61,29%; dan 77,41%. Kata kunci: Aktivitas Belajar; Hasil Belajar; Group Investigation.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Make A Match berbantuan Media Gambar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Lestari, Karlya Dwi Upika; Maizora, Syafdi; Susanta, Agus; Lestary, Ratnah
JP2MS Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.1.119-127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi segiempat dan segitiga di SMPN 15 Kota Bengkulu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match berbantuan media gambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMPN 15 Kota Bengkulu Semester Genap Tahun Ajaran 2018/2019 yang berjumlah 29 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus dari tanggal 15 Maret 2019 sampai dengan 07 Mei 2019. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match berbantuan media gambar dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dapat dilihat dari nilai rata-rata observasi siswa  berupa self checklist siklus I, II, dan III secara berturut-turut yaitu 37.25, 41.5,  46.5 dengan kriteria secara berturut-turut adalah baik, baik, sangat baik. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar siklus I, II, dan III secara berturut-turut 62.86 , 71,05 dan 80.20 dengan ketuntasan klasikal pada siklus I, II dan III secara berturut-turut adalah 31,03%, 58,62% dan 82,75%.Kata Kunci :  Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Pembelajaran Make A Match, Media Gambar.  
PENERAPAN PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VII Ramadhanti, Riza; Rusdi, Rusdi; Hanifah, Hanifah; Siagian, Teddy Alfra; Lestary, Ratnah
JP2MS Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.1.13-22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Jenis penilitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek pada penelitian yaitu peserta didik kelas VII.5 yang berjumlah 37 orang. Materi pelajaran yang digunakan pada penelitian ini adalah perbandingan dan atirmatika sosial. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas dan tes hasil belajar peserta didik. Indikator keberhasilan tindakan pada penelitian ini yaitu jika rata-rata aktivitas peserta didik berada pada kategori aktif dan rata-rata hasil belajar sudah mencapai kriteria ketuntasan minimal yaitu 75 dan ketuntasan belajar secara klasikal 85%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh rata-rata aktivitas peserta didik di siklus I adalah 32,75 (cukup aktif) dan meningkat pada siklus II menjadi 45 (aktif). Sedangkan untuk rata-rata hasil belajar peserta didik pada siklus I adalah 64,57 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 59,46% dan pada siklus II rata-rata hasil belajar peserta didik meningkat menjadi 72,05 dengan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 70,27%. 
ANALISIS BUKU TEKS MATEMATIKA SMP KELAS VII TERBITAN KEMENDIKBUD BERDASARKAN KRITERIA BSNP Rozalia, Icha; Hanifah, Hanifah; Susanto, Edi; Lestary, Ratnah
JP2MS Vol 6 No 1 (2022): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.1.86-96

Abstract

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menetapkan standar-standar kesesuaian buku teks untuk melindungi masyarakat dari buku-buku teks yang bermutu rendah. Namun pada kenyataannya masih banyak beredar buku teks yang belum sesuai dengan BSNP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian buku teks matematika kurikulum 2013 SMP Kelas VII semester 1 revisi 2017 pada pokok bahasan bentuk aljabar terbitan Kemendikbud berdasarkan kriteria BSNP pada sub aspek keruntutan penyajian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah buku teks matematika SMP kelas VII semester 1 edisi 2017 terbitan Kemendikbud. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi sub aspek keruntutan penyajian yang sesuai dengan kriteria BSNP. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian buku teks matematika yang ditinjau dari sub aspek keruntutan penyajian menurut BSNP memperoleh rata-rata persentase akhir 90% dengan kriteria sangat sesuai.
Analisis Kelengkapan Materi Buku Teks Matematika SMP Kelas VII Kurikulum 2013 Terbitan Erlangga Revisi 2016 pada Pokok Bahasan Segiempat dan Segitiga Angelina, Widha; Irsal, Nur Aliyyah; Siagian, Teddy Alfra; Lestary, Ratnah
JP2MS Vol 6 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.6.2.167-176

Abstract

Kelengkapan materi dalam buku teks merupakan salah satu aspek penilaian yang telah ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan. Buku teks merupakan hal yang penting dalam suatu kegiatan pembelajaran yang akan dijadikan suatu acuan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan mutu pendidikan.  Pada kenyataannya, buku teks yang sering ditemukan sekarang masih belum jelas akan keseuaiannya dari Badan Standar Nasional Pendidikan. Sedangkan kriteria buku teks yang baik yaitu berisi materi yang lengkap sesuai dengan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) yang terdapat dalam silabus pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan buku teks matematika kelas VII Semester 2 Terbitan Erlangga Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2016 pada pokok bahasan Segiempat dan Segitiga ditinjau dari Standar BSNP. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif (Descriptive Qualitative Research). Subjek dalam penelitian ini adalah Buku Matematika Kelas VII Terbitan Erlangga Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2016 yang ditinjau dari aspek kelengkapan materi. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar penilaian kelengkapan materi buku teks dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang berpedoman pada Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD). Penelitian ini menunjukan bahwa kelengkapan materi buku teks matematika pada pokok bahasan segiempat dan segitiga dikategorikan sangat lengkap dengan persentase sebesar 88,75%