Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

ANALISIS PERANCANGAN ALAT KHUSUS UNTUK PEMASANGAN SUSPENSI BELAKANG PADA UNIT HD785-7 Rasma Rasma; Hendro Purwono; Riki Effendi
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2018): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

General Overhaul (GOH) is so much on the HD785-7 unit that it requires speed, accuracy, and discipline during the process so that the target can be met. Slow speed is influenced by several factors, one of which is the process of installing rear suspension. Now the rear suspension installation process is carried out by 6 manpower using belt-shaped tools that require installation time of ± 2 hours (1 piece) so that it is considered inefficient and unsafe for mechanics. The purpose of this research is to design special tools so that the process is faster, safer, and the number of mechanics decreases. The method used in this study is Seven-Ups ++ Innovation Method so that innovation activities can run in rules and produce optimal output. The results obtained from the design of this special tool is that the rear suspension install process is only carried out by 3 manpower, is safer, and the installation time is ± 30 minutes (1 piece).
PERANCANGAN ALAT BANTU UNTUK REMOVE AND INSTALL PISTON STEERING CYLINDER PADA UNIT HD1500-7 Hendro Purwono; Rasma Rasma
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2018): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The number of jobs and the duration of the process of replacing the steering cylinder seals (reseal) on the HD1500-7 unit, especially when removing and installing the piston steering cylinder on the rod by a mechanic causes the loss of rental costs and failure to achieve the company's target due to breakdown. The purpose of this study is to design tools to shorten the time and simplify the process in order to minimize the loss of rental costs and more secure. The method used in this research is field survey, interview, and library research. The results obtained after the new tool indicate a time efficiency of 1 hour for one-time processing and can reduce the loss of rental costs of $ 70 (Rp.910.000) and safer for demage and mechanical properties because of the potential slip when the tool is used.
ANALISA PENYEBAB KERUSAKAN PADA DIFFERENTIAL HEAVY DUTY TRUCK HD 785-5 Rasma Loki Mardian
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 2 (2016): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Heavy Duty Truck (HD) 785-5 adalah unit pengangkut muatan (hauling) yang menggunakan tipe differential conventional. Dengan tipe ini apabila unit dalam keadaan medan yang sangat berat atau biasa dibilang keadaan jalan licin maka differential akan membuat unit berjalan sama antara roda kiri dan roda kanan untuk menyeimbangkan keadaan medan. Ini sangat penting untuk meningkatkan unit bekerja dengan efektif dan proses produksi berjalan dengan semestinya. HD 785-5 digunakan untuk Houling atau mengangkut overburden/looding point dari kendaraan pemuat seperti: Dozer Shovel, Excavator, dan Wheel Loader menuju tempat pembuangan limbah atau mengangkut batu bara menuju stockpile maupun crusher. Differential pada suatu unit merupakan suatu system yang sangat penting, Mengapa disebut demikian karena differential mempunyai fungsi yang penting. Apabila pada salah satu komponen dari differential ini ada yang tidak berfungsi maka secara otomatis unit  tidak dapat beroperasi secara maksimal. Kemungkinan kerusakan yang terjadi pada differential bisa diakibatkan oleh kerusakan pada komponen seperti, terjadi keausan  pada rear axle shaft, terjadi kerusakan pada bevel pinion gear differential, terjadi keausan (scracth) di bevel gear, thrust washer rear differential aus dan scratch pada bagian yang contact dengan side gear, terjadi kerusakan planetary pinion gear. Kemudian komponen diperiksa satu persatu untuk mencari data hasil kerusakan. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap komponen tersebut ternyata pada komponen - komponennya terdapat kerusakan. Dari hasil pemeriksaan yang diperoleh maka dapat dilakukan langkah - langkah perbaikan meliputi penggantian dan pengetesan dan seterusnya. Pada unit ini terdapat salah satu sistem penting yaitu differential yang berfungsi sebagai meneruskan tenaga putar dari transmisi melalui propoler shaft yang selanjutnya akan membuat  penyaluran tenaga lebih halus dari final gear keroda kiri dan kanan pada kondisi apapun.
Modification of Digital Oil Pressure Measurement Equipment using Bluetooth Technology Rasma Rasma; Thomas Junaedi; Hendro Purwono; Riki Effendi
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 13, No 2 (2019): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/sintek.13.2.103-109

Abstract

PT United Tractors Tbk Jakarta workshop held a lot of Machine Inspection Programs for Komatsu units. During the implementation of the Machine Inspection Program (PPM) the machine inspection program is one part of the maintenance that is carried out periodically to obtain accurate data on the condition of the equipment at the time by carrying out checks and adjustments using measurement methods and diagnostic instruments The use of a pressure gauge is still using manual and has a measurement distance that is still limited, if workers or mechanics are not equipped with sufficient knowledge then the pressure gauge will have the potential for error in use and the selection of a pressure gauge is not appropriate to the pressure gauge directly connected to the hydraulic pressure through the hose then the work process ppm is not enough 1 manpower. Therefore it is necessary to modify a digital pressure gauge that has a wide range of scales, in addition a wireless connection is needed to enable the operation of the unit and measurements are made 1 manpower and Bluetooth is one of the right choices in addition to the reach can be met in an application not too difficult so that readings measurement results can be connected directly via mobile.
ANALISIS TERJADINYA SLIP PADA KOPLING DI UNIT SCANIA P 124 CB 8x4 NZ 420 Rasma Rasma; Hendro Purwono; Riki Effendi
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2019): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/sintek.13.1.32-37

Abstract

In the operation of the unit whose successor does not use a hydraulic system, the role of the clutch is very important in transmitting power from the engine to the transmission. However, the clutch can only slip so that it can no longer function to forward power from the engine to the transmission. This can be caused by several things, including: wear on the clutch material, the presence of oil in the field of clutch surface, and spring damage to the clutch. On Scania P 124 CB 8x4 NZ 420 units this slip on clutch problem also occurs so research needs to be done to find the main cause. The method used in this study is to carry out checks and measurements and then the results are compared with the standard values that have been determined. The result shows that the cause of the slip on the clutch on the Scania P 124 CB 8x4 NZ 420 unit is 1) the presence of oil that wet the coupling surface is caused by a damaged seal shaft; 2) wear on clutch components namely clutch disc and pressure plate. To keep the seal shaft in good condition, regular and regular oil changes must be made and when the replacement of the seal shaft must be in accordance with the part number so that the possibility of the same problem can be reduced.
Analisis Terjadinya Panas Berlebihan pada Mesin Dump Truck HD785-7 Hendro Purwono; Rasma Rasma
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia tambang dan perhutanan di Indonesia sangatlah pesat sehingga diperlukan alat atau unit untuk mengeksploitasi guna memenuhi kebutuhan manusia. Salah satunya adalah unit dump truck HD785-7. Unit ini berfungsi untuk memindahkan material dari jarak yang sedang hingga sangat jauh. Untuk menunjang pengoperasian unit tersebut diperlukan berbagai macam sistem diantaranya: sistem pendinginan yang berfungsi untuk mengendalikan panas yang timbul dari mesin agar tetap pada temperatur normal dan sistem pelumasan yang berfungsi untuk melumasi sekaligus mendinginkan komponen-komponen mesin yang saling bergesekan. Saat dioperasikan di jalan berlumpur dan berkabut, unit HD785-7 ini kehilangan kendali yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan dan pada monitor panel mengindikasikan panas berlebihan pada mesin. Dengan kejadian ini, maka perlunya dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui penyebab utamanya. Adapun metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan 8 langkah troubleshooting, yaitu: 1. Diagram troubleshooting, 2. Kemungkinan penyebabnya, 3. Pengamatan dan pemeriksaan, 4. Pengumpulan data, 5. Analisis, 6. Dugaan penyebabnya, 7. Kesimpulan, 8. Langkah perbaikan. Hasilnya menunjukkan bahwa penyebab utama terjadinya panas berlebihan adalah drain valve coolant mengalami kerusakan akibat terjadinya kecelakaan unit namun tetap dioperasikan oleh operator sehingga sistem pendinginan menjadi abnormal. Kondisi panas berlebihan pada mesin mengakibatkan kerusakan pada cylinder liner sehingga oli mesin dan cairan pendingin tercampur.
ANALISIS KEBOCORAN AIR PENDINGIN DARI RADIATOR PADA BULLDOZER TIPE D375A-5 Hendro Purwono; Rasma Rasma
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Engine merupakan komponen utama di dalam suatu unit, tenaga yang dihasilkan oleh engine di samping untuk menggerakkan juga digunakan untuk mengoperasikan perlengkapan kerja yang ada pada unit tersebut. Karena pentingnya kondisi engine saat bekerja harus selalu dalam keadaan baik, maka perlu diadakannya maintenance. Di dalam engine terdapat komponen-komponen penting, apabila fungsi dari masing-masing komponen tersebut tidak bekerja dengan baik, maka akan menimbulkan permasalahan di dalam sistem engine itu sendiri. Di dalam permasalahan yang terjadi pada engine SA 6D 170E-3 adalah terjadinya kebocoran air pendingin pada komponen radiator, terjadinya kebocoran air pendingin tersebut akan mengakibatkan engine overheating dan akan terjadi kerusakan pada engine. Untuk mengetahui penyebab dari permasalahan tersebut dapat dilakukan pemeriksaan dan pengukuran pada masing-masing komponen radiator. Pemeriksaan dan pengukuran pada komponen tersebut harus dilakukan dengan teliti dan sesuai prosedur (Shop Manual). Dari hasil pemeriksaan dan pengukuran tersebut didapatkan komponen yang menyebabkan permasalahan tersebut kemudian dilakukan analisis terhadap komponen tersebut untuk mengetahui penyebabnya. Dari hasil analisis dapat dilakukan langkah-langkah perbaikan pada komponen tersebut. Langkah-langkah yang di ambil dapat berupa perbaikan maupun penggantian terhadap komponen tersebut. Dari hasil kerja tersebut dapat dijadikan pedoman pada saat terjadi permasalahan yang sama sehingga dapat memperkecil breakdown time pada unit tersebut.
Analisa Service Brake Malfunction pada Unit Dump Truck (HD) 1500 – 7 Rasma Rasma; Hasan Basri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dump Truck adalah sebuah alat pengangkut matrial dari jarak sedang hingga jauh, dimana matrial yang dibawa oleh dump truck dapat diisikan oleh excavator, wheel loeder, maupun shovel. Dump Truck HD 1500-7 sudah menggunakan Full Hydraulic pada system brake nya,Pada unit Dump Truck tersebut terdapat error pada monitor panel lampu indicator brake tidak berfungsi. error tersebut mengidikasi bahwa brake relay valve malfunction, hal ini membuat service brake abnormal. Tujuan dari Analisa error pada monitor panel adalah untuk mengetahui dan mengatasi akar masalah dalam rangka meningkatkan performa unit. Peneliti melakukan observasi langsung dilapangan dan studi pustaka. Analisa dan masalah dilakukan dengan cara mengguanakan 8 step troubleshooting. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penyebab service brake malfunction adalah pressure switch yang tidak mengirim signal ke retard control monitor, dikarenakan micro switch yang rusak disebabkan tombol micro switch yang tidak berfungsi karena benturan piston pressure switch secara terus menurus oliakan masuk ke dalam pressure switch karena lama penggunaannya. Untuk mengatasi agar tidak terjadi service brake malfunction maka dilakukan penggantian pressure switch assy (pc1677). Penggantian pressure switch assy diharapkan tidak terjadi trouble pada service brake malfunction pada unit dump truck HD 1500-7
Meningkatkan Efektifitas Proses Refueling Pada Unit Excavator PC 2000-8 Dengan Warning Device Rasma Rasma; Hendro Purwono; Haris Isyanto
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fuel over sering terjadi pada unit alat berat khususnya komatsu PC 2000-8 karena tidak adanya indicator yang jelas pada saat pengisian fuel PC2000-8. Selain itu, terjadi karena adanya perubahan system refueling pada unit pc2000-8 yaitu fast refueling yang mengharuskan pengisian menggunakan pompa yang menggunakan pressure dan flow yang tinggi dari fuel truck. Dengan adanya pengisian cepat tersebut waktu refueling menjadi cepat dan unit dapat cepat beroperasi kembali. Namun di sisi lain fuel over terjadi karena letak pengisian yg berada jauh dari fuel tank dan tidak adanya indicator. Dengan adanya masalah tersebut, fuel yang terbuang dan menyebabkan enviroment bisa merugikan beberapa pihak dan operasional kerja unit. Penulis memunculkan ide inovasi untuk membuat Warning device agar beberapa masalah yang muncul bisa dikurangi ataupun di hindari. Adanya Warning device akan membuat fuel man melakukan refueling tanpa adanya fuel yang terbuang dan menyebabkan enviroment. Bunyi Buzzer dan nyala nya Led menjadikan indicator untuk fuelman berhenti melakukan refueling.
ANALISA KERUSAKAN ALTERNATOR SEMI KONDUKTOR REGULATOR PADA CHARGING SYSTEM PADA UNIT DUMP TRUCK 465-5 Hasan Basri; Rasma Rasma; Anwar Ilmar Ramadhan; Ery Diniardi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dump Truck HD 465 – 5 mempunyai suatu sistem yang sangat penting yaitu sistem (Charging System), Pada charging system ada salah satu komponen yang sangat penting yaitu Alternator yang berfungsi sebagai pembangkit listrik yang akan di pergunakan untuk pengisian battery.kerusakan pada alternator yang disebabkan karena van belt kendor, rumah baterry yang tidak layak pakai, dan alternator yang rusak. Setelah dibongkar alternatornya,  ditemukan kabel dari salah satu dari regulator putus. Dengan terjadinya kerusakan pada regulator pada komponen alternator maka unit tidak dapat dioperasikan. Kata Kunci : Alternator, Bateray semi switch, Regulator, Fan Belt Regulator