Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JUTEKS

PROTOTIPE MESIN POST WELD HEAT TREATMENT (PWHT) BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC) MITSUBISHI FX2N 48MT Wawan Kurniawan; Muhidin; Iwan Sumirat
JUTEKS Vol 8 No 1 (2021): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/juteks.v8i1.15885

Abstract

Post Weld Heat Treatment (PWHT) sebagai proses pemanasan untuk menghilangkan tegangan sisa pasca pengelasan suatu material perlu dilakukan inovasi sistem kontrol temperatur berbasis PLC. Pembuatan prototype mesin PWHT berbasis PLC Mitsubishi FX2N 48 MT dengan Modul Analog FX2N 4AD TC agar memudahkan sistem kontrol PWHT menjadi lebih efisien dengan hanya membuat satu program untuk mengaktivasi beberapa channel heater. PWHT berbasis PLC Mitsubishi FX2N 48 MT dengan Modul Analog FX2N 4AD TC dapat membaca perubahan temperature pada kondisi heating rate, holding time dan cooling rate. Hasilnya pada kondisi heating rate maka alat akan bekerja selama 180 detik kemudian heater OFF setelah mencapai suhu 150°C dan ON kembali jika suhu dibawah 150°C selanjutnya pada proses holding time dilakukan penahan suhu puncak disuhu maksimal 200°C heater akan OFF dan disuhu minimal 150°C maka heater akan ON kembali selama 180 detik dan cooling rate adalah akhir proses penurunan suhu secara bertahap dengan penurunan suhu di antara 150°C heater akan ON dan OFF selama 180 detik. Ini menandakan alat sudah bekerja dengan baik.
PROTOTIPE ALAT PENDETEKSI HALANGAN DAN API BERBASIS ARDUINO UNO PADA TONGKAT PENYANDANG DISABILITAS NETRA Achmad Murtado; Suratun; Muhidin
JUTEKS Vol 11 No 1 (2024): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada hakekatnya manusia mempunyai indera penglihatan yang berfungsi untuk melihat benda atau orang yang ada di hadapannya, penyandang disabilitas netra adalah orang yang mempunyai keterbatasan pandangan, untuk itu diperlukan pemikiran untuk merancang alat yang dapat membantu mendeteksi halangan yang ada di hadapannya, berdasarkan wawancara penulis dengan penyandang disabilitas netra, berdasarkan hal tersebut penelitian ini membuat Prototipe Alat Pendeteksi Halangan dan Api Berbasis Arduino Uno Pada Tongkat Penyandang Disabilitas Netra, yaitu alat yang dapat membantu mendeteksi adanya halangan dan api yang berada di hadapannya, sistem prototipe alat pendeteksi halangan dan api pada tongkat penyandang disabilitas netra berbasis arduino uno ini adalah arduino uno yang bekerja ketika mendapat input dari masing masing komponen utama lainnya seperti sensor ultrasonic, sensor api dan akan secara otomatis memberi output kepada buzzer yang mengeluarkan bunyi yang sesuai dengan perintah dari arduino uno tersebut. Sistem arduino uno ini memerlukan tegangan kerja yaitu sekitar 5 volt, berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil sebagai berikut: jarak deteksi sensor ultrasonik ke halangan adalah 0 cm sampai dengan 120 cm dan jarak deteksi sensor api ke titik api adalah 0 cm sampai dengan 120 cm. Kata Kunci: Tongkat netra, Arduino Uno, Pendeteksi
Analisis Torefaksi Campuran Biomassa Limbah Sawit untuk Aplikasi Co-Firing pada Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Uap Menggunakan Reaktor Fixed Bed Ade Sana Ruhiya; Moch Zulfikar Eka Prayoga; Muhidin
JUTEKS Vol 12 No 1 (2025): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi pada sektor ketenaga listrikan mendorong pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar alternatif dalam co-firing PLTU. Penelitian ini mengevaluasi karakteristik energi biomassa campuran tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan pelepah sawit melalui proses torefaksi menggunakan oven tipe fixed bed. Sampel berbentuk padat (ER) dan serbuk (EP) dipanaskan pada suhu 200°C, 225°C, dan 250°C selama 15, 30, dan 60 menit dalam kondisi inert. Hasil menunjukkan nilai kalor meningkat dari 18,0 MJ/kg (raw) hingga 22,0 MJ/kg pada 250°C selama 60 menit. Namun, energy yield menurun signifikan hingga 8% pada kondisi ekstrem tersebut. Kondisi optimal diperoleh pada 225°C selama 15–30 menit dengan energy yield tertinggi 89,1%. Sampel EP mengalami degradasi lebih cepat akibat luas permukaan yang besar. Torefaksi terbukti efektif meningkatkan kualitas energi biomassa, namun perlu pengaturan suhu dan waktu untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi energi dan rendemen massa. Keywords: Torefaksi, Biomassa, Nilai Kalor, Co-firing, Konversi Energi
SISTEM KONTROL SPEECH RECOGNITION PADA MINIATUR ELEVATOR: SISTEM KONTROL SPEECH RECOGNITION PADA MINIATUR ELEVATOR Muhammad Helmi Hibatullah; Fithri Muliawati; Muhidin
JUTEKS Vol 12 No 2 (2025): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Pada masa pandemi covid-19 tentu saja penguna elevator khawatir untuk menekan tombol pada kabin elevator, karena dapat menyebabkan cepat tersebarnya virus covid-19. Atas dasar permasalahan tersebut, dirancanglah sebuah sistem kontrol speech recognition pada miniatur elevator. Miniatur ini menggunakan sistem kontrol speech recognition sebagai penambahan fitur sistem suara untuk menggantikan fungsi tombol bagian dalam pada elevator. Fitur sistem suara ini memakai perangkat voice recognition module V3.1. Komponen ini akan menyalurkan perintah berupa suara yang telah diprogram ke kontrol elevator, sehingga elevator dapat bergerak sesuai angka lantai yang telah diucapkan oleh pengguna. Sistem voice recognition module dapat menerima perintah suara dengan ucapan “satu” untuk ke lantai 1, “dua” untuk ke lantai 2. “tiga” untuk ke lantai 3, dan “empat” ke lantai 4. Pada pengoperasian elevator terdapat pula sistem magnet yang disebut Hall Effect Sensor. Sistem magnet tersebut digunakan sebagai pembaca pada setiap lantai miniatur elevator. Hall Effect Sensor bekerja dengan cara mendeteksi keberadaan magnet di dekatnya. Ketika ada medan magnet cukup kuat berdekatan dengan sensor. Keywords: speechrecognition, elevator, lift, vr, arduino, micocontroller.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKUR TINGGI, BERAT, DAN SUHU BADAN OTOMATIS BERBASIS ARDUINO Muhammad Nabil Fadillah; Fithri Muliawati; Muhidin
JUTEKS Vol 12 No 2 (2025): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pengukuran tinggi, berat, dan suhu badan di fasilitas kesehatan umumnya masih menggunakan metode pengukuran manual yang seringkali menghadapi berbagai kendala, termasuk ketidakakuratan yang disebabkan oleh faktor manusia, kesalahan pembacaan, dan tidak efisiennya proses pengukuran. Ketersediaan rekam medis adalah tanggung jawab petugas rekam medis, dan jika data tersebut tidak tersedia, hal ini dapat menghambat proses pemeriksaan pasien, karena informasi sebelumnya bisa sangat penting untuk perawatan berkelanjutan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pengukur Tinggi, Berat, dan Suhu Badan Otomatis Berbasis Arduino. Sistem dibangun menggunakan argoritma yang sudah ditanamkan pada mikrokontroler Arduino UNO dan ESP8266. Sistem menggunakan LCD, Printer, dan aplikasi Blynk untuk menampilkan data hasil pengukuran. Sensor ultrasonik digunakan untuk pengukuran tinggi badan, sensor load cell digunakan untuk pengukuran berat badan, dan sensor suhu MLX90614 digunakan untuk pengukuran suhu badan. Kalibrasi sensor dilakukan dengan membandingkan nilai yang terukur pada alat ukur dengan nilai dari sensor menggunakan regresi linear untuk menentukan akurasi. Hasil dari penelitian ini didapat nilai akurasi pengukuran tinggi badan sebesar 97,59%, berat badan sebesar 99,22%, dan suhu badan sebesar 97,32%. Sistem pengukur tinggi, berat, dan suhu badan otomatis berbasis Arduino berhasil dirancang dan diimplementasikan dengan kinerja yang baik. Data hasil pengukuran dapat ditampilkan secara langsung pada layar LCD, dapat dicetak, ditampilkan pada aplikasi Blynk dan disimpan sehingga memudahkan pemantauan dan analisis data. Dengan nilai akurasi yang diperoleh, sistem pengukur tinggi, berat, dan suhu badan otomatis yang telah dibuat dapat bekerja dengan sangat baik. Kata Kunci: Pengukuran, Tinggi Badan, Berat Badan, Suhu Badan, Sensor.
IMPLEMENTASI MIKROKONTROLER ARDUINO UNO PADA RANCANG BANGUN ALAT PEMBERSIH FILTER KABIN AC MOBIL OTOMATIS Sulaeman; Muhidin
JUTEKS Vol 12 No 2 (2025): JuTEkS (Jurnal Teknik Elektro dan Sains)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membersihkan filter AC mobil secara manual dapat mengotori lingkungan sekitar dan berpotensi membahayakan kesehatan karena debu yang bertebaran. Penelitian ini menghasilkan sebuah alat inovatif untuk membersihkan filter kabin AC mobil secara semi otomatis. Rancangan ini menggunakan sensor debu GP2Y1010AU0F untuk mengetahui tingkat kotor filter yang dilengkapi dengan tempat khusus untuk menampung debu hasil pembersihan. Rancangan dilengkapi buzzer dan LED sebagai pemberitahuan proses pembersihan sudah selesai. Dengan menggunakan mikrokontroller arduino menjadikan proses pembersihan lebih efektif karena terdapat sensor debu yang akan mendeteksi kadar debu pada filter kabin AC mobil kotor. Alat pembersih filter kabin AC mobil otomatis terdapat dua bagian, alat pembersih dan kotak kontrol yang jadi satu kesatuan. Program arduino uno dibuat dengan sofware arduino IDE untuk mengatur sistem pada alat. Terdapat selisih kecepatan angin pada filter kabin AC mobil kotor dan baru berbahan serat sebesar 0.6 m/s. Selisih kecepatan filter dibersihkan dengan filter kotor sebesar 0.4 m/s. Persentasi kebersihan filter kabin berbahan serat menggunakan alat sebesar 67%. Terdapat selisih kecepatan angin pada filter kabin AC mobil kotor dan baru berbahan karbon sebesar 0.4 m/s. Selisih kecepatan filter dibersihkan dengan filter kotor sebesar 0.2 m/s. Persentasi kebersihan filter kabin berbahan karbon menggunakan alat sebesar 50%. Hasil penelitian ini menunjukan proses pembersihan dari segi tempat lebih efesien. Dengan sistem kontrol, proses pembersihan filter kabin AC mobil juga menjadi lebih efektif. Tingkat kebersihan mampu mencapai 67% menunjukkan bahwa alat ini dapat melakukan pembersihan dengan baik. Kata kunci: Filter Kabin AC Mobil, Sistem Kontrol, Mikrokontroler Arduino Uno.