This Author published in this journals
All Journal Jurnal Hukum Khaira Ummah AGRISAINS Unnes Science Education Journal Journal of Accounting and Management Innovation Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur’an dan Tafsir Jurnal Basicedu RELIGIA Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran dan Keislaman Education Achievement: Journal of Science and Research Journal of Accounting and Management Innovation El-Waroqoh : Jurnal Ushuluddin dan Filsafat Talaa : Journal of Islamic Finance TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Fikruna : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Kemasyarakatan Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis (JAMAN) Ulumul Qur'an: Jurnal Kajian Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Basicedu Jurnal Multidisiplin West Science Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Prosiding Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi (TAU SNAR- TEK) Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Armala : Jurnal Pendidikan dan Sastra Bahasa Arab El-Waroqoh : Jurnal Ushuluddin Dan Filsafat Mitra Sains Canonia Religia: Jurnal Studi Teks Agama dan Sosial Values: Jurnal Kajian Islam Multidisiplin Asian Journal of Multidisciplinary Research Sunan Ampel International Conference of Political and Social Sciences Ma'had Aly Journal Of Islamic Studies Al-Bunyan: Interdisciplinary Journal of Qur'an and Hadith Studies Jurnal Keislaman Journal of Islamic Finance and Syariah Banking (Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir) El-Hikmah Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Tilawah: Journal of Al-Qur'an Studies Reflektika
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Reflektika

PUISI DALAM PERSPEKTIF HADIS NABI (Kajian Hadis Kontradiksi) Muiz, Abdul
Reflektika Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v11i2.31

Abstract

Perkembangan puisi dari zaman ke zaman terus berkembang sejak zaman Jahiliyah sampai sekarang dengan corak dan macamnya, bukan hanya di negeri Arab saja tapi diseluruh negara di dunia ini mengenal akan puisi dengan berbagai macam ragam dan bahasa. Di indonesia misalnnya, ada puisi perjuangan, puisi sejarah, puisi pendidikan, puisi romantis, bahkan tentang pusi percintaan yang marak dilantunkan dalam lagu- lagu, baik lagu-lagu pop, dangdut, keroncong, kasidah, nashid-nashid islami ataupun lainnya. Kalaulah tentang musik sudah banyak dibahas tentang hukumnya, adapun puisi yang masih ada kaitannya belum banyak penulis temukan pembahasannya, maka dalam hal ini penulis mencoba mengkaji tentang puisi menurut pandangan hadis Nabi. Dari hadis-hadis tentang puisi yang penulis dapatkan dapat disimpulkan, bahwa teks hadis yang makna zahirnya bertentangan bisa dikompromikan dengan metode al-jam’u wa al-taufīq sehingga penulis katakan bahwa puisi dilarang jika mengandung hal-hal berikut : menyalahi aturan-aturan syariat, merendahkan martabat manusia secara umum dan kaum muslimin secara khusus, puisi yang sangat menyibukkan melebihi kesibukan dalam membaca al-Qur’an dan beribadah kepada Allāh. Adapun puisi dibolehkan adalah sebagai berikut : disusun dengan tidak mengenyampingkan ibadah kepada Allah, dengan tujuan untuk menyadarkan manusia dari keterpurukan mereka, membangkitkan semangat kaum muslimin dan melemahkan semangat kaum kafir, sesuai dengan al-Qur’an dan Sunnah