Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

STRENGTHENING FOOD SECURITY THROUGH THE USE OF YARDS DURING THE COVID 19 PANDEMIC: PENGUATAN KETAHANAN PANGAN MELALUI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN PADA MASA PANDEMI COVID 19 Fitriyani Yuliawati; Wiwi Widiastuti; Taufik Nurohman; Intan Nurcahya
Darmabakti Cendekia: Journal of Community Service and Engagements Vol. 6 No. 2 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Faculty of Vocational Studies, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/dc.V6.I2.2024.180-186

Abstract

Background: This activity was carried out to follow up on the problems and potential that exist in Sukajaya Hamlet, Tanjungjaya Village, the results of field observations found problems during the Covid 19 pandemic regarding the remoteness of Sukajaya Village area to the shopping centers, making it difficult for people to get access to food. Objective: This activity aims to increase the knowledge and skills of the community in order to utilize the potential that exists today, namely that almost every house where the Head of the Family lives has a yard that is large enough and can be used for planting vegetables. Method: This activity was carried out through outreach activities and training on the importance of using yard land as a family living shop (planting vegetables). Partners of this activity were Paguyuban Silih Asih 1 and 2, totaling 40 people. Results: The result showed all participants experienced an increase in knowledge and skills in using home yard land. Conclusion: Partners felt very helped by this yard land utilization training. After the activities were carried out, partners felt helped in meeting their food needs and their knowledge about food security increased.
Menganalisis Penggunaan Present Perfect Tense Bahasa Inggris dalam Sekolah Dasar Intan Nurcahya; Siti Rodiatul Salbiah; Neng Lidya Raisya Amel; Annisa Nursalamah Simanjuntak
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.19869

Abstract

Present perfect tense adalah salah satu elemen penting dan khusus dalam tata bahasa Inggris karena bisa menghubungkan kejadian di masa lalu dengan kondisi sekarang. Tense ini lebih dari sekadar menunjukkan bahwa suatu aksi telah dilakukan di masa lalu; ia juga menekankan pengaruh atau relevansi dari tindakan itu terhadap keadaan saat ini. Dengan pola yang terdiri dari kata kerja bantu "have/has" diikuti oleh bentuk past participle, present perfect tense memiliki banyak fungsi krusial dalam berkomunikasi, termasuk menyatakan pengalaman, perubahan yang terjadi seiring waktu, serta tindakan yang terjadi secara berulang dalam jangka waktu tertentu. Memahami tense ini secara mendalam membantu pelajar untuk menyampaikan makna dengan lebih akurat dan beragam, baik dalam pembicaraan sehari-hari maupun dalam situasi formal. Selain hanya sebuah aturan tata bahasa, penguasaan present perfect tense mencerminkan tingkat kemampuan berbahasa Inggris yang baik dan menyeluruh, karena tense ini sering dipakai dalam banyak jenis komunikasi, dari percakapan biasa hingga diskusi ilmiah dan profesional. Oleh karena itu, mempelajari cara penggunaan dan penerapannya dengan baik dapat secara signifikan meningkatkan kefasihan dan keakuratan dalam berbahasa Inggris.
Konsep dan Filsafah Pendidikan dalam Sekolah Dasar Intan Nurcahya; Intan Hoiriah; Annisa Nursalamah Simanjuntak
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.19870

Abstract

Pendidikan sejatinya adalah sebuah proses perubahan yang bertujuan untuk mengembangkan sikap serta tingkah laku manusia ke arah kedewasaan. Walaupun tujuan yang baik ini seringkali tidak didukung oleh perencanaan yang tepat dan jelas. Dalam kehidupan sehari-hari, kita semua tahu bahwa pendidikan merupakan kebutuhan penting yang tidak dapat diabaikan. Jika pendidikan dilakukan dengan rencana yang matang, itu akan menjadi langkah penting untuk membangun masa depan yang lebih cerah dan juga memberikan efek yang baik bagi perkembangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai esensi pendidikan, mulai dari definisi, tujuan, manfaat, hingga perannya dalam kehidupan sosial. Dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan metode studi pustaka, peneliti menganalisis berbagai sumber terpercaya dari artikel-artikel ilmiah di Google Scholar yang saling berkaitan dan mendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemahaman komprehensif tentang pendidikan, seseorang dapat lebih menghargai proses belajar sepanjang hidup. Temuan ini juga menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya sekadar pengalihan pengetahuan, melainkan juga investasi jangka panjang untuk membangun karakter yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Studi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman baru tentang betapa pentingnya membangun pendidikan yang terencana dan memotivasi setiap individu untuk terus belajar di berbagai peluang yang ada dalam kehidupan.
Implementasi Diversifikasi Konsumsi Pangan Lokal dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya dalam Menu Keluarga untuk Menunjang Ketahanan Pangan Heryadi, D.Yadi; Rofatin, Betty; Tedjaningsih, Tenten; Nurcahya, Intan
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i1.12612

Abstract

Diversification based on local food is the most feasible alternative to increase food security. Currently the dominant food consumed by the people of Tasikmalaya city is rice with consumption/capita/month of 8.25 kg, so it requires 5,964 tons per month. Only 73.50 percent can be fulfilled by yourself, the rest is imported from outside the region. Until now, it is not yet known whether families in Tasikmalaya City have diversified local food-based consumption into their daily menus in order to reduce dependence on rice. The specific aim of this research is to determine the implementation of diversification of local food consumption and the factors that influence it in the family menu to support food security. The research method used a survey of households in Tasikmalaya City with a sample size of 100 households from 170,486 households in Tasikmalaya City. Sampling used the Slovin method and applied proportional random sampling in 10 sub-districts in Tasikmalaya City. The data used consists of primary data and secondary data. Data analysis use descriptive and multiple regression analysis. The research results show that of the 100 household respondents studied, 31 percent regularly consume it, 59 percent of respondents only consume it on certain occasions and 10 percent never consume local food in their daily menu. Meanwhile, simultaneously the variables Household Characteristics, Income, Knowledge, Tastes about Rice, influence Implementation. Meanwhile, partially only characteristics have a significant effect on implementation, while other variables have no effect on implementation.
Improving Fertilization Efficiency through Biochar Application and the Development of Superior Varieties of Red Chili Peppers Permana, Indra; Intan Nurcahya; Abdul Hakim; Romy Faisal Mustofa; Dewi, Tirta Kumala
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 4 (2024): Oktober - Desember
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i4.7937

Abstract

Soil quality improvement can be achieved through the application of soil ameliorants such as Biochar. Developing superior varieties that are efficient in fertilization is also an effort to reduce the use of chemical fertilizers. This study aims to improve fertilization efficiency through the application of Biochar and the development of hybrid large red chili varieties at Siliwangi University. The research method used a Split-split plot design, consisting of large red chili varieties as the main plot, Biochar dosage treatment as the sub-plot, and different doses of inorganic fertilizers as the sub-sub plot. The main plot treatment consisted of four levels: Baja Variety (V1), UNSIL-01 (V2), UNSIL-02 (V3), and UNSIL-03 (V4). The sub-plot had two levels: without Biochar (B0) and 10 tons/ha of Biochar (B1). The inorganic fertilizer treatment consisted of three levels: 25% (P1), 50% (P2), and 75% (P3) of the standard dose. Each treatment was repeated three times, resulting in 72 research plots. The slow pyrolysis of coconut shell produced biochar with an average efficiency of 33.7% based on the dry weight of the feedstock. Optimal pyrolysis conditions, with temperatures ranging between 275°C and 485°C over 6 to 9 hours. Among the tested chili varieties, UNSIL-03 (V4) and Baja (V1) showed the highest growth performance, particularly in height and stem diameter, in biochar-amended soil. The application of 25% of the standard inorganic fertilizer dose, in combination with biochar, was sufficient to achieve optimal plant growth across most varieties, especially Baja (V1) and UNSIL-03 (V4).
Diversification of Taro Commodity-Based Derivative Products To Increase Community Income in Gunajaya Village, Tasikmalaya District Heryadi, D. Yadi; Nurcahya, Intan; Nirwanto, Yogi
Unram Journal of Community Service Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v5i3.700

Abstract

The constraints of local food development are the lack of derivative products that are easily accepted, accessible to the community and the implementation is not optimal. The purpose of Community-Based empowerment with the scope of Community Partnership Empowerment (PbM-PkM) is to empower the community through partners KWT Teratai and Poktan Kertaraharja III Gunajaya Village, Manonjaya District, Tasikmalaya to increase the diversification of derivative products from Talas Pratama to increase community income. This activity was carried out from May to December 2024. Gunajaya Village is the centre of Talas Pratama producers with productivity/ha around 30-40 tonnes, but most of it is sold raw so that the added value is low. There is an effort to diversify Talas Pratama into several derivative products, but until now it is still constrained by limited knowledge and skilled personnel to process products. This activity uses methods of socialisation, counselling, product processing diversification training, evaluation, grant assistance and mentoring. This activity has had an impact on the socio-economic conditions of the participants in the form of psychological assets, informational assets, organizational assets, material assets, financial assets, and human assets. Partners have produced various taro derivative products including taro flour which is processed into Cilok, Crackers, Bolu, Perkedel
Application of Appropriate Technology for Automatic Hatching Machines in the Kelompok Ternak Bebek Mukti in Rajamandala Village Sumaryana, Yusuf; Kusmayadi, Andri; Sundari, Ristina Siti; Heryadi, D Yadi; Nurcahya, Intan
Unram Journal of Community Service Vol. 5 No. 4 (2024): December
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v5i4.747

Abstract

Automatic incubator is an incubator device designed to hatch eggs artificially with automatically controlled temperature, humidity, and egg turning settings, in the hope of increasing the success rate of hatching, saving time and energy, and enabling hatching on a larger scale. The purpose of this community service is to apply appropriate technology for automatic egg hatching to improve the knowledge, skills, accessibility, and income of farmers in Rajamandala Village. This program is a Kosabangsa scheme through a collaboration between Universitas Perjuangan Tasikmalaya and Universitas Siliwangi. This activity starts in September 2024 to December 2024 in Rajamandala Village, Rajapolah District, Tasikmalaya Regency. Kosabangsa activities consist of various activities, namely socialization / counseling regarding automatic incubators, training on their application which can be controlled using Android, and assistance in the application of automatic incubator technology to partners until their marketing activities. The target partner for this activity is Kelompok Ternak Bebek Mukti with a total of 20 group members as participants in the activity. The results of this community service activity show that the application of automatic incubator technology in Kelompok Ternak Bebek Mukti is able to increase the percentage of hatching power and reduce the hatching time compared to the application of manual incubator technology that is commonly used. The output of this activity is able to increase the knowledge, skills, accessibility, and income of Kelompok Ternak Bebek Mukti partners in the egg hatching process
Penggunaan Kalimat PRESENT PERFECT TENSE dalam Mengungkapkan Kegiatan Sehari-hari Nurcahya, Intan; Nurhalisa, Jelita
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 12 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i12.16018

Abstract

Kata kerja “present perfect tense” digunakan untuk menggambarkan suatu tindakan dan situasi yang dimulai di masa lalu dan masih terjadi dimasa kini present perfect itu juga bisa digunakan untuk mengetahui tindakan dn situasi yang telah terjadi pada waktu yang yang tidak spesifik di masa lalu. Walaupun demikian masih banyak orang yang belum memahami  apa itu “present perfect tense”. Penelitiannya ini  menggunakan metode deskriptif dengan tinjauan pustaka yang diambil dari sumber-sumber sebelumnya. Hasilnya, kita dapat lebih memahami tentang kata kerja "present perfect tense"dan dapat membuat kalimat serta menjelaskan tentang peristiwa masa lalu.
Strategi Meningkatkan Kemampuan Peserta Didik dalam Menemukan Ide Pokok dan Memahami Informasi Teks Nurcahya, Intan
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.20388

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal keterampilan menulis, membaca, dan memahami teks. Banyak peserta didik mengalami kesulitan dalam menulis dikte, mengidentifikasi gagasan utama, serta memahami informasi yang terkandung dalam sebuah teks. Kesulitan ini tidak hanya terbatas pada aspek teknis seperti ejaan, tetapi juga pada kemampuan untuk menangkap inti pesan yang disampaikan dalam teks. Artikel ini membahas berbagai faktor yang memengaruhi proses pembelajaran Bahasa Indonesia, dengan fokus pada hambatan-hambatan yang dihadapi peserta didik dalam menguasai keterampilan dasar bahasa tersebut. Selain itu, artikel ini juga mengidentifikasi solusi yang dapat diterapkan oleh pengajar untuk mengatasi kesulitan tersebut, seperti pendekatan yang lebih interaktif, penggunaan media pembelajaran yang bervariasi, serta latihan yang berkelanjutan. Dengan mengatasi tantangan ini, diharapkan peserta didik dapat menguasai keterampilan bahasa Indonesia secara lebih efektif dan menyeluruh.
DINAMIKA KETERSEDIAAN PANGAN DAN PERILAKU RUMAH TANGGA PETANI PANGAN DALAM MEMANFAATKAN HASIL PANEN DI KOTA TASIKMALAYA Heryadi, D. Yadi; Rofatin, Betty; Nurcahya, Intan; Tedjaningsih, Tenten
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v5i2.254

Abstract

Pertanian Indonesia menderita akibat tingginya jumlah penduduk, konversi lahan dan degradasi lahan pertanian sehingga mempengaruhi ketahanan pangan. Aspek penting dalam membangun ketahanan pangan adalah ketersediaan pangan. Permasalahan perkiraan ketersediaan pangan yang tidak tepat menimbulkan masalah serius karena gejolak pada harga dan ketersediaan beras menimbulkan keresahan sosial dan berakibat krisis. Salah satu cadangan pangan nasional adalah cadangan pangan masyarakat yang diantaranya berada pada tingkat rumah tangga petani pangan yang dalam prakteknya mereka mengelola hasil panen dengan cara yang berbeda. Besarnya cadangan pangan pada tingkat rumah tangga petani pangan ini belum diketahui dengan pasti.Tujuan penelitian adalah mengetahui dinamika ketersediaan pangan dan perilaku rumah tangga petani pangan dalam memanfaatkan hasil panennya di Kota Tasikmalaya termasuk faktor- faktor apa saja yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan Survey pada rumah tangga petani pangan di Kota Tasikmalaya dengan jumlah sampel responden sebanyak 44 Rumah Tangga petani pangan dari sebanyak 16.299 rumah tangga petani pangan yang ada di Kota Tasikmalaya. Pengambilan sampel menggunakan metode Slovin dan mengaplikasikan Proportionate random sampling di 10 Kecamatan yang ada di Kota Tasikmalaya. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Analisis data menggunakan deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga petani pangan memiliki surplus pangan dan sebagian besar disimpan untuk cadangan pangan keluarga serta menjamin ketersediaan pangan pokok (beras). Secara simultan umur, jumlah tanggungan keluarga, Pendidikan dan luas lahan yang diusahakan berpengaruh terhadap ketersediaan pangan. Sedangkan secara parsial hanya luas lahan saja yang berpengaruh secara nyata terhadap ketersediaan pangan. Saran untuk penelitian lanjutan diantaranya untuk memasukan variabel-variabel lain yang belum terdefinisi diantaranya harga gabah.