Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Brand Personality dan Service Quality terhadap Repurchase Intention Vinka Fitria Nuryani; Hendrati Dwi Mulyaningsih; Mochamad Malik Akbar Rohandi
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v4i2.13791

Abstract

Abstract . This research focuses on the variables Brand Personality , Service Quality and Repurchase IntentionThis type of research is included in descriptive and verification research with quantitative methods. The sampling technique used in this research is nonprobability sampling, namely purposive sampling. The method used in this research is a survey method with a questionnaire instrument as the data collection technique. The object of research in this study is consumers who have purchased Janji Jiwa Coffee more than once who live in the city of Bandung with a total of 204 respondents. The results in this study show that Brand Personality does not have a positive and significant effect on Repurchase Intention and Service Quality is proven to partially have a positive and significant effect on Repurchase Intention. Then simultaneously Brand Personality and Service Quality have a positive effect on Repurchase Intentions. Abstrak. Penelitian ini berfokus kepada variabel Brand Personality , Service Quality dan Repurchase Intention. Jenis penelitian ini termasuk kedalam penelitian deskriptif dan verivikatif dengan metode kuantitatif. Tekhnik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah non probability sampling yaitu purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan instrumen kuesioner sebagai tekhnik pengumpulan datanya. Objek penelitian pada penelitian ini adalah konsumen yang sudah lebih dari 1x membeli Kopi Janji Jiwa yang berdomisili di kota Bandung dengan jumlah responden sebanyak 204 orang. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Brand Personality tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention dan Service Quality terbukti secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention. Kemuadian secara simultan Brand Personality dan sercive quality berpengaruh positif terhadap Repurchase Intention.
Pengaruh Konten Marketing dan Review Produk terhadap Keputusan Pembelian Amelia Khoerunnisa; Dede R. Oktini; Mochamad Malik Akbar Rohandi
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v4i2.14166

Abstract

Abstract. The culinary industry continues to experience changes thanks to innovation from human creative ideas in creating new variations of food and drinks. Bandung Makuta Cake is a successful example of utilizing creativity and innovation to create unique and attractive products. To remain competitive in the culinary industry, Bandung Makuta Cake uses TikTok social media as a platform to promote their products through marketing content and product reviews, to attract the attention of potential consumers. This research aims to test and find out how marketing content and product reviews affect Bandung Makuta cake purchasing decisions among Bandung City consumers, as well as to determine the influence of marketing content and product reviews on purchasing decisions. This research is included in the quantitative method. The object of this research is the TikTok user community who live in the city of Bandung and have made purchases or shopped in Bandung Makuta with a total of 110 respondents who were narrowed down again based on sampling criteria to 100 respondents. The data analysis used is descriptive and verification analysis, namely by using multiple linear regression analysis, T test, F test, and coefficient of determination. The results of this research show that marketing content partially has a positive effect on purchasing decisions, product reviews have a positive effect on purchasing decisions. Then simultaneously marketing content and product reviews have a positive influence on purchasing decisions. Abstrak. Industri kuliner terus mengalami perubahan berkat inovasi dari ide-ide kreatif manusia dalam menciptakan variasi baru makanan dan minuman. Bandung Makuta Cake merupakan contoh sukses dalam memanfaatkan kreativitas dan inovasi untuk menciptakan produk yang unik dan menarik. Untuk tetap kompetitif di industri kuliner, Bandung Makuta Cake memanfaatkan media sosial TikTok sebagai platform untuk mempromosikan produk mereka melalui konten marketing dan review produk, guna menarik perhatian calon konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui bagaimana gambaran konten marketing, review produk terhadap keputusan pembelian Bandung Makuta cake pada Konsumen Kota Bandung, serta untuk mengetahui pengaruh konten marketing, review produk terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini termasuk ke dalam metode kuantitatif. Objek pada penelitian ini adalah masyarakat pengguna Tiktok yang berdomisili di Kota Bandung dan pernah melakukan pembelian atau belanja di Bandung Makuta dengan jumlah 110 responden yang dikerucutkan kembali berdasarkan kriteria sampling menjadi 100 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan verifikatif yaitu dengan menggunakan analisis regresi linier berganda, uji T, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konten marketing secara parsial berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, review produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Lalu secara simultan konten marketing dan review produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian.
Evaluasi dan Strategi Pengembangan Bisnis Berbasis Greenpreneurship pada Brand Fashion Tote Bag (Raventive) Kautsar Rafa Nusaibah; Mochamad Malik Akbar Rohandi; Rezi Muhamad Taufik Permana
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v4i2.14193

Abstract

Abstract . The existence of digitization in the fashion industry makes people’s interest in the world of fashion continue to grow and develop. The high interest of the community makes business actors continue to produce products without considering the impact, especially on the environment, where this phenomenon is commonly called fast fashion. Raventive is a fashion business brand that prioritizes functional, stylish and environmentally friendly tote bag products. Raventive has a greenpreneurship concept where all production processes, products and packaging used are environmentally friendly. With tight business competition, Raventive needs to increase brand popularity and develop business by reviewing several aspects. Raventive uses the SWOT Analysis method, Porter's Five Forces, Balance Scorecard, Target and Performance, and Boston Consulting Group (BCG) Matrix in evaluating and creating business development strategies. From the results of the evaluation, there are several strategies that Raventive can do to develop products that are divided into the short term, namely being selective in choosing raw materials, increasing marketing and being consistent in financial records. Meanwhile, in the medium term, brands need to increase product innovation, conduct product manufacturing training and look for alternative production partners. Then in the long term, brands need to start opening up jobs, making bag care products and starting to invest in equipment. Abstrak. Adanya digitasisasi pada industri fashion menjadikan minat masyarakat terhadap dunia fashion terus tumbuh dan berkembang. Tingginya minat masyarakat menjadikan para pelaku bisnis terus memproduksi produk tanpa melihat dampak yang ada khususnya pada lingkungan yang dimana fenomena ini biasa disebut dengan fast fashion. Raventive merupakan brand usaha di bidang fashion yang mengutamakan produk tote bag yang functional, stylish dan environmental friendliness. Raventive memiliki konsep greenpreneurship dimana segala proses produksi, produk dan packaging yang dipakai ramah lingkungan. Dengan persaingan bisnis yang ketat, Raventive perlu meningkatkan popularitas brand dan mengembangkan bisnis dengan meninjau beberapa aspek. Raventive menggunakan metode SWOT Analysis, Porter’s Five Forces, Balance Scorecard, Target and Perfomance, dan Boston Consulting Group (BCG) Matrix dalam mengevaluasi dan membuat strategi pengembangan bisnis. Dari hasil evaluasi tersebut terdapat beberapa strategi yang dapat dilakukan Raventive untuk mengembangkan produk yang terbagi dalam jangka pendek yaitu selektif dalam pemilihan bahan baku, meningkatkan pemasaran dan konsisten dalam pencatatan keuangan. Sementara itu dalam jangka menengah brand perlu meningkatkan inovasi produk, melakukan pelatihan pembuatan produk dan mencari alternatif mitra produksi. Kemudian dalam jangka panjang brand perlu mulai membuka lapangan pekerjaan, membuat produk perawatan tas dan mulai berinvestasi dalam peralatan.
Pengaruh Promosi dan Keragaman Produk terhadap Perilaku Pembelian Impulsif pada Pengguna Marketplace Shopee di Kota Bandung Putry Yuliani; Rohandi, Mochamad Malik Akbar; Nugraha, Yudha Dwi
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v4i2.14307

Abstract

Abstract. The rapid development of information technology today has led to the online shopping phenomenon which has given a new dimension to impulse buying behavior. This impulse buying behavior can be caused by many factors, including promotions and product diversity. Therefore, this research aims to test and find out the relationship between promotions and product diversity on impulse buying among Shopee users in Bandung City. This research uses quantitative methods. The sampling technique used is nonprobability sampling, namely purposive sampling. The data collection method used in this research is the survey method with a questionnaire instrument. The objects of this research are Shopee users aged >15 years who live in Bandung City and have made transactions or shopped at Shopee in the last 1 year with a total of 232 respondents. The data analysis used is descriptive and verification analysis, namely using multiple linear regression analysis, T test, F test, and coefficient of determination. The results of this research show that promotions partially have a positive and significant effect on impulse buying among Shopee users in Bandung City. Then product diversity partially has a positive and significant effect on impulse buying among Shopee users in Bandung City. In addition, promotions and product diversity simultaneously have a positive and significant effect on impulse buying. Abstrak. Pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini menyebabkan adanya fenomena belanja online yang telah memberikan dimensi baru pada perilaku pembelian impulsif. Perilaku pembelian impulsif ini dapat disebabkan oleh banyak faktor diantaranya yaitu adanya promosi dan juga keragaman produk. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui bagaimana hubungan antara promosi dan keragaman produk terhadap pembelian impulsif pada pengguna Shopee di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling yaitu purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei dengan instrumen kuesioner. Objek pada penelitian ini adalah pengguna Shopee berusia >15 tahun yang berdomisili di Kota Bandung dan pernah melakukan transaksi atau belanja di Shopee dalam 1 tahun terakhir dengan jumlah 232 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan verifikatif yaitu menggunakan analisis regresi linier berganda, uji T, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa promosi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif pada pengguna Shopee di Kota Bandung. Lalu keragaman produk secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif pada pengguna Shopee di Kota Bandung. Selain itu, promosi dan keragaman produk secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif.
Pengaruh Servicescape dan Customer Experience terhadap Revisit Intention Alya Fathia Ikhwani; Dede R Oktini; Akbar Rohandi, Mochamad Malik
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v4i2.14733

Abstract

Abstract. The phenomenon that occurs at the level of revisiting natural attractions and rides needs to pay attention to servicescape and customer experience. This research focuses on the variables of servicescape, customer experience, and revisit intention. This study aims to test and determine how the influence of servicescape and customer experience on revisit intention at the Dago Dreampark Lembang tourist attraction, West Bandung Regency. This research is included in the type of descriptive and verification research with quantitative methods. The sampling technique used is non probability sampling, namely purposive sampling, the population in this study were visitors who had visited the Dago Dreampark Lembang tourist attraction, West Bandung Regency with a sample of 100 respondents. The data analysis used in this study is descriptive and verification analysis, namely by using multiple linear regression analysis with hypothesis testing using t-test and f-test analysis. The results of this study indicate that servicescape partially has a positive and significant effect on revisit intention, customer experience partially has a positive and significant effect on revisit intention. Then servicescape and customer experience simultaneously have a significant effect on revisit intention. Abstrak. Fenomena yang terjadi pada tingkat berkunjung kembali pada objek wisata alam dan wahana perlu memperhatikan servicescape dan customer experience. Penelitian ini berfokus kepada variabel servicescape, customer experience, dan revisit intention. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui bagaimana pengaruh servicescape dan customer experience terhadap revisit intention pada objek wisata Dago Dreampark Lembang Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif dan verifikatif dengan metode kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling yaitu purposive sampling, populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung yang pernah berkunjung ke objek wisata Dago Dreampark Lembang Kabupaten Bandung Barat dengan sample sebanyak 100 responden. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan verifikatif yaitu dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan pengujian hipotesis menggunakan analisis uji-t dan uji-f. Hasi penelitian ini menunjukkan bahwa servicescape secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap revisit intention, customer experience secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap revisit intention. Kemudian servicescape dan customer experience secara simultan berpengaruh signifikan terhadap revisit intention.
Keamanan Transaksi dan Kemudahan Penggunaan terhadap Keputusan Konsumen dalam Menggunakan Dompet Digital Amalya , Safira Rizki; Rohandi, Mochamad Malik Akbar; Nugraha, Yudha Dwi
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v4i2.14815

Abstract

Abstract. The phenomenon of the rapid development of information technology, especially in payment systems, has fueled the popularity of dompet digitals as an increasingly used payment alternative. Gopay, one of the leading dompet digitals in Indonesia, often attracts the attention of consumers thanks to its popularity and convenience. However, consumer decisions in using dompet digitals are influenced by various factors, including transaction security and ease of use. This study aims to analyze the effect of transaction security and ease of use on consumer decisions in using the Gopay dompet digital in Bandung City. The method used in this research is a quantitative method by distributing questionnaires to Gopay users in Bandung City. The data collected was analyzed using linear multiple regression to determine the effect of the independent variable (transaction security and ease of use) on the dependent variable (consumer decisions). The results showed that transaction security and ease of use have a positive and significant influence on consumer decisions in using Gopay. Abstrak. Fenomena pesatnya perkembangan informasi teknologi, khususnya dalam sistem pembayaran, telah mendorong popularitas dompet digital sebagai alternatif pembayaran yang semakin banyak digunakan. Gopay, salah satu dompet digital terkemuka di Indonesia, seringkali menarik perhatian konsumen berkat popularitas dan kemudahannya. Namun, keputusan konsumen dalam menggunakan dompet digital dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk keamanan transaksi dan kemudahan penggunaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keamanan transaksi dan kemudahan penggunaan terhadap keputusan konsumen dalam menggunakan dompet digital Gopay di Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada pengguna Gopay di Kota Bandung. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan regresi berganda linier untuk mengetahui pengaruh variabel independen (keamanan transaksi dan kemudahan penggunaan) terhadap variabel dependen (keputusan konsumen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keamanan transaksi dan kemudahan penggunaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan konsumen dalam menggunakan Gopay.
Pengembangan Strategi Pemasaran Berbasis Digital Marketing pada Usaha Thurst Production Ichsanul Hakim; Rohandi, Mochamad Malik Akbar; Mahani, Septiana Ayu Estri
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v4i2.15207

Abstract

Abstract. The increase in e-commerce every year in Indonesia has made many MSMEs switch to selling their products from offline to online. Therefore, seeing the increasing trend of online shopping, digital marketing is highly chosen by business people to market their products, thus requiring product photos. However, adequate ability and skills are needed to produce attractive photos. In addition, photography equipment is generally quite expensive, making it difficult for the lower middle class to afford. This is a challenge for MSMEs in creating photos of their products. Therefore, Thurst Production comes as a professional product photography service business by offering affordable prices for MSME players. Thurst Production faces the challenge of expanding market share and increasing sales through continuous service innovation and business performance evaluation. Abstrak. Meningkatnya e-commerce pada setiap tahunnya di Indonesia menjadikan banyak UMKM yang beralih menjual produknya dari offline ke online. Oleh karena itu, melihat tren belanja online semakin meningkat, pemasaran digital sangat dipilih oleh para pelaku usaha untuk memasarkan produknya sehingga membutuhkan foto produk. Akan tetapi, dibutuhkan kemampuan dan keterampilan yang memadai untuk menghasilkan foto yang menarik. Selain itu, peralatan fotografi umumnya cukup mahal, sehingga sulit dijangkau oleh kalangan menengah ke bawah. Hal ini menjadi tantangan bagi UMKM dalam membuat foto produk mereka. Oleh karena itu, Thurst Production hadir sebagai usaha jasa fotografi produk profesional dengan menawarkan harga terjangkau bagi pelaku UMKM. Thurst Production menghadapi tantangan dalam memperluas pangsa pasar dan meningkatkan penjualan melalui inovasi layanan jasa berkelanjutan dan evaluasi performa bisnis.
Strategi Pengembangan Usaha dengan Diversifikasi dan Endorsement dalam Upaya Pengembangan Produk Sate Taichan Bang Deeps Muhammad Rifqi Awalludin; Rohandi, Mochamad Malik Akbar; Permana, Rezi Muhamad Taufik
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v4i2.15403

Abstract

Abstract. MSMEs in the city of Bandung were recorded at 10,181 based on this data, the Culinary industry is a very rapid industry compared to other industries, which is 40%. One of the businesses in the culinary field in the city of Bandung is Sate Taichan Bang Deeps, which is a brand engaged in culinary, especially spicy food. In general, satay is processed meat that uses peanut sauce. Following the current development, satay has several kinds of olahanan such as taichan satay which is processed chicken meat and uses chili sauce to add to the flavor of the satay. Sate Taichan Bang Deeps has a main menu, namely taichan satay which is processed chicken meat. The number of competitors with similar products, Sate Taichan Bang Deeps carries out a product diversification strategy, namely bringing up new products in the form of rice bowls which have several variants such as oseng taichan, krispy sambal taichan and krispy sambal matah. Sate Taichan Bang Deeps uses SWOT Analysis, Porter's Five Forces, Balance Scorecard, Target and Performance, and BCG (Boston Consulting Group) strategies which aim to evaluate and design strategies in business development to achieve targets. Abstrak. UMKM di Kota Bandung tercatat sebanyak 10.181 berdasarkan data tersebut industri Kuliner merupakan industri yang sangat pesat dibanding industri lainnya yaitu sebesar 40%. Salah satu usaha dibidang kuliner di kota Bandung yaitu Sate Taichan Bang Deeps yang merupakan suatu brand yang bergerak dibidang kuliner khususnya makanan pedas. Pada umunya, sate merupakan olahan daging yang memakai bumbu kacang. Mengikuti perkembangan saat ini, sate mempunyai beberapa macam olahanan seperti sate taichan yang merupakan daging ayam olahan dan memakai sambal untuk menambah cita rasa dari sate tersebut. Sate Taichan Bang Deeps memiliki menu utama yaitu sate taichan yang merupakan olahan daging ayam. Banyaknya pesaing dengan produk serupa, Sate Taichan Bang Deeps melakukan strategi diversifikasi produk yaitu memunculkan produk baru berupa rice bowl yang memiliki beberapa varian seperti, oseng taichan, krispy sambal taichan dan krispy sambal matah. Sate Taichan Bang Deeps menggunakan strategi SWOT Analysis, Five Forces Porter, Balance Scorecard, Target and Performance, dan BCG (Boston Consulting Group) yang bertujuan guna mengevaluasi serta merancang strategi dalam pengembangan usaha untuk mencapai target.
Strategi Pengembangaan Usaha melalui Endorsement Leggo.eat di Kota Bandung Alivia Nurhaliza Arif; Rohandi, Mochamad Malik Akbar; Permana, Rezi Muhamad Taufik
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v4i2.15405

Abstract

Abstract. The culinary industry is an industry that is currently continuing to develop rapidly, because culinary delights have become a daily necessity, Public interest in culinafy is increasing, making business people countinue to make product innovations, Leggo.eat is a business brand in the Japanese culinary sector that suits the taste buds of Indonesian people, whose main product is mentai rice. Business competition is getting tighter, Leggo.eat needs to develop products by studying production aspects, marketing aspects, financial aspects, human resource and technology aspects, Leggo.eat also needs to increase brand popularity by means of endorsements so that the product can be known by the public. The strategy used is to use endorsement which is a form of promotion through a well-known figure in the city of Bandung who has popularity, namely @maulanahasyim_. Leggo.eat uses the SWOT Analysis, Porter's Five Forces, Balance Scorecard, Target and Performance, and Boston Consulting Group (BCG) Matrix methods to evaluate and design business development strategies with the aim of reaching market targets, building relationships with customers, and continuing to innovate. Abstrak. Industri kuliner merupakan industri yang saat ini terus berkembang secara pest, dikarenakan kuliner menjadi kebutuhan sehari-hari. Minat masyarakat terhadap kuliner semakin tinggi menjadikan pelaku bisnis terus membuat inovasi-inovasi produk. Leggo.eat merupakan brand usaha di bidang kuliner khas Jepang yang cocok dengan lidah masyarakat Indonesia, yang memiliki produk utama mentai rice. Persaingaan bisnis yang semakin ketat, Leggo.eat memerlukan pengembangan produk dengan mempelajari aspek produksi, aspek pemasara, aspek keuangan, aspek sumber daya manusia dan teknologi, Leggo.eat juga perlu meningkatkan popularitas brand dengan cara endorsement yang merupakan suatu bentuk promosi melalui tokoh terkenal di Kota Bandung yang memiliki popularitas yaitu @maulanahasyim_. Leggo.eat menggunakan metode SWOT Analysis, Porter’s Five Forces, Balance Scorecard, Target and Perfomance, dan Boston Consulting Group (BCG) Matrix untuk mengevaluasi dan merancang strategi pengembangan bisnis dengan tujuannya untuk mencapai target pasar, membangun hubungan dengan pelanggan, dan terus berinovasi.
Social Media Marketing dan Experiential Marketing sebagai Pengembangan Usaha Noot Studios Gheanissa Aulia Luthfani; Rohandi, Mochamad Malik Akbar; Permana, Rezi Muhamad Taufik
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v4i2.15589

Abstract

Abstract. The fashion industry is growing rapidly due to the influence of technology. Now fashion not only includes grooming, style, and clothing, but can reflect a person's lifestyle and identity. Fashion trends in Indonesia initially tend to imitate western styles that have a simple and practical impression. Korean fashion trends with fashion styles that combine bright colors and cheerful nuances are present and become popular among Indonesians, especially young people. Bags remain a popular fashion product, because bags have an important function in everyday life. Noot Studios, a business brand in the fashion sector, prioritizes its products, namely dumpling bags, which have fashionable and practical values in their use. Dumpling bags have a high selling value because they can answer the needs of people in today's fashionable and practical era. In developing its products, noot studios uses social media marketing as a strategy to introduce products to the market. Experiential marketing is also used as a strategy to build buying interest by inspiring customer emotions through the creation of positive experiences through several events and offline marketing media. Noot Studios uses SWOT Analysis, Porter's Five Forces, Balance Scorecard, Target and Perfomance, and Boston Consulting Group (BCG) Matrix methods in evaluating and creating business development strategies to achieve target markets, build connections with customers and continue to innovate. Abstrak. Industri fashion berkembang pesat karena pengaruh teknologi. Kini fashion tidak hanya meliputi dandanan, gaya, dan busana, tetapi dapat mencerminkan gaya hidup dan identitas seseorang. Tren fashion di Indonesia awalnya cenderung meniru gaya barat yang memiliki kesan simpel dan praktis. Tren fashion korea dengan gaya fashion yang memadukan warna cerah dan nuansa ceria hadir dan menjadi populer di kalangan masyarakat Indonesia terutama anak muda. Tas tetap menjadi produk fashion yang populer, dikarenakan tas memiliki fungsi penting dalam kehidupan sehari-hari. Noot Studios yang merupakan brand usaha di bidang fashion mengutamakan produknya yaitu dumpling bag yang memiliki nilai fashionable dan praktis pada penggunaannya. Dumpling bag memiliki nilai jual yang tinggi karena bisa menjawab kebutuhan masyarakat di era fashionable dan praktis saat ini. Dalam pengembangan produknya, noot studios menggunakan social media marketing sebagai strategi untuk memperkenalkan produk kepada pasar. Experiential marketing juga digunakan sebagai strategi untuk membangun minat beli dengan menginspirasi emosi pelanggan melalui penciptaan pengalaman positif melalui beberapa event dan media pemasaran offline. Noot Studios menggunakan metode SWOT Analysis, Porter’s Five Forces, Balance Scorecard, Target and Perfomance, dan Boston Consulting Group (BCG) Matrix dalam mengevaluasi dan membuat strategi pengembangan bisnis untuk mencapai target pasar, membangun koneksi dengan pelanggan dan terus berinovasi.